Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 182 Aduan Queen.


__ADS_3

Maya dan Desi juga Vani membereskan semua mainan bekas anak anaknya bermain.


Sedangkan anak anak mereka kembali bermain ke taman. Karna tak mungkin bisa mengurung anak anak yang sedang tumbuh di masa aktifnya.


Sekitar Jam 4 sore. Para suami pun datang untuk menjemput. Didi dan Alex datang setelah pulang dari kantor. Sedang Ryan langsung membersihkan diri. Agar bisa bermain dengan anak anak nya. Setelah semua rapi anak anak berkumpul di ruang tengah sambil Makan sore. Desi dan Vani pun ikut menyuapi anak anak mereka. Begitu juga Maya yang menyuapi Queen.


" Hai kalian lagi makan rupanya " kata Didi yang menyapa Putri kecilnya itu.


" Ayah Via kangen " kata Via anak Vani.Yang menghampiri sang ayah.


" Ayah juga uluh uluh sudah cantik ya, makan dulu ya baru pulang. " kata Didi yang juga habis mandi di villa belakang. Karna ia masih punya kamar disana.


" Waduh kok kaya taman anak anak ya " kata Alex yang melihat semua berkumpul sambil makan.


Kelvin yang melihat sana papi pun langsung berlari ke arah Alex


" Papi ...ta pikir papi belum jemput " kata kelvin yang lalu minta gendong. Yang lalu diangkat Alex dan langsung mencium putranya itu.


" Ya pasti dijemput dong ,masa papi bobo sendiri " Kata Alex tersenyum. Lalu menaruh Kelvin kepangkuan sang istri.


" Habiskan makannya dulu ya , baru pulang " Kata Alex pada putranya.


" Lex tuh anak manja banget " kata Didi yang melihat sikap Kelvin.


" Lah....emang gadis kecilmu itu ngak sama aja di, besok besok kalo sudah besar baru mandiri " kata Alex .


Sedang yang lain hanya diam mendengar obrolan dua pria itu. Kim yang datang ikut bergabung melihat dua temannya itu..


" Wah pada nungguin ya. " kata Kim yang juga sebentar lagi menjadi seorang ayah.


" Iya dong, istrimu kapan melahirkannya Kim ?" tanya Didi.


" Tiga bulan lagi. " jawab Kim santai.


" Wow cewek atau cowok Kim ?" tanya Didi. yang ingin tahu jenis kelaminnya.

__ADS_1


" Kayanya jagoan bro " jawab Kim santai.


" Wah gue mau bikin jagoan juga ah, nunggu Via gede dikit " kata Didi yang juga ingin punya anak laki laki.


" Bikin lah biar tambah rame dan aku juga mau yang cewek satu lagi " kata Alex tak mau kalah.


" Kalo pengen cepat bikin kembar ngak pake lama nunggunya." kata Ryan yang muncul dengan kaos putih dan celana pendek selutut.


Karisma pria tampan itu tetap terlihat tampan.Sekalipun punya anak empat. Namun tak mengurangi ketampanan seorang tuan muda Lee.


" Papah ......." kata Queen yang langsung berlari kearah sang papah dan mengulurkan kedua tangannya untuk digendong


" Ya ampun ratunya papah sudah cantik dan wangi ya " kata Ryan yang mencium putri bungsunya itu.


Uen udah andi, tadi ka Tan nakal ama uen " Adu Queen pada sang papah yang membuat Tan memicingkan matanya. Ketika adik kecilnya itu mengadu.


" Bohong uen yang akal, Tan nda " kata Tan Menatap tajam kepada Queen .


" Wah emang ada yang nakal nih, siapa nakal " tanya Alex bertanya.


"Uen nda akal , tuh Ka Tan pah nakal ama Uen " kata ratu kecil itu. Ryan tak menjawab melainkan melihat wajah sang istri yang sedang menyuapi Queen.


" Anak mamah ngak ada yang nakal , kak Tan juga ade .Semua nya pintar. cuma tadi lagi rebutan mainan pah " kata Maya yang memberikan penjelasan pada Ryan .Karna Maya tahu suaminya itu ingin bertanya.


" Oh ya besok kalo papah libur bisa beli beli. biar ngak rebutan ya. Dan ingat jangan marahan . Dan juga ngak boleh rebutan ya sayang " kata Ryan sambil mencium putri bungsu itu.


Karna Ryan tahu putrinya itu paling manja .karna kakak nya semua laki laki. Yang membuatnya slalu ingin diperhatikan.


" Papah gendong " kata Tan yang mendekat sang papah. Lalu Ryan pun mengendong keduanya . Agar tak saling iri satu sama Lain. Beda Hal dengan Aska dan Rey yang cuek saja sambil menikmati makannya


" Wah rupanya ada yang mau manja manja tuan. Pastinya cari perhatian " kata Didi yang duduk memangku sang putri.


" Harap maklum mas, kan dia paling bungsu jadi cari perhatian. Dan ada bagian yang tak mau kalah " Sindir Vani.


" Di harap maklum Namanya juga tuan putri kesayangan " kata Maya yang menjawab sindiran Vani.

__ADS_1


" Yah begitulah nama nya juga anak kecil kita yang tua harus adil dan bijaksana saja " kata Ryan yang ikut menimpali.


Ryan sangat hafal sifat putrinya itu. Karna itu ia tak banyak bicara. Karna Queen memang sangat dimanjakan olehnya. Sebab ia satu satu nya anak perempuan.


Namun bukan berarti Ryan pilih kasih. Dia juga tak mau membuat anak anak yang lain iri karna sikapnya yang berlebihan. Dengan menjelaskan pelan pelan pada para kakaknya.


Hanya saja Tan terlihat sedikit egois . Sebab ia senang menganggu adiknya yang cengeng itu. Apalagi kalo ia sedang bosan ada saja ulahnya agar membuat adiknya itu menangis.


Yang kadang membuat Maya mengelengkan kepalanya. Namun Tan terlihat cuek saja.


" De, ayo habiskan makannya dulu " kata Maya pada Queen.


" Udah kenyang mah " jawab Queen.


" Ya sudah bang Tan makan nya habiskan dulu " kata Maya pada putra bungsunya itu.


" Tan udah kenyang juga " jawab Tan yang tak mau kalah. Karna dua anak itulah yang slalu bersaing ingin mendapatkan perhatian sang papah.


Ryan hanya diam lalu memangku keduanya sambil duduk disofa. Sedangkan Rey cuek . bocah itu lebih dekat pada sang abang.


" Bang Rey sama Bang Aska ngak mau di gendong nih " sindir Alex pada dua bocah itu


" Nda om " jawab Rey yang cuek.


" Dia lebih condong ke abangnya lex , Karna tak mau ambil pusing untuk bikin keributan " Kata Ryan . Yang tahu Rey tak mau cari perhatian. Anak itu lebih santai seperti Aska yang bersikap biasa dan tidak manja.


Maya pun lalu membersihkan piring Queen dan memberi minum si bungsu juga Tan yang berada dipangkuan suaminya. Karna tak ingin keduanya ribut. Maya oun membiarkan putrinya itu bersikap manja pada sang papah .


" Sudah ya mamah mau mandi dulu.Titip ya bang .May mandi sebentar " kata Maya.


" Ya mandilah " kata Ryan.


" Des, Van gue mandi ya besok ketemu lagi" Kata Maya yang hendak melangkah kekamar .


" Iya May , ketemu besok lagi sekalian shoping ya " kata Desi tersenyum.

__ADS_1


" Ok...." kata Maya lalu pergi meninggalkan ruang tengah. Dan menuju kamarnya.Untuk membersihkan diri.


__ADS_2