
Gadis itupun bejalan minggir karna tadi sempat panik..lalu bergegas pulang kerumahnya.
" Assalamualaikum " kata gadis itu masuk kedalam rumah.
" Walaikum salam " sahut seorang wanita keluar dari kamar ..
" Kok baru pulang nak " kata wanita Yang tak lain ibu gadis itu.
" Iya bun tadi ada kemacetan karna ada kecelakaan di jalan " kata Aina .
"' Kan sudah bunda bilang Aina bawa motor aja ." kata Amel yang tak lain teman Nur dimasa kuliah Yang menikah dengan Amin teman Bima
" Aina ngak enak bun dikira pamer motor baru " kata Aina yang baru pindah dari surabaya .
" Ya terserah belajarlah untuk mengurus dirimu jangan mendengarkan omongan orang lain " kata Amel menasehati putrinya itu.
" Ya bun " kata Aina.
Amin dan Amel sempat bekerja di Amerika Selama sepuluh tahun bersama Andra .dan Mala Lalu pindah ke Surabaya . Dan sekarang menetap di jakarta dibawah pimpinan Kelvin .Namun Anak anak mereka dititipkan dipondok ketika sepulang dari Amerika . Waktu itu Aina sangat tomboy setelah mondok ia baru berubah jadi kalem . Dan kuliah ikut orang tuanya di surabaya. Ketika pindah kejakarta Aina pun ikut serta. Karna rumah Andra dan Amin tak jauh dari rumah Bima yang disewakan Dan mereka masih bekerja di bawah perusahaan group Lee.
Andra punya dua anak laki laki sedang kan Amin satu anak perempuan dan satu anak laki laki Dan Aina baru duduk di semester 6 . sehabis mondok . Aina memilih mengambil jurusan kedokteran . Sedangkan Aksa mengambil teknik komputer ..
" Ayah belum pulang bun " kata Aina.
" Ayah mu lagi lembur dikantor katanya " kata Amel
" Ya sudah Aina masuk dulu ya bun " kata Aina.
" Ya nak , ingat besok kalo bunda kerja adikmu di bawakan bekal ya " kata Amel
" Ya bun " kata Aina. Yang lalu menaiki tangga menuju kamarnya di lantai dua
Amel hanya mengelengkan kepalanya. Melihat putrinya itu juga minder. bergaul Sebenarnya Aina gadis pintar dan juga cerdas bahkan ia bisa masuk kedokteran negri dengan nilai bagus Tapi sejak ada orang yang ingin memperkosanya Waktu sepulang dari pondok Aina jadi tertutup dan minder . Bahkan ia jarang keluar rumah. Karna waktu itu Amin dan Amel terlambat menjemput nya Tapi untung nya Aina yang tomboy Masih bisa melawan dan berontak. Dan lari walau ketakutan sampai ia mengalami trauma. Yang membuatnya tak bisa jauh dari orang tuanya . Sekarang pun sang Ayah slalu mengantarnya kuliah kalo tidak ia berangkat dengan Aksa sang adik. Karna masih takut ada orang yang ingin berbuat jahat pada nya
**********
Azzam baru saja ingin kerumah utama Lee ketika Aliya berteriak ingin ikut
__ADS_1
" Masa ade ditinggal sih bang " kata Aliya protes
" Lagian ade lama banget dandan nya " kata Azzam
" Namanya juga perempuan bang nanti kalo abang punya bini tuh istrinya lelet baru tahu rasa " kata Aliya kesal
" Aish cepat naik mau ikut ngak ? ngomel mulu kaya emak rempong " kata Azzam.
" Mana ada Aliya gitu abang tuh lama lama ngeselin kaya emak rempong suka ngomel ' kata Aliya. membalas.
" Hehehe.....kan kamu de yang cocok jadi mak rempong nya' Apa lagi besok mau nikah sama si Asyam beuh..... paling hobby banget toh ngomel besok Karna si unta arab itu. suka lelet jemput dan ngantar " kata Azzam menyindir
" Tahu ah abang rese ..ayo jalan " kata Aliya cemberut Karna ia suka mengomel kalo Asyam lambat menjemput nya dan juga mengantarnya kuliah. Karna Asyam Yang super sibuk Tapi untungnya Asyam banyak mengalah dan sabar.
Mobil pun melaju dengan cepat menuju rumah utama Lee. Disana semua pada berkumpul yang membuat Maira histeris Aliya datang bersama Azzam.
"Hore..... abang Azzam datang " kata Maira yang langsung memeluk Azzam . Dan melewati Aliya begitu saja .
" Aish...... lihat istri mu Vin ngak bisa ya kakak nya datang heboh aja " kata Maya mengelengkan kepalanya
" Mar kamu yakin nak mau menikah dengan Zia . perkenalan kalian cukup singkat Lho " kata Papah
" Damar yakin pah. Apa papah meragukan keseriusan Damar " kata Damar Yang tak mungkin mundur lagi Apalagi sekarang ia sudah tidur dengan Zia . Setelah menikah diam diam
" Papah takut kau berubah pikiran mar. Dan lagi Zia masih muda dan terlihat manja " kata papah.
" Damar sudah yakin pah dan Damar juga bisa membuatkan cucu buat papah dan mamah Walau Zi terlihat manja. Mungkin berjalan nya waktu ia bisa bersikap dewasa " kata Damar
" Uhuk.....uhuk......" batuk mamah yang langsung meminum air putih Mendengar Damar menawar kan cucu untuk mereka..
" Hahaha...... ger cep amat Mar kata nya mau kuliah Lagi kok sudah membahas cucu nikahnya juga masih 10 hari lagi " kata Reni
" Lah orang kita sudah nikah tinggal ijab kedua aja kok " kata Damar keceplosan
" What........" kata Yuda kaget
" Mar jangan bercanda " kata Mamah kaget .
__ADS_1
" Iya mah Damar sudah resmi tapi buku nikahnya 10 hari lagi Dan lagi Damar sudah tidur dengan Zia " kata Damar jujur.
Membuat semua orang dimeja makan Melongo mendengar pengakuannya.
" Astaga berarti sudah jebol tuh gawang pantasan nempel terus kaya lem " kata Fandi suami Reni.
" Iyalah masa di anggurin " kata Damar Cuek.
Papah hanya diam tak bicara lagi.. Karna putranya itu sudah nekat sejauh itu. Dan berarti Damar tak main main dengan keputusannya. .Sedang kan mamah cukup kaget Dengan pengakuan Damar yang sudah menikah .Dan itu tak ada kata mundur lagi.. Sedang kan Yuda hanya menghela nafas nya Tahu adiknya itu bergerak cepat Tampa perencanaan yang matang . Sedangkan ia masih saja harus menunggu Kayla. dengan sabar.
" Trus lho berdua gimana tinggalnya Apa harus nginap sana sini " kata Reni menatap Damar.
" Untuk sementara begitu kak. Karna kami masih belum sepakat mencari tempat tinggal. Toh ayah dan bunda Zi juga tak mengharuskan punya rumah . Bahkan mereka bersikap biasa.
"Jadi Kamu sudah bertemu mertuamu nak " kata Papah .
" Iya lah pah waktu kami menikah kemaren . Bunda membuat syukuran sederhana Untuk para tetangga dan keluargga lalu setelah itu pulang .Karna Nenek Zia sakit keras " Kata Damar.
" Ya sudah jaga istri mu baik baik nak Papah dan mamah cukup kaget Tapi juga senang semuanya berjalan lancar Tampa ada rintangan . Dan kalian juga menikah tampa ribet " kata Mamah Yang tak bisa berbuat apa pun lagi .
" Ya mah trimakasih doanya " kata Damar Yang cukup lega . karna ia tak mau menyimpan rahasia lagi.
Drt ... drt..... ponsel Damar pun bergetar dan suara Zen terdengar meminta untuk berkumpul Karna mereka akan ke hotel siang ini .
" Pah mah Damar duluan ya .kak Yuda kak Ren Fan duluan ya " kata Damar pamit ketika makan nya sudah selesai.
" Emang kemana Mar ?" tanya Yuda
" Menjemput rezeki buat istri " kata Damar beranjak dari tempat duduknya kembali keatas Lalu turun lagi menuju garasi motornya.
" Tuh da kamu kalah set sama Damar. dapat Yang cantik langsung tancap gas " kata Reni menyindir
" Tahu ah.... tapi kan kita beda level kak Mungkin saja orang tua Zia hidup susah Makanya nikahnya mudah Kalo Kayla kan Orang tua pengusaha " kata Yuda.
"' Siapa bilang orang tuan Zi susah da. Kamu kebalik Malah orang tua Zia itu lebih dua kali nya calon mentua mu " kata Papah penuh penekanan
"' Hah............masa sih pah " kata mamah kaget. begitu juga Reni Fandi dan Yuda.
__ADS_1