
Ken turun mengandeng ZIa . Dan disambut senyuman oleh semuanya temannya. .
" Ngak encok kan Ken " goda Zen
" Ngak lah biasa olahraga malam " Kata Ken terkekeh
" Hai Zi maaf " kata Damar
" Kau bisa bicara dengan nya besok Temui aku di cafe merah putih " kata Ken
" Ok aku akan menemui mu, tentukan saja Jam nya " kata Damar
" Ok deal " kata Ken
***********
Sedangkan di Villa belakang Kim bicara dengan Lim memberitahu Zia yang menolak lamaran Leon karna ada alasan tertentu
" Ok aku mengerti Kim mungkin belum berjodoh " kata Lim
" Ya kau tahukan Zia juga seperti anak kecil dan ia baru semester 6 .Jadi maklum lah masih labil " kata Kim
" Ya begitulah aku sangat memaklumi itu " kata Lim santai Walau sebenarnya Lim ingin sekali berbesan dengan Ryan dan Kim Tapi apa mau dikata rupanya jodoh belum sampai.
"' Kak Kim lagi apa " kata Ima setelah Kim menelpon melamun seorang diri .
" Ngak kenapa napa tadi kak Kim sudah bicara dengan Lim tak jadi masalah. Tapi Entah lah dengan Leon " kata Kim
"' Ya mau apa lagi kak, orang Zi masih labil dan muda .Kalo membimbing Leon ngak pantas ketua an sama Dela aja tuh siapa tahu mau " kata Ima memberi saran
" Ya biarkan saja itu urusan mereka
Kita tak perlu terlibat " kata Kim Yang tak mau banyak mencampuri urusan orang
" Oh ya anak anak pada kemana " kata Kim
"' Lagi keluar , Zia juga kaya nya ikut Ken tahu mau kemana " kata Ima santai .
" Ya sudah yuk olahraga malam mumpung sepi " kata Kim Yang langsung saja mengendong Ima yang membuat Ima kaget .
" Kak Kim......." kata Ima yang berpegangan erat dibahu sang suami.
Yang lalu masuk kamar .
" Tolong kuncinya " kata Kim .Yang menyuruh Ima mengunci kamar agar aman . Biar tak ada yang nyelonong masuk
Lalu meletakan tubuh Ima di atas ranjang dan langsung menindihnya begitu saja
Ima hanya membiarkan suaminya itu
__ADS_1
Melakukan apa yang ia mau. Karna ia hanya tinggal melayani nya saja.
Disisi lain di dalam mobil Ken sedang ngobrol dengan Zia.
" Apa kau menyukainya " tanya Ken
" Apa menurut kakak dia pria yang baik " kata Zia balik bertanya.
"' Kalo kau menyukai dia lumayan baik anak itu juga rajin .Cuma kak Ken kurang tahu latar belakangnya " kata Ken Yang memang tak terlalu kepo dengan urusan orang lain . Apalagi keluargganya .
"' Jujur Zia menyukainya dia baik dan pernah .menolong Zia waktu diganggu anak anak brengsek " kata Zia
"' Bagus lah kalo dia bisa melindungi Sepertinya dia serius. Dia juga pintar otaknya lumayan encer " kata Ken
" Ya Zia tahu itu kak "' kata Zi
" Trus itu juga alasannya ade menolak bang Leon " kata Ken melirik Zi
" Ya itu salah satunya kak Karna kak Leon terlalu kaku dan juga ngak romantis Kaya kak Tian juga kak Rey " Kata Zia
" Yah terserah kamu de yang penting seiman . Sulit bagimu mempengaruhi Leon Makanya ayah setuju saja bila penikahannya batal " kata Ken.
" Yah mungkin nggak jodoh kak lagian Zia belum siap mental " kata Zia .
" Lalu gimana dengan kakak Apa sudah punya gebetan " kata Zi melirik Ken
" Ada lagi pedekate " kata Ken tersenyum.
" Dia mirip ade Aliya " kata Ken santai
" Alhamdulilah berarti Zia ngak melangkahi kak Ken kan ?" kata Zia.
" Yang terserah mau duluan juga ngak masalah " Kata Ken tersenyum membayangkan Fatimah gadis pinggiran itu. Tak masalah baginya miskin xang penting setia seperti sang bunda.
*********
Pagi ini Zia sudah dikelasnya untuk membaca bahan ujian Karna semester 7 nanti ia akan mulai kkn dan bisa membuat skripsi bila nilainya bagus.
" Hai beb ....tumben sudah rajin nih " kata Sinta
" Kan mau ujian nanti lho ngak belajar tumben " kata Zia.
" Astaga sorry beb lupa, untung lho ingatin Kalo ngak zonk otak gue nih ngak bisa jawab " kata Sinta yang bergegas mengambil catatan nya .Dan membaca buku disebelah Zia.
Mereka berdua pun asyik belajar sampa
mata kuliah dimulai dan ujian selesai.
Setelah itu keduanya duduk dikantin untuk mencari makan .
__ADS_1
" Huh....... untung lho ingatin Zi kalo ngak semua soal bisa ngak ke jawab tadi , kalo ngak bakal ketinggalan kelas gue "kata Sinta
" Hahaha ..... mikir apa sih sampai lupa gitu
" kata Zia terkekeh seraya melihat Sinta
"' Entah lah Zi gue ditembak Roni teman nya kak Damar Tapi belum gue jawab Zi Dia sih baik .Dia bilang santai aja ngak usah buru buru jawabnya " cerita Sinta
" Trus lho mau " kata Zia.
" Ya suka sih apalagi dia pintar ciat ciat trus body bagus gitu kaya roti sobek " kata Sinta .
Ya terima aja kenapa ragu" kata Zia
"' Bukan ragu biar kita ngak dinggap ngak sabar makanya tak bawa santai biar kaya air mengalir beb. Oh jadikan antar gue pulang mobil gue lagi dipake kaka gue buat lamar kerja tadi " kata Sinta.
" Yah santai habis ini kan " kata Zia
" Yoi beb .... lest go Nanti gue tunjukin rumah kak Damar Yang depannya ada Ayam goreng presto Mau nyoba boleh enak buat langganan " kata Sinta promosi
" Ok santai " kata Zia yang lalu menuju parkiran. mobil . Karna Memang Zia hanya memakai mobil murah Agar ngak terlalu ribet pakai helm Dan juga bisa menghafal jalan .
Lalu keduanya pun masuk kedalam mobil menuju rumah Sinta. Yang memang benar dekat dengan resto lapak kecil yang lumayan cantik didepan rumah Yang terasnya bisa dipake buat parkir
" Itu tuh Zi rumahnya kak Damar " kata Sinta.
" Wah boleh tuh nyoba buat dirumah " kata Zia .
" Mau ayo ku antar lho ngobrol dulu ame gue . Nanti jam 4' pulang mumpung bokap sama nyokap ngak ada " kata Sinta
"' Boleh boleh tunggu entar ku hitung dulu ya Ada . kak kelvin kak Tian dst 25 kotak tambah ah sekitar 50 deh kali berapa ? " kata Zia .
" Hah banyak itu keluargga atau tetangga" kata Sinta kaget mendengar Zia menghitung saudaranya .
" Iyalah kan memang banyak kalo kumpul heboh Sin " kata Zia lalu kedua masuk ke rumah Sinta dan melepas sepatu .
" Kita pesan aja dulu ya nanti biar pas pulang digoreng kan biar hangat " kata Sinta.
"' Ok ayo aku pengen nyicip rasanya kaya apa " kata Zia
Sedangkan di cafe Ken dan Damar baru saja bicara bersama Kim tentang Damar Yang ingin melamar Zia.
"' Apa kau serius anak .muda " kata Kim .Yang kebetulan ingin pulang melihat kedua orang tuanya bersama Ima.
" Saya serius om , tapi saya belum punya apa apa .Tapi saya janji akan membahagia Zia " kata Damar
" Baik lah om terima niat baik mu . Kami tunggu acara lamaran resminya " kata Kim .
" Baik Om saya akan sampaikan dulu pada papah dan mamah " kata Damar.
__ADS_1
" Ya kami Tunggu " kata Kim menatap Damar yang tersenyum .
"' Ya om trimakasih " kata Damar senang