
" Ya sudah ibu kesana nak" kata bu Lastri
" Ngak usah bu , besok saja biar Nur istirahat dulu dengan bayi nya. " kata Bima
" Ya sudah nak besok pagi ibu kesana sama kakakmu ya " kata bu Lastri.
" Ya bu, ya sudah maaf nganggu ibu " kata Bima.
" Ngak Bim ibu baru bangun mau sholat malam " kata bu Lastri yang memang tadi tidur setelah isya dan bangun untuk sholat
" Ya bu ..ya sudah Bima tutup ya " kata Bima .
" Ya nak " kata bu Lastri . Yang lalu menaruh ponselnya di atas nakas.
" Alhamdulilah, kau berikan hambamu cucu lagi ya rabb " kata bu Lastri senang lalu kekamar mandi untuk berwudhu dan sholat
********
Subuh jam 4 Maya sudah bangun dan sholat berjamaah dengan Ryan kembali tidur setelah sholat.
" Lho.... kok tidur lagi bang , ngak kerja " kata Maya.
" Abang ngantuk nanti bangunkan jam 9 ya " kata Ryan yang tadi malam menonton pertandingan bola .
" Ya bang " kata Maya .Yang lalu pergi ke dapur. Dan bersamaan dengan sang ibu yang juga mau kedapur.
" May , Maya tahu ngak nak di mana beli bubur enak langganan nak Ryan " kata bu Lastri .
" Ibu mau biar May pesan kan " kata Maya
" Iya pesan kan 200 atau 300 porsi ya kalo ada " kata ibu
" Hah banyak banget bu buat siapa saja " kata Maya kaget. .
" Buat syukuran keponakan mu dibagi bagi di pondok tadi malam Nur lahiran anaknya laki laki ..Nanti ibu mau kesana " kata bu Lastri.
" Alhamdulilah ya sudah bu biar Maya ambil ponsel dulu buat nelpon penjualnya " kata Maya bergegas kekamar untuk mengambil ponselnya nya . Dan lalu menelpon penjual bubur
Maya pun meminta 300 porsi dan minta langsung di antar kerumah Nur dan Uangnya akan di transfer langsung oleh Maya lewat ponselnya .
Setelah itu ia pun kembali kedapur dan mengecek persiapan makanan untuk sarapan pagi .
" Bu sudah May pesan 300 porsi cukup kan adanya segitu . Dan penjualnya langsung tutup tadi karna diborong ibu Dan buburnya langsung diantar nanti jam 9
" Trimakasih nak , Ya sudah ibu mau siap siap kesana , apa May mau ikut " kata ibu.
" Ibu duluan ya bu , May nungguin abang tadi tidur lagi habis nonton bola. Dan minta bangunin jam 9 . Jadi ibu nanti sama bi Marni dan mak Sanah aja diantar pa Ali
__ADS_1
" Ya nak " kata bu Lastri senang karna bisa melihat cucunya dari Bima Anak bungsunya itu kini sudah menjadi seorang ayah.
" Wah pasti anak nya ganteng ya bu kaya den Bima " kata bi Marni .
" Iya bi tapi ngak tahu mirip siapa " kata bu Lastri
" Bu nyonya saya boleh ikut ngak , saya pengen lihat juga " kata bi Inah.
" Boleh Nah tapi pekerjaannya harus beres dulu ya mumpung pagi cepat beres beresnya setelah itu kita kesana " kata bu Lastri.
" Ya bu , mb Marni saya bersih bersih dulu ya biar cepat rampungnya " kata bi inah .
" Yah nah.... sana beres beres dulu " kata bi Marni karna bi Marni sudah di bantu bu Lastri dan mak sanah .
Sedangkan Maya sibuk membangun kan anak anaknya .Yang hari ini harus sekolah Dan Maya memberitahu untuk keempat anaknya kalo om bimbim mereka sekarang sudah punya anak.
" Hah..... jadi kita punya adik baru dong cantik ngak mah." kata Queen
" Heh ..... ade bayinya cowok sayang mana bisa cantik ganteng iya " kata Maya
" Hahaha....... wah bakal jadi sekutu kita bang " kata Tan terbahak senang.
" Yah masa cuma Win sama Zia sih yang perempuan ah mamah bikin ade lagi biar win punya teman " kata Queen cemberut
" Trus kita kesana nya kapan mah . " kata Aska.
" kata Maya dan juga menjelas kan sang papah masih tidur tak bisa sarapan bersama. Lalu mereka pun menuju meja makan dan sarapan pagi bersama.
********
Sedangkan Bima baru saja pulang dari Masjid dan tersenyum melihat bayinya yang menggeliat ketika mendengar suara Bima yang memanggilnya.
" By itu tadi mbok jum ngantar bubur buat aby . Nur sudah sarapan " kata Nur.
Yang melihat suaminya itu mengoda putranya.
" Dia tahu aby pulang sudah mewek aja " kata Bima mencium pipi mungil anaknya yang masih kecil .Dan seakan tak percaya sekarang ia sudah menjadi seorang ayah .
" Iya by kan Azzam . sudah kenal suara aby nya . dan uminya " kata Nur yang mengusap kepala bayinya itu pelan dan
lalu duduk untuk memangku nya
" Ya Allah nak , abi ngak percaya kalo kau tadi malam bisa brojol sendiri. Hampir saja aby di buat jantungan " kata Bima mencium pipi bayinya.
" Hahaha....Nur juga kaget by Padahal Nur ngak merasa sakit perut pas mengejan langsung keluar aja Tampa ngasih kode " kata Nur terkekeh . karna itu pengelaman pertamanya melahirkan bahkan normal dan nggak kerumah sakit
" Iya Nur, aby juga bersyukur kalian baik baik saja dan sehat dan diberikan kemudahan pas melahirkan . ngak pake ribut kerumah sakit " kata Bima yang lalu mencium kening istrinya tampa jilbab.
__ADS_1
" Ya by Nur sangat bersyukur semuanya aman ya sudah abi makan dulu Apa nanti ibu akan kesini " kata Nur tersenyum
" Iya umi , pagi ini mereka kesini " tapi ngak tahu kak May mungkin agak siang " kata Bima. sambil mengusap kepala putranya
*******
Sedangkan Neti sedang menunggu seseorang yang menjemputnya pulang dari tempat kerjaan. Tak lama menunggu mobil yang menjemput pun datang .
" Naiklah " kata Diaz yang membuka pintu dari dalam.
" Ya tuan " kata Neti yang lalu duduk disebelah Diaz .
" Kita mau kemana tuan " kata Neti.
" Kerumah sakit menemui istriku " kata Diaz . Ya Diaz mau mengenalkan Neti dengan Rara istri yang dinikahi secara
sirih karna terpaksa . Karna kasihan. Dan juga bentuk keperdulian nya pada anak nya yang dikandung Rara Agar Rara bisa tenang merasa ia di rawat dengan baik oleh suaminya.
" Apa dia akan mau dimadu tuan " kata Neti gugup.
" Dia istri sirih ku sedang nanti kau akan menjadi istri dah secara hukum dan agama
Aku menikahinya karna dia mengandung anakku . Karna dia sering mendatangiku terpaksa aku menikahinya. kalo masalah aku menikah lagi itu tak akan jadi masalah. " kata Diaz.
" Hah...." kata Neti kaget .Karna tak percaya apa yang dikata kan Diaz karna setahunya tak mudah bagi seorang wanita mau madu.
Seperti dirinya dulu yang menjadi istri simpanan Dan hanya untuk melahirkan anak suaminya Namun berujung penderitaan . Hingga membuat rahimnya diangkat.
" Kenapa kaget " kata Diaz.
" Ngak pa pa tuan " kata Neti Yang membuang nafas kasar.
Setelah 40 menit berjalan mereka kan pun sampai dirumah sakit . Dan lalu menuju ruang dimana Rara dirawat.
Ceklek......
" Diaz " kata Rara yang sedang terbaring diatas ranjang.
" Ra gimana kabarmu hari ini " tanya Diaz
" Baik " kata Rara yang melihat kepada seorang wanita dibelakang Diaz
" Dia siapa ......?" kata Rara.
"' Calon istriku ......" kata Diaz.
" Jadi dia ..... ????
__ADS_1