Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 280 Kumpul.


__ADS_3

Ryan dan Alex juga Didi berjalan ditepi pantai sambil mengawasi anak anak mereka .


" Pah .....cepat sini lihat banyak anak kepiting " kata Queen berteriak.


" Ya papah akan kesitu " kata Ryan balas berteriak .


" Hahaha .....mereka senang banget kayanya bos bermain pasir. " kata Alex terkekeh.


" Ya... harus begitu biar masa kecil mereka bahagia. lex " jawab Ryan


" Itu betul bos ngak kaya Alex kurang bahagia masa kecilnya " sindir Didi.


" Ck . .... kaya kamu ngak di " kata Lex membalas.


" Hahaha.....ngak usah dibahas....yuk samperin mereka " kata Ryan tersenyum .


Sedangkan tak jauh dari situ ada dua wanita yang ingin mendekati kumpulan anak anak Namun dihadang Kim dan Alan yang sudah diwanti-wanti Ryan agar mereka tak masuk.wilayah Villa. Karna anak anak sedang bermain .Dan juga Ryan sudah diberi tahu kan pa parjo.


" Pergilah ini bukan untuk umum " kata Kim menatap tajam dua wanita itu


" Maaf tuan kami hanya ingin menyapa tetangga kami " kata wanita itu


" Hei........nona kau bukan pemilik villa itu . Bagaimana kau bisa mengaku tetangga. Lagi pula tuan Bastian sudah meninggal. Dan Villa akan dijual sang pewaris " kata Alan . menelisik dua wanita itu .


Jleb.........


Wajah dua wanita itu pun langsung berubah. Lalu keduanya berbisik dan pergi. Meninggal kan pintu gerbang Villa milik Ryan .


" Sepertinya mereka bukan orang sembarangan ,kita harus hati hati " kata wanita itu meninggalkan tempat itu


" Iya lebih baik kita pergi sebelum mereka curiga. " kata yang satunya. .


" Ya ayo " kata wanita itu pergi meninggalkan Villa Ryan tampa menoleh lagi.Karna mereka tak mau berurusan dengan masalah.


.................................


Sedang di Villa Maya dan Vani juga Desi sedang menata Makanan diatas meja. Karna mereka akan makan makan dibantu Ima dan Juga bu Lastri


" Lah mereka belum kembali juga sudah hampir magrib nih " kata Vani.


" Biar aja kan di temani para bapa bapa " kata Desi. Yang lalu duduk ketika sudah selesai.


" Mungkin sebentar lagi Van, Kan memang lagi senang main air " kata Desi.


" Biasa kan pas libur. Para bapa bapa juga senang kok Tadi mereka lagi bikin istana pasir " kata Ima .


" Ya di maklum lah Kan mumpung libur. Kapan lagi bisa main kepantai. Sama para suami " kata Vani.


" Iya makanya di puas puasin .Mumpung pa bos lagi baik .Ya kan May " kata Desi .Sambil memainkan alisnya .

__ADS_1


" Iya aja deh ......" kata Maya tersenyum.


Setelah selesai menata makanan mereka pun menutupnya dan berkumpul diruang tengah sambil ngobrol . Dan saat itu para suami pulang. Dengan rombongan anak anak. Yang membuat heboh seisi Villa .


" Waduh basah semua ....ayo masuk kamar mandi pada mandi habis itu sholat dan makan " kata Desi meneriaki anak anaknya.


Sedang anak anak Maya langsung mandi dan berganti baju. Begitu juga dengan anak anak Vani. Sedang Ima sibuk memandikan anak anaknya . Karna badannya penuh dengan pasir pantai.


" Kalo sudah selesai. Kumpul diruang tengah ya .Kita sholat berjamaah " kata Maya.


" Siap bu bos " kata Vani yang lalu memasang baju anak anaknya.


Sedangkan para suami mereka sudah mandi dan siap mengelar sajadah untuk sholat.Sambil menunggu anak anaknya berkumpul.


" Apa sudah semua ini " kata Maya mengabsen semua orang .


" Bi Marni ayo sholat " kata Maya memanggil bi Marni yang masih di dapur .


" Iya non sebentar " Kata bi Marni yang lalu membawa rukuh keruang tengah. Setelah semua kumpul dan lengkap mereka pun sholat berjamaah Dan setelah itu makan bersama..


" Wah .....enak nih..." kata Didi yang melihat meja makan penuh makanan.


" Hore ayo makan ......pi " kata Via.


" Bentar sayang tunggu yang lain " kata Didi.


" Hore malam ini kita bisa bobo bareng ya " kata Tan merangkul Via dan Via pun memeluk Tan . qang membuat Ryan dan Didi melotot


" Kak ......ngak salah tuh " kata Ryan menegur Tan . Namun yang ditegur cuek bebek.


" Hadeh.......bakal besanan tuh " celutuk Alex Yang melihat Tan dan Via saling berangkulan.


" Via.........sini "panggil Vani .menyuruh gadis kecilnya itu mendekat.


" Apa sih mi, orang kita asyik pacaran kok " kata Via cuek.


"Semua yang mendengar spontan pada saling pandang.Dan melihat satu sama lain.


" Hadeh..........ya Allah mimpi apa aku semalam kok Via sudah gerti gituan ya " kata Vani menepuk jidatnya.


" Pi anak gadismu tuh " kata Vani cemberut.


Didi hanya diam dan mengaruk kepalanya yang tak gatal karna bingung.Karna ngak enak dengan tuan mudanya itu.


" Kak duduk sini sama papi. Lain kali ngak ngomong gitu ya " kata Didi.


" Lah kenapa om kan kita juga sudah kenal dekat " kata Tan


" Tan ......" kata Ryan . Menegur sang putra.

__ADS_1


Tan pun terdiam. Karna di tatap sang papah. Lalu pindah dekat Aska.


" Em ......Ayo semuanya makan " kata Ryan . Yang lalu mencomot ayam goreng .


" Bang ini " kata Maya ,yang menyodorkan piring yang sudah terisi. Yang lalu di ikuti anak anaknya.


Semua nya makan dengan tenang sambil ngobrol . Sebagian ada yang menambah karna lapar .


" Di tuh anak gadismu .Sudah gerti aja pacaran " kata Alex menyenggol Didi.


" Mana ku tahu , mungkin karna pengaruh teman temanya disekolah" kata Didi santai. Karna memang masih anak anak .


" Yah tapi lumayan bisa besanan kalo benaran .tuh tuan muda Tan juga santai aja.


" Yah lex ngak usah dibahas, masih kecil kan masih anak anak maklum bercanda buat hiburan " kata Didi


" Bercanda dari hongkong di, orang sudah pelukan gitu " kata Alex . Yang lalu meraih putri kecilnya Alea .


" Ngak usah dibahas biasa anak anak . " kata Ryan Yang lalu duduk santai . Di dekat Alex dan Didi.


" Ih ya tuan , tapi Alex kepo tuh " kata Didi menyindir.


" Iya lah kepo, orang anak gadis mu sudah mulai bisa genit gitu" kata Alex .


" Ck.......ini.. nih cewek juga sana kalo mau genit genit " kata Didi menoel hidung Alea.


" kalo yang ini masih bau kencur ya de" kata Alex yang lalu mencium pipi putrinya.


" Queen sini sayang " kata Ryan yang tak mau kalah . Yang lalu memangku putri bungsunya itu.


" Pi tuh kak Tan lagi merayu Via lagi nikahi aja. Masa belum sunat sudah merayu cewe " bisik Queen. Yang langsung membuat Ryan tergelak.


" Emang ......kenapa Queen belajar dari mana ngomong gitu hah.....? " tanya Ryan


" Teman teman disekolah katanya kita boleh pacaran kok " kata Queen berbisik lagi.


" Siapa yang bilang gitu., ngak boleh. .....Queen sekolah dulu yang pintar baru pacaran ya. !!!" kata Ryan.


" Ya pah " kata Queen yang melihat Tan dan Rey duduk bercerita dengan Ken .


" Queen .....sini " panggil Via.


" Nanti aja Vi, aku ngantuk nih .mau bobo sama papah " kata Queen yang bersandar di dada bidang sang papah.


.


" Wah tuan putri cantik ........bobo " kata Ken ketika melihat Queen tertidur


" Yamg ikut duduk menoleh

__ADS_1


__ADS_2