
Setelah subuhan Nur langsung kedapur . Melihat isi kulkas yang lumayan isinya untuk di buat sarapan.
" Masak apa by " tanya Bima yang memeluk tubuh Nur dari belakang.
" Seadanya by. tuh ca sawi dan telur dadar dan juga bihun sama tempe dan sambal.
" Alhamdulilah. istri aby sudah pintar masak sekarang " kata Bima .Yang lalu mencium pipi Nur.
" By nanti ada yang lihat. " kata Nur.
" Ngak masalah kan halal mereka juga mau nikah. Kenapa takut orang ngak dosa ini " kata Bima.
" Ih tapi malu by, " kata Nur.
" Kenapa malu, malu itu sama Allah karna hilap .Nah aby kan sudah halal " kata Bima lagi dan lalu mencium istrinya lagi.
" Abi ah..... " kata Nur geli . Karna digoda sang suami.
Tampa mereka sadari.Ada empat pasang mata sedang menonton aksi keduanya . Yang sedang bercanda mesra.
" Enak ya pagi pagi sudah main sosor," kata Andra. menyindir.
" Iya sampai cenut cenut kepala ke melihatnya " Kata Amel.
Yang membuat Bima dan Nur menoleh. Dan melihat empat teman nya .Sudah berdiri sambil berpangku tangan . Menatap keduanya sedang berpelukan
" Amel.......Mila....." kata Nur senang lalu meletakan centong sayur ke sembarang tempat. Dan langsung berlari memeluk dua sahabatnya itu.
" Lupa sama teman ya Sudah hidup senang " kata Amel cemberut.
" Maaf aku ngak tahu kalian sudah datang ." kata Nur. Yang tampa mereka sadari bau gosong tercium.
"'Woi apa tuh bau gosong " kata Andra.
Bima yang dekat kompor pun bergegas mematikan kompor.
" Yah gosong ......deh " kata Bima.
" Lagian siapa suruh mesra mesra didapur, tahu tempat Bim " kata Amin
" Bukan salahku, tapi kalian tuh yang mengalihkan perhatian Nur.sampe lupa sama masakannya. " kata Bima protes
" Sudah kita makan bareng seadanya saja . tuh masih ada di meja. " kata Nur.
" Cukup ngak kira kira Bim, kalo ngak biar aku keluar sebentar cari tambahan " kata Amin Yang lalu bergegas keluar rumah.
" Tambah gorengan ya beb " kata Amel.
" Cie......yang bab beb bab beb " goda Nur.
" Ngak mau kalah dia Nur ,biar romantis " kata Mila.
" Hahaha........ketiganya pun tertawa. sedang kan Andra dan Bima sudah di ruang depan. Membiarkan kan para wanita untuk temu kangen..
__ADS_1
" Nur hari ini kak Salman nikah ,kamu ngak datang mumpung disini " lata Amel.
" Oh iya hampir lupa. Habis sarapan kita kepasar besar ya buat nyari oleh oleh buat pulang. Apa kalian mau ikut. Sekalian bantuin disana " kata Nur.
" Ok.....ngak masalah " kata Amel.
" Ya sudah yuk bantu nyiapin ke depan biar bareng bareng kata sarapan " kata Nur.
" Ok.....siap bos ." kata Amel dan Mila.
..................................
Di rumah utama Lee Vani dan Desi duduk santai menikmati cake buatan Maya. Yang di suguhkan di atas meja
" Jadi pernikahan nya batal tuh , si Mantan suami lho. May " tanya Vani.
" Katanya sih iya Van, aku juga kurang tahu. Tapi Bima dan Nur mau kesana " kata Maya.
" Hah ....kok bisa . " kata Desi heran.
" Kata Bima calonya Cindy itu kakaknya Nur " kata Maya menjelaskan.
" Inalilahi......untung batal May. Ngak bisa bayangin lho berkerabat sama tuh wanita ular . " kata Desi.
" Makanya kita ngak kesana. Lagian bang Ryan juga ngak bisa . Karna ada meeting di bandung. Tadi pagi sudah berangkat " kata Maya.
" Iyalah mas Didi jam empat sudah stand by dia siap siap " kata Vani .
" Wah suami gue nyantai dong " kata Desi.
" Ih jahat laki lho May masa keluar kota ninggalin kerjaan banyak.." protes Desi.
" Yah emang gitu, kalo mau protes jangan Sama Maya Sama lakinya sana brani ngak " goda Vani.
" Belain mentang mentang sekutu " kata Desi manyun.
" Hahaha.......Sudah ngak usah dibahas hari ini kita luluran aja aku sudah pesan sama bi Marni . Biasa langganan....." kata Maya.
" Fix .......mantap May lho emang sahabat sejati beb. Laki kerja kita bebas ...." kata Vani senang.
Sedang kan Desi hanya cemberut. karna memang Alex slalu stand by dikantor .Untuk jaga jaga .. Bila Ryan keluar kota.
................................
Sedangkan dirumah ustad Rahman acara sudah mau dimulai..Atikah terlihat cantik di kamar Nur. Pagi tadi Sang abi datang. membawa putrinya itu untuk di dandani.
" Kok Nur belum datang man " tanya abi .Ngak sabar ingin bertemu putrinya itu.
" Sabar abi mereka pasti datang . Walau ngak terlambat . Tapi Salman yakin mereka akan kesini .Mungkin masih siap siap " kaya Salman.
" Assalamualaikum Ustad Rahman " kata Rombongan tamu yang datang
" Walaikum salam " ayo mas monggo masuk silakan " kata Ustad Rahman melihat kakak kelasnya itu datang bersama putra dan istrinya.
__ADS_1
" Masyaallah ....tamu jauh " kata Altaf Yang juga menyapa Ustad Abdullah dan keluarganya. .
" Ya Allah Altaf kudengar sudah sukses ya,.Nih Ibnu ajarin berbisnis biar sukses. Dia sekarang sudah mulai buka cabang disini.
" Alhamdulilah paman. sedikit sedikit " jawab Altaf sopan dan merendah. Karna memang perusahaannya baru tumbuh. Dan berjalan lancar setelah bekerja sama dengan tuan Lee
" Ibnu apa kabar nak?" sapa ustad Rahman.
" Alhamdulilah paman sehat." kata pria tampan yang bernama Ibnu itu tersenyum.
" Wah kebetulan sekali ya ustad .Bisa mampir sekalian menyaksikan akad Salman. Berarti setelah Salman pasti Nur juga menyusul " kata Ustad Abdullah Yang dulu sempat tertarik melihat putri ustad Rahman yang cantik sopan juga sholehah.
" Nur sudah duluan paman . Insyaallah Nur akan datang kesini bersama suaminya " kata Salman.
" Masyaallah.....Jadi Nur sudan menikah. Pastinya beruntung sekali pria yang bisa mendapatkan Nur. Ustad manapun yang menjadi pendamping nya. Pasti nya dia pria yang baik dan sholeh " kata Ustad Abdullah.
Salman hanya tersenyum .Begitu juga ustad Rahman. dan Altaf.
" Aamiin " kata ustad Rahman dan Salman bersamaan. Walau mereka tidak tahu banyak tentang siapa Bima.
" Bang Altaf hari ini tuan Lee ngak bisa datang . .Karna beliau keluar kota. Mungkin untuk resepsi saja nanti malam. Tapi ada orang yang disuruh mewakilinya " kata Ahmad berbisik . Lalu melirik seorang gadis yang tak jauh dari ustad Abdullah
" Baiklah., nanti bawa tamunya di tempat yang sudah disediakan " Kata Altaf.
" Iya bang "'kata Ahmad. Yang kini menjadi salah satu Direktur operasional . Di perusahaan Altaf.
" Apa Nur belum datang man " kata abi yang sesekali melihat ke arah berkumpulnya ustazah dan istrinya. karna jam 10 tepat acara akad akad di mulai .
" Belum bi mungkin sebentar lagi " kata Salman.
.......................................
" Maju dikit bang Alan rumah nya yang itu " kata Bima.
" Baik den " kata Alan . Ketika mobil Alphard hitam itu berhenti .
Semua mata tertuju pada mobil yang baru saja datang. Ahmad yang memang bertugas menyambut tamu istimewa turun beranjak dari kursi. Dan mendekati mobil itu.
" Maaf apa ini wakil tuan Lee " tanya Ahmad ketika Alan dan Jhon turun .
" Iya benar mas, apa ini tempa ustad Salman menikah.
" Iya benar , silakan mas " kata Ahmad
Amel dan Mila pun turun membawa bingkisan dan juga Nur.
" Nut........." kata Ahmad kaget.
" Kak Ahmad " kata Nur yang juga ikut kaget teman kakak nya itu . Berdiri di dekat jhon.
" Ini adalah hadiah dari tuan Lee mas, . " kata Jhon.
" Oh trimakasih biar orang kami yang akan membawanya.. Silakan ikuti .saya " kata Ahmad .Lalu mengiring para tamunya ke kursi yang sudah disediakan. Khusus tamu istimewa .
__ADS_1
"'Bang wakil tuan Lee sudah datang mereka membawa hadiah. Ada Nur juga " kata Ahmad.
" Hah............." kata Altaf kaget.