
Hahaha........ hei Ken Dia nitip salam persahabatan bukan yang lain .Kamu mikir apa sih ken masa jeruk makan jeruk ." kata Vino tertawa.
" Maka nya ngomong yang jelas biar orang ngak salah paham" kata Ken.
" kamu tuh yang negatif thinking bro . Makanya skali skali di fresh tuh otak jangan mikir kawin mulu." kata Vino terkekeh .
Plak ....
" Auw......wah main geplak aja " kata Vino Yang duduk didepan teras
" Ngapain dia ke arena " kata Ken yang berpangku tangan di depan pintu
" Mana aku tahu mungkin kangen sama arena aja . " kata Vino
" Gue juga lama sih ngak ngajar " kata Ken
Yang sudah hampir 3 bulan ini memang lagi sibuk.
" Makanya tadi bang Fandi ngajak kita ketemu pas Damar juga disana . Dia kan pengganti Sam. Karna Sam sudah nikah
" kata Ken
" Anak itu cukup handal dia juga yang terbaik di kelasnya Tapi dia terlalu muda paling lebih tua setahun dari Zia Aku sih kagum tapi yah.... takut dia besar kepala saja " kata Ken yang memang jadi wakil. Arena Dan jarang melatih karna sibuk bekerja .
***********
Disebuah rumah besar keluargga Damar sedang berkumpul bersama setelah makan malam .
"' Damar apa setelah lulus kamu mau gabung kita " Reni kakak Damar.
" Atau kerja ikut papah saja " kata sang papah menawarkan .
" Atau jual ayam goreng de sekarang sudah 8 cabang lumayan buka cabang sendiri ." Yuda.
" Ngak deh , Damar mau ke amerika ambil S2 disana yang beasiswa Tapi Damar mau .... izin papah untuk menikah sebelum berangkat kesana " kata Damar
" Apa ......" kata Ketiga kakaknya kompak
Sang ibu yang mendengar langsung kaget.
Karna putra bungsunya itu setahunya ngak punya pasangan apa lagi pacar kok bisa mendadak minta izin menikah.
" Kau tak bercanda nak " kata sang mamah
" Iya de mana gadis nya jangan mimpi deh " Kata Yuda yang sudah bertunangan setahun ini .
"' Itu urusan nanti yang penting Izin nya dulu " kata Damar Karna ia memang sedang mencari tahu info keluargga Zia Tapi juga belum tahu dimana rumahnya
Dan tadi ia Tak sengaja ketemu Vino Senior nya yang juga mengajar silat
" Kalo kau bisa mempertemukan nya dengan Papah dan mamah dan kami sudah melihat nya langsung sikap dan cara nya maka papah akan merestuinya " kata papah .
" Ok beri waktu Damar untuk bicara dengan nya .." kata Damar .
" Wah kalah nih Yuda " ledek Reni
__ADS_1
Damar pun hanya tersenyum lalu beranjak dari duduk nya .
" Mau kemana lagi " kata Yuda
" Melatih otot " kata Damar yang berharap bertemu Ken karna ingin melamar Zia
*********
Dirumah utama Lee Ken baru saja memakai kaosnya untuk latihan diarena karna lama ia tak berolah raga .
"' Kak mau kemana Zia ikut " kata Zia
" Latihan kenapa ?" kata Ken
"' Zia boleh ikut belajar ngak kak buat jaga diri " kata Zia
" Terserah asal ngak nganggu kakak aja " kata Ken Yang lalu keluar dari rumah orang tua nya menuju taman depan . Menuju samping utama rumah Lee. Untuk pergi ke arena. Yang diikuti Zia dibelakang nya .
" Brak ....ayo kak " kata Zia Yang duduk disebelah Ken.
" Yakin ngak takut nih disana banyak cowok de ngak ada ceweknya .
"' Malah bagus kan bisa cari gebetan " kata
Zia tersenyum .
" Terserah "Kata Ken melajukan mobil nya menuju di mana ia biasa nongkrong bersama teman para prianya.
*******
"' Woi bro ayo tanding " kata Apri melihat temannya itu baru datang .
" Kau ini .... masih betah saja disini " kata Ken pada Roni
" Jelas bang kan istri kedua ya kan mar " kata Roni
"' Ya ..... " kata Damar santai
" Hai bang lama tak bertemu apa kabar " kata Damar sopan .
" Bukan nya kau kemaren sudah titip salam " kata Ken
" Ya bang lama ngak tanding jadi kangen " kata Damar basa basi.
Sedang kan Zia melongo melihat Damar lagi ngobrol dengan sang kakak.
"' Astaga pantasan saja dia bisa karate . Tapi apa dia cerita ngak ya sama kak Ken. Mudahan aja ngak . Bisa bisa Hendra di amuk " bathin Zia
" Ayo ayo tanding siapa yang duluan olahraga malam "kata yang lain berkumpul sedangkan Zia hanya duduk menonton disudut ruangan sambil memperhatikan
para pria itu kumpul...
"' Mar ayo nantang siapa " kata Zen sang ketua Arena .Yang juga datang .
" Aku mau nyoba kak Ken " kata Damar.
__ADS_1
" Ok kalo kau kalah aku minta itu " kata Ken menunjuk jam tangan baru Ken yang terlihat bagus .
" Ok " kata Damar melepaskan jam tangan nya lalu melemparnya pada Roni
"' Lantas kalo Damar menang " kata Zen menatap Ken .
" Terserah dia mau minta apa uang motor juga boleh ?" kata Ken
" Ayo mar bilang " kata Roni
Damar pun terdiam sesat untuk berpikir sambil matanya melihat setiap sudut ruangan dan berhenti pada.
" Dia disini " kata Damar kaget. melihat Zia yang duduk disudut ruangan .
" Woi ayo pake lama " kata Ken .
"' Aku mau dia " kata Ken menunjuk sudut ruangan Dan Ken pun melihat kemana arah yang dimaksud Damar.
" What jangan macam macam " kata Ken menatap Zia dari kejauhan . Semua orang ternganga melihat seorang gadis cantik duduk disudut ruangan
" Hah....... siapa dia " kata Zen yang melihat Zia
" Adik kak Ken " kata Roni ternganga .
" Ok kita punya kesepakatan bila ia setuju Kalo tidak jangan mimpi " kata Ken Yang lalu memanggil Zia .
Zia yang dipanggil Ken pun lalu . mendekati sang kakak .
" Ada apa kak " kata Zia
" Dia meminta mu jadi pacar nya apa kau mau " kata Ken.
" Bukan sebagai pacar Zi tapi istri .aku ingin melamarmu malam ini " kata Damar tampa basa basi . Yang membuat Ken melongo seketika .Begitu juga dengan semua orang yang ada disitu.
" Kak...." kata Zia Yang sangat kaget lalu memandang Damar sesaat dan juga memandang Ken
" katakan " kata Ken yang sekilas terdengar isyarat Damar dan Zia . Yang terlihat saling mengenal dekat .
Zia pun lalu mengangguk .Yang membuat Ken yakin Zia dan Damar dekat .
" Ok ayo mulai " kata Ken .Yang membuat Yang lain heran bagaimana bisa Ken seenaknya saja menjadikan sang adik jadi bahan taruhan. Malam ini bahkan Damar ingin menikahi.
Pertandingan pun dimulai yang awalnya imbang makin kesini semakin berat . Yang membuat Ken yang lama tak berlatih kewalahan
" Astaga apa kak Damar serius " kata zia yang tak percaya ia mengatakan melamar bukan pacar " kata Zia dalam hati.
" Tapi ngak papa dia juga lumayan tampan dan baik " kata Zia tersenyum mengingat Kemaren ia memeluk Damar dan menangis di pelukannya Yang membuat nya nyaman..
Pertandingan pun kian seru .Namun pada akhir nya dimenangkan Damar .karna Damar menyerang Ken ketika Ken lengah Yang membuatnya terbanting .
Prok.....prok.....prok......
" Wah keren lho bro menang dapat hadiah istri " kata Roni yang menepuk bahu Damar .
" kak " kata Zia yang membantu Ken duduk.
__ADS_1
" Kata kan pada kakak Apa kau menyukainya " kata Ken menatap Zia.
Zia hanya diam dan menunduk ..Karma pastinya Kakaknya itu bisa membaca pikirannya.