Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 428


__ADS_3

Sedangkan Aska sedang berada di Burj Khalifa makan siang bersama om Bimbim dan tante Nur juga sepupu nya Azzam .


" Kenapa Amina tak di ajak kesini bang " tanya Bima pada .keponakan nya itu.


" Dia sedang istirahat om mungkin masih baru penyesuian karna sering tidur malam." kata Aska.


" By aby ngak gerti aja sih kan masih baru tuh masih hangat hangatnya " kata Nur.


" Astaga maaf om lupa masalah itu " kata Bima terkekeh.


" Ih abi kaya ngak pernah muda aja , ngak sadar ya dulu juga pernah jadi pengantin baru " sindir Azzam


" Hahaha.... itu kasusnya beda zam " kata Bima terkekeh. Karna dulu ia sempat berpuasa lama.


" Beda gimana bi kan sama aja lagian abi menikah lebih muda Dari abang ya kan bang " kata Azzam.


" Hehehe...... iya zam atau kau ingin mengikuti jejak om " sindir Aska pada sepupu nya itu.


" Ya itu jelas dong , ngapain ditunda kalo sudah siap " Kata Azzam santai.


" Hah...... jangan macam macam ya zam umi jewer kuping mu . selesaikan dulu kuliah Azzam baru nikah " kata Nur mengingatkan Azzam.


" Lah umi sama abi aja nikah nyambi kuliah kok Azzam ngak boleh. .Guru kencing berdiri mi Dan murid kencing berlari. " kata Azzam.


" Hahaha .......nekat lho zam tapi abang salut kan sekarang Azzam sudah bisa cetak uang tante " kata Aska meledek.


"' Ya mau gimana lagi bang pacaran ngak boleh kan . Ya mending tancap gas aja biar bisa bikin cucu buat abi dan umi " kata Azzam


" Waduh.......mi bakal jadi kakek nih abi " kata Bima terkekeh. Sedang kan Nur melotot kan mata nya pada Azzam .Yang membuat Aska tertawa terbahak bahak.


" Mi jangan melototi Azzam gitu dong kan mau dibikinin cucu " kata Azzam terkekeh.


" Pokoknya Azzam selesai kan kuliah dulu tuh kaya bang Aska baru nikah..Nanti bisa jadi runyam kalo ade mu ikutan " kata Nur.


Yang mengawasi putrinya itu sudah mulai pintar berdandan .

__ADS_1


" Iya iya umi santai saja " kata Azzam Yang memang sengaja mengoda umi dan abi nya.


Sedangkan Bima cukup mengerti Dan tak pernah mempermasalah kan anak anaknya Menikah muda selama mereka bisa bertangung jawab Dan bisa saling menjaga satu sama lain.


**********


Di rumah utama Lee Maya sedang sibuk di dapur Sedang membuat salad buah kesukaan suaminya .Dan juga puding coklat.


" Bi sudah istirahat kalo sudah capek biar nanti Ratih dan siti " kata Maya pada bi Marni Yang tak mau pensiun kerja karna beralasan masih kuat . Tapi Maya membiarkan nya karna tak ingin mengecewakan orang yang ia sayangi yang sudah banyak membantunya Mengingat sang ibu juga kadang masih pulang pergi untuk menengoknya ..Dan bi Marni menjadi teman ngobrol sang ibu karna Mak sanah sudah meninggal 3 tahun yang lalu.


" Iya non , ya sudah bibi istirahat dulu " kata bi Marni.


" Ya bi " kata Maya yang slalu bersikap lemah lembut dengan para pelayan nya .Dan mengangap mereka keluargga. Yang meringan kan bebannya mengurus rumah dan keperluannya.


" Hello May wah bikin banyak nih " kata Desi yang tiba tiba muncul bersama Vani.


" Kok baru nongol sih kemaren kemaren kemana ?" kata Maya .


" Yah kan kita sudah bilang ada tetangga hajatan May jadi ngak enak bila ngak ikut bantu bantu " Kata Desi.


" Kan cuma sehari " kata Maya protes.


" O.... jadi bantu nya seharian capeknya dua hari ya " kata Maya terkekeh. Sambil melirik dua sahabatnya itu.


" Iyalah gimana menantu kita sudah hamidun belum terus yang di dubai gimana. ? " kata Desi


" Kalo yang di Dubai masih dibahas . Mungkin minggu depan kami akan kesana. Untuk bertemu orang tuanya. Dan nanti kalo ada kesepakatan pesta kita akan berangkat bareng pake pesawat pribadi Tan " kata Maya.


" Wah asyik dong alhamdulilah May benaran kita ikut nih gratis kan " kata Vani


" Iya May aku juga mau ikut " kata Desi.


" Tapi untuk jajan dan oleh oleh tangung sendiri ya . Karna mungkin aku bakal banyak pengeluaran . Karna menantu ku yang satu ini spesial jadi mungkin cukup menguras kantong .Kecuali Rey dan Tan membantu mungkin sedikit ringan " kata Maya . Karna kini Ryan sudah istirahat total bekerja jadi pemasukan sudah berkurang hanya mengandalkan tabungan pribadi karna semua perusahaan sudah dibagi


kepada keempat anaknya dan tinggal satu yang belum yaitu untuk Maira. Yang masih dijalan Ryan. Untuk kegiatan santainya. ..

__ADS_1


" Itu mah gampang May . Kita gerti kok " kata Vani Yang tahu kini Maya memang rada ngirit. Dan untuk semua urusan rumah pun Sudah beralih tangan ke Rey yang mengurusnya .Dan untuk belanja berpindah pada Ratih yang mengurus semuanya .karna tak mungkin mengandal kan bi Marni. yang sudah tua.


"' Iya May santai saja lagi pula Kelvin dan Vino sudah kerja dan belum punya buntut masih bisa di buat kita palak " kata Vani terkekeh. Karna anaknya masih lajang .


" Kalian ini bisa saja Tapi mereka juga butuh nabung untuk persiapan nikah Van " kata Maya.


"' Santai May kan cuma sesekali ngak tiap hari " kata Vani


" Ya ya.....terserah kalian " kata Maya.


" Tapi Aisyah ngak pelit kan May " bisik Desi pada Maya.


" Ngak lah lagian kan sudah dijatah sendiri Des Dan keperluan rumah juga tangung jawab Rey Aku dan bang Ryan sudah angkat tangan Karna sudah di bagi rata. Kita cuma menunggu Maira saja untuk berdiri sendiri. " kata Maya.


" Trus Queen gimana ?" kata Vani.


" Mereka akan mengambil alih yang di New york karna Aska mengambil yang di Dubai dan Bima akan kembali setelah putrinya kuliah Dan Azzam mengurus cabang nya.


" Gila ...... Tuan Lee sudah mempersiapkan semua nya dengan matang .Semua dibagi adil " kata Vani.


" Jadi kalian tinggal nyantai May Ngak pake kerja cuma absen cucu ya Kaya kata tuan Lee berkeliling mengabsen cucu cucunya " kata Desi tertawa.


" Ya begitulah menikmati masa tua kita Memang semua sudah direncanakan Agar tidak rebutan Ketika kami sudah tidak ada . Dan tak ada perang saudara." kata Maya.


" Iya May kan memang harus gitu supaya adil .Alex juga bilang begitu Jadi ngak saling iri irian antar saudara. Karna sudah dibagi rata. Dan kalian bisa tenang menikmati masa tua kalian " kata Desi.


" Berarti puber ke 3 nih pas masa tua " kata Vani


" Ya anggap saja begitu " kata Maya tersenyum Karna Maya dan Ryan sudah menikmati masa tuanya dengan liburan kemanapun mereka suka . Tampa harus pusing meninggalkan anak anak mereka yang sudah dewasa. Hanya tinggal Tan dan Maira saja yang belum menikah.


"" Mamah....... !!" teriak seorang gadis memeluk Maya .


" Hai sayang kok baru pulang ?" kata Maya.


" Iya ....tapi aku bawa teman teman " kata Maira yang menujuk 3 ekor anak kucing

__ADS_1


" Hah..........Maira.......!!!" teriak Maya kaget Melihat anak kucing yang kotor kotor belepotan lumpur


.


__ADS_2