Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 374


__ADS_3

Ryan tersenyum melihat dua wanitanya itu terlihat kompak. Yang membuatnya bahagia


"' Ayo sarapan sekarang !!! Queen panggil abang dan kakak sana " kata Ryan yang beranjak dari tempat duduknya.


" Siap pah..... " kata Queen yamg lalu berlari keluar menuju pintu dan menghilang.


" Semakin hari semakin cantik saja mah Bikin papah gemas " kata Ryan.


" Ya dong anak siapa dulu kan ratu nya tuan Lee " kata Maya menyindir


" Hahaha....... ayo sayang kita sarapan " kata Ryan yang merangkul istrinya itu .Melangkah menuju ruang makan. Tampa bantahan dari Maya.


*************


Disisi lain Bima sedang membawa mobilnya menuju tempat yang dijanjikan Salman . Untuk bertemu dengan kakek Nur .Bersama Altaf dan juga Salman.


Bima memarkirkan mobilnya di sebuah restoran yang sudah buka jam 8 pagi. Dan lalu Bima melangkah masuk menuju ruang vvip yang sudah di pesan Salman .


" Tuan Bima ya " kata seorang pelayan


" Iya " kata Bima


" Oh ya tuan Altaf dan tuan Salman sudah menunggu silahkan ikuti saya " kata Pria pelayan restoran itu.


" Baik " kata Bima. Yang lalu melangkah mengikuti pelayan itu dan menuju sebuah ruangan


" Silahkan tuan " kata pelayan itu .


" Trimakasih " kata Bima yang lalu masuk dan ia orang yang sangat penting di tunggu .


" Maaf terlambat bang kak, kakek paman " kata Bima tersenyum ramah.


" Ngak papa nak " kata paman Nur adik bungsu uminya Nur.


" Silakan memesan menu de kita sudah pesan kok " kata Salman.

__ADS_1


"Baik kak " kata Bima yang lalu menulisnya di secarik kertas dan memberikan nya pada pelayan , yang menunggunya.


" Ok to the point aja apa benar Nak Bima benaran mau ngasih kakek uang untuk menebus rumah kakek " kata kakek yang langsung bicara.


" Benar kek tapi ada syaratnya " kata Bima.


" Hah maksudnya ?" kata Kakek kaget


" Begini kek , pertama rumah kakek akan Bima tebus sesuai harga kesepakatan gadai ..Dan pastinya kakek akan pulang kan Tapi Tolong jangan nganggu lagi kamar Nur karna dia tak merasa nyaman dikamar lain selain kamarnya. Kedua tolong hargai Nur sebagai istri saya . Karna saya tak mau Nenek tante dan paman juga keluargga lain menyepelekannya .Kita ini keluargga bukan untuk saling menghina dan merendah kan satu sama lain. Nanti setelah pulang saya ingin Nenek dan kakek minta maaf atas sikap kasar kalian pada Nur selama ini.


Karna bagaimana Nur tetaplah cucu kakek. Dan saya akan berjanji semampu saya membantu kakek mengembalikan semuanya Asal kakek dan Nenek tidak mengusik Nur juga kan Salman " kata Bima tegas.


Salman pun cukup terkejut dengan apa yang diminta Bima. Karna pastinya itu kakek harus berpikir dua kali membodohi Bima . Karna terlihat Bima serius dengan apa yang katanya.


" Tapi apa kau yakin mengembalikan semuanya aset Kakek Bim. " kata Kakek menatap Bima serius


" Ya nanti akan ada pengacara yang akan mengurusnya. Dan saya juga ingin bantuan saya ini tak sampai ke telinga Nur ..Karna saya ingin Nur melahirkan dengan tenang Bagaimana kek apa bisa ? " kata Bima. Menatap paman dan kakek Nur.


Altaf dan Salman saling pandang Seakan tak percaya apa yang sedang Bima nego kan. Karna Bima tak ingin istrinya itu di ganggu gugat keluargganya.


" Baik kakek menerima syarat mu , kakek janji tak akan mengusik Salman dan Nur asal semuanya beres " kata Kakek. Sedang kan paman Nur hanya diam . Menerima keputusan sang papi. Sekaligus senang karna Bima berjanji membantu mereka.


Setelah sepakat Bima pun menelpon seorang pengacara . Yaitu Gea . asisten Ryan dulu yang ditunjuk Didi untuk membantu Bima karna semalam Bima sudah berkonsultasi pada Didi untuk masalah kakek Nur dan ia juga sudah menyelidiki semuanya dengan menyuruh kaki tangan Alex . Yang bisa di percaya.


" Besok ada pengacara yang akan bertemu kakek dan akan membantu mengurus semuanya dan Kakek harus menjelaskan semuanya agar proses nya berjalan lancar " kata Bima


" Baik nak " kata Kakek yang akhir nya bisa bernafas lega Karna rumahnya bisa selamat Karna itulah harapan nya satu satunya untuk tempatnya bernaung dimasa tuanya. . Begitu juga dengan paman Nur yang masih belum mapan berharap rumah itu selamat Karna itu satu satunya tempat tinggal mereka. Karna rumah itu adalah warisan keluargga


" Baik kek kita sepakat . Jadi kakek bisa pegang janji itu . Kalo tidak saya sendiri yang akan menghancur kan kakek dengan tangan saya " kata Bima tegas yang terlihat serius dengan ucapannya.


" Naik nak kami berjanji " kata Kakek . Yang melihat Bima tidak main main dengan ucapannya . Karna Bima adalah kerabat Lee. pastilah Bima punya pengaruh besar .


Walau ia terlihat masih muda.


" Baik saya pengang janji kakek " kata Bima yang lalu menyesap kopinya . Lalu mereka pun makan bersama.

__ADS_1


Altaf dan Salman tak banyak bicara . Karna tahu Bima terlihat serius. Dan mereka tak menyangka Bima cukup bijak menyingkapi permintaan sang kakek . Tapi dengan persyaratan yang cukup logis Membuat mereka cukup segan utuk bisa bermain main dengan Bima


" Nak Bima, apa kami besok sudah bisa pindah kerumah papi, kalo memang nak Bima mengurus semuanya. " kata Paman Nur. menatap Bima


" Iya karna hari ini pengacara saya sudah langsung mengecek semuanya dan mengurusnya " kata Bima.


"' Trimakasih nak, maaf bila kami merepotkan Nak Bima " kata kakek Nur yang slama ini terlihat Arogan Namun kini terlihat tak berdaya Karna kini kesombongan lenyap bersama kehancurannya . Bahkan kini tak ada satu pun dari 4 anaknya yang sukses.


Yang membuatnya kini hanya gigit jari karna terlalu bangga dengan hartanya .


Dan ketika hartanya habis Dia pun hanya menumpang pada menantunya .Bahkan kakek Nur belum bisa menengok menantunya itu karna malu Makan dan numpang tidur tampa bisa membantu apapun Apalagi sekarang ia tak punya uang sepersen pun .


" Sama sama kek " kata Bima .


" Ya sudah kek karna semuanya sudah beres kami kembali kekantor . Nanti biar kakek bareng paman ya . " kata Salman


"' Ya man, terimakasih .kami pulang dulu trimakasih untuk semuanya " kata Paman Nur dan Kakek.


" Oh Bim kita bicara di kantor saja ya" kata Altaf .


" Baik kak, tapi Bima harus ketemu mba Gea dulu. Setelah itu saya akan menemui bang Altaf dan kak Salman " kata Bima.


" Ya Bim kami akan menunggu " kata Salman . Yang lalu beranjak untuk pulang dan langsung menuju kasir


Sedang kan Bima langsung menuju kantor pengacara nya. Yang membantunya untuk mengurus semuanya dengan rekomendasi .


Didi . Ketika Bima mencari pengacara. Untuk membantunya mengurus urusan rumit sang kakek.


" Bagaimana kak , apa rumahnya bisa kita


tarik kembali " kata Bima yang sudah bertemu dengan Gea dikantor pengacara.


" Bisa Bima tadi dalam proses nego pihak yang menyita rumah .Dan mereka minta pembayaran cash apa kau siap . Kalo kau siap akan dapat diskon 30 persen " kata Gea .


" Oh ya itu berita bagus kak " kata Bima senang karma ia yakin bisa mengambil rumah kakek Nur lagi . Karna yang ia tahu utangnya tak mencapai 2' milyar

__ADS_1


__ADS_2