
Bima pun lalu keluar dari kamar . Mengikuti abi untuk sarapan.
" Ayo nak sarapan " kata ustad Rahman
" iya bi " kata Bima yang lalu menarik kursi dan mengambil piring.
Tak lama Salman datang bersama Atiqah Yang mengambilkan nasi untuk suami nya.. Dan juga menyiapkan minuman untuk para pria dimeja makan.
" Bi Bima dan Nur besok lusa mungkin pulang kerumah abang " kata Bima membuka pembicaraan
" Lho kenapa cuma sebentar disini bukannya Azzam baru seminggu lebih dan belum 40 hari " kata abi Rahman.
" Maaf bi minggu depan bang Ryan dan Maya ada acara. Dan mungkin Bima akan membantu mengurusnya karna kak Maya hamil muda Abi dan kak Salman bisa kesana mengantar Dan juga pas syukuran minggu depan . Karna minggu depannya lagi Bima sudah kembali ke dubai Karna banyak kerjaan Yang tak bisa Bima tinggal. " kata Bima menjelaskan . Karna ia harus adil membagi waktu untuk keluargga kedua belah pihak.
" Ya terserah nak Bima saja abi hanya mendoakan semoga kalian sehat slalu " kata abi Rahman .Yang bisa mengerti kondisi Bima .Dan tak bisa menahan menantunya itu. Karna Bima juga harus berkerja
" Aamiin... jadi lusa kalian pulang . Ya sudah nanti kita akan mengantar Azzam kesana sekalian silahturahmi " kata Salman yang juga penasaran dengan rumah tuaan Lee kakak ipar Bima.
" Trimakasih kak mungkin nanti .Bima akan membuka kado Azzam dan sebagian akan dibawa sebagian kesana " kata Bima.
" Ya de, besok kak Salman dan bang Altaf akan membantu kalian boyongan kesana . " kata Salman .
" Iya nak karna masih ada ustad Amman mungkin abi bisa ikut mengantar kalian kesana " kata abi .
" Iya bi mungkin hari ini Bima mau beberes dulu Agar Nur ngak terlalu capek " kata Bima sambil menyuap nasinya. Sedangkan Atiqah hanya diam mendengarkan percakapan para pria.
Dikamar bi Jum baru saja masuk kekamar mengantar makanan untuk Nur .
" Non ini makanannya ya " kata bi jum
" Ya bi teimakasih " kata Nur yang tersenyum . Sambil melipat pakaian bayi Azzam.
Ya sudah sarapan dulu non biar tenaga Nur pulih kalo banyak disedot nanti jadi lapar " kata Bi Jum
"' Ya bi sebentar ini sudah mau kelar "kata Nur yang menutup tas kopernya
Bi Jum pun hendak keluar dari kamar Nur dan kembali kedapur
__ADS_1
"' Bi nanti kalo kerjaan bibi beres nanti bantuan Nur bongkar kado yang dikamar tamu ya bi " kata Nur
" Iya non , kalo begitu bibi kembali ke dapur lagi ya " kata bi jum .
" Ya bi santai aja Nur juga mau beresin ini dulu " kata Nur
" Ya non " kata bi jum berlalu meninggal kan kamar Nur kembali kedapur. Sedang kan Nur setelah selesai membereskan Kopernya langsung sarapan.
Siangnya Nur dan bima membawa Azzam kekamar tamu dan menidurkannya disana. sambil membongkar kado yang mereka dapat.. Cukup banyak hadiah yang didapat.
Dan Nur mengambil sebagian saja yang penting penting .Dan sisanya ia berikan pada kak Atiqah dan cucu bi Jum..
" Ya Allah de ini kok buat Ali banyak sekali Apa Azzam ngak membutuhkannya." kata Atiqah.
" Ngak kak itu dikamar sudah banyak dibelikan kak May .Nanti disana juga pasti di belikan lagi . Tenang saja kak " kata Nur.
Sedangkan Bima langsung merapikan nya di dalam dus besar . Agar mudah diangkut besok. Ketika besok pindah kesana .
Sedangkan di rumah utama Maya baru saja . Selesai membuat konsep untuk acara syukuran hari minggu. Dan tadi juga meminta pendapat ibu dan bi Marni juga suaminya
"' Alhamdulilah Ya sudah besok pagi biar ibu suruh bi Inah untuk membersihkan Kamar Bima dan menata kamar bayi Azzam " kata bu Lastri senang
" Oh ya May boleh kan ibu pinjam pa Ali untuk belanja mempersiapkan kedatangan mereka.
" Iya bu , tapi Maya ngak ikut ya . May lagi malas May titip saja buat Azzam belikan pakaian dan ranjang bayi dan kelabu yang bisa dibongkar pasang . Biar Nur bisa mengawasinya. kalo tidur malam .Dan suruh bi Marni yang memilih " kata Maya.
" Ya nak " kata Ibu . Dan setelah menulis semua keperluan Azzam . Bu Lastri pun meninggalkan kamar Maya. Dan pergi ke pertokoan bayi . Agar sempat merias kamar Bima dengan bantuan para krucil .
*******
" Wah bagus banget " Kata Rey ketika mereka sudah merias kamar om Bimbim nya . Yang mereka hias bersama.
" Ya Allah bagus banget " kata Maya kaget melihat kamar adiknya seluas 20 x 20 itu dengan sangat indah. Dan juga sangat rapi.
" Cantik kan mah " kata Queen..tersenyum
" Wah cantik banget luar biasa . Pasti besok om Bimbim senang melihatnya "
__ADS_1
" Iya lah mah " kata Aska Yang menata bantal bantal yang disusun rapi di ranjang bayi Azzam
Setelah semuanya selesai mereka pun istirahat. Dan juga kembali kekamar masing masing Dan Bu Lastri juga bi Marni menutup kembali kamar Bima
********
Maya terbangun dan membuka mata nya ketika sebuah kecupan mendarat di bibirnya.
" Kenapa terbangun " kata Ryan ketika melihat matanya Maya terbuka .
" May ketiduran maaf kalo ngak tahu abang pulang " kata Maya.
" Ngak pa pa memang May harus banyak istirahat " kata Ryan yang mengecup pipi Maya lagi.
" May mau sholat dulu ya bang " kata Maya beranjak dari ranjang . Karna melihat jam sudah menunjukan Jam 4 sore.
" Ya pelan pelan ya sayang " kata Ryan.
Yang menatap. Pungung Maya menghilang dari balik kamar mandi .
Maya sudah mulai aktif lagi setelah melewati bed rest beberapa hari . Setelah magrib dan sholat isya Dan makan malam Maya lebih banyak dikamar membaca buku . Sedang Ryan diruang kerjanya.
Maya meletakan bukunya diatas nakas ketika sebuah tangan memeluknya.
" Kok belum tidur " kata Ryan memeluk tubuh istrinya itu . Ketika ikut berbaring diatas ranjang .Dan menaruh kepalanya di caruk leher Maya .Maya yang merasa pelukan erat suami nya itu pun berbalik badan. Dan mencium bibir seksi suaminya itu. Yang membuat Ryan tersenyum.
" Kangen bang " kata Maya
" Mhem ...... apa May kangen sama abang Kan setiap malam sudah dipeluk abang " kata Ryan yang memeluk tubuh istrinya itu makin merapat. Memang sudah sejak tahu Maya hamil . Ryan tak melakukan aktivitas panas nya demi si buah hati
" May kangen itu ... " kata May memanyunkan bibir nya. Yang membuat Ryan langsung **********. Karna ia pun rindu . Karna cukup lama ia berpuasa.
Jadi malam ini ia seperti anugrah terindah yang kembali ia dapatkan . Setelah bersabar menunggu .waktu yang tepat. Untuk bisa kembali mengambil milik nya
" Papah mau mau menengok ade ya " kata Ryan mencium perut Maya yang rata.
"' Hah...... menengok ...... ??"' kata Maya heran.
__ADS_1