
Kalau dirumah sedang sibuk. Beda dengan di kantor. Kim sedang menceritakan hasil pertemuannya dengan Lola. Pada tuan mudanya.
" Aku sudah menduganya Kim, pasti dia punya maksud tersendiri " kata Ryan setelah mendengar cerita Kim.
" Wah bos bahaya kalo gitu, sekali sekali mereka perlu di kasih pelajaran " kata Alex geram.
" Aku sih pengen tak sumpal tuh mulut Mey. Apa tuan Gee tak tahu kelakuan istrinya itu ." kata Didi emosi.
" Menurutku sih, bukan tak tahu tapi buta " kata Alex kesal.
" Biarkan saja toh kejahatan pasti ada karmanya " Kata Ryan santai yang tak terpancing sama sekali. Karna sudah tahu ketamakan Mey yang tertarik dengan hartanya
Model cantik hanya kedok untuk jalan pintas biar bisa menggaet para pria yang berkantong tebal. Walau tidak semua namun hampir 70 persen Ryan sudah pernah mencicipinya. Dari itu lah dia terlihat santai .Ketika Lola mengajak nya bertemu Pasti nya butuh uang dan sesuatu.
" Ya sudah Kim ayo kita pulang , tapi kita mampir dulu ke toko mainan untuk membeli hadiah buat Aska " kata Ryan.
" Astaga aku lupa bos, Aska ulang tahun apa Desi sudah beli belum ya " kata Alex yang lupa.
" Paling istri kalian itu sedang sibuk didapur mana sempat cari kado " kata Ryan.
" Iya juga ya, ayo lex pulang , sekalian cari kado " kata Didi.
" Ok sudah selesai semua kan Di, jangan lupa dikunci rapat " kata Ryan.
" Baik bos " sahut Didi yang lalu bersiap siap.
" Ayo Kim " kata Ryan yang sudah melangkah menuju pintu. Sedang kan Didi dan Alex mengecek lagi pekerjaan mereka. Lalu setelah itu pulang.
................................
Ryan yang sudah sampai langsung masuk kekamarnya .Dan menyuruh Kim untuk
membungkus kadonya. Agar jadi kejutan buat Aska .
Sedang Maya baru selesai menata semuanya. Di bantu para pelayan .Setelah semua siap Maya menyuruh Desi dan Vani Mandi .
" Des, sudah istirahat sana sama Vani dan mandi sekalian " kata Maya.
" Ok May, gue sudah bawa baju juga tadi sama Desi kita kekamar dulu ya " kata Vani yang mengajak Desi ke kamar yang biasa mereka tempati.
" Kak Aska mana ? " Kata Bima yang mencari keponakannya itu. Tadi asyik ngobrol dengan jeff.
" Lagi mandi dia, siap siap buat ultahnya " Kata Maya.
" Ya sudah kak, Bima mau mandi juga " kata Bima pamit.
" Iya sana, dandan yang ganteng " kata Maya.
" Dih ini aja sudah ganteng kak, banyak yang antri " kata Bima.
" Halah belum kerja sudah gaya, sekolah aja yang benar " kata bu Risma menegur Bima.
__ADS_1
" Iya bu, Bima bercanda kok " kara Bima terkekeh. Yang membuat Maya hanya tersenyum.
" Ya sudah May ibu mandi dulu ya biar gantian sama bi Mar " kata ibu.
" Iya bu" kata Maya.
" Iya bu Risma , biar saya bereskan ini dulu biar nanti sudah rapi dan siap " kata bi Marni.
" Iya bi Mar " kata Ibu yang lalu meninggalkan teras belakang. Begitu juga dengan Maya.
" Bi Maya mandi dulu ya " kara Maya.
" Iya non" kata bi Marni yang masih merapikan gelas bersama bi Irah.
..............................................
Ceklek......
Maya pun masuk kekamar dan lalu menguncinya . Dan lalu melepas pakaiannya satu persatu..Maya tak menyadari bila ada dua pasang mata yang sedang memperhatikannya.
Lagi konsen tuh liatin istri.
Maya pun meletakan baju kotor ke keranjang.
Dan hanya memakai bra dan ****** *****. Ketika berbalik hendak mengambil handuk kimono
Deg.........
" Mhem....sini " kata Ryan memanggil Maya untuk mendekat.
" Maaf Maya ngak tahu abang sudah pulang " kata Maya mendekati suaminya itu setelah menutupi tubuhnya dengan handuk kimono.
" Dilepas aja ngak papa " kata Ryan yang menarik tubuh istrinya itu setelah Maya mendekat.
" Abang .!!! " teriak Maya yang kaget .Karna Ryan langsung memeluknya .Dengan posisi dia diatas tubuh Ryan.
" Kita olahraga dulu mumpung belum mulai " kata Ryan yang melempar baju kimono Maya sembarang arah. lalu mulai beraksi.Dan membungkam bibir mungil candunya.
Maya pun hanya bisa melenguh dan mendesah karna ulah suaminya ini. Mau bagaimana lagi. Itu sudah menjadi ladang pahala baginya. Tugasnya hanya melayani suaminya dengan baik. Karna bagaimana pun Ryan sudah mencukupi segalanya.
Hampir satu jam lebih pergumulan panas itu terjadi setelah selesai Maya pun hendak beranjak turun.
" Kita mandi bersama sayang " kata Ryan.
" Terserah abang " kata Maya.Yang tersenyum pada suaminya itu.
Lalu keduanya pun masuk kekamar mandi. Bukan Ryan namanya kalo hanya puas sekali Ia pun memulainya lagi ketika berada dikamar mandi. Yang membuat Maya kewalahan.
" Bang habis ini sudah ya " kara Maya lembut ketika Ryan sudah selesai.Dan mencium bibir suaminya itu.
__ADS_1
" Iya, apa kau lelah " tanya Ryan. menatap lekat istrinya itu.
" Sedikit " kata Maya. Yang membuat Ryan mendekapnya erat dan memijat .punggung Maya.
" Sudah bang ayo mandi., habis ini sholat dan siap siap " kata Maya.
" Baik lah sayang " kata Ryan yang mengecup bibir mungil istrinya itu.
Sedang diluar bi Marni dan pelayan lain mulai sibuk menyuruh pa Ali dan Jeff juga Alan menyiapkan kursi.
" Wah makan besar nih, tapi aku lupa beli kado buat den Aska " kata Alan .
" Sama bro, lupa kita " kata Jeff.
" Sudah ngak usah, den Aska juga paling sudah dapat Banyak dari tuan dan nyonya " kata Mumun.
" Ya sudah berarti kita tinggal makan dong " kata pa Ali.
" Iya lah yang penting kasih selamat dulu sama den Aska " kata bi Marni
" Ok.....siap " kata Pa Ali, Jeff dan Alan bersamaan.
Setelah rapi bi Marni pun duduk manis berserta pelayan lainnya menunggu tuan dan nona mudanya keluar. Juga Aska yang lagi sibuk didandani Nia.
...................................
Sedang disisi Lain Mey mengepal tangannya ketika Lola gagal menemui Lee.
" Bagaimana bisa kau di tolak " kata Mey ketus.
" Aku tidak tahu , dia tak mengangkat panggilan ku sama sekali " kata Lola dengan wajah masam.
" Oh ya bukan ya kalian akrab dulu waktu kuliah " kata Mey.
" Iya bahkan dia juga sempat cuek pada Cindy ketika aku bersamanya.
" Oh ya lalu sekarang mana buktinya " kata Mey menyindir kegagalan Lola.
" Kau ini Mey , itu harus bertahap karna kami sudah lama tak bertemu " kata Lola yang juga baru datang dari australia.
" Baiklah aku tunggu keberhasilan mu itu , Tapi aku yakin Ryan sudah tak perduli pada mu " kata Mey merendahkan Lola.
" Kau ini kita lihat saja nanti " kata Lola sombong . Karna dulu ia juga menyukai Ryan tapi sayang nya Cindy sudah lebih dulu bisa memikat Ryan.
" Baik lah aku tunggu keberhasilan mu " kata Mey ying tersenyum penuh arti.
Maya tampil cantik
.
__ADS_1
" Jangan lupa vote dan like ya salam buat kalian semua. jangan lupa kasih komentar
.