Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 347


__ADS_3

Kim langsung menyiapkan mobil untuk berangkat kepasar Untuk membeli ikan udang dan kepiting kesukaan Maya.Setelah semuanya siap Mereka pun berangkat kepasar .Pasar ikan yang tak jauh dari villa sekitar 20 menit mereka sudah sampai...


Pasar itu sangat ramai , dan semua nya terlihat segar karna langsung dari laut.


Maya langsung memilih ikan segar bersama bi Marni . Untuk dibawa pulang.


" Ini bisa taruh di box kan bi biar bisa buat besok kita bawa ke apartemen " kata Maya


" Oh bisa banget non biar bibi pesankan..Oh ya non kalo mau sarapan juga boleh tuh non langsung makan ditempat " kata bi Marni menujuk warung makan ikan bakar.


" Mau bi May panggil bang Ryan dulu ya sama kim dan Alan " kata Maya yang bergegas memanggil Ryan . Dan meninggal bi Marni yang sedang memilih ikan


" Bang May boleh sarapan disana " kata Maya yang langsung merangkul tangan Ryan . Dan menunjuk warung makan lesehan ikan segar langsung masak..


" Terserah May ayo kalo mau Kebetulan abang juga lapar " kata Ryan yang merangkul istrinya. Berjalan menuju warung makan di ikuti Kim dan Alan.


" Monggo mas mba silahkan kalo mau makan dan sarapan " kata Ibu pemilik warung. mempersilahkan


" Ya bu " kata Maya tersenyum.


" May yang pesan ya " kata Ryan yang lalu ikut duduk lesehan.


" Semua nya boleh May pesan bang ? " kata Maya.


" Ya May boleh pesan semua abang dan yang lain tinggal makan " kara Ryan.


Maya pun tersenyum lalu menemui ibu pemilik warung dan memesan semua yang Maya inginkan. Setelah itu ia mendatangi bi Marni yang masih memilih ikan.


" Bi tinggal dulu ayo makan dulu. " kata Maya. Yang menghampiri bi Marni.


" Sebentar non bibi bayar dulu, biar tinggal taruh di box dan di bawa ke mobil . Kan pemiliknya juga baru mau masak Sementara menunggu kita selesai kan ini dulu " kata bi Marni


" Iya bi apa sudah dibayar " kata Maya .


" Ini baru mau di bayar non " kata bi Marni


Yang lalu melihat para penjualnya menimbang ikan Dan memasukannya ke box Untuk disimpan dan ditambah es batu.


Lalu bi Marni menyuruh kuli panggul untuk membawanya ke mobil . Kim dan Alan membuka mobil Agar bisa menatanya di bagasi . .


Sedang Maya kembali ke warung makan menemani Ryan yang duduk santai sambil memainkan gawainya .Yang sedang asyik bersandar di bilik warung.

__ADS_1


Di kantor Evan ..Evan baru saja masuk ke dalam ruangan nya .


Brak...... brak........


Semuanya barang langsung berhamburan ke lantai. Ketika Evan membanting semua tumpukan kertas yang berada diatas meja.


" Sialan kau Lee. awas saja nanti bila Maya sudah kembali " kata Evan yang emosi hingga melampiaskan kemarahannya pada mejanya.


Lalu duduk dikursi kebesarannya. Dengan nafas yang masih ngos ngos an . Tadi pagi Evan sudah menghubungi orang yang ia suruh untuk mengawasi Lee. Namun hasilnya nihil. Karna ngak ada informasi sama sekali yang didapat. Itu yang membuat Evan gusar dan langsung emosi. sesampai nya di kantor.


" Kemana sebenarnya ia membawa Maya. Dan apa yang mereka lakukan " kata Evan yang sedang kacau . Karna masih penasaran kemana Maya di bawa oleh rivalnya itu.


Lalu Evan membuka laptop nya Dan membiarkan ruangannya berantakan. Karna ia masih kesal .Dan belum mau merapikannya.


Sekertaris Evan yang masuk mengantar laporan kaget Melihat ruangan bosnya itu berantakan.


" Pa kok berantakan sekali " kata Norra.


" Biarkan saja suruh udin kesini untuk merapikannya " kata Evan tampa menoleh sedikitpun pada sekertarisnya itu.


Nora pun diam tak berani lagi bicara. setelah memberikan laporannya Ia bergegas keluar dari ruangan Evan .Takut Evan akan marah padanya. dan mengamuk.


**********


Di villa pantai setelah makan semua pulang dengan perut kekenyangan...


" Nona May pesan ya banyak banget sampai kita ngak kuat ngabisin " Kata Alan . Ketika semuanya terkapar diruang tengah karna kekenyangan


" Tapi bukti nya habis " kata Maya.


" Ya ampun sayang , ya jelas dihabiskan dari pada dibuang sayang kan apalagi dagingnya manis " kata Ryan yang berbaring disofa .


" Iya non bibi aja ngak kuat perutnya Tapi mulutnya masih pengen "kata bi Marni Yang juga tiduran dilantai


" Hahaha ....wah berarti sekarang acara nya ngak usah masak siang bi. Kita tidur aja " kata Maya yang ikut tiduran di sebelah bi Marni. Sedangkan Kim sudah memejamkan matanya bersama Ryan


" Tuh lihat bi pada tepar semua " kata Alan .


" Ya sudah kita juga ikut tidur ah " kata bi Marni yang mengambil bantal kursi dan lalu memejamkan matanya. . .


Maya hanya tersenyum dan lalu berbaring di sofa di sebelah Ryan yang sudah terlelap jatna ngantuk dan juga kekenyangan.

__ADS_1


Siang jam satu siang Maya terbangun .Tapi ia cukup terkejut karna sudah ada di kamarnya." Pasti bang Ryan yang angkat May kesini " kata Maya . Lalu beranjak dari tempat tidur karna ia belum sholat Sedangkan Jam sudah ke angka 02 12.


" Sholat dulu ah baru nanti nyari abang " kata Maya yang lalu mengambil wudhu dan sholat. Setelah sholat Maya pun keluar dari kamar dan mencari keberadaan Ryan.


Ryan yang sedang bermain catur dangan Kim . berusaha untuk bisa menang.. Sedangkan Alan hanya jadi penengah Maya yang melihat itu tersenyum lalu pergi kedapur Mencari bi Marni untuk membantunya Menggoreng pisang .


untuk cemilan sambil ngobrol.


" Non apa kita pulang sore ini " tanya bi Marni.


" Iya bi , abang bilang habis isya saja biar ngak macet " kata Maya .


" Ya non, terserah tuan muda saja yang penting aman " kata bi Marni . Sambil memasukan pisang ke wajan


Sedang Maya menata pisang panas di piring Untuk dibawa kedepan. Lumayan buat teman santai main catur untuk para pria


Tidak lupa Maya membuat kopi untuk sang suami sedangkan untuk Alan dan Kim di buatkan bi Marni. Setelah itu Maya dan bi Marni pun mengantarnya ke depan ..


" Terima Kasih sayang " kata Ryan Yang menerima kopi dari sang istri.


" Sama sama bang " kata Maya yang lalu duduk disamping suami.nya Dan mereka berkumpul bersama. Ryan jarang bisa berkumpul karna sibuk Tapi hari ini menyempatkan ngobrol dengan kim dan Alan . Tentang keadaan rumah utama


Yang sepi.


" Sayang apa nanti May mau pulang kerumah ?" tanya Ryan yang kepikiran agar Maya juga mengingat rumah mereka


" Terserah abang May menurut saja.." kata Maya Seraya menatap Ryan.


" Kim nanti kita pulang kerumah setelah isya dan makan malam . Agar sampai rumah kita bisa istirahat " kata Ryan


" Ya tuan " kata Kim ..


Sedang asyiknya ngobrol terdengar suara


Dum........Duar.........


" Apa itu bang ?" kata Maya yang kaget


" Entah lah May tunggu sini ya biar abang dan Kim yang lihat. Alan tolong jaga mereka " kata Ryan.


" Ya tuan " kata Alan

__ADS_1


__ADS_2