
Ryan baru saja tiba dikantor nya diantar Jhon dan Alan Jam sudah menunjukan angka 9 ketika Ryan duduk .di kusi kebesarannya
" .Aha........aku bisa mengerjai Kim nih " kata Ryan yang lalu menelpon Kim
Ting tong ting tong......suara ponsel Kim terdengar jelas Lalu ia pun mengangkatnya sambil menggosok gosok kan mata.
" Hello......." kata Kim
" Kau lupa bekerja Kim apa kaun ingin di pecat sekarang " kata Ryan disebrang sana.
"Hah......": "' kata Kim kaget dan melihat jam di dinding.
"' Ima.............!!!!'" teriak Kim ..Bos maaf ' saya ......
Belum selesai Kim bicara hubungan sudah terputus. Karna Ryan kaget mendengarkan teriak kan Kim pada istrinya itu.
" De..... bangun ....ayo bangun ., " kata Kim bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri.
" Ya ampun kak kenapa ngak membangun kan Ima. anak anak pasti telat " kata Ima yang lalu berlari kekamar anak anaknya
Ceklek
"Ima baju kakak mana .... " teriak Kim
" Iya kak, kenapa sih kakak ngak pasang
Alarm tadi malam " kata Ima.
" Harus nya ima yang pasang de..Kok nyalahin Kak Kim ." kata kim ngomel
"Kok nyalahin ima sih kak, kak kim tuh yang salah. Sampai Lupa diri.makanya anak anak juga belum bangun nih "kata Ima yang bergegas keluar kekamar Kembali lagi setelah anak anaknya nggak ada
'"' kak anak-anak hilang " kata Ima panik
" Hah.....kok bisa Lalu mereka kemana "'Kata Kim panik
"Mana Ima tahu kan kak Kim ngak membangunkan ima mereka menghilang dari kamar "kata ima
" Ima.......cepat mandi dan cari , kak Kim belum sarapan ini lapar mana mau ngantor " kata Kim kelabakan sendiri.
" Kakak ..sarapan didapur utama saja Ima mau mandi "' kata Ima yang bergegas masuk kamar mandi .
" Astaga kacau "' kata Kim yang bergegas ke dapur utama Tetapi meja sudah di bersih kan Ratih.
__ADS_1
"Aish telat .....bi Marni apa masih ada sisa sarapan " kata Kim
" Coba dilemari belakang kim mungkin masih ada, kenapa bisa kesiangan sih" kata bi Marni
"' Lupa pasang alarm bi . jadi kesiangan nggak enak sama tuan muda telat bangun " kata Kim
" Makanya ingat pasang alarm biar ngak kesiangan masa kalah sama anak sendiri " kata bi Marni
"' Hah apa tadi Ken dan Zia sarapan disini bi " tanya Kim .
" Iya lah mereka juga diantar sekolah sama tuan terlalu kalian ini bangun siang siang " omel bi Marni
" Maaf bi" kata Kim yang menikmati makannya Untung masih ada sisa makanan.
"' Kak bagi " kata ima yang langsung duduk didepan suaminya dan ikut makan
'**********
Sedangkan Maya bersiap siap untuk pergi berangkat ke mall untuk keperluan dapur.
Lalu menyuruh Bima dan Nur juga bersiap
" Kim siap siap disuruh nona ngantar ke mall juga ima di suruh ikut " kata bi inah
" Belanja bulanan " kata bi inah
"' Tapi saya mau kekantor bi " kata Kim
" Sudah telat Kim , kamu disuruh jaga nona karna sudah diganti Alan pagi tadi .Untung tuan muda ngak marah " kata bi Marni.
" Astaga bi orang ngak sengaja hilap bi hilap " kata Ima
" Hilap apaan keenakan bi maka nya ingat umur " kata Maya yang berkacak pinggang melihat keduanya makan.
": Heh .... maaf nona " kata Kim mengaruk kepalanya yang tak gatal
" Hehehe........ iya Maaf kak kita lupa pasang alarm. " kata Ima malu .
" Cepat siap siap kakak tunggu didepan " kata Maya yang lalu mengelengkan kepala dan meninggalkan keduanya.
Sedangkan Kim dan Ima saling pandang.
sama sama merasa bersalah . Karna lupa waktu. Dan juga lupa memasang Alarm
__ADS_1
Lalu bergegas menghabiskan makannya Untuk mengantar Maya ke mall
*******
Sedangkan di apartemen Rara duduk melamun Ketika sebuah tangan memegang pundak nya .
" Ayo mb kita jalan jalan hari ini " kata Neti tersenyum
" Trimakasih Net kau baik sekali . Tunggu Sinta sebentar ya " kata Rara lalu pergi masuk berganti .pakaian
" Trimakasih nak Neti sudah sering datang menghibur dan menyemangati Rara " Kata tante Mili ketika Neti duduk menunggu
"' Sama sama tante , saya hanya bisa mendukungnya biar dia bersemangat diakhir hidupnya . Dan tak menyesali takdir yang terjadi .
" Ya nak memang begini lah hidup kita tak pernah tahu apa yang terjadi yang penting kita slalu siap menjalaninya .
" Ya tante ayo kita turun kalo sudah siap kak Sinta sudah menunggu di bawah " kata Neti yang hari ini ingin mengajak Rara belanja ke mall karna Diaz menyuruh nya membawa Rara belanja
Setelah semua nya siap mereka pun berangkat Bersama Sinta yang menunggu sedari di bawah karna Sinta meminjam mobil sang suami .
Rara melihat lihat pakaian tidur yang ia suka ketika sudah sampai di mall dan juga melihat beberapa model terbaru yang ia sukai namun tiba tiba matanya menangkap
wajah yang ia kenal
" Maya ....." kata panggil Maya yang menoleh kearah suara.
" Rara ..." kata Maya.yang terkejut melihat Rara dan Sinta dan juga Neti. bersama mamah Mili.
" Mb Maya ...." kata Neti yang langsung meluk Maya bersyukur karna bisa bertemu mantan kakak iparnya itu.
" Neti minta maaf atas sikap Neti dulu sama mami pada mb Maya. Maukah mba maafin Neti " kata Neti to the point karna memang sudah lama ia ingin bertemu Maya .
"'Mb sudah melupakannya dan memaafkan begitu juga sama mami. " kata Maya.
" Aku juga minta maaf pada mu May Atas sikap ku telah Mengoda Ryan . Mau kan May memaafkan aku Dan sampaikan maaf ku juga pada Ryan ya May " Kata Rara yang juga meminta maaf pada keluarga Maya . Drama mengharukan itu pun dipenuhi air mata yang tak disangka sangka Sinta bahwa Maya lah orang yang dulu ingin dihancurkan .Rara tapi malah orang yang mereka sakiti yang menolong Tampa pamrih. begitu juga dengan Neti yang merasa senang bisa bertemu Maya dan minta maaf langsung. Bima Nur serta bi Marni dan bu Lastri tertegun melihat pertemuan tampa sengaja itu. lalu mereka makan bersama berkumpul untuk ngobrol sebelum pulang. Untuk bertemu dan saling mengikhlaskan semuanya
Kini semuanya sudah selesai Rara pergi dengan tenang setelah minta maaf. Bayi nya selamat dilahirkan dengan operasi cesar yang dirawat Neti . Dan Neti akhirnya hidup bahagia . begitu juga Caca yang akhir nya tahu kalo Nur adalah adik ipar mantan istri Bayu. langsung minta maaf atas kesalahannya dulu. Begitu juga Evan dan Sinta .Mereka meminta maaf pada Ryan dan Maya yang membuat mereka kini hidup tenang dan bahagia Dan juga tampa beban. Begitu juga Maya yang makin hidup bahagia dengan anak anak dan suami nya
Tampa ada beban lagi . Begitu juga Bima dan Nur yang kembali ke Dubai setelah Azzam berumur 4: bulan..Semua sudah lengkap Bersamaan mengantar Tan ke Taiwan tuan besar Lee .sakit . yang membuat Maya sekeluarga pun pulang
Ke taiwan untuk melihat sang kakek dan
Itu terakhir mereka bertemu .Karena tuan besar Lee wafat setelah bertemu cucu dan cicitnya dan menyerahkan semua warisannya pada Ryan cucunya..
__ADS_1