
Pagi ini Nur sudah merasa lebih baik. Tubuhnya juga terasa lebih sehat karna mood booster nya slalu menunggu dengan setia.
Ceklek
Terlihat Bima sedang membawa kantong kresek. Ketika Bima dari luar. Ia memang sengaja membeli bubur untuk sang istri.
" Aby dari mana ?" tanya Bima
" Ini aby belikan bubur . kaya kemaren biar cepat sehat ya . Nanti sore Kak May sama ibu akan datang kesini " kata Bima.Yang mendekati Nur.
" Oh ya Nur senang by. apa anak anak kak May juga ikut " tanya Nur .
" Itu jelas dong , Masa ditinggal mana induknya pergi pasti buntutnya juga " kata Bima bercanda.
" Ih aby emang kak May disamakan dengan ayam .Pake induk ayam segala " kata Nur terkekeh.
Yang membuat Bima senang istrinya itu sudah bisa tertawa. Karna candaannya. Karna ia tak mau Nur berlarut dengan kesedihan
" Ayo makan mumpung hangat . Nanti kalo sudah sembuh Aby ajak jalan jalan . " kata Bima.
" Iya by. Nur penasaran dengan kota Dubai yang kata nya eksotis dan sangat mewah setiap sudut kotanya " kata Nur.
" Iya Nur makanya cepat sembuh biar bisa jalan jalan sama pasukan krucil yang akan tinggal seminggu disini
" Iya by. " kata Nur. Yang lalu membuka kap buburnya dan berdoa sebelum menyuapnya .
" Buburnya enak ya by " kata Nur.
" Iya ini pake daging berkualitas " kata Bima. Yang tahu langganan makanan Lim selama di Dubai.
Bima pun tersenyum melihat istrinya itu sudah ceria lagi makan sendiri. Ada ketakutan dihati Bima Nur trauma. Namun melihat Nur pagi ini Kekhawatiran pun hilang. Ia bersyukur karna Nur sudah bisa pulih dengan perlahan..Dan tersenyum seperti biasanya.
" By apa benar kita akan kuliah disini ?" tanya Nur. Yang meletakan kap bubur yang sudah habis diatas meja.
" Iya Nur kita akan masuk kuliah setelah keadaan mu cepat pulih . Bagaimana rasanya apa masih sakit ?" tanya Bima menatap istrinya itu Yang juga sudah selesai makan.
" Ngak by. rasanya seperti haid. mungkin 5 - 7 hari baru selesai. Cuma rasanya sedikit ngilu. pas mau pipis " kata Nur .jujur.
" Nur jangan jalan dulu ya. Biar Aby gendong agar ngak terlalu ngilu " kata Bima Yang memang tidak mengerti apa lagi membayangkan . Wanita haid atau nifas karna dia laki laki. Tapi ia cukup mengerti. Karna sang ibu slalu memberikan nasehat untuknya. Untuk memperlakukan wanita dengan baik.
" Iya by " kata Nur pelan..Tersenyum manis pada Bima. Yang membuat hati Bima meleleh melihatnya. Bagaimana tidak. Nur terlihat sangat cantik pagi ini . Yabg membuat Bima hanya bisa menelan salivanya. Untuk bersabar menunggu sang istri pulih total.
__ADS_1
" Astagfirullah huh...... sabar sabar puasa Bim puasa...... " kata Bima dalam hati. Yang tergoda dengan sikap manis sang istri.
" By....Nur mau pipis. Tapi aby didepan pintu aja ya nunggunya " kata Nur.
" Memang kenapa kan Aby suami Nur " kata Bima. Karna sah sah saja melihat aurat sang istri.
" Nur malu " kata Nur tertunduk.
" Hahaha ........ " tawa Bima
" Masa malu sama aby kan juga pernah lihat dan merasakan " kata Bima yang memainkan kedua alisnya. Yang membuat Nur tertunduk karna pipinya bersemu merah.
" Aby. ......."'Kata Nur .
Bima tersenyum lalu mengangkat dagu istrinya itu .Dan mengecup bibir mungil istrinya itu.
" Manis " kata Bima tersenyum .Sambil kedua manik mata mereka tersenyum. Bima ingin kembali mencium Nur . Namun tiba tiba........
" Mhem ....mhem...." dehem Lim dan Alan yang muncul didepan pintu.
Wajah Nur makin merona merah. Seperti keciduk hansip. Sedangkan Bima hanya membuang nafas kasarnya. Karna gagal mencium istrinya.
" Cih kaya bang Alan ngak pernah aja " jawab Bima.
" Tapi kan ngak waktu sakit juga kan Bim , ingat berpuasa " kata Alan penuh penekanan.
" Bima tahu bang " kata Bima.
" Kami akan ke bandara Bim. Ngak papa kan kami tinggal. Besok kamu sudah bisa kerja. Karna ada Mumun yang ikut kesini akan menjaga Nur selama belum pulih" kata Lim.
" Iya bang Bima sudah tahu " kata Bima.
" Ya sudah kamu bisa melanjutkannya lagi Bim maaf menganggu " sindir Alan.
" Tahu ah rese nih bang Alan " kata Bima .
"Hahaha........Lim pun tertawa bersama Alan. Laku menghilang dibalik pintu.Meninggal sepasang suami istri itu. Dan lalu menutup pintu.
Nur pun tersenyum melihat Bima yang merenggut. Wajahnya terlihat lucu karnal.kesal.
" Aby marah atau kesal " tanya Nur.
__ADS_1
" Dua duanya " kata Bima yang langsung mencium Nur. Mengecup bibir mungil Nur yang sudah ditahannya selama sepuluh hari sejak Nur pulang kerumah orang tuanya.
" Nur pun tak menolak, karna ia juga rindu pada suaminya itu. Setelah itu Bima pun mengendong Nur ke kamar kecil .Untuk. buang air kecil.
..................................
Sedang kan di bandara para krucil sedang rapi berbaris menunggu jemputan .
" Alhamdulilah anak mamah pintar ya sudah rapi. baris nih " kata Maya Yang tak mau salah satunya hilang. Karna ia tampa dikawal Kim . Karna Ryan sedang keluar kota ..Jadilah Ryan melepaskan Maya pergi duluan .Dan ia akan menyusul belakangan.
" Kita tunggu om Lim ya." kata Maya yang ikut duduk. Bersama sang ibu dan juga Mumun.
" Mah berarti nanti kita langsung ke Burj Khalifa ya . ?" tanya Tan
" Iya lah orang Apartemen papah kan adanya disana ." kata Rey..
" Iya kita akan kesana dan akan restoran yang paling puncak ya mah " kata Aska.
" Hah.....mamah juha belum tahu..Nanti bilang om Lim dulu ya , kan mamah juga baru kali ini datang kesini " kata Maya.
" Yah mamah . masa ngak tahu sih Queen aja hafal kalo Burj khalifa itu gedung pencakar langit tertinggi di dunai tingginya 823 meter dan ada 163 lantai.Apartement papah ada dilantai 57 . Gedungnya keren dan kalo kita lihat pemandangannya dari lantai 150 wow......keren " kata Aska bercerita.
" Kok abang Aska tahu " kata Maya yang heran putranya itu bisa tahu dan mengerti tinggi dan hafal seluk beluk tentang gedung itu.
" Kan papah yang cerita. mah. kata papah disana juga atau pertokoan . Dan fasilitas nya lengkap .
" Ye......berarti nanti kita bisa langsung jalan jalan dong. " kata Rey senang
" Kita istirahat dulu. jalan jalannya besok. Dan pagi kita kerumah sakit dulu nengok aunty Nur.
" Yah capek deh ,masa jalan jalannya di tunda " kata Tan.
" Nanti jalan jalan biar sama om Lim aja " kata Lim yang sudah berada di belakang mereka.
" Hore.......asyik benaran om " kata Tan.
" Iya lah masa om Lim bohong " kata Alan .
" Ok lets go kita ke Burj khalifa " kata Rey senang.
Mereka pun lalu berjalan menuju parkiran mobil. Maya berjalan mengandeng Aska dan ibunya . Sedang Rey digendong Alan dan Tan dengan Lim. Sedang Queen digendong Mumun. Agar tak lelah berjalan..Karna bocah bocah itu baru berumur 4 tahun.Namun pemikiran mereka anak usia 8 tahun.
__ADS_1