Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 304


__ADS_3

Alex dan Desi berdiri menatap Kim dan Ima begitu juga sebaliknya.


" Ada apa bang kok malam malam kesini " kata Kim bingung karna ngak biasanya tangan kanan majikannya itu bertamu malam malam.


" Apa kami ngak disuruh duduk dulu " sindir Desi. melirik Kim.


" Oh ya, ayo kita keruang tengah " kata Kim yang lalu membawa pasangan itu ke ruang tamu.


Sedangkan Ima langsung kedapur. Menyiapkan minum dan cemilan. Setelah itu Ia ikut bergabung di ruang tamu. Sambil membawa 3 cangkir coklat hangat dan cemilan.


" Ada yang ingin ku tanyakan pada mu. Tapi kamu harus berkata jujur pada ku Kim agar tak ada salah paham " kata Alex


" Baik bang" kata Kim.


" Apa benar yang kau cerita tempo hari tentang wanita itu.


" Iya bang itu benar adanya. saya tak membuat cerita karna memang itu yang terjadi ketika saya menyusul ke apartemen Rara " kata Kim.


" Tuh kan dasar aja ya wanita ular, tahu ngak Kim pas kita mau ngantar ponselnya tuan Lee brani sekali nyuruh jhon jemput dia. buat ngantar tuh ponsel ..Gedek gue bang sama tuan Lee masa ngak sadar ya dibodohi. Masa dia juga tega membohongi Maya. " kata Desi yang tahu Maya tak mau bercerita.


"'Benar bang , entah apa yang membuat tuan muda percaya padanya. Tapi yang jelas dia punya rencana licik. " kata Kim.


" Ok aku akan menyelidiki dulu kehidupannya di jerman . Entah apa alasannya ia mendekati bos . Yang jelas i itu sebuah ancaman buat mengacaukan kita. Jujur saja saat bertemu dengannya aku punya firasat buruk. Kaya nya dia Cindy kedua deh " kata Alex.


Sedang kan Desi dan Ima hanya diam saling pandang


" Kaya nya aku ngak terima deh bang ,kalo dia berani merusak rumah tangga Maya, bakal gue sodok tuh mulutnya yang berbisa " kata Desi emosi.


" Iya kak mau tak jambak jambak rambutnya. Dan tak gosok di lantai biar jadi pel sebal aku Baru dengar aja bikin emosi Apalagi lihat orangnya kalo di brani dekatin kak Kim bakal gue siram pake comberan " kata Ima mengomel . Membuat Alex dan Kim saling pandang .


" Iya lah coba brani dekatin abang tuh perempuan aku injak injak mukanya biar gepeng " kata Desi ikut ngedumel.

__ADS_1


" Wah bahaya nih Lex bakal heboh dunia percintaan bila ada istri galak " kata Lim yang kepalanya nongol di balik pintu


" Yah menguping , kenapa ngak masuk Lim ?" kata Alex menatap Lim.


" Kan ngak sengaja lewat , emang parah akut nih kasus " kata Lim yang akhirnya masuk dan duduk disebelah Kim.


" Entah lah Lim tapi aku ikut pusing . Karna kalo tuan muda marah . Kita semua kena imbasnya. Dan ngak biasanya dia begitu. Selama ini baik baik saja. Tapi aku takut masalahnya jadi melebar .Tuh perempuan kaya nya pintar bikin drama deh..Dengan Cindy tuan bisa cuek tapi yang ini .....Entah apa yang dia ceritakan pada tuan tentang Kim. Tapi yang jelas itu membuat tuan percaya. Karna Kim tak punya bukti untuk membuktikan semuanya


" Abang benar bang, itu yang ku takutkan


Dia bersilat lidah untuk menarik perhatian tuan. Lee Dan kita jadi sasaran Tadi sore aja ia sempat marah sama jhon. Dan ini hanya nona muda yang harus menyelesaikannya.


"'Kurasa memang harus begitu . Kita harus mengawasi wanita ular itu " kata Alex. Yang Tak mau bos nya itu hancur .Karna juga akan berefek pada pekerjaannya yang kacau.


Lama mereka ngobrol membahas tentang Rara . Setelah agak larut Desi dan Alex pun pulang . Dan Lim kembali ke kamarnya.


******


"May nanti abang pulang malam . Sepertinya ada pertemuan dengan relasi bisnis abang " kata Ryan yang membaca pesan dari.Didi.


" Ya bang tapi abang janjikan ngak macam macam. " kata Maya ngak yakin


" Iya May , abang janji Cuma May istri abang " kata Ryan yang memeluk Maya .Karna ia tahu Maya masih khawatir.


" Jangan cemberut begitu Senyum dong sama abang masa masih ngambek..May bisa shoping. Sama teman teman May kalo bosan dirumah . Kata Ryan yang mengingat kemaren ia membayar semua belanjaan Rara. Dan itu membuatnya merasa bersalah. Karna Ia sudah membohongi Maya.


"Em ..... dehem Maya .


" Hei kata nya sudah maafin abang. kok masih cemberut ayo senyum . Mana senyumnya " kata Ryan yang lalu menangkup wajah Maya dan mengecup bibirnya.


" May takut abang bohongin May lagi bang " kata Maya lirih. Kata Maya yang seakan tak percaya dengan apa yang ia lihat kemaren . karna bisa bisanya Ryan bersikap tenang ketika berbohong.

__ADS_1


" Astaga May , trus abang harus apa ?" kata Ryan. Nih dompet abang kamu bisa pegang semua kartu kamu bisa lakukan apapun . Maya bisa jalan jalan atau ke spa sana " kata Ryan mengeluarkan semua kartu ajaib nya.. dari yang gold platinum sampai black card diatas nakas. Dan ia hanya memegang Atm biasa . Demi membuat Maya tersenyum.


Maya pun diam " Sudah bang ayo sarapan " kata Maya yang membiarkan semua kartu berada diatas mena nakas.


" Baiklah ayo " kata Ryan yang merangkul sang istri dan keluar dari kamar menuju meja makan.


" Pagi pah " Sapa Aska. ketika Ryan menarik kursi.


" Pagi semuanya. Oh ya kapan kalian libur apa jadi mau ke taiwan dan dubai " kata Ryan menatap keempat anaknya itu.


" Itu pasti dong pah .masa kita ngak jadi kasihan oma sudah bolak balik telpon " kata Tan yang sangat senang bisa bebas bertualang. di waktu Liburannya.


"' Ya sudah nanti Papah urus semuanya " kata Ryan . Yang menerima piring yang sudah diisi nasi goreng dan telur dadar.


" Mamah dan papah ikut kan?" tanya Aska .Sedangkan Queen dan Rey sibuk dengan sarapannya..


" Itu jelas kan sayang " kata Ryan menatap Maya. yang sedang menyiapkan jus wortel untuknya.


" Iya mamah dan papah juga ikut kok " kata Maya . Yang tersenyum lalu mulai menyuap sarapannya. Setelah melayani suaminya.


*****


" Hati hati ya bang " kata Maya yang mengantar Ryan sampai masuk mobil


" Ya sayang " kata Ryan lalu menyempatkan diri mencium kening Maya. setelah itu . Duduk tenang disebelah Kim..


Mobil melaju pelan menuju jalan raya. Dan berlomba dengan mobil lain .Ryan hanya diam tampa bicara apa pun .Begitu juga Kim yang hanya fokus melihat jalan. Karna tak mau mengusik sang tuan muda entah apa yang ia pikirkan.


Sedang Maya membuang nafas kasarnya melihat semua kartu tergeletak di atas nakas " Boleh juga nih. aku pengen lihat apa kau masih mampu merayu suamiku tampa uang " Kata Maya yang lalu mengambil semaunya dan Memasukan nya ke dalam tasnya.


Karna kini Maya juga tak akan diam saja dengan apa yang sudah menjadi miliknya.

__ADS_1


__ADS_2