
" Cih kau cuma sopir ngapain ikut campur " kata Rara emosi menatap Kim yang sudah membuatnya jatuh.
" Iya aku memang sopir tapi dan serendah dirimu yang memaksa suami orang lain untuk di tiduri " kata Kim sinis yang melihat Rara hanya memakai pakaian seksi dan terlihat jelas dadanya dengan baju terawang .
Lalu melihat Ryan yang sudah terbuka resleting celananya. Kim tak memperdulikan Rara .Dia lalu membopong Ryan untuk pergi dari apartemen itu.
" Hei mau kau bawa kemana Ryan biarkan dia disini.....," teriak Rara marah karna Kim mengacaukan rencananya yang sudah setengah jalan.
" Akan kubawa pulang , dari pada disini. Kau ingin memperkosanya kan ?" kata Kim tajam lalu pergi meninggalkan Rara.
" Hei ....... tunggu....." kata Rara berteriak
Namun Kim tak perduli.Ia mengangkat Tubuh Ryan seperti karung beras dan membawanya masuk lift. Dan cepat cepat menuju mobil.
Rara yang menyusul nya berusaha mengendor gedor kaca jendela mobil. Namum kim tak perduli..Lalu ia menghidupkan mesin mobil dan tancap gas meninggalkan Rara yang berteriak teriak seperti orang gila.
" Sialan sopir itu kacau rencanaku " kata Rara mengepalkan tangannya .Lalu bergegas kembali ke apartemen nya.
Sedangkan Kim membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah utama . Sambil menelpon dokter . langganan keluargga Lee untuk datang Yang di jemput Alan.
******
Cit...........
Mobil berhenti pas didepan pintu utama. Jhon yang juga baru pulang Langsung membantu kim mengangkat tubuh Ryan ke dalam Kamar. Sedang Ali membawa mobil masuk garasi penyimpanan mobil bosnya itu.
" Nona ......" Kata Jhon mengetuk pintu .Yang langsung dibuka Maya . Yang kaget melihat suaminya itu. Dalam keadaan tak sadar .
" Ada apa ? apa yang terjadi ?" kata Maya kaget . Ketika jhon dan Kim membawa Ryan dan membaringkannya ditempat tidur.
" Tuan muda pingsan nona, saya sudah memanggil dokter tunggu sebentar lagi Alan sedang menjemputnya " kata Kim. Yang lega karna bosnya sudah di rumah.
" Bang ini dokternya " kata Alan yang menerobos masuk.
" Nona bisakah menyuruh bi Marni buatkan susu hangat " kata Kim.
" Iya kim sebentar " kata Maya bergegas pergi karna sudah ada dokter yang memeriksanya.
" Bagaimana dok ?" tanya kim.
" Tuan muda baik baik saja dosisnya tidak tinggi . Sebenarnya ada apa ?" tanya dokter itu menatap Kim. Namun Kim tak menjawab.
__ADS_1
" Kim ......." kata Jhon.
" Bisa kita bicara di depan saja nanti dok " kata Kim yang tak mau nona mudanya tahu.
" Ini susunya " kata Maya yang tergopoh gopoh datang bersama Nia . Yang lalu meminumkan susu hangat ke mulut Ryan sedikit demi sedikit.
" Nona tuan muda ngak apa apa, beliau hanya pingsan dan butuh istirahat." kata dokter.
" Terimakasih dok apa harus minum obat ?" tanya Maya khawatir. Seraya menatap Ryan. yang masih belum sadar
" Tidak beliau hanya butuh vitamin. , baiklah nanti saya suruh Kim untuk menebusnya " kata dokter.
" Baik dok trimakasih." kata Maya.
" Sama sama nona, kalo begitu saya pamit dulu permisi " kata dokter itu .
" Ya dok sekali lagi trimakasih " kata Maya
Dokter itu pun meninggalkan kamar Maya di kawal kim.jhon dan Alan . menuju ruang tengah dan membicarakan sesuatu disana .
*****
Sedang Alex dan Didi yang datang sambil menjemput istrinya di villa belakang terkejut Mendengar apa yang Kim ceritakan.
" Ish ....ish ....bukan gila lagi lex tapi psikopat Lex . Masa ngak malu sampai mau buka celana segala. Kalo Kim lambat dikit udah di genjot tuh pake gaya duduk " kata Lim yang ikut bicara . Ketika Jhon memberitahukan nya.
" Hadeh baru ini gue dengar ada perempuan mau memperkosa laki laki " celutuk Alan menyugar kasar rambutnya.
" Ngak aneh lan jaman sekarang nekad biar seakan akan dia jadi korban dan dapat kesempatan " Kata Jhon .
" Cih ... tapi itu sudah kelewat batas masa main paksa , ok cantik tapi ngak pake otak " kata dokter langganan Ryan.
" Waduh .....kok rame ngumpul lagi ngapain nih " kata Desi dan vani juga Mischa yang nongol .
Membuat semua pria yang ada disitu semua diam dan saling pandang satu sama lain.
" Lagi ngobrol aja beb, ayo kita pulang mana anak anak " kata Alex yang tak ingin istrinya tahu. Karna mereka menjaga perasaan nona mudanya.
" Di kamar Aska, ya sudah mami samperin dulu ya biar kita pulang " kata Desi.
" Iya aku juga "kata Vani yang lalu mengikuti Desi menuju kamar Aska.
__ADS_1
":Huh hampir saja " kata Alex mengusap dadanya.
" Ya sudah aku nebus vitamin dulu di apotik sekalian ngantar dokter kerumah sakit ": kata Kim.
" Iya ayo " kata dokter yang tadi memeriksa Ryan .
Lalu para pria pun bubar ke posnya masing masing karna tak ingin ada keributan. Sedang kan Maya menunggu Ryan sadar. Matanya berkaca kaca karna takut terjadi apa apa. Namun dokter mengatakan Ryan hanya butuh istirahat.
" Ya Allah ada apa sebenarnya yang terjadi " guman Maya .Yang lalu mengusap wajah suaminya itu dengan rasa sayang .
Lalu ikut berbaring disampingnya . sambil menarik selimut . Untuk menutupi tubuhnya dengan Ryan .Biar terasa hangat. Dan sambil memeluk tubuh suaminya itu dan tidur di pinggir bahu Ryan. Yang belum sadar .
******
Prank....prak.........
" Sialan tuh sopir awas saja nanti " kata Rara kesal karna hari ini ia tak berhasil menjebak Ryan untuk tidur dengannya
" Akan ku buat perhitungan nanti. kita lihat saya nanti " kata Rara emosi.
Yang mulai terobsesi dengan Ryan setelah bercerai dengan Ronald yang bangkrut .Karna perusahaannya di ujung tanduk .Yang membuat Rara pergi meninggalkan suaminya itu. Karna tak bisa membahagia kan nya. Apalagi untuk urusan shoping yang menjadi kebiasaan bagi Rara. Yang terbiasa hidup glamor dan lahir sebagai anak orang kaya.
******
" Kim apa nona Maya tahu semua ini " tanya Lim yang ikut mengantar dokter pulang dan kini mereka sedang dalam perjalanan pulang
" Tidak aku tak ingin nona Maya sedih " kata Kim .
" Tapi cepat atau lambat dia akan tahu kim , karna dulu Rara sempat punya hubungan dekat .dengan tuan muda " kata Lim.
" Aku tak perduli. kalo pun nona tahu jangan dariku. Biar dari orang lain . Aku tak tega
melihat nona Maya sedih " kata Kim.
" Ya aku juga , kita mengenalnya cukup baik. Tak mungkin tuan muda menyakitinya
kuharap tuan muda tak punya rasa lagi dengan Rara. selain rasa pertemanan. " kata Lim
"Tapi aku yakin wanita itu licik Walau tuan menghindarinya. Tapi dia punya banyak cara untuk mencari celah mengambil kesempatan untuk membuat tuan muda terjebak " kata Kim
" Entah lah Kim , aku bingung dengan para wanita yang mengejar ngejar tuan muda Mereka mengejar uangnya atau orangnya sih " kata Lim pusing. lalu memejam kan matanya.
__ADS_1
" kurasa dua duanya Lim " kata Kim. Lalu mempercepat mobilnya lagi.