
Sepeninggalan para wanita pergi .Obrolan para pria membahas bisnis. Begitu juga tuan besar choi. Yang mengarahkan Lim dan asisten lainnya.
" Jadi Diaz masih di Dubai " tanya Frans menatap Lim.
" Iya masalahnya disana dia harus mengurus pertemuan." jawab Lim.
"'Rupanya keuntungan Ryan makin meningkat saja. Pantas banyak yang ingin menjatuhkan mu bro " kata Frans menyindir
" Tapi kau juga senang kan dan ingin mengambil keuntungan " jawab Ryan menjawab.
" Sudah rezeki orang itu beda beda . Jadi ngak perlu ribut. Kalian juga bisa sukses kalo serius bekerja dan rajin. " kata tuan Choi. menasehati Frans.
Iya opa , Frans tau dia lebih unggul dan tak terkalahkan " kata Frans lagi.Karna memang tak pernah bisa mengalahkan Ryan.
" Kau harus berusaha lebih keras dan juga banyak introspeksi diri." kata tuan Choi.
Setelah ngobrol lama Para pria pun kembali istirahat ke kamar masing masing. Sedangkan Ryan dan Frans bicara di ruang kerja karna ada urusan pribadi.
"'Ada apa lagi " tanya Ryan heran. Karna Frans minta bicara empat mata.
" Aku hanya ingin minta maaf karna selama ini slalu membuat mu mencurigai ku .Aku tak berniat jahat padamu . Mungkin hanya mengira mu memang sudah tiada " kata Frans.Yang tak nyaman dengan sikap Ryan.
" Aku tak dendam pada mu Frans , kita masih kerabat dan aku masih menghargaimu.Apa pun yang terjadi di masa lalu .Aku sudah melupakan nya." kata Ryan datar.
" Aku tahu kau tahu dulu aku bercinta dengan Cindy .Tapi kenapa kau tidak membenciku bro " tanya Frans merasa bersalah.
" Gampang Frans ,apakah kau bisa membedakan wanita yang baik atau tidak !!. Ku beri tahu padamu. Wanita yang benar benar mencintai kekasihnya tak akan pernah mengkhianati prianya apalagi bermain dibelakang. Sekalipun ia tak mencintai pria itu paling tidak ia bisa menghargainya. Sedangkan Cindy tidak ia hanya memanfaatkan ku. Dan juga dirimu untuk tujuan tertentu . Bukan kah kau yang dulu membantunya untuk bisa go internasional. Lalu apa yang kau dapat. Cuma tubuhnya kan .Dia pun masih mencari Pria lain. Dan kau juga sama bodohnya " kata Ryan menatap Frans.
Deg ...........
" Kenapa kau terkejut, bahkan kau masih berhubungan dengannya setelah menikah dengan Mey. Kau dan Mey sama saja. Sama sama munafik." kata Ryan lagi.
" Aku mencintai nya bro, tapi dia bilang ia mencintaimu.Dan slama ini kau lah yang slalu ia cintai " kata Frans menatap Ryan.
" Hahaha....... mencintaiku atau uangku. Apa kah cinta mengunakan logika atau hanya sebatas keinginan. Cindy tak mencintai ku Frans dia hanya menginginkan uangku dan dia hanya terobsesi saja padaku. Dia tidak tulus . " kata Ryan sinis.
__ADS_1
" Tapi itu yang kulihat darinya bro, bahkan dia rela melakukan segala cara agar bisa memiliki mu lagi. Tapi kau tak pernah perduli padanya. Dia bilang sangat menyesal sudah mengkhianatimu " kata Frans lagi.
" Oh ya....kau bodoh Frans percaya dengan kata kata nya. Kau tahu dia hanya menipumu untuk bisa mencapai tujuannya. Setelah kau menidurinya saja dia masih tidur dengan pria lain.Bahkan juga dengan Jimmy " kata Ryan datar.
" Bagaimana kau bisa tahu?" tanya Frans heran dan bingung.
" Cih kau pikir aku tak mengawasinya. Dan tak mencari tahu apa dan kenapa ?. Dulu ku pikir ia tulus mencintaiku tapi aku salah besar. Dan kini aku sudah punya Maya dan anak anakku .Aku tak perduli dengan cintanya walaupun ia berkata cintanya setinggi gunung. Tapi bagiku hanya seonggok sampah " kata Ryan
Frans pun terdiam. Lalu menatap Ryan. Tak salah memang Cindy dan Mey ying hampir sama dan juga mempunyai sifat yang sama. Yang membuat Frans mendengar perkataan Ryan kecewa.
" Pulang lah sudah malam aku ingin istirahat " kata Ryan menatap Frans.
" Boleh aku menginap disini bersama Dev " tanya Frans yang mulai mengantuk.
" Terserah asal jangan mengusik keluarga ku. Sekali saja kau mengintai istri dan anak anakku .Aku tak akan memberi mu ampun Frans " kata Ryan tegas.
" Baik lah trimakasih. Aku tak ada niat jahat padamu bro. Aku hanya kagum pada istrimu yang bisa membuat mu berubah total . Tak seperti pria ****** lagi " kata Frans yang berdiri dan beranjak dari duduknya
" Slamat malam " kata Frans lagi pergi menuju pintu.
............................
Sedang di kamar Lim . Lim sedang duduk ngobrol dengan Jhon dan Jeff
" Sepertinya dia sedang berusaha mendekati tuan muda Lim " kata Jeff.
" Awasi saja dia, selama dua tak macam macam tak masalah " kata Lim.
" Tapi sepertinya dia menyukai nona muda Lim Bahkan dia menyuruh orang setiap hari mengintai mansion ini ." kata Jhon.
" Biarkan saja. toh nona muda tak mungkin menyukainya. Dia pikir nona Maya seperti istri nya yang mata duitan itu " kata Lim cuek.
" Aku hanya khawatir ia juga akan melakukan nya seperti ia merebut nona Cindy dulu " kata Jhon menatap Lim.
" Ngak akan Jhon. Nona Maya bukan Cindy atau pun Mey ying kau tenang saja. Kita hanya perlu menjaga nona muda. Nona muda Maya wanita yang baik dan setia. kalo ia berubah kecuali ia dalam tekanan saja " kata Lim yang memang sering mengawasi gerak gerik Maya.
__ADS_1
" Aku juga berharap begitu bos. Karna nona Maya terlalu baik. Bahkan tak pantas untuk tuan Gee yang munafik " kata Jeff.
" Sekarang kalian istirahat lah. Karna aku juga ingin istirahat " kata Lim.
" Baiklah Lim, slamat malam " kata Jhon dan Jeff yang tahu Lim juga buruh istirahat.
Lalu Jeff dan Jhon pun keluar dari kamar Lim. Dan menuju kamarnya masing masing.
Sedang kan Ryan baru saja berbaring di sebelah Maya. Dicium nya kening istrinya itu. Dan mengecup bibir mungil istrinya lalu memejamkan matanya.
Maya yang merasa bibirnya dikecup terbangun dan membuka matanya. Di lihatnya sang suami yang sudah ada disampingnya . Membuat Maya tersenyum . Lalu kembali memejamkan matanya.Sambil menyusupkan kepalanya ke dada bidang Ryan.Dan Ryan yang menyadarinya pun langsung memeluk tubuhnya istrinya itu dengan erat.
.........................
" Sayang .....bangun dulu " kata Maya lembut mengusap pipi suaminya itu.
"'Eugh.......jam berapa lenguh Ryan ?" Ryan pun membuka matanya.
" Hampir jam enam. Abang sholat dulu gih sana nanti waktunya habis " kata Maya mengingatkan. Lalu mencium bibir suaminya itu. Yang membuat Ryan tak bisa menahan diri.
" Mpt......sudah bang, cepat sholat sana " kata Maya tersenyum.
" Kau menggodaku jelas saja abang terpancing . Abang ngak akan menolak " kata Ryan yang lalu menoel hidung Maya.
" Iya Maaf , Maya hanya mengoda abang saja biar abang bangun bersemangat " kata Maya tersenyum.
" Baik lah " ....cup ......
Satu kecupan pun mendarat di bibir Maya. Lalu Ryan pun bergegas kekamar mandi dan berwudhu untuk sholat .Setelah selesai ia pun kembali keranjang untuk.Menganggu ketiga bayi kembarnya. Yang Maya angkat dari keranjang bayi karna Maya sedang mengantikan popok popoknya.
" Ih ini bokong siapa ya, kok seksi amat " kata Ryan yang melihat bayi Queen sedang telanjang. Sambil tersenyum.
" Abang ih" kata Maya malu mendengar perkataan suaminya itu lalu buru buru memasang popok Queen.
__ADS_1
Hadeh malu ya de telanjang.