
Kelvin keluar dengan rambut basah. Sedangkan Maira sudah terlelap Yang membuat Kelvin hanya bisa menelan salivanya .Melihat piyama Maira tersingkap.
" Yah puasa gue seminggu .." guman Kelvin Yang ikut berbaring di sebelah Maira..
Dan memejamkan mata nya untuk tidur sambil memeluk tubuh Maira
*********
Pagi setelah sholat subuh Didepan kamar Kelvin semua sedang berkumpul.. Ingin tahu apa Yang terjadi tadi malam. .
" Om tante Dela Ken ngapain kalian ?" kata Queen kaget ..Yang melihat semua berkumpul di depan pintu kamar Maira.
Tak lama Maya pun keluar kamar bersama Ryan .
" Ya Allah Des ..... ngapain disitu ih bikin malu.... bubar bubar sana.... aneh ya masa mau ngintip anak dan mantu kalian sih . . Kaya ngak tahu rasanya aja " omel Maya
" Kita mau tahu mah mereka ngapain aja." kata Ken.
" Ken....ih kamu lagi belum nikah juga mau ngintip ngintip sana bubar " kata Maya Yang membuat semuanya pergi menjauh dari depan kamar Maira.
" Hahaha . . ... ya ampun lex kepo banget sih kalian kaya ngak pernah muda aja lex " kata Ryan tertawa
" Tahu ah kita hanya pengen tahu aja .Apa yang terjadi tadi malam " kata Alex
" Yah...... malu lex sudah tua Biarkan saja mereka yang muda ngak usah khawatir aman " kata Ryan terkekeh karna besan nya itu terlalu khawatir dengan putrinya .
Padahal tadi malam tak ada kehebohan sama sekali
" Ayo sarapan......ngak usah kepo " kata Ryan menarik tangan Alex Yang buat Maya menggelengkan kepala.
" Lho juga Des ngapain khawatir orang mereka baik baik saja " kata Maya
" Aku hanya khawatir May Kelvin bermain kasar " kata Desi
" Ck.... lebay berlebihan banget . Kelvin ngak mungkin maksa Des ..Dia juga mikir dan tahu Maira seperti apa " kata Maya Yang lalu melangkah menuju ruang makan .Untuk sarapan pagi bersama.
********"
Di negara Lain Amina baru saja ingin naik kelantai atas ketika
"' Aaa..... teriak .Amina dengan mata terpejam
" Hap.......tubuh Amina pun sudah dipeluk ditangkap tangan kekar .
__ADS_1
" Abi....." kata Amina kaget yang hampir saja jatuh dari tangga kalo saja Aska tak menangkapnya
" Untung tadi abi mengawasi mu " kata Aska. Yang sempat khawatir dengan istrinya.
Beberapa pelayan muncul. mendengar kan teriak Amina .Yang membuat mereka kaget
" Siapa yang membuatkan lantai basah seperti itu " kata Amina
" Maaf putri tadi kami mau mengepel di lantai atas Tapi rupanya embernya bocor " kata seorang pelayan. tertunduk. karna merasa bersalah.
" Sudah ngak usah dibahas " kata Aska Yang mengendong Amina kembali ke kamarnya .Yang tak mau memperpanjang masalah karna pastinya pelayan nya akan dihukum sang mertua.
Aska meletakan Amina di ranjang dan lalu memeluk istri cantiknya dan mengecup bibir nya
" Sini abi peluk " kata Aska . Memeluk tubuh Amina. Kalo saja tadi ia terlambat sedikit saja Pasti bayi nya takkan selamat Untungnya ia slalu mengawasi Amina . Apalagi istrinya itu sedang mengandung benih nya .
" Hampir saja Amina tadi jatuh bi Kalo tadi abi tak cepat menangkap mina " kata Amina .khawatir
Aska tersenyum " Sudah lupakan jangan sampai ayahanda tahu kasihan pelayan itu " Kata Aska. Yang tak mau ada keributan
" Ya bi " kata Amina yang lalu .memeluk suaminya.
Sedangkan di semua kamar dibelakang istana seseorang langsung menyeret pelayan itu.
" Sudah ku bilang awasi tuan Aska jangan sampai ia dekat dengan putri . akhirnya kita gagal kan " kata orang itu marah
" Maaf tuan tapi tuan ......"
" Tak ada alasan besok beri ini pada makanan nya atau campur minumannya Agar bayi itu lenyap . Kata Orang itu..
Yang berniat mengacaukan kehidupan putri Amina agar bisa berpisah dengan Aska
" Dia tak boleh ada di istana ini lagi. "
" .Aku yakin pasti dia bermaksud ingin mengambil warisan Amina saja " kata Pria itu. Yang tak pernah senang dengan Aska dari sejak Aska menikahi Amina.
" Sekarang pergilah jangan sampai Besok gagal Setelah memberi obat itu cepatlah pergi dari sini dan uang mu akan ditransfer ' kata pria itu .
" Baik tuan " kata pelayan itu. Yang lalu bergegas pergi. Dan kembali dengan wajah memerah. menuju kamarnya
Kret ...... ya Allah bantu hamba ini Apa aku berbuat jahat pada putri Amina yang sangat baik Padahal aku hanya ingin bekerja tapi kini aku harus terjebak Oleh orang yang ingin berkonspirasi. Dan ia hanya jadi tumbal.
Disisi lain Aska menyuruh orang nya Untuk .mengawasi pelayan yang tadi dipanggil ke belakang istana.
__ADS_1
" Dia hanya disuruh seseorang tuan Dan dia terpaksa " kata mata mata Aska yang mengirim vidio rekaman ancaman pada gadis yang tak bersalah itu Yang disuruh seseorang
." Baik awasi terus mereka jangan lengah nanti aku sendiri yang akan mengurusnya " kata Aska yang sudah menduga dari awal.. Karna tak mungkin seorang pelayan brani melakukan tindakan ceroboh tampa tekanan seseorang
Aska lalu kembali kekamarnya Dan naik ketempat tidur dan memeluk Amina yang terlelap Dan memejamkan matanya ..
Sedangkan di rumah besar Tan baru saja terbangun dan mencari istri kecil nya itu
" kemana dia ?" kata Tan yang melihat jam menunjukan angka jam 02 02 dini hari Lalu beranjak dari ranjang dan mencari nya
dan terlihat cia sedang tertidur di i sofa sambil memeluk bukunya
" Astaga " kata Tan yang mendekati istri kecilnya itu yang belajar sampai ketiduran..
Tan pun lalu memeriksa semua tugas sekolah Cia Dan mengerjakannya sebagian Yang belum dikerjakan Cia.
" Ya ampun rupanya karna kelelahan kau harus telat membuat tugas sekolah mu " kata Tan .Yang lalu.Mengendong tubuh Cia keatas tempat tidur..Setelah menyelesaikan pr Cia Dan memeluknya kembali. Dan Tan kembali tertidur
Paginya Cia yang terbangun dan membuka matanya..Dan melihat wajah tuannya ada di dekatnya.
" Astaga kenapa aku ada disini bukan tadi malam aku mengerjakan pr " kata Cia yang lalu memindahkan tangan Tan Lalu pelan pelan beranjak dari tempat tidur nya Menuju sofa dan membuka buku tugasnya yang ia ingat tinggal separuh yang belum kerjakan
"' lho kok semua sudah selesai" kata Cia Yang ternganga melihat tugas nya semua sudah terisi.
" Apa tuan membantuku " kata Cia yang melihat kerah ranjang .
" Ya pasti tuan membantuku, kenapa dia baik sekali padaku " kata Cia yang memeluk buku nya .Lalu menata bukunya untuk jadwal hari ini. Dan memasukan nya dalam tas sekolahnya Lalu bergegas mandi dan bersiap siap
"' Tuan bangun ini sudah pagi " kata Cia yang mengecup bibir Tan .
"Yang membuat Tan bangun dan lalu memeluk istrinya Yang sudah wangi dengan seragam sekolah
" Bangunlah ini sudah pagi , Cia mau sekolah " kata Cia yang tersenyum.
" Ya sayang " kata Tan yang lalu mengecup bibir Cia. Dan Cia tak menolak ketika di cium Tan Lalu setelah itu Tan mengusap rambut Cia.
" Sarapan lah lebih dulu bersama oma Aku mandi dulu . Nanti aku sendiri yang mengantar mu ke sekolah " kata Tan. mengecup bibir Cia lagi
" Ya tuan trimakasih " kata Cia tersenyum.
Lalu mencium pipi Tan Dan pergi menuju pintu. Untuk sarapan pagi menemani oma Lily. Yang pasti sudah menunggu mereka
.
__ADS_1
.