Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 273 Kesetiaan Maya


__ADS_3

Salman pun tak bertanya lagi. Lalu mengambil gelas dan menuang air minum .


" Ya sudah kak Salman tinggal dulu ya " kata Salman yang ingin sholat Isya di masjid.


" Iya kak " kata Atikah dan Devi bersamaan. Dan saling tatap.Satu sama lain.


................................


Di rumah utama Lee Maya dan suaminya juga anak anaknya baru saja selesai sholat Isya berjamaah .


" Alhamdulilah sudah selesai ayo makan " kata Rey.


" Iya ayo kita makan pah mah. " kata Queen yang sudah melipat rukuh dan sajadah


" Sana makan duluan kalo lapar mamah sama papah menyusul " kata Ryan. Yang lalu duduk bersandar di dinding sambil berzikir.


" Ya sudah pah kita duluan ya " kata Aska yang lalu melangkah keluar ke kamar diikuti tiga adiknya .


Maya hanya menatap punggung keempat anak anaknya itu. Yang menghilang dari balik pintu.


" Abang capek ya , apa makannya dikamar aja atau Maya ambilkan " kata Maya.


" Ngak usah sayang abang belum lapar " kata Ryan lalu merebahkan kepalanya di pangkuan Maya. Masih komat kamit berzikir . Karna sekarang Ryan banyak perdalam ilmu agama pada ustad Abdullah guru Bima.


Maya pun mengelus rambut suaminya itu. ayah anak anaknya itu terlihat lelah hari ini. karna banyak pekerjaan dikantor.


" Apa May tidak lapar ? " tanya Ryan.


" Belum bang ,tadi sore May minum jus jadi masih kenyang " kata Maya yang mengusap pelan kepala suami nya itu.


Ryan pun memejamkan matanya. Merasakan belaian sayang istrinya itu. Yang membuat nya ngatuk.


" Papah dan mamah ngak makan " kata Aska yang membawa makanan nya dan duduk disofa diikuti 3 adiknya.


" Ngak , kalian makan lah duluan " kata Maya yang masih mengusap kepala Ryan.


Keempat anaknya yang melihat itu pun. Hanya bersikap biasa. Karna sudah sering melihat keromantisan Mamah dan papah mereka. Yang membuat mereka mengerti .


" Non maaf apa mau dibawakan makanan kekamar " tanya bi Marni yang membawa minuman untuk anak anaknya.


" Shut.......kata Maya yang mendengar dengkuran halus Ryan yang tertidur dipangkuan nya .


Maya pun memanggil bi Marni untuk mendekat.

__ADS_1


" Bi Marni buatkan roti bakar dan sandwich saja .takut bang Ryan lapar " kata Maya.


" Baik nona " kata bi Marni pelan.


Bi Marni pun berlalu. Keempat anaknya pun makan tak bersuara. Karna mengerti dan melihat kode sang mamah pada bi Marni.


Aska yang melihat papahnya tertidur .Ketika selesai makan . Langsung mengambilkan bantal untuk sang papah.


" Ini mah kasihan papah " kata Aska melihat sang papah kelelahan.


" Trimakasih sayang " kata Maya yang lalu mengangkat kepala suaminya itu keatas bantal.


Aska lalu memberi kode pada adik adiknya agar tidak berisik. Ketika semua selesai makan. Mereka pun keluar dari kamar .


Maya tersenyum melihat putra sulung nya itu bisa membimbing adik adiknya. Karna sedari kecil mereka sudah akrab. Hingga mereka saling menyayangi. Tampa tahu mereka berbeda ayah.


.....................................


Sedangkan dikamar Bima Keduanya baru saja ingin keluar makan. Namun karna sepi Bima dan Nur pun ke kamar sang ibu.


" Ibu sudah makan?" tanya Bima karna tak melihat siapapun di meja makan dan makanan masih banyak.


" Sudah tadi sama mak sanah" kata bu Lastri Yang asyik menonton televisi.


" Lah emang kak May 'sana bang Ryan ng.ak makan kok sepi diruang makan ?" kata Bima.


" Hah ......jadi kita cuma makan berdua dong " kata Bima


" Iya makanya sana ajak Nur makan . kasihan dede bayinya lapar " kata Bu Lastri .


" Iya bu " kata Bima. Sedang Nur yang diam dari tadi hanya mengangguk ketika ibu mertuanya menyuruh makan.


Keduanya pun lalu menuju ruang makan .Dan mereka makan hanya berdua. tampa ada yang lain. Rey yang ke belakang mengambil minum langsung duduk di depan aunty nya.


" Lho yang lain mana Rey" tanya Bima.


" Diruang tengah om lagi nonton " kata Rey.


" Trus papah dan mamah kalian ngak makan. " tanya Bima.


" Papah sudah bobo om , kecapean trus tidur " jelas Rey.


" Oh gitu trus mamah lagian ngapain ?" tanya Bima. Seraya menatap Rey

__ADS_1


" Lagi menemani papah . Ya sudah met makan om .Rey mau kekamar dulu " kata Rey.


Yang turun dari kursi dan berjalan meninggal kan Bima dan Nur. Yang sedang menikmati makanannya


" Ya " kata Bima singkat.


" Apa ngak sopan bang .kita makan tapi kak Maya belum makan " kata Nur ngak enak.


" Ngak Nur .Disini ngak ada aturan begitu kita bebas . Asal sewajarnya. tampa ada larangan makan . Begitu juga dengan para nelayan dan pengawal.


" Oh gitu ya bang , Nur merasa ngak enak saja.takut salah " kata Nur.


Bima tersenyum sambil mengelap sudut bibir Nur yang kena saus


" Jangan sungkan biasa aja , Nanti kalo mau makan telat atau lambat tinggal ngomong bi Marni. Kalo rajin sih di panasi sendiri " kata Bima yang biasa bangun tangah malam . Dan mencari makan sendiri kalo lapar.


" O gitu ya bang " kata Nur lalu menyuap lagi makannya.


Setelah selesai keduanya lalu pun. Duduk diruang tengah sambil melihat keempat keponakanya itu . Yang sedang asyik bercanda sambil saling mengusili saudaranya


" Kak Tan .........jangan nakal" kata Queen yang diganggu sang kakak


" Tan jangan nganggu ade " kata Bima pada Tan yang mengusili Queen yang sedang asyik menggambar.


" Iya tuh Tan entar ngak selesai lho tugas ade, jangan ngaku dulu " kata Aska .


Tan pun lalu duduk tenang sambil manyun Karna tak ada yang bisa ia usili lagi.


Karna Lawannya hanya Queen. Tapi karna Queen sedang ada tugas .Jadi Tan tak bisa usil.


Akhirnya Tan hanya bisa tiduran sambil bercerita dengan Aunty Nur dan omnya. Yang dengan setia mendengarkannya. Mereka berkumpul sambil bercanda sesekali agar tidak bosan .


........................................


Sedangkan Maya berbaring disamping Ryan yang sudah pindah ke karpet bulu . Yang digelar Maya . Karna Maya tak kuat mengangkat tubuh suaminya itu. Dia hanya bisa menemani.


Ryan memeluk tubuh Maya dengan erat .Sebenarnya Ryan sudah terbangun .Tapi ia masih ingin bersama istrinya itu. Karna Ryan tahu .Maya slalu setia menemani nya Walau ia tidur di lantai. Yang membuat Ryan tahu Istrinya itu luar biasa setia. Menunggu nya terbangun dan menemaninya


" Bang apa sudah bangun ?" tanya Maya menatap wajah suaminya itu.


" Mhem ....... " jawab Ryan


" Abang mau May ambilkan makan ?? tanya Maya

__ADS_1


Bukan nya menjawab .Tapi malah menarik tubuh Maya merapat dan menyusupkan kepalanya didada Maya Ditempat favorit Ryan .


" Abang mau makan May aja " bisik Ryan yang semakin erat memeluk tubuh Maya.


__ADS_2