
Desi mendorong tubuh Alex . Lalu bergegas pergi meninggalkan kamar mandi dengan muka yang merah merona.
" Dasar mesum " umpat Desi Yang melangkah cepat berlari kembali kekamar.
Sedang kan Alex tersenyum penuh arti menatap bayangan Desi yang menghilang.
" Dia lumayan cantik bisa tuh jadikan istri " guman Alex tersenyum.Lalu kembali memakai pakaiannya .Dan melangkah menuju kamarnya.
..........................
Desi mengunci pintu kamar dan bergegas naik keatas tempat tidur..Sambil memegangi bibirnya yang tadi sempat di cium Alex.
" Astaga kenapa otak ku jadi error " kata Desi yang membayang dirinya dan Alex.
" Tahu ah, mending tidur " guman Desi yang lalu memejamkan matanya.
Alarm subuh jam Vani terdengar bergetar . Lalu Vani meraihnya dengan mata terpejam ponselnya yang ada dibawah bantal.
" Des kita jadi jalan jalan kan" kata Vani yang merasakan pelukan tangan merangkul di pinggangnya erat.Yang ia pikir Desi tidur di sebelahnya.
" Des, lho sudah bangun belum " kata Vani yang lalu membuka matanya.
" Aaaa.....!!" .Vani langsung berteriak keras.
Membuat Didi yang terbaring disebelahnya langsung kaget. Begitu juga dengan Desi yang tidur di ranjang sebelah.
" Didi ngapain kamu disini " kata Vani yang langsung meloncat dari tempat tidurnya.
" Astaga kenapa aku disini " kata Didi yang juga kaget.
" Astaga apa yang kalian berdua lakukan " Kata Desi yang ikut kaget ada Didi yang tidur bersama Vani
" Kalian habis ngapain tadi malam ?" kata Desi penuh selidik.
"Gue ngak ngapa ngapain Des ,gue tidur duluan tapi kenapa nih orang ada disini" kata Vani menatap Didi heran.
" Hah ...maaf aku salah masuk kamar non, tadi malam pintunya tak terkunci .Jadi asal masuk saja saya pikir tak ada orang " kata Didi yang bingung karna tadi malam memang mengantuk berat.
" Tok.. ...tok....tok Woi buka pintunya " kata suara dari pintu.
Desi pun bergegas membuka pintu .Dan terbelalak melihat banyak pria .Sudah berdiri didepan pintu .Termasuk Alex yang menatap Desi.
" Ada apa pagi pagi berteriak " kata Alex yang kemudian mendorong pintu.
" Didi " kata Kim yang terkejut melihat Didi yang duduk di atas ranjang
__ADS_1
" Kim ini tak seperti yang kau bayang kan ,hanya salah paham saja .Aku salah masuk kamar. Kami tidak ngapain ngapain kok" kata Didi menjelaskan.
" Siapa bilang kamu ngak ngapa ngapain tuh kamu tidur sama teman gue " kata Desi keceplosan.
" Hah........Didi.....kamu nidurin anak orang " Kata bi Marni yang datang .karna juga mendengar kan teriakan dari bawah
" Nah lho keciduk tuh mas Didi " kata salah satu satpam.
" Bukan pa Hari ini cuma salah paham kita ngak ngapa ngapain kok " kata Didi yang mencoba menjelaskan.Dudu perkaranya salah masuk kamar
" Ngak ngapain gimana orang sudah dikamar tidur berdua gitu " kata bi Marni.
" Hah ngak bi , kami ngak ngelakuin apa pun cuma tidur doang bi" kata Vani yang merasa. ngak enak hati.
Tapi kalian sudah tidur seranjang jadi harus nikah " kata Desi
" Hah .... Des lho gila, kita ngak ngapain masa harus nikah sih " protes Vani.
" Ya harus nikah, nanti kalo hamil gimana ?" kata pa Hari menimpali
" Pokoknya hari ini harus nikah, jangan malu maluin bibi " kata bi Marni .Yang memang ingin keponakannya itu cepat menikah .ketimbang menikah sama pacar nya yang mata duitan itu.
" Ngak mau bi, ini cuma salah paham." kata Didi yang ngotot karna memang ia tak melakukan apapun .karna ngantuk dan ketiduran salah masuk kamar
" Iya mas Didi dari pada nanti jadi masalah" Kata Kim ikut bicara.
" Tapi kami cuma tidur doang kok, kenapa harus nikah. Mas Didi ngak ngapa ngapain kok nih bajuku masih utuh " kata Vani yang juga tak mau menikah mendadak.
" Tapi kalian sudah tidur bareng bareng .jadi kudu harus menikah. oh ya wan cepat panggil penghulu terdekat " kata Pa Hari .
Vani pun terkejut . dan bingung harus berbuat apa. Karna memang ia cuma tidur tanpa melakukan apapun. Dan kenapa kudu menikah.
" Des gimana ini, tolong panggil kan Maya nih masalahnya ribet " Kata Vani yang bingung.
" Iya nih malah kisruh , dan salah paham" kata Desi yang juga ikut bingung.
" Wah kalo gitu saya juga mau pa dinikahin tadi malam nih saya lagi ciuman sama tuh cewek " kata Alex yang menujuk Desi
" Hah.......hei jangan macam macam lho. Apaan maksud lho , gue cuma ngak sengaja menabrak lho dikamar mandi Sampai tuh handuk melorot dan lihat barang lho " kata Desi keceplosan.
" Hah...........semua orang pun langsung melihat kearah Desi.
Desi yang sadar keceplosan .Tampa sengaja membuka aibnya sendiri. dan memberitahukannya tanpa sadar
" Tuh kan pa, dia lihat anu saya .Makanya kita juga perlu dinikahkan " kata Alex yang tersenyum.
__ADS_1
" What ....ngak ngak.....ngak mau nikah sama lho " kata Desi yang langsung mengeleng dan langsung bersembunyi dibelakang Vani.
" Yah bakal pada nikah mendadak nih, sudah.
kalian nikah saja bareng bareng dari pada berzina " kata pa Hari .Satpam rumah utama tuan Lee itu.
" Ya pa nikahkan saja dari pada nanti, jadi fitnah mumpung keciduk " kata Kim.
Bi Marni pun tersenyum senang. Karna sebenarnya bi Marni sudah tahu kalo sebenarnya Didi salah masuk kamar tadi malam. Tapi bi Marni ta ingin menegurnya agar bisa menikahkan Didi dengan salah satu teman dari istri tuan mudanya itu.
" Yah ngak bisa gue sudah punya pacar, ngak mau " kata Didi protes.
" Ngak bisa di, kamu kudu tangung jawab pada non Vani kalo hamil gimana ?" kata bi Marni ngotot.
" Iya kudu nikah sekarang dari pada nanti pas bunting gede malu.
" Ih ngak lah orang kita juga belum ngelakuin itu . jadi ngak mungkin hamil " protes Vani.
"Iya kita cuma tiduran aja kok " kata Didi .
Namun bi Marni tetap kekeh ingin menikahkan Didi dengan Vani.
" Bi Didi bersumpah demi allah , Didi ngak macam macam kok sama Vani " kata Didi mengiba pada bi Marni dan Pa Hari yang masih kerabatnya.
" Pokoknya kamu harus nikahin tuh non Vani, mau dipecat tuan muda. berbuat mesum dirumahnya " kata bi Marni.
" Iya Di , malah enak tuh nikah. bisa bebas aku juga mau dinikahi " lata Alex santai.
" Lho mah sudah kebelet Lex , minta kawin beda sama si Didi" kata Kim yang tahu temannya itu jomlo akut. Yang mendadak minta Kawin.
" Ogah gue kawin sama lho " kata Desi protes.
" Lah kok neng nya ngak mau , tadi katanya sudah lihat barangnya mas Alex " kata Pa Hari yang bingung.
Hahaha ........Semua orang pun tertawa. karna memang semua sudah di setting sama bi Marni dan pa Hari. Yang sengaja mau menjebak Didi keponakannya. Eh malah Alex ikutan juga pengen cepat nikah.
" Sudah kalian nikah saja dari pada malu nanti ya neng , kau nih pada banyak saksi yang lihat kalo Kalian sekamar.Dan Alex juga sudah mau tuh neng dengan sukarela " kata pa Hari.
Semuanya pun saling tersenyum satu sama lain dengan penuh arti.Kecuali Desi Vani dan Didi yang tak tahu apa apa karna memang mereka tak sengaja melakukan hal bodoh.
Hingga masuk perangkap.
Visual Didi asisten tuan muda Lee.
__ADS_1