
Sepulang dari pasar. Maya membereskan semua barang mereka untuk pulang.Karna Ryan hanya minta 3 hari saja didesa
" Sebenarnya abang suka disini , tapi karna banyak pekerjaan ngak bisa lama lama disini Bim " kata Ryan pada Bima ketika mereka memasukan barang dan oleh oleh .Untuk di tata di bagasi mobil.
" Nanti setelah Bima pengumuman hubungi abang ya, biar cari sekolah asrama saja " kata Ryan menawar kan.
" Emang boleh bang kan sangat mahal " kata Bima menatap kakak iparnya itu.
" Tidak semua, hanya sebagian jadi kau bisa fokus belajar " kata Ryan.
" Trus ibu bagaimana bang " tanya Bima.
" Kan bisa ibu bisa nemani kak Maya mu dirumah kalo abang kerja " kata Ryan.
" Oh gitu ya bang nanti Bima pikirkan dulu dan bicarakan dulu sama ibu ya bang " kata Bima.Yang slalu meminta izin pada ibu nya. Sebelum mengambil keputusan.
" Iya Bim ,abang tunggu jawabanmu " kata Ryan tersenyum.
" Trimakasih bang, sudah bantuin kita dan tolong jaga kak Maya ya. Jangan sakiti dia seperti kak Bayu dulu " Kata Bima lirih. Berharap Ryan lebih baik dari Bayu
" Iya Bim, abang janji padamu .Akan menjaga kakakmu dan Aska " janji Ryan . Yang membuat Bima tersenyum manis.
Bima pun merasa lega Karna Ryan pria yang baik dan ramah.Dulu ia berharap begitu juga dengan Bayu kakak iparnya sebelum Ryan.Tapi sayang Bima kecewa . Karna tampa sengaja ia pernah menguping pembicaraan ibunya dengan sang kakak. ketika Bima hendak menghadapi ujian.Yang membuatnya sempat down. Untungnya ada sahabatnya yang menyemangatinya. Untuk tetap semangat belajar . Dan belajar fokus untuk membuat kakaknya bangga. Karna selama ini Maya lah yang banyak memenuhi keperluan sekolahnya.
Senyum Bima yang manis.
" Sudah semuanya." tanya Ryan .
" Sudah bang , tinggal siap siap saja." kata Bima Tersenyum manis.
" Oh ya ini buat jajan " kata Ryan uang membuka dompet dan memberikan beberapa lembar uang ratusan buat Bima.
" Hah...... kebanyakan bang " kata Bima menolak .Karna Bima tak mau merepotkan abang iparnya itu.
" Ngak pa pa, kan bisa di tabung " kata Ryan.
" Ini ambil, kenapa? takut dimarahi " tanya Ryan.
__ADS_1
" Ngak bang nanti ngak cukup buat beli bensin mobil kekota " kata Bima.
" Hahaha .......Kau ini abang masih punya banyak ,nih buatmu simpan " kata Ryan yang meraih tangan Bima lalu memberikan uang itu di genggamannya
" Abang serius, Bima takut nanti uang abang habis " kata Bima yang menghitung sepuluh lembar uang ratusan.
" Santai saja , sana simpan dulu " kata Ryan menepuk pundak adik iparnya itu .Sambil melangkah masuk menuju kamar Maya .
" Trimakasih ya bang " kata Bima senang yang belum pernah menerima uang sebanyak itu.Dan ini pertama kalinya.
Karna Maya hanya memberinya 5 ratus ribu sebulan untuk jajan,.Selebihnya keperluannya sudah dibelikan Maya. dan dititipkan pada sang ibu.
" Sama sama " kata Ryan tersenyum .Lalu menghilang di balik kamar Maya.
Sedang Maya sudah membereskan semua perlengkapan mereka.Untuk pulang kembali kerumah utama.
" Bang kita berangkat sore atau selepas isya " tanya Maya ketika Ryan masuk kamar
" Sore nanti kalo lelah kita menginap di hotel diperjalanan " kata Ryan sambil mendekati Maya dan mengecup bibir Maya.
" Bang......" kata Maya yang terkejut karna ulah suaminya itu.
" Ih abang , ngomong gitu volumenya di pelan kan sedikit .Malu didengar ibu sama Bima " Kata Maya memberi alasan.
" Iya deh, kok istriku ini sangat pemalu sih " goda Ryan yang lalu mengecup bibir Maya lagi. Untungnya Aska bersama sang ibu.
......................................
Sedang disisi lain Bayu sedang duduk melamun seorang diri .Setelah tadi pulang sidang mengurus kasus persidangan korupsi seorang pejabat pemerintah.
" Kenapa Bay, kasus menang dapat duit banyak kok sedih gitu " sapa Kevin menegur Bayu.
" Hanya kepikiran masa lalu vin " kata Bayu.
" Sudah lupain, lho harus move on. toh Maya juga ngak mau balikan kan. Masih banyak wanita yang mau nerima lho " seloroh kevin tersenyum.
" Iya gue tahu. tapi tidak semua sama seperti Maya yang baik dan penyabar. Aku sangat menyesal vin menyakitinya " kata Bayu lesu.
" Penyesalan mu sudah tak berarti Bay, Karna Maya sudah terlanjur sakit hati. Jadi lho harus bisa lupain dan mengikhlaskan nya. Makanya kita harus berpikir dulu sebelum bertindak. Karna semua penyesalan adanya di akhir bukan diawal " kata Kevin mengingatkan Bayu.
__ADS_1
" Iya vin, gue tahu gue salah .dan itu tak bisa mengembalikan Maya padaku lagi. " kata Bayu.
" Tuh sadar , makanya sekarang lho fokus kerja dari nol Lalu cari teman hidup baru lagi " Kata Kevin.
" Untuk kerja mungkin Iya vin, tapi untuk masalah wanita gue pikir pikir dulu " kata Bayu Yang masih belum bisa melupakan Maya. Dan ia baru menyadarinya Setelah Laras menipunya. Dan itu jadi karma untuknya.
Dulu Bayu pikir Laras memang betul betul hamil anaknya .Dan itu membuatnya senang karna Maya belum hamil. Tapi malah Maya yang hamil darah dagingnya yang membuatnya hampir mencelakai Maya. saat itu. Karna melindungi Laras. Dan itu jadi kesalahan yang sangat fatal baginya .Karna Maya tak pernah menceritakan kehamilannya .
" Yuk Bay, gue pulang duluan " kata Kevin yang beranjak dari kursinya.
Sedangkan Wawan dan Renaldy sudah pulang dari jam 3 sore tadi.
Bayu pun lalu membereskan berkas berkasnya. Dan memasukkannya kedalam tas kerja .Lalu pulang dengan mengendarai motornya .Menuju rumah kontrakan.
..................................
" May, bangun sayang " kata Ryan membangunkan Maya.
" Kita sudah sampe mana bang ?" kata Maya yang membuka matanya.
" Kita menginap di hotel dulu masih 3 jam lagi .Abang juga mau istrirahat " kata Ryan .
" Ya bang " kata Maya yang terlelap tidur bersama Aska dipangkuan nya.
Memang Ryan sengaja tak membawa sopir karna ingin menikmati kebersamaannya dengan Maya. Dan lagi ia ingin tak banyak orang yang tahu tentang kehidupan pribadinya..Karna dikalangan pebisnis pasti ada musuh .Yang kadang ingin menjatuhkannya .Oleh sebab itu Ryan juga menutup indentitas Maya Dan hanya Didi dan bi Marni yang tahu banyak rahasia siapa Maya.
" Ayo bang " kata Maya ya sudah siap mengendong Aska menuju hotel.
" Sini biar abang yang gendong " kata Ryan yang meraih Aska. dari gendongan Maya.
" Ya bang " kata Maya lalu memberikan Aska pada Ryan. Lalu.keduanya pun melangkah memasuki hotel .Di mana tempat mereka menginap.
" Slamat malam bisa kami bantu " kata seorang gadis resepsionis
" Number one " kata Ryan pada resepsionis hotel yang tersenyum padanya.
" Baik tuan tunggu sebentar " kata gadis itu sambil melirik Ryan mengedong Aska..Yang terpana melihat ketampanan Ryan.
" Ini kuncinya tuan, silahkan tuan , nyonya " kata resepsionis itu.
__ADS_1
" Trimakasih " kata Maya . yang mengambil kunci lalu berlalu bersama Ryan menuju kamar untuk beristirahat.