
Sedangkan di ruangan Rey . Rey tertawa terbahak bahak mendengar cerita Ken
Karna adiknya itu pasti membuat Kelvin pusing..
" Hahaha... biarin Ken siapa suruh nikahin bocah ingusan " kata Rey terkekeh.
" Hadeh kak tapi Maira juga adik kita kak " kata Ken Yang sangat tahu sepupu nya itu pasti berulah
" Hahaha..... paling dia sekarang lagi merayu suaminya. Parah....tuh anak ." kata
Rey terkekeh.
" Siapa coba yang ngajarin begitu pastinya termakan iklan " kata Rey lagi.
" Ngak kak mungkin lagi kerasukan jin tomang " kata Ken
" Heh...... Jin tomang apaan " kata Tian Yang mengantar berkas pada Rey.
" Ngak bro cuma bercanda , tadi de Maira kesini dan Kalvin lagi mengurusnya di ruangannya lho tahu ngak beuh..... luar
biasa kostumnya wow........ .bikin pusing kepala Pasti tuh Kelvin nanti mandi basah
" kata Ken .
" Heh...... asyik dong " kata Tian santai lalu duduk di sofa sambil berpangku tangan .
" Iya asyik emang Tapi kan telat rapat nya tuh nanti " kata Rey
" Yah masa gue gantiin lagi " kata Tian
" Resiko lho bro. Beramal baik deh biar nanti malam dalam bonus dari istri " kata Rey santai .
" Yah kalo dapat orang gue puasa bro lagi palang merah siaga. " kata Tian.
" Hahaha......Yah apes lho bro " ledek Ken terkekeh
" Bukan apes lagi dobel apes nya bikin pusing " kata Tian.
" Oh ya selamat ya bro aku lupa lho tadi wisuda jadi kan berangkat lusa "kata Ken.
" Trimakasih bro " kata Tian
" Oh iya bro selamat ya aku juga lupa Bagaimana hasil nya pasti memuaskan Papah mamah datang kan " kata Rey yang lalu duduk disebelah Tian .
"Trimakasih bro alhamdulilah memuaskan Papah dan mamah sama Queen langsung
pulang . Dan gue langsung kesini" kata Tian..
Di belahan dunia lain Tan baru saja pulang dari kantornya .Tadi ia sempat menemui Yuda dulu yang tinggal di apartemen nya yang tak jauh dari kantor .
" Yen nona muda sudah pulang ?" tanya Tan .
"' Sudah tuan muda mungkin lagi istirahat di kamar karna baru pulang satu jam .yang lalu " kata Yen .
__ADS_1
" Baiklah apa oma baik baik saja " kata Tan melirik Yen sekilas
" Nyonya besar baik baik saja beliau sedang di taman sekarang " kata Yen.
" Ya sudah awasi beliau " kata Tan yang melangkah menuju kamar nya.
Ceklek .....
Tan pun meletakan tas kerja nya di kursi sofa Dan melihat istri kecilnya sedang tidur masih dengan seragam sekolah nya .
" Ya ampun kenapa masih pake seragam . sih " kata Tan . Yang lalu melepaskan pakaian istrinya itu untuk menggantinya.
Namun tiba tiba.....
" Astagfirullah " kata Tan yang melihat punggung istrinya penuh warna biru. Lalu membuka pakaian Cia. Yang banyak lebam di tubuhnya.
" **** ... siapa yang berani melakukannya " kata Tan dengan rahang mengeras.
" Eugh...... suami ku " kata Cia lirih . Kaget melihat pakaian nya sudah terlepas
" Siapa yang melakukan nya " kata Tan menatap lekat Cia .
" Apanya ...... " kata Cia tergagap
" Ini lihat siapa yang melakukan nya " kata Tan bertanya lagi .
Cia pun langsung memeluk suaminya. Dan menangis terisak Cia ngak apa apa itu cuma terjatuh " kata Cia lirih.
" Tidak mungkin kata kan Atau aku yang akan ke sekolah bertanya pada wali kelas mu langsung " ancam Tan menatap Cia.
Sejenak Cia terdiam takut suaminya itu marah. Karna ia tak tahu teman temannya akan memukulinya .Tadi siang di kamar kecil sekolah .
" Mereka tak sengaja tuan, jangan marah . Mereka bilang aku tak boleh mengadu kalo tidak mereka akan menyiksa ku lagi " kata Cia takut melihat tatapan Tan
" Mulai besok kau tak boleh masuk sekolah dulu " Kata Tan Yang lalu menghubungi dokter dan polisi untuk melaporkan kejadian itu .Tan tak akan diam saja Bila ada orang yang brani mengusik istrinya
"' Lung dimana kau " Teriak Tan nyaring. memanggil Lung yang mengawasi Cia.
" Saya tuan ada apa tuan ?" kata Lung gugup.
" Lihat " kata Tan yang memamerkan pungung Cia yang penuh warna kebiruan karna lebam. Dan Cia menangis dalam dekapan nya.
"' Tuan itu. ..."
"' Cari tahu siapa mereka aku ingin kau beri mereka pelajaran. . Brani sekali mereka membuat istri ku seperti ini " kata Tan dengan wajah merah . Tak lama kemudian dokter dan polisi datang .
" Tuan ada tamu " kata Yen tergopoh gopoh
" Suruh mereka masuk " kata Tan . Sedang kan Lung diam mematung Menatap dokter
Dan perwira polisi yang datang. lalu langsung memeriksa punggung Cia Yang lebam karna dipukuli
" Astaga ini sangat sakit Lee , ada lebih satu orang yang melakukannya . Biar aku Visum dulu " kata dokter bernama Chung Hai itu teman Tan semasa kuliah. Dan juga Chen Li . temannya yang kepala perwira kepolisian yang dekat dengannya.
__ADS_1
" Ya tuhan apa yang terjadi " kata Oma Yang masuk kamar Tan dan mendekati Tan yang masih mendekap Cia .
" Astaga Tan apa yang terjadi " kata oma Lily mengusap rambut Cia yang ketakutan .
" Mereka pasti mengeroyok nya oma " kata Tan
"' Astaga itu pasti sakit sekali kita akan membawanya kerumah sakit Tan " kata oma khawatir .
" Iya oma nona Cia harus dirawat karna itu cukup parah " kata Chen .
"Tan ayo bersiap " kata Oma yang lalu keluar dari kamar Tan
" Ayo sayang kita kerumah sakit " kata Tan yang mengecup kening istrinya itu.
" Tapi ...." kata Cia masih terisak
" Tak ada tapi tapian kita akan memeriksa lebih lanjut " kata Tan .
" Iya nona kau harus dirawat ini akan perih sekali Ok Lee aku tunggu kau disana " kata Chung .
" Ok aku ikut " kata Chen yang lalu mengikuti Chung dari belakang .
Sedang kan ditempat Lain seorang gadis menahan dadanya yang sakit karna tadi di pukul dengan kayu ketika melindungi Cia sahabatnya .
" Ya ampun nak kau harus kerumah sakit ini luka parah " kata bapa si gadis
" Tapi kita tak punya uang pa ." kata gadis itu yang tak lain Ling teman Cia .
********
Disekolah Cia pagi ini heboh ketika polisi mencari anak anak nya memukul Cia Ling yang melihat itu langsung menunjuk Lima teman nya.
"' Kau brani sekali dia pembohong " kata Can menatap Ling tajam..
" Iya dia berbohong " kata temannya yang lain
" Saya tidak berbohong tuan ini buktinya . Mereka juga memukul saya dengan kayu " kata Ling memamerkan lukanya di bahu kiri.
" Astaga sekolah macam apa ini bawa mereka ke kantor polisi panggil orang tuanya " kata Chen. Yang heran melihat sekolah mahal tapi seperti mafia
" Dan kau ikut dengan ku " kata Chen menunjuk Ling.
" Tapi tuan saya tidak bersalah " kata Ling gugup .
" Kau hanya saksi Jadi ikut lah dengan Kami " kata Chen
*********"
Dirumah sakit Cia tertidur pulas setelah pemeriksaan malam tadi Cia sempat ketakutan Lalu dokter memberinya obat penenang.
📱" Apa ada saksi " kata Tan yang menerima telpon dari Chen .
📱" Ya dia bilang teman Cia " kata Chen
__ADS_1
📱" Baik aku akan kesana " kata Tan Lalu menyuruh Chow Untuk menjaga Cia .
" Baik tuan muda " kata Chow. Yang bersiaga dengan dua anak buahnya.