Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 191 Seorang Muslim.


__ADS_3

Pagi ini anak anak sudah terlihat rapi. Dengan baju seragam sekolah mereka. Karna mereka sekolah setiap hari .Kecuali sabtu sebab akhir pekan


" Bukan nya besok kita libur " kata Tan bertanya pada Rey.


" Iya jadi bisa bermain sepuasnya " jawab Rey santai.


" Iya libur kita bisa beli beli mainan sama mamah " kata Queen manja..


" Ck.......ratu shoping " kata Tan berdecak kesal sambil melipat kedua tangannya.


" Dih kak Tan rese " kata Queen lalu pergi meninggalkan ketiga kakaknya


Aska hanya mengelengkan kepalanya. Melihat tingkah adik bungsunya.itu.Karna memang Queen anak yang paling manja.


" Den Aska, Rey, Tan Ayo waktunya sarapan " kata Mba Weni member tahu sarapan sudah siap.Lalu ketika nya pun melangkah keluar menuju ruang makan dan duduk di kursi masing masing.Menunggu mamah dan papahnya bergabung untuk sarapan pagi.


" Masyaallah anak mamah sudah rapi semua ya " kata Maya yang baru datang bersama Ryan.


" Iya anak papah pintar semua ya mah " kata Ryan ikut memuji dan lalu menarik kursi untuk duduk.


" Iya dong Queen duluan pah " kata Queen.


" Iya pasti ade paling suka cari perhatian kan " kata Tan menyindir Queen.


Entah mengapa dua bungsu itu slalu rebutan untuk menarik perhatian kedua orang tuannya. Tapi tidak dengan Aska dan Rey yang sangat santai.


" Sudah ayo yang mau duluan siapa?" tanya Maya yang lebih dulu melayani suaminya lalu anak anak nya.


" Aska mau yang itu mah " kata Aska. Menunjuk sandwich kesukaannya.


Maya pun mengambilkan nya Untuk Aska juga R oey. Lalu mengambil roti lapis dan salad Kesukaan Tan dan Queen.


Maya yang sudah hafal karakter semua anaknya itu. bersikap biasa. Untuk bisa bersikap adil .Agar tak ada yang iri dan saling rebutan


" Pah nanti sepulang sekolah ,Aska bolehkan kekantor papah " kata Aska .Sambil mengunyah makanannya


" Boleh apa bang Aska pulang cepat , kita bisa sholat jum at bersama nanti dan makan siang .di restoran. " kata Ryan.

__ADS_1


" Hore aku mau ikut juga ya bang " kata Rey senang. Karna pulang sekolah bisa bermain.


" Tan juga ikut ya pah " kata Tan


' Semua boleh ikut nanti bisa sholat berjamaah dimasjid sama papah ya kan pah " Kata Maya sambil melirik Ryan.


" Iya kita bisa makan siang sekalian " kata Ryan. Yang sambil menikmati sarapan omelette nya


" Kok Queen ngak diajak " kata Queen merajuk. Sambil mencebikkan bibirnya.


" Queen sama mamah aja. Kan semua laki laki .Emang ade mau jadi laki laki " kata Rey


" Hua.......kak Rey ...pah ,masa bilang Queen laki laki " protes Queen.


" Hahaha ....kan Queen princess papah dan mamah. Juga kak Aska Rey juga Tan, ya ngak mungkin lah jadi laki laki. " kata Ryan terkekeh.


" Maaf Kak Rey cuma bercanda " kata Rey santai. Yang tahu ade bungsunya itu cengeng.


" Dasar cengeng " kata Tan meledek.


Queen pun hanya cemberut . Karna tak mungkin ia berani membuat ulah di depan papah dan mamahnya. Apalagi untuk cari perhatian .Karna papah dan mamah sekarang lebih netral. Tak memihak siapapun.


Setelah sarapan Aska dan si kembar pun berangkat diantar oleh Jhon. Karna Kim mengantar tuan mudanya ke kantor. Sedangkan Maya hanya mengantar suami dan anak anaknya. Setelah semua berangkat Maya pun langsung membersihkan kamarnya. Karna sudah seminggu ini bi Marni Izin pulang kampung .Ingin bertemu anaknya yang sedang pulang cuti bekerja.


..................................


Disebuah masjid besar tak jauh dari perusahaan Xxx . Bram dan Toni bersama seorang pria yang tak lain adalah bosnya. Sedang masuk ke halaman masjid. Untuk melaksanakan sholat jumat.


Bram baru saja selesai berwudhu. Sedang bosnya lagi ngobrol dengan sang imam masjid. Ketika sebuah mobil mewah masuk halaman masjid.Ketika Bram dan Toni hendak masuk.


" Bram bukan nya itu tuan Lee.Ada apa dia kesini " kata Toni yang menyenggol tangan Bram.


Bram pun menoleh Melihat orang yang yang dimaksud oleh Toni. Benar saja tuan Lee keluar dengan 3 anak kecil yang .Yang diikuti empat orang pria dibelakangnya.


" Pah ini masjidnya yang dulu ya " Tanya Aska yang slalu mengikuti sholat jumat besama sang papah.


" Iya bang, kan biar tahu masjid yang mana yang banyak jamaahnya " kata Ryan yang memakai koko putih.Begitu juga dengan anak anaknya.

__ADS_1


" Apa kelvin ngak ikut Lex " tanya Ryan pada Alex.


" Ngak bos, karna.........


" Tadi habis ngompol di celana om si kelvin karna ngak bisa mengerjakan soal" kata Tan .Yang menjawab pertanyaan papahnya


Ryan pun menatap Alex. Alex hanya mengangguk . Tak ingin menambah jawaban karna sudah di jawab oleh Tan.


Sedangkan Ryan langsung diam..Karna sudah tahu dan mengerti. Karna tak ingin putranya mencari cela putra asistennya itu.


Sedangkan Bram dan Toni juga bos nya duduk dibarisan sisi kiri dan tak jauh dari imam masjid . Sedang Ryan dan para asisten nya mengambil sisi kanan. Karna agar anak anaknya tak berisik. Bila mengambil barisan tengah.


Sang imam pun menoleh ketika melihat Ryan. Lalu tersenyum ramah sambil menganggukkan kepalannya. Karna tahu siapa Ryan dan juga ada beberapa kali Ryan datang untuk menyumbang dimasjid itu.


" Apa pa haji mengenal tuan Lee " kata Bram yang duduk disebelah imam masjid dan bosnya. Karna imam masjid itu tersenyum ramah.


" Dia seorang muslim dan mualaf " kata imam masjid itu pelan


" Hah ....dia muslim pa Haji " kata bos Bram yang bernama Altaf itu kaget.


" Iya pa, dia masuk islam . Ketika hendak menikahi istrinya." kata pa imam masjid.


" Oh jadi tuan Lee sudah menikah pa haji " tanya Bram. Yang lalu menatap imam masjid itu penuh selidik.


" Iya sudah lama juga, sebelum kecelakaan naas itu. Yang memberitakan beliau tewas meninggal. Nyatanya beliau selamat dari kecelakaan maut itu." kata imam masjid bercerita.


" Iya pa haji saya sempat mendengar berita itu. Bahwa tuan Lee meninggal 3 tahun yang lalu. Tapi para Asisten nya memberikan klarifikasi bahwa tuan Lee baik baik saja saat itu. Namun banyak yang tak percaya. Dan mengira beliau benar benar sudah tewas. Dan mereka beranggapan para asistennya berdalih. Hanya untuk membuat perusahan nya tetap aman dan saham tetap stabil." kata Altaf bos Bram.


" Tapi nyatanya dia memang selamat. Dan muncul setelah hampir setahun " kata Imam masjid.


" Benar....pa haji, mungkin ada alasan ia tak muncul. Hingga membuat banyak orang bertanya tanya.


" Saya pikir tuan Lee masih jomlo pa haji " kata Bram penasaran.


" Dia sudah menikah. dan mempunyai 4 orang anak dan berkat istrinya beliau jadi mualaf .Beliau kadang kadang sholat disini dengan para asistennya. Dan sepertinya beliau juga membawa anak anaknya. " kata Imam masjid yang hanya melihat sekilas.


Bram dan Toni juga bos nya .Hanya saling tatap satu sama lain. Lalu terdiam masing masing. Karna mengetahui fakta pengusaha Lee adalah seorang muslim.

__ADS_1


__ADS_2