Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 250 Hampir Saja.


__ADS_3

Sebuah truk besar menyenggol ujung mobil. Pa Ali pun langsung mengerem mendadak


Cit..........


Suara rem terdengar nyaring .Membuat semua orang di mobil kaget


" Brak........brak..........


" Astagfirullah....... pa.....mundur !!" teriak Aska. namun karna tak bisa mundur .Karna ada mobil dibelakang .Pa Ali membanting setir ke kanan dan alu mobil pun sempat miring. Namun pa Ali cepat maju lagi .Lalu mematikan mesin mobil


" Huh ...... hampir saja " kata Pa Ali .


" Kalian tunggu disini saja. Biar pa Ali lihat kesana. " kata pa Ali karena truk besar itu menabrak mobil lain dan mobil yang dibelakang mereka.


" Alhamdulilah " kata Maya yang sempat panik


" Mah mobil kita kenapa ?" kata Queen yang langsung merangkul pundak Maya.


" Sini ayo turun kita keluar " kata Maya.


" Tapi pa Ali bilang kita disini aja mah " kata Aska


" Ya ...kita didekat mobil aja kok ngak kesana " kata Maya yang tegang.


Tok.....tok........


" Kak kalian ngak pa pa ?" kata Bima yang mengetuk jendela kaca. Lalu maya pun membuka pintu mobil


" Alhamdulilah ngak pa pa Bim tapi mobil yang depan kayanya remuk Bim " kata Maya .


" By sini kalian tunggu sini ,biar aby lihat kesana " kata Bima. pada Nur yang juga ikut turun. dari mobil setelah meminggirkan mobil.


" Hati hati by " kata Nur.


Bima dan Alan pun lalu melihat kecelakaan naas .Yang menimpa mobil di depan mobil sang kakak. Yang sempat membuat semuanya menjadi tegang.


" Pa Ali " kata Bima ketika berdiri didekat pa Ali


" Parah pa, 3 meninggal dan yang satu kepalanya remuk . sopir truknya juga terluka parah " kata Alan yang datang menghampiri Bima dan pa Ali.


" Inalilahi ....hampir saja kita juga kena tadi tapi karna ngerem mendadak .Alhamdulilah aman Lan " kata Pa Ali.


" Ngak masalah yang penting selamat Pa " kata Bima . Yang juga sempat tegang .


" Kita tunggu evakuasi dulu baru jalan. Kayanya sopirnya ngantuk " kata pa Ali.


" Bisa jadi pa " kata Alan.


Sedangkan Maya dan anak anaknya duduk tenang di dalam mobil dan menurun kan kaca mobil agar ada AC alam .


" Mah mobilnya penyok tuh " kata Tan yang melihat mobil depan penyok samping.


" Ngak pa pa Tan ,Yang penting kita selamat

__ADS_1


papah bisa beli mobil baru .Kan uangnya banyak " kata Rey.


" Iya tuh mobil yang didepan kita orang nya pada meninggal " kata Pa Ali yang baru datang bersama Bima dan Alan sambil mengecek mobil .


" inalilahi wainalilahi rojiun berapa orang pa ? tanya Maya .


" Yang meninggal tiga orang nona , yang dua luka parah .sekarang lagi dievakuasi. Kita istirahat dulu disini ya non" kata pa Ali.


" Iya Li, kita istirahat dulu ngak usah buru buru, malah bisa bisa nyawa kita ikut melayang kata bi Marni.


" Ya kalo melayang terbang dong bi " kata Queen.


" Hehehe..... meninggal de bukan terbang . Istilahnya nyawa melayang " kata Aska menjelaskan.


" Oh.....gitu ya " kata Queen yang baru mengerti.


" Emang win kira ada orang yang bisa orang terbang de. biasanya yang terbang itu hantu gentayangan de" kata Rey


" Ih serem.....abang Rey ngak usah cerita " kata Queen yang penakut.


" Hahaha takut dia kak , belum tahu dia yang taringnya panjang lihat gini " kata Tan yang mencoba menakuti Queen.


" Tan jangan godain win,nanti kebawa mimpi lho " kata Mb Nia.


" Iya tuh kak Tan senang banget usil " kata Queen cemberut.


Sedang kan Nur dan Bima hanya tersenyum mendengar celotehan keponakannya itu.


Alan dan pa Ali pun ikut membantu lalu mereka berkumpul sambil memakan bekal yang ada .Sambil menunggu jalanan steril . Setelah evakuasi korban yang meninggal Karna cukup ngeri bila untuk dilihat.


....................................


Sedangkan Didi yang dapat pesan dari Alan cukup kaget.


" Inalilahi wainalilahi rojiun " kata Didi yang sedang makan siang bersama Alex dan Ryan.


" Ada apa di ?" tanya Ryan heran.


" Hampir saja bos" kata Didi tegang.


Ryan pun lalu mengambil ponsel Didi dan membaca pesan Alan. Dan lalu meletakkan nya lagi Dan langsung menelpon Maya istrinya


" Halo pah " kata Queen yang terlihat dilayar Ponsel Maya.


" Apa kalian baik baik saja "


" Kami baik baik saja pah, tapi mobil ya penyok pah ." kata Tan yang ikut bicara


" Alhamdulilah .ngak masalah yang penting kalian selamat " kata Ryan yang sempat tegang memikirkan anak anak dan istrinya


" kami lagi menunggu orang yang angkat nyawa melayang pah" kata Queen


" Hah........." kata Ryan bingung .yang mendengan perkataan ratu kecilnya itu.

__ADS_1


" Lagi nunggu evakuasi jenazah bang." kata Maya .Yang tersenyum melihat suaminya itu bingung.


" O.......gitu emang berapa nyawa yang melayang ? tanya Ryan pada putrinya itu


" Tiga .....pah kata om Alan yang satu kepalanya remuk " kata Queen.


" Ih seram amat. ade win ngak lihat kan ?"


" Ngak pah, kata bang Rey seram nanti kebawa mimpi .jadi win nunggu sama mamah sambil makan cake " kata Queen


" Alhamdulilah , ya sudah kasih mamah dulu papah mau bicara " kata Ryan . Yang tahu biasanya anak anaknya paling hobby menyerobot ponsel mamahnya bila ia menelpon sang istri


" Mah papah mau bicara " kata Queen yang lalu memberikan ponsel nya.pada Maya.


" Iya bang gimana ? " kata Maya.


Ryan lalu menanyakan keadaan mereka disana. Namun Maya mengatakan mereka baik baik saja Dan tinggal 2 jam perjalanan lagi. Lalu mereka bisa istirahat dirumah. Maya juga menjelas keadaan mobil yang tidak terlalu parah. Karna pa Ali cukup hati hati membawanya. Ryan yang mendengarnya pun cukup tenang . Karna ia takut terjadi apa apa. Dengan istri dan juga anak anaknya.


.................................


Sedang di sebuah rumah kampung bu Lastri sudah menyiapkan makan siang untuk para cucunya. Karna pagi tadi Maya sudah memberi kabar mereka pulang .


" Kok belum sampai ya tri " kata mak Sanah menatap bu Lastri .


" Belum mak. tapi harusnya sudah sampai " kata Bu Lastri khawatir


" Ya mungkin mampir dulu atau istrirahat " kata Mak Sanah


" Iya mak " kata Bu Lastri lalu mengambil ponsel dan menelpon Maya.


Namun ada apa pesan yang masuk dari Bima. Yang mengatakan mereka baik baik saja . Tapi menunggu semua evakuasi beres.


" Alhamdulilah ........" kata bu Lastri bersyukur karna anak anak dan cucu cucunya baik baik saja. Tak terjadi apa apa.


" Ada apa tri" kata mak Sanah heran.


" Ada kecelakaan dijalan jadi mereka berhenti. Alhamdulilah mereka ngak kenapa napa mak" kata Bu Lastri.


" Syukurlah aku hampir jantungan " kata Mak Sanah . Yang selama ini menemani bu Lastri. istri sepupunya Karna tak mungkin ia ikut Delima . Karna ia ingin melihat putrinya bahagia bersama Kim.


...............................


" Kak Bima sudah mengabari Ibu ,biar ngak khawatir . Nanti kita dikira kenapa napa " kata Bima


" Syukurlah de, ya sudah kita nunggu sama selesai dulu " kata Maya yang melihat .Masih banyak polisi yang sedang mengawasi TKP.


Sedang asyik ngobrol tiba tiba polisi datang menghampiri mereka


" Maaf kami menganggu mba, apa disini ada yang melihat kejadian ?" tanya seorang polisi yang muncul .


Deg..........


Pa Ali dan ALan pun saling tatap.

__ADS_1


__ADS_2