
Damar baru saja pulang ketika Yuda menyuruh nya membantu membungkus kan Ayam yang masih panas
" De bantuin toh sudah siap 50 kotak " kata Yuda mengangkat dus kosong untuk di isi dengan ayam goreng nya.
Tadi ada yang pesan banyak tuh sudah dibayar cash " kata Yuda.
" Nanti jam 4 mau ambil kesini tuh tinggal 10 menit lagi " kata Yuda yang juga ikut membungkus nya .
" Tumben ada acara apa , tetangga mana yang pesan kak " kata Damar bertanya.
" Teman nya Sinta toh mobilnya masih " tunjuk Yuda pada mobil putih Ayla
Plak...tepuk Damar pada kepalanya
" Astaga mar lho kenapa " kata Yuda heran .Melihat Damar menepuk jidat nya
"' Harusnya kak Yuda ngak terima uang nya itu calon istri Damar . " kata Damar
" Apa......... " kata semua orang yang ada disitu apa lagi Yuda
" Jangan bercanda Mar , maksudnya teman Sinta itu calon adik ipar " kata Yuda
" Hah .... orangnya yang mana kak " kata Mamah ikut kepo
" Tadi yang kesini pesan ini mah , Damar bilang itu calonnya " kata Yuda menatap Damar.
" Astaga kamu serius mar , bocahnya sih lumayan cantik ." kata mamah Yang sempat ngobrol dengan Zia yang memang asli cantik
" Tuh tuh dia kesini tuh sama Sinta " kata Yuda yang mengintip dari pinggiran pintu. Bersamaan dengan Reni yang baru pulang kerja .
" Lah kalian ngapain pada ngumpul di pintu .Mamah juga " kata Reni bingung.
Melihat keluargganya mengintip
" Tuh lihat cewek itu Ren , calon nya Damar lihat dia mau kesini " kata Mamah
"' Serius mar ?" kata Reni menatap Zia Yang mendekat ke pintu bersama Sinta
" Hai kak Ren sudah pulang ya kita mau ambil pesanan kak " kata Sinta Dan Zia ikut tersenyum pada Reni .
Damar pun keluar dari dalam , Dan membuat Zia kaget .Begitu juga Sinta yang melihat Damar keluar.
"' Hai ayo masuk sini " kata Damar
Sinta yang kaget hanya bisa memaklumi karna Memang Zia sudah cerita semuanya tentang hubungannya dengan Damar.
" Tapi kak ...." kata Zia ragu lalu memegang tangan Sinta
" Ayo masuk " kata Damar yang lalu menarik tangan Zia dan Zia menarik Sinta yang akhirnya ikut masuk ke dalam .Membuat semua mata tertuju pada keduanya.
__ADS_1
" Oh ya Zi ini mamah kak Reni dan itu kak Yuda sana Calonnya dan yang lain nya adalah karyawan kak Yuda Kamu .beli banyak buat siapa saja Tadi kak Damar sudah bertemu ayah dan kak Ken " kata Damar jujur.
" Hah .... kak Damar ketemu Ayah " kata Zia kaget. Dan tak percaya
" Ini uang mu , ngak usah bayar ini gratis " kata Damar dengan mimik serius .
" Tapi kak ini kan bukan milik kak Damar kasihan kak Yuda Masa segitu banyak nya gratis Zia ngak mau " kata Zia protes.
" Lagian Zi beli banyak buat siapa saja " tanya Damar heran
" Buat ayah bunda kak Ken Rey dan Aisyah kak Tian sama Queen . trus Kelvin sama Maira nenek buat papah mamah dan om jhon om Alan bi Ratih bi inah dan semuanya lah ya ada dirumah " kata Zia Yang membuat keluargga Damar melongo.
" Kalo Zi menolak uangnya Kak Damar Cium disini nanti " kata Damar . Yang membuat semua orang melongo mendengar nya
" Ba..... baiklah " kata Zia
" Apa mau kak Damar antar kesana " kata Damar. Yang penasaran dengan keluargga Zia karna tadi ia baru bertemu sang ayah.
" No no no.... biar Zia bawa sendiri aja" kata Zia yang terlihat mengemaskan
" Hehehe...nak .Zia nih nyicip yang ini ya dan ini bonus nya " kata Mamah menatap calon mantunya itu Dan tak lama papah Damar baru pulang . Yang membuat Sinta tegang .Karna papah Damar itulah yang paling ditakuti orang orang dilingkungan sekitar mereka
" Assalamualaikum " kata papah
" Walaikumsalam " jawab semua orang. Yang langsung disambut mamah Damar
Yang duduk dekat Zia dan Damar .juga Sinta
" Hah .... Yang mana itu apa itu " kata Papah menunjuk Sinta juga
" Hah .....salah om yang ini " kata Sinta
"' Heh....ini oh ini calon Damar " kata papah
"' Sore om " kata Zia tersenyum ramah
"' Dia papah ku Zi pah ini Zia calon Damar pah " kata Damar yang sudah mantap tak mau menyembunyikan apa pun karna ia juga sudah menanyakan Zia pada Ayahnya dan kakak nya Ken Tadi apa maksud papah mamah .yang Damar belum mengerti. Nanti belakangan saja .
" Oh ini .... siapa namamu nak " kata papah
"' Saya Zia putri Kim zhang om " kata Zia gugup .
" Kok namanya aneh apa kau masih punya keturunan china" tanya papah.
" Iya om , dari pihak ayah dan papah " kata Zia .
" Hah..... ayah papah maksudnya .apa " kata Papah
" Itu pah dari ayah nya maksudnya Zia begitu kan sayang " kata Damar yang membuat semua orang melongo karna memakai Zia dengan kata sayang " kata Damar
__ADS_1
" Iya om " kata Zia gugup
" Woi..... belum sah ngak pakai sayang sayang dulu " sindir Yuda .yang disenggol
Oleh calon nya untuk diam.
" Bilang aja ngiri kak " balas Damar .
" Ok sini duduk sini dulu . " kata Papah.
" Pah nih ayam mau dibawa pulang Nanya nya besok besok aja ya. Kan ketemunya ngak sengaja Lagian papah baru pulang juga " kata Damar yang tak mau Zia diintrogasi sang papah .
" Iya om tadi cuma ngantar Sinta pulang aja kok " kata Sinta Yang tak mau teman nya itu di tanya tanya Apalagi belum pasti.
" Ya sudah main kesini lagi ya besok '" kata papah yang melihat Zia lumayan sopan. dan cantik malah lebih cantik dari calon Yuda
" Iya om , tante Zi permisi dulu kakak kakak semua Zi permisi pulang ." kata Zia yang menyalami Dan mencium takzim tangan orang tua Damar Lalu Damar membawa kan semua ayam gorengnya dan menatanya di dalam mobil
" Apa mau kakak antar " kata Damar .
" Ngak usah kak Zia pulang sendiri aja takut jadi fitnah " kata Zia yang takut runyam apalagi bila sudah bertemu Maira. Bisa dibuat heboh serumah
" Ya sudah Zi hati hati ya trimakasih sudah ngantar gue " kata Sinta.
" Ya Sin Sama sama kak Damar Zi pulang dulu ya ." kata Zi yang lalu masuk ke dalam mobil
" Ya hati hati " kata Damar Yang melambaikan tangannya .Lalu masuk kedalam rumah. Sedang kan Sinta pulang kerumahnya dengan membawa ayam goreng dua kotak yang dapati bonus dari kak Yuda untuk Zi . Namun Zi berikan buat Sinta .
" Wow ......wow..... mas Damar ceweknya cantik banget imut lagi " kata seorang karyawan Yuda .
" Nemu dimana emang Mar " kata Yuda.
" Ya dikampus lah kak masa hanyut di empang " kata Damar Yang membantu Yuda merapikan sisa kotak
" Kau ngak salah pilih Mar sepertinya dia bukan anak orang biasa " kata Reni .yang sudah terbiasa Melihat anak anak pengusaha. Karna Dia punya 6 cabang restoran . di jakarta.
" Ngak kak tinggal lamaran resmi saja " kata Damar.
" Sudah mantap Mar yakin kau diterima keluarganya " kata Papah memastikan
Karna melihat wajahnya saja ia yakin Zi bukan gadis biasa
" Ya pah Damar hanya menyiapkan Lamaran Resminya bulan depan sama akadnya ." kata Damar.
" Uhuk .uhuk.... Astaga jangan bercanda Mar " kata Yuda. yang terkejut adiknya itu nekat menikah muda
" Lah kenapa Damar kan serius kak mau nikah muda Dari pada lama lama pacaran bikin dosa .Lagian Damar juga sudah punya penghasilan sendiri Wajar saja kan " kata Damar.
" Kamu yakin Mar atau hanya karna takut dia di gondol orang lain " kata Reni yang ragu pada sang adik
__ADS_1
" Astaga........" kata Damar yang tahu pasti Keluargganya meragukan keseriusannya.
Padahal ia sudah mantap meminta Zi pada sang ayah siang tadi Bahkan bersama di depan sang kakak