Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 233 Rasa Sedih Nur.


__ADS_3

Mata Nur terbuka ketika melihat kamar putih. Perlahan dilihatnya sekelilingnya. Ia sadar ia berada dirumah sakit. Sedangkan Bima tertidur .Sambil duduk disisi ranjang.


":Aby " kata Nur lirih mengusap lembut kepala suaminya itu.Sambil meneteskan air mata. .Di kedua pipinya.


" Nur sudah bangun " kata Bima yang lalu mengenggam tangan Nur .


" Jangan menangis aby disini " kata Bima Yang mengusap wajah cantik sang istri . Lalu mencium kening Nur dengan sayang.


" Bersabarlah Allah akan menganti nya nanti dengan yang lebih baik lagi. Kita kehilangan tapi ia akan menunggu umi dan aby nya di surga . " kata Bima lembut.


" Aby " isak Nur yang lalu mengenggam tangan Bima yang mengelus pipinya. Karna Nur tahu janin nya tak bisa terselamatkan. Tapi ia harus iklas. Mungkin tuhan belum memberinya sebuah kepercayaan. Untuk memeluk bayi mungilnya itu


" Jangan sedih ..... ya . banyaklah beristigfar karna ini ujian dari nya " kata Bima .


Nur pun mengangguk Menatap lekat wajah tampan suaminya itu. Yang sangat sabar dalam mengurusnya . Sejak dari kejadian itu.Nur tahu ini salahnya. Namun ia juga tak ada niat untuk menyakiti janinnya. Karna ia terjatuh tampa sengaja.


Bima mengusap air mata Nur. Nur pun menceritakan semua apa yang terjadi . Bima membuang nafas kasar. Dan mengepalkan tangannya erat. Kecewa dengan umi Nur dan kakeknya. Namun ia harus tetap tenang. Karna kondisi Nur yang sedang sedih.


" Sekarang istrirahat lah , Biar cepat pulih. Lupa kan semuanya. Sekarang Nur aman bersama Aby. " kata Bima. Yang bisa mengerti kenapa istrinya itu nekad kabur dan hampir sampai mencelakai dirinya sendiri.


" Nur sayang aby., jangan tinggalkan Nur. ya bi " kata Nur merengek


" Iya Aby janji tak akan pernah meninggalkan Nur. Karna Nur istri Aby yang aby sayangi " kata Bima yang berusaha menenangkan istrinya. Karna ia tahu. Pasti Nur sangat merasa bersalah dan kehilangan..Yang membuat Bima barus bersikap baik. Tak tak mau membuat istrinya itu semakin sedih.


" Aby janji " tanya Nur .


" Aby janji Nur satu satunya wanita dihati Aby " kata Bima yang tersenyum sambil mengusap airmata Nur yang masih menetes di pipinya.


" Ya ampun so sweet banget mereka " kata Alan yang berada di balik pintu bersama Lim.


Yang membuat Lim tersenyum . Melihat Alan yang mengintip Bima dan Nur sedari tadi.

__ADS_1


" Apa kau belum punya pacar atau calon Lan?" tanya Lim.Yang lalu menjauh dari pintu menuju kursi tunggu


" Ada sih tapi belum yakin" kata Alan jujur sambil manyun.


Lim langsung menoleh pada Alan .Pria itu cukup tampan dan juga pekerja keras. Namun karna sibuk berkerja .Jadi belum sempat untuk bisa mencari teman hidupnya. Padahal umurnya sudah 26 tahun.


" Atau kau yang belum serius Lan masak kalah dengan Kim yang seperti patung itu " kata Lim.


" Cih.......bang Lim . bukan begitu. Karna tuh perempuan masih labil . Masih pengen senang senang pengen bebas. Coba ada yang kaya Nona muda , mb Ima sama Nur sih sudah langsung tancap gas bang "


" Nah ini bertingkah minta ini dan itu Hanya untuk pamer. Alan cuma takut bang kaya mantannya bang Didi tuh. Si Tania yang akhirnya selingkuh .Waktu kita ngak ada. Kan ngak enak " kata Alan memberi penjelasan.


" Iya juga ya. Untungnya Didi dapat yang lebih baik. Kalo ngak alamat seperti Tuan Gee " kata Lim.


" Ya begitu lah bang , Makanya kok bisa Bima yang masih muda aja dapat yang sebaik Nur . Tuan muda dan nona Maya itu karna sabar. Dan menunggu jodoh yang tepat seperti bang Lim .Yang slalu setia sampai mati " kata Alan sambil melirik Lim.


" Amin " kata Lim.


" Ngak juga meniru tuan muda yang katanya kalo kita bilang begitu tuhan akan mengabulkan doa kita " kata Lim.


" Ish....terserah lah .." kata Alan. Yang mengaruk kepalanya .Yang tak gatal . Karna bingung harus menjelaskan apa . Kalo mereka tak seiman..


" Kenapa ?" tanya Lim heran


" Ngak pa pa bang .oh ya kenapa anak-anak abang ngak diajak sekali kali pulang ke indonesia bang ?" tanya Alan. Mengalihkan pembicaraan


" Nanti kalo sudah besar. Sekarang masih kecil dan sekolah.Masih perlu pengawasan " kata Lim.


" Wah bisa dijodohkan dengan nona Queen tuh anak abang " kata Alan .


" Aku tak berani Lan, biar mereka memilih cintanya sendiri. Kalo jodoh tak akan kemana. " kata Lim.

__ADS_1


" Wah abang sangat bijaksana .Pantas tuan muda percaya penuh sama bang Lim " kata Alan.


" Itu harus. Karna kejujuran itu mahal Lan, tuan muda juga bos yang baik dia tidak pelit dan cukup royal. Hanya orang bodoh saja yang berkhianat. " kata Lim.


Karna Memang Ryan bos yamg baik dan ramah juga santai. Bahkan tak seenaknya. Asal bisa mengambil hatinya bonus bisa langsung dapat tiap ia rajin bekerja . Dan Lim buka tak punya uang untuk membuka perusahaan sendiri. Tapi ia merasa nyaman bekerja dengan Tuan mudanya itu Yang sedari kuliah sudah ia kenal.


........................................


Sedang dikamar rawat . Bima sedang menyuapi Nur makan. Karna istrinya itu belum sempat makan setelah dari klinik. Sewaktu mereka berangkat. Karna Nur tertidur di dalam pesawat dan langsung menuju rumah sakit . Setibanya dari jakarta.


" Sudah kenyang by " kata Nur .


" Sedikit lagi ya ,sayang ini tinggal dua suapan " kata Bima. Yang menyuapi bubur hangat pembelian Lim .


" Ya by, lalu aby nggak makan ?" tanya Nur


" Nanti habis ini" kata Bima .Yang melap bibir Nur dengan tissue .


Mata Nur berkaca kaca. Terharu dengan perlakuan Bima yang telaten melayani nya. Juga bersikap sabar pada dirinya. Yang membuat Nur tak menyesali . Ketika ia nekad kabur dari rumah sang Kakek. Karna ia yakin Bahwa suaminya lebih baik dari pria yang dijodohkan sang kakek.


" Terimakasih by, sudah merawat Nur " kata Nur menatap wajah Bima.


" Aby ngak merasa direpotkan Nur. Karna itu sudah kewajiban aby.. Jadi Nur harus banyak tersenyum " kata Bima yang tersenyum manis pada Nur.


" Membuat Nur ingin memeluknya. Tapi ia tahu kondisinya tidak memungkinkan.


" Ya sudah Aby makan dulu ya. Nur sambil lihat acara televisi dulu ya " Kata Bima. Yang lalu menghidupkan Televisi. Di ruangan rawat VVIP yang ditempati Nur.


"Iya by " kata Nur yang melihat suaminya sarapan di sofa. Yang membuat Nur bahagia bisa mempunyai suami sebaik Bima. Walau dari pernikahan yang tak diharapkan. Namun kini ia tahu. Tuhan ingin mempersatukannya dengan Bima. Walau uminya belum bisa menerima Bima . Namun Nur yakin .Bima memang jodoh Yang di kirimkan Allah untuk menyayanginya.


" Ya Allah lindungi rumah tangga kami ya rabb, Hanya pada mu kami memohon dari kejahatan yang tak tampak . Dan yang nampak. " kata Nur berdoa .Sambil menitikkan air mata. Mengagumi sosok suaminya yang berjuang menafkahinya . Demi masa depan mereka bersama.

__ADS_1


__ADS_2