Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 352


__ADS_3

Bug....... kepala Sinta menghantam kursi didepan nya Sedang kan Vani yang kaget sempat memegang handle pintu .


" Apaan sih Des pake gerem mendadak " omel Vani


" Maaf aku kaget " kata Desi.


" Ih .... kalian kenapa kaget sih dengar nama Evan " kata Sinta bingung lalu ikut turun ketika Vani membuka pintu karna mereka sudah sampai.


" Ayo masuk Sin, kita bahas lagi didalam kata Vani Yang membawa kotak roti dan masuk kedalam rumah utama yang disusul Desi dan Sinta.


" Hai ..... kalian sudah datang " kata Maya Yang lalu memeluk semua temannya termasuk Sinta.


" Ini kita bawain roti kesukaan lho May " kata Desi .


" Wah terimakasih kok repot repot sih " kata Maya yang menerima kotak roti juga dari Vani dan Sinta.


" Ya buat tanda mata " kata Vani


" Ya sudah kita makan bareng bareng , oh ya Sin kamu sudah kenalan sama dua temanku ini " kata Maya.


" Sudah May ,Oh ya terimakasih sudah menjemput ku,.. May apa ini rumah mu ?"kata Sinta bertanya


" Iya Sin tepatnya rumah suamiku " kata Maya menjelaskan


" Oh ya aku mau tanya tadi lho bilang lho mantan pacar Evan kan , Evan Triadi. benar lho mantannya " kata Vani penuh selidik.


" Iya tapi kami sudah putus " kata Sinta lirih


Lalu membuang nafas kasar .


" Tunggu maksudnya pacar kak Evan ?" kata Maya


" Iya May ..........." kata Vani dan Desi bersamaan .


" Hah ..........tapi dia bilang ngak punya pacar tunggu kapan kalian putusnya " kata Maya penasaran


" Kurang lebih satu minggu yang lalu " kata Sinta.


" Hah...........!!! kok bisa ?" tanya Vani dan Desi lagi


" Wah kurang ajar berarti waktu nembak Maya dia punya pacar dan ...." kata Vani menggantung


"' Ngaku Maya bininya kan trus dia mutusin si Sinta " kata Desi.


" Hah...... maksudnya gimana ? ngaku istri apa ? aku bingung " kata Sinta yang menatap Maya.

__ADS_1


" Apa kamu ngak tahu dia mengaku ngaku Maya adalah istrinya Evan " kata Desi.


Sinta menggeleng karna memang tak memang tak tahu apapun .


" Begini Sin dengerin ya kita ceritain apa yang sebenarnya terjadi . kita ketemu kak Evan waktu reuni .Lalu kita kumpul bareng dan kita tukaran no ponsel dan ia ngajak Maya ketemuan lalu ia nembak Maya " kata Desi yang akhirnya menceritakan semua sampai akhirnya Maya dikira mati dan sekarang jadi rebutan .


Sinta yang mendengar nya pun menyimak semua cerita Desi dan Vani ..Yang membuat Maya tahu kalo Evan bukan suaminya.


" Jadi......Evan hanya mengaku ngaku saja tapi siapa Jasmine " kata Sinta .bingung


" Jasmine ...... tunggu tadi kau bertanya siapa Jasmine " kata Maya.


" Hah emang dia punya wanita lain lagi, wah parah tuh orang " kata Vani.


" Iya namanya Jasmine katanya orang tuanya sudah setuju kalo ia menikah dengan Jasmine " kata Sinta.


" Gila ...... wah kak Evan dasar playboy cap buaya deh. Mungkin pacar banyak ngak masalah Nah ini istri juga mau banyak hadeh..... benar benar gila tuh orang " kata Desi ngedumel


" Ngak bukan gitu maksudnya dia cuma pengen punya satu istri cuma salah nya dia ngaku istri orang " jelas Maya.


" Hah....... maksudnya apa May " kata Vani yang bingung . Begitu juga dengan Sinta dan Desi.


" Itu.........dia memang pengen punya istri yang pintar ngurus dia yang baik pintar masak juga perhatian tapi salahnya


dia milih orang yang sudah bersuami Dan itu jelas salah ." kata Maya menjelaskan .


". Ya engak lah Sin, lho masih mengharap Sin kenapa ngak lho samperin tuh kak Evan " kata Vani.


" Ngak Van aku takut dia menolak ku " kata Sinta yang udah menyerah.


" Lalu kelanjutannya gimana May. Trus si Evan masih ngejar tuh perempuan " kata Desi penasaran


" Ya ngak tahu lah aku juga belum ketemu dia lagi " kata Maya mengangkat kedua tangannya.


" Tunggu .... emang ngapain May lho ketemu Evan kan ngak boleh sama tuan Lee " kata Vani


" Kalo itu aku ngak tahu karna bang Ryan ngak memperbolehkan aku ketemu Evan. Takut Kak Evan ngajak aku nikah benaran karna orang tuanya sudah setuju " jelas Maya.


" What .....??? " kata Sinta Vani dan Desi bersamaan.


" Jadi maksud kak Evan Jasmine itu kamu May " kata Desi terkejut


" Inalilahi " kata Vani melongo


" Maksud Maya wanita yang bernama Jasmine itu mba Maya " kata Sinta memastikan

__ADS_1


" Iya....Jasmine itu nama ku " kata Maya.


" Hah.. sejak kapan lho ganti nama May Emang sudah bikin bubur merah putih " kata Vani.


" Ih apaan sih Van ngak ada hubungannya juga " kata Desi.


" Hehehe....... kali aja Maya ganti nama kan jadinya syukuran pake bubur " kata Vani terkekeh. Karna Sinta dan Desi tegang.


" Jadi Maya itu Jasmine yang di maksud Evan " kata Sinta terkejut tak menyangka Jasmine yang ia cari adalah Maya


" Iya kak Evan memanggilku dengan nama Jasmine " kata Maya.


" Hadeh .......kacau " kata Desi yang langsung merebahkan tubuhnya diatas sofa.


" Lah kenapa kok kacau Des. " kata Vani .


" Aku baru ngeh kalo Jasmine itu Maya. Padahal bang Alex sering cerita sama Didi dan nyebut nyebut nama Jasmine tapi rupanya Maya " kata Desi.


" Hahaha........... mutar mutar dong Des ceritanya " ledek Vani


" Lalu hubungan mu gimana Sin ?" tanya Desi.


" Ngak tahu Des, aku pasrah mungkin takdir ku begini oh ya May sebenarnya aku kesini mau minta tolong Apa May punya teman pemilik butik Aku butuh kerjaan untuk jadi model nya " kata Sinta terus terang . Karna itu memang tujuannya bertemu Maya.


" Ngak Sin tapi kalo mau jadi model nanti aku tanyakan langganan ku ya siapa tahu


dia tertarik untuk mengontrak mu " kata Maya


" Serius May trimakasih ya , aku butuh kerjaan buat bertahan hidup di kota ini " kata Sinta jujur . Karna dia tak punya


keluarga


" Ya kenapa ngak buka butik sendiri aja Sin Kan bisa pinjam modal sama bu bos " kata Desi melirik Maya.


" Tapi aku ngak punya uang untuk modal. Ada uang cuma buat makan kalo pinjam belum brani " kata Sinta.


" Trus hubungan mu sama Evan benaran ngak ada harapan nih , kan kamu masih punya kesempatan Sin , kalo kamu masih sayang sama dia " kata Vani.


"' Aku ngak mau ngemis Van, sakit hati mending cari yang lain dan buka lembaran baru " kata Sinta yang sadar dirinya sering berkubang dosa.


" Sinta benar Van mending buka lembaran baru dari pada sakit hati dan direndahkan mending nyari yang pasti pasti aja " kata Desi.


" Ya sudah sabar ya Sin" kata Maya.


Ketika mereka ngobrol waktu berjalan cepat Dan tak terasa waktu sudah siang .

__ADS_1


Dan Maya mengajak ketiganya makan siang Lalu mereka sholat berjamaah. Sinta yang tak pernah sholat pun ikut sholat . dan belajar mengikuti tiga teman barunya itu .Yang membuat hatinya tenang.


__ADS_2