
Aska meletakkan ponselnya setelah menelpon mamahnya.. Ada rasa senang di hatinya Ketika Amina langsung hamil setelah dua minggu ini mereka menikah. Karna ia ingin menetap dan tinggal. Bersama keluargga kecilnya Membangun rumah tangga barunya . Seperti kedua orang tuanya.
Sedangkan dirumah utama Lee Maya tersenyum bahagia .Karna mendengar kabar bahagia dari putra sulung nya.
" Pasti abang sangat senang " kata Maya yang lalu menaruh ponselnya kembali keatas Nakas. Namun baru saja Maya meletakkan ponselnya ponsel kembali bergetar dan Maya pun meraihnya
📱" Halo mi apa kabar ?" kata Maya yang rindu dengan mertuanya itu.
📱" Mami baik , ada sesuatu yang ingin ku sampaikan padamu nak , Tapi untuk sekarang rahasia kan dulu dari Ryan bagaimana? " kata Mami dari sebrang
📱" Ya mi ada apa?" kata Maya
📱" Tan sudah menikah , mami sengaja menyuruh anak mu itu menikah agar ia tak menjadi liar diluar sana " kata mami Lily
📱" Ya mi May mengerti ngak masalah toh itu lebih baik . Seperti apa menantuku " kata Maya .
📱" Dia seumur Maira May dan menurutku dia terlalu polos makanya mami takut putra mu itu memperdayai nya " kata mami.
📱" Hahaha ...... mami bisa saja , kami akan kesana untuk mampir melihatnya. Apa mami ingin ikut ke Dubai untuk resepsi pernikahan Aska " kata Maya.
📱" Kapan mami ikut kalo kalian menjemput mami " kata mami Lily
📱" Baiklah oh ya Rey juga sudah menikah mi dan Queen. juga
📱" Hah........ jangan bercanda May kenapa kalian tak memberi tahu kan mami " kata mami Lily
📱" Mereka menikah mendadak mi , dari.pada hilap. Kalo Rey malamnya melamar paginya langsung menikah . Resepsi nya mungkin setelah Aska. Sedang Queen takut kebablasan karna katanya pacaran dan bang Ryan takut putrinya itu macam macam jadi sekalian ..Biar bisa pacaran halal Tapi untuk resepsinya mereka belum mau berkomentar . May terserah mereka aja mi " kata May.
📱" Bagus lah cuma si Tan yang kecolongan Mami tidak tahu malam itu dia menginap di mansion pinggir danau Yang dekat pedesaan " kata mami Lily.
📱" Ya sudah mi yang penting sekarang Tian sudah menikah Biar kan saja istrinya melayaninya .Dari pada dia keluyuran yang penting ada tempat ia menyalurkan hasratnya ." kata Maya.
📱" Iya May mami juga berpikir begitu ..Ya sudah mami mau ikut kalo kalian ke Dubai dan jangan lupa mami di jemput ya " kata mami Lily .
📱" Iya mi nanti May kabari kalo semuanya sudah siap " kata Maya
📱" Ya sayang salam buat Ryan " kata mami Lily
📱" Ya mi jaga kesehatan slalu ya mi " kata Maya.
__ADS_1
📱" Ya sayang " kata Mami Lily yang lalu menutup ponsel setelah memutus kan pembicaraan nya Lalu menaruh ponsel nya kembali diatas meja.
" Yen apa Tan tadi sudah berangkat kekantor " kata Mami Lily
" Belum nyonya mungkin belum bangun " kata Yen yang melihat Jam sudah ke angka 7. 30 .
" Ya sudah biarkan saja Nanti kalo bosan juga mikir sendiri " kata mami yang asyik menyulam rajutan sweater hangat nya
Sedangkan di kamar Tan. pria itu baru saja membuka matanya Karna tadi malam ia pulang malam Banyak berkas yang harus ia tanda tangani Bersama Steve asisten sang papah.
" Tuan sudah bangun " kata Cia yang membawa kan sarapan untuk Tan .
" Mhem.........." jawab Tan seraya melihat Cia yang terlihat cantik pagi ini.
" Kenapa kau memanggil ku tuan " kata Tan.
" Tuan adalah majikan saya . Yang membeli saya . Jadi saya harus melayani tuan " kata Cia.
" Oh ya .... bagus sekarang suapi aku " kata Tan yang bersandar di kepala ranjang nya.
" Tuan mau di suapi " kata Cia tergagap tak pernah terpikir tuannya itu Akan minta di suapi olehnya .
" Iya sekarang aku lapar " kata Tan ..
Tan lalu menikmati suapan Cia. Gadis polos itu dengan telaten menyuapi nya. Tan menatap lekat wajah cantik Cia . Yang mungkin seusia adik bungsunya Maira Yang masih seperti anak kecil dan manja.
" Berapa usia mu ?" tanya Tan
" 16 tahun tuan " kata Cia .Yang membuat Tan cukup kaget Kalo Cia memang seusia Maira cuma beda beberapa bulan.
" Apakah kau masih sekolah ? " tanya Tan menatap Cia lekat
" Dulu tuan sekarang tidak lagi Ayah ku menyuruh ku berhenti sekolah Katanya dia tak mau menyekolahkan ku . " kata Cia. lirih Yang terlihat sedih Sambil tangannya menyuapi Tan .
" Apa kau ingin sekolah lagi? " tanya Tan
" Mau tuan tapi saya tak punya uang " kaya Cia jujur. Yang membuat Tan tersenyum sekaligus iba Melihat istrinya yang terlihat polos dan juga lugu.
" Baik lah kau akan melanjut kan sekolah mu .Aku akan membiayai sekolah mu sampai selesai Apa kau masih punya rapot atau berkas penting yang kau bawa " kata Tan
__ADS_1
" Apa tuan sungguh sungguh . apa tuan tidak berbohong . Aku membawa rapotku tuan " kata Cia senang Lalu meletakan piringnya diatas meja dan berlari mengambil tas lusuhnya Lalu membawa rapot nya ke hadapan Tian .
" Ini Tuan " kata Cia yang memberikan rapot lusuh nya pada Tan .
Tan lalu membuka rapat usang dan lusuh itu pelan pelan . Nilai nya cukup bagus dan istrinya itu naik ke kelas tiga tahun ini ia akan ujian ..Sejenak Tan menatap Cia yang terdiam menatap nya. Sambil memainkan unung rambutnya.
" Nilai mu cukup bagus kau benar benar ingin sekolah Atau sekolah privat saja dirumah " kata Tan
" Terserah tuan aku hanya ingin sekolah Kata ibu agar aku bisa pintar dan juga bekerja di kantor Dan jadi orang sukses nantinya " kata Cia
" Baiklah tapi ada syaratnya " kata Tan
" Apa syaratnya tuan ?" kata Cia menatap Tan dengan perasan bingung.
" Kemarilah dan mendekat lah " kata Tan
" Iya tuan " kata Cia yang lalu mendekati Tan . Tan pun berbisik pelan ditelinga Cia. Yang membuat wajah Cia bersemu merah.
" Apa kau tidak mau , kalo tidak kau tak. jadi bersekolah " kata Tan.
" Iya tuan aku mau , tapi tuan janji kan aku menyekolahkan ku " kata Cia.
" Iya aku janji " kata Tan tersenyum penuh arti.
" Dasar gadis lugu mau saja di bodohi " kata Tan dalam hati
" Ayo sekarang laku kan " kata Tan
" Tapi apa harus sekarang ?" kata Cia gugup yang mulai melepaskan baju kaos Tan. dengan pelan lalu juga celana nya.
" Bagus lepaskan juga pakaian mu dan lalu masuk kedalam selimut ..!!" perintah Tan .Yang membuat Cia melepas kan piyamanya pendeknya lalu berbaring di sebelah Tan sambil melepas celananya.
Tan tersenyum melihat Cia yang menuruti semua perintahnya Dan lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh Cia. Tan yang sudah tak bisa menahan dirimu pun lalu melakukan apa yang ingin ia laku kan.
Hampir Tiga jam lebih Tan pagi ini bergumul panas di tempat tidur .Yang membuat Cia lelah .
" Dengar kau hanya boleh menuruti perintah ku .saja. tak boleh ada orang yang memerintah mu selain aku kecuali oma...Apa kau mengerti " kata Tan setelah berbaring disebelah Cia.
" Iya.....tuan " kata Cia pelan..
__ADS_1
" Dan ingat tiap aku minta kau melayani kau harus menurut ok " kata Tan
" Iya tuan " kata Cia yang tertunduk malu ketika Tan menatapnya..Karna Cia malu di tatap Tuanya Yang menurutnya sangat tampan ..Apa lagi ketika rambut Tan basah dengan bertelanjang dada Yang terlihat seksi di mata Cia.