
Damar lalu meninggalkan kamar Yuda agar bisa beristirahat
" Belum tidur mar " kata Ken yang turun dari lantai atas
" Belum kak , apa kak Ken dan kak Fatimah juga belum tidur " kata Damar.
" Kak Fat mu sudah tidur dari tadi , yuk temani kak Ken menemui teman seseorang sebentar" kata Ken
" Di mana " kata Damar
" Tak jauh dari sini ayo Apa zi sudah tidur " kata ken
" Ya dari tadi kak " kata Damar
" Syukurlah kunci saja pintunya biar aman Ayo masuk " kata Ken .Yang masuk kedalam mobil dan menghidupkan mesin mobil Lalu membawanya kesebuah Cafe disana Mereka menemui Vino.
" Kak Vino " kata Damar kaget karna beberapa hari ini tak bertemu Vino
" Hai mar, gimana Ken sudah beres "' kata Vino menatap Ken
" Mereka melarikan diri vin kayanya mereka sudah tahu kita mengawasinya " kata Ken
" Hah......maksud kalian apa " kata Damar bingung
" Kami mengawasi para pengedar narkoba yang berada dikampus kita mar tapi gagal " kata Vino
" Hah.........maaf kak Damar ngak tahu masalah itu Tapi nanti Damar bantu kalo ada yang mencurigakan " kata Damar.
"'Ya bagus lah ,Oh ya ku dengar kau ingin ikut Tan ke Taiwan hati hati disana banyak mafia " kata Vino .
" Ya kak aku akan berhati hati " kata Damar .
Lalu ketiganya pun asyik ngobrol sambil memesan minuman dengan selera masing masing . Untuk ngobrol masalah pekerjaan.
Menjelang Jan 12 malam Ken dan Damar baru pulang bersama Vino.
********
__ADS_1
Disisi Lain Tian asyik bicara pada sang mami tentang kehidupan sang papi yang bangkrut. Dan hanya tinggal rumah yang mereka tempati saja yang tertinggal.
📱" Biarkan saja nak mungkin itu hukuman buat papi mu Mami sudah ngak perduli. Karna kami sudah bercerai. Dan lagi mami tak ada urusan lagi dengan papi mu " kata mami Sania. yang sudah merasa kecewa.
📱" Ya mi ya sudah Tian istirahat dulu ini sudah malam " kata Tian.
📱" Ya nak salam buat istrimu ya sayang hati hati dan jaga dia " kata mami
📱" Ya mi mami juga jaga diri " kata Tian Yang lalu memutuskan sambungan telpon
📱" Ya sayang slamat malam " kata mami Sania
Mami Sania terdiam menatap gelapnya malam . Dia ingat berkali kali saat meminta keadilan pada William tapi suami nya itu tak pernah perduli. Dulu Willie juga tak pernah perduli dengan Tian .Tapi kini roda hidup berputar
" Terlambat kau menyesal setelah semua hancur dan habis Will .Waktu dulu kau menertawakan ku dan slalu mengejek ku aku hanya benalu dalam hidup mu .Tapi lihatlah Tuhan tak buta siapa orang yang kau pilih " kata Sania. yang tak ingin lagi mengingat mantan suaminya itu.
" Sekarang aku hanya ingin bahagia bersama putraku. Yang dulu kau remehkan dan kau bodoh bodohi. Tuhan adil kini dia jadi anak yang beruntung " kata Sania Yang tak menyangka putranya itu bisa menikah dengan seorang putri pengusaha.
Padahal dulu Sania hanya gadis cupu dan sederhana. Walau ia anak tunggal tapi tak manja..Kini hidupnya tenang tampa tekanan
Sania mewujudkan mimpinya .Membangun butik yang sempat tertunda karna suaminya. Hasil perjodohan paksa kedua orang tuanya .Yang membuatnya kecewa. . Karna suaminya mengaturnya dan slalu menekan perasaanya. Juga mengawasinya. Untungnya dulu Sania pintar menabung ketika ia mendapat uang ia mengumpul kan nya dalam bentuk perhiasan dan menyimpan nya .Tampa diketahui sang suami Dan kini ia bangkit dari nol .
" Mami sudah hidup bebas sekarang nak , hidup tenang dan bahagia bersama mu " kata mami Sania sambil memeluk foto
Tian sebagai pengobat rindunya. Lalu memejamkan matanya untuk tidur .Besok ia kembali mengawasi butiknya Yang ia bangun dari nol ketika menginjakkan kaki kembali di Amerika. kota kelahirannya.
Sedangkan Maya dan Ryan belum tidur setelah memadu cinta.
" Belum ngantuk sayang " kata Ryan.
" Belum sayang aku bersyukur tadi keluargga Kim turut hadir " kata Maya.
" Sudah tak ada efeknya mereka hadir Toh tak pengaruh nya Karna perusahaan mereka kolaps Juga mulai kembang kempis " kata Ryan.
" Bagaimana bisa bang ?" kata Maya.
" Aku mengawasinya. untuk Kim" kata Ryan .
__ADS_1
" Kasihan " kata Maya.
" Tak perlu di kasihani May Kim hanya bersilaturahmi Tak meminta apa pun pada mereka " kata Ryan .
" Sepertinya abang tak senang pada mereka" kata May menatap wajah suaminya itu.
"' Kim anak baik dia cuma lulusan SMA . Mereka tak ada niat sedikit pun membantu kim . Dulu Kim hidup susah bersama sang ibu. Karna dulu ayah nya memilih ibu Kim. Dan mereka mengusir ibunya dan Kim Keluar dari rumah opanya. Saat ayahnya keluar kota. Mereka dulu sempat jadi gelandangan. Selama seminggu di jalanan. Aku yang membantunya Kim saat itu Dan memperkerjakan Kim Yang waktu itu pintar berkelahi menghajar semua para preman.
Demi melindungi ibunya. Karna kasihan aku mencarikan rumah kontrakan untuk mereka dengan syarat Kim jadi pengawalku dan papi mengizinkan nya " cerita Ryan.
" Lalu ..." kata Maya yang tertarik dengan cerita kehidupan Kim .
" Setelah bertemu ayah nya .Mereka pindah karna ayahnya membeli rumah sederhana di sebuah komplek perumahan. Disana ibu Kim mulai merintis usahanya membangun toko roti kecil kecilan .Dan disana juga Kim bertemu Ima. Waktu itu mak Sanah bekerja menjadi pelayan Dan ikut majikannya .Dan Ima adalah adik kelas Kim. sewaktu mereka bertemu " kata Ryan.
" Iya May juga tahu cerita itu . Ima pernah bercerita " kata Maya Yang lalu memeluk suaminya.
" May bersyukur akhirnya mereka hidup bahagia ya bang ." kata Maya.
" Ya kita juga, tak perlu mengingat masa lalu . Anggap saja semuanya penyemangat hidup kita . Kim sudah bahagia dengan keluargga kecilnya . Walau dia dulu hanya seorang bodyguard Tapi dia pria yang baik Dan kini anak anak nya juga pintar berbisnis " kata Ryan tersenyum.
" Ya suami ku ini juga orang baik Dan aku mencintainya " kata Maya tersenyum menatap dalam suaminya.
" Trimakasih sayang sudah setia slalu di sisiku " kata Ryan mencium pucuk rambut Maya . Lalu memejamkan untuk bermimpi indah. Karna mereka berdua sudah banyak melewati masa masa sulit.
Dikamar Kim . Ima pun dan Kim pun saling berpelukan Karna kedua nya masih membahas tamu Yang tadi siang datang tampa undangan begitu banyak Dan anehnya lagi Makanan tidak berkurang sama sekali . Malah lebih . Padahal harya mempersiapkan hanya 300 -400 porsi tapi syukurlah semuanya kebagian.
" Kak mereka tahu dari mana ya kita mantu " kata Ima.
" Ngak usah dipikir de , Yang penting semua nya aman. Mereka pasti datang karna tuan Lee. Karna kemaren tak bisa hadir di pernikahan Rey jadi ikut hadir memeriahkan Zi " kata Kim yang memang melihat para Karyawan mengucap slamat pada Rey dan juga Zi juga.
" Ya kak . Semuanya terkendali dan makanannya lebih Tak kurang sedikit pun
Bahkan bisa dibawa pulang " kata Ima.
" Alhamdulilah " kata Kim yang memang tak ambil pusing. Tapi Kim bisa menebak
Pasti ada orang yang sengaja mengatur semuanya Diam diam dengan rapi Tanpa sepengetahuan nya dan Ima .Tapi Kim tak perduli. Yang penting semuanya berjalan Lancar tampa halangan.
__ADS_1