Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 168 Tuan Gee Terkejut.


__ADS_3

Setelah ngobrol banyak keempat asisten Lee itu langsung istirahat. Lalu berkumpul lagi Selepas magrib..Di ruang tengah untuk bertemu tuan Choi dan nyonya Lily.


" Wah sudah pada kumpul " Kata Desi yang mengendong Bayi Rey yang tersenyum.


" Sini nak Desi , biar mami gendong " kata mami Lily mengambil Bayi Rey dari Desi.


Lalu mengendongnya. Sedangkan Tan digendong Maya. dan Queen digendong Ima yang duduk di sebelah Maya. Karna Aska sedang bergelayut manja dengan sang opa.


" Ini sebuah anugrah kita bisa berkumpul juga bersama cicit cicit opa yang ganteng dan cantik " kata tuan Choi bangga.


" Papi merasa seperti merasa masih muda saja Ly " kata tuan Choi Yang membuat semua orang tersenyum mendengarnya.


" Jelas dong karna opa memang masih awet muda " kata suara bariton Yang tiba tiba muncul diruang tengah. Mengejutkan semua orang.


" Hai Frans , rupanya kau datang juga. kemari lah coba kau lihat cicit cicit opa dari Ryan sangat lucu lucu Dan kapan kau memberiku cicit dari mu .Bukannya kau sudah lama menikah " kata tuan Choi terkekeh


" Ck....opa slalu saja menanyakan itu " kata Frans berdecak kesal.


" Tapi benar kan Frans , orang tuamu sudah tak sabar menunggu cucunya lagi " Kata mami Lily menyela.


" Bibi doakan saja,, oh ya aku ngak keberatan mengadopsi bayi bayi ini bila ngak keberatan menjadi anak anak ku " kata Frans yang mendekati Maya Yang mengendong Rey.


" Boleh aku mengedong nya May " kata Frans tersenyum ingin meraih bayi Rey .Namun Bayi Rey menolak dengan menangis.


Oek .....oek.....oek....


" Eh kenapa kau mengganggunya Frans , apa kau mencubitnya " kata tuan Choi


" Tidak aku hanya ingin mengendongnya." Kata Frans mengurungkan niatnya mengendong bayi Rey.


" Tuan Gee sepertinya tuan muda kecil mungkin tak mau digendong tuan " kata Lim ikut bicara.


" Padahal aku juga papah mereka kan karna mereka sudah ku anggap anak anak ku " kata Frans yang melihat bayi Rey terlihat sedang menatapnya setelah menolak diambil.


" Hei kenapa menatapku begitu ini papah " kata Frans mengulurkan tangan untuk mencari perhatian bayi Rey.


Lalu Frans juga menatap Ima yang mengedong bayi Queen. Yang terlihat begitu cantik.

__ADS_1


" Hai dia sangat cantik .sekali , apa aku boleh mengendongnya .Apa kalian melahirkan bersama sama " kata Frans menatap bayi Queen.


" Mereka kembar tiga om , itu adik Aska semua " jawab Aska yang duduk dipangkuan tuan Choi.


" Wow rupanya jagoan om yang tampan ini sudah punya adik banyak bagaimana bisa." kata Frans menatap Maya lekat.


" Mereka anugrah buat Ryan Frans, jadi mereka yang akan mengantikan posisi Ryan nanti " kata tuan Choi.


" Tapi aku mau jadi papi mereka kalo .....


Jleb........


" Jangan mimpi terlalu tinggi Frans " kata Ryan yang muncul dan lalu mengambil Queen dari Ima.


" Berikan padaku ma" kata Ryan.Yang Lalu menerima Queen yang diberikan Ima.


Frans langsung kaget setengah mati. Melihat sepupunya itu berdiri nyata didepan mata.


" Ryan kau masih hidup ?" tanya Frans menatap Ryan lekat.


" Kenapa kau terkejut , apa kau berharap aku mati "tanya Ryan yang juga menatap Frans


" Ryan baik baik saja Frans mereka semua selamat. Karna punya malaikat penjaga " kata tuan Choi tersenyum.


" Bagaimana bisa mobilnya hancur lebur , dan tak berbentuk sama sekali. Aku sudah melihat rekaman Vidio nya " kata Frans kaget dan heran.


" Itulah keajaiban tuhan Frans , doa menantuku slalu menjadi tameng penghalang bahaya bagi suaminya " kata Mami Lily bangga yang lalu mencium bayi Tan dalam gendongannya.


" Hah bagaimana bisa" kata Frans kaget.


" Kau lupa Frans opa pernah cerita tentang kejadian Chow dan Han . Dan begitu juga dengan kejadian yang menimpa Ryan dia sudah tahu . Karna Maya sudah tahu dan memperingatkannya sebelum kejadian " kata tuan Choi bercerita.


Frans pun terdiam lalu menatap Maya. Lalu menoleh pada Ryan.


" Kenapa Fans, kau seperti nya terkejut " kata Ryan .


" Aku hanya terkejut saja , dan tak menyangka karna hampir 3 bulan pintu rumah ini tak terbuka . Dan istrimu tak keluar rumah sama sekali. " kata Frans.

__ADS_1


Lim dan Alex saling padang. Juga Didi dan Kim yang duduk santai mendengarkan obrolan para keluargga tuannya itu.


" Ya memang harus begitu kan prosedurnya Untuk menghindari media " kata Ryan santai lalu mendekap bayi Queen.


" Tapi bagaimana bisa .dan dimana kau bersembunyi " tanya Frans heran.


" Hahaha .....kau rupanya sangat penasaran Frans.Aku pikir kau senang aku mati " kata Ryan menyindir.


" Astaga Ryan.......kau....bagaimana bisa aku senang bila sepupu ku celaka . Bahkan aku sempat datang kerumah ini. Tapi pintu gerbang tidak dibuka sama sekali" kata Frans.


" Frans pintu gerbang ditutup itu harus. Karena untuk kebaikan cicit ku , Apa lagi Maya sedang hamil besar. Jelas dia butuh ketenangan.Dan juga untuk membuat lebih mudah untuk tidak diganggu" kata tuan Choi


Fans pun tak terdiam. Lalu duduk di dekat Ryan yang mengendong putrinya itu.Frans hanya bisa merasa iri dengan kehidupan sepupunya itu.Yang slalu lebih dua langkah darinya. Dan Ryan slalu lebih unggul darinya.


Wajar rasa iri slalu ada dihati Frans. Karna Ryan slalu beruntung darinya. Bahkan hari ini pun jadi nyata .Bahwa sepupunya itu masih hidup dan bisa bahagia memeluk anak anaknya


" Apa mereka kembar " tanya Frans pada Ryan..


" Iya dua kakaknya laki laki, dan ini putri bungsuku." Kata Ryan yang lalu mencium putri cantiknya itu. Dan mendekapnya dengan pelan.


" May, ayo kita Masuk nak, anak anakmu perlu istirahat, Aska ayo sayang kita bobo ini sudah malam nak " kata mami Lily.


" Ya sayang, bawa cicit cicit opa istirahat biar kami kaum pria yang ngobrol disini " kata tuan Choi..


" Bang berikan Queen pada bi marni biar May bawa kekamar " kata Maya.


" Iya sayang " kata Ryan yang lalu menyerahkan Queen pada bi Marni yang menyiapkan makanan dan minuman di meja untuk kaum pria.


Lalu semua wanita pun ikut masuk. Juga Nia yang ingin mengendong Aska yang sudah mengantuk.


" Opa Aska bobo duluan ya " kata Aska yang lalu mencium pipi sang opa juga sang papah.


" Iya sayang" kata opa .tersenyum.


Sedangkan Ryan tersenyum melihat putra sulungnya itu. Yang begitu sayang pada opa dan dirinya.Hingga membuat hati Frans sangat ingin bisa memiliki anak seperti Ryan.


" Dia sangat pintar bro " kata Frans menatap tubuh Aska yang menghilang dibalik tembok.

__ADS_1


" Itu pasti , karna dia putraku " kata Ryan.Tampa ragu Ryan bangga dengan putra sulungnya itu . Dan kini tak akan ada orang yang bisa mengambil Aska darinya. Karna sejak lahir Aska sudah tertulis sebagai putra kandungnya


__ADS_2