
Pagi itu Vani pun mau menikah dengan Didi. Setelah menelpon orangtuanya di Lampung.
Sang ayah merestui dengan menyerahkan menikahkannya dengan wali nikah. .Dan menyaksikan pernikahan Vani lewat Ponsel secara langsung.
Sedang Alex dan Desi setelahnya dengan wali sang abang yang datang karna juga bekerja dikota sang sama. Ada rasa haru dihati Maya yang melihat kedua temannya itu menikah. Walau dengan dadakan tapi itulah jodoh yang tak di duga. Semua karyawan dan pelayan dirumah utama menjadi saksi. Dan malam harinya akan ada pesta kebun yang diadakan untuk dua pasang pengantin .Dengan hanya mengundang sahabat dan kerabat.
" Selamat ya Van, semoga samawa dan kamu juga Des. " kata Maya.
" Lah trus kita ngak jadi shoping shoping May " kata Desi cemberut.
" Lah kan nanti malam kita ada acara jadi kalian siang ini pada santai dulu lah " kata Maya tersenyum.
" Apes kita May, gara gara nginap jadi digerebek para satpam " kata Vani cemberut.
" Sudah ngak usah dibahas kan sudah sah ini. Lagian nih ya kalian sudah punya suami. Kan kemaren katanya pengen cepat punya suami
Nah dikabulkan tuh doa lewat keciduk ha....ha ha.." kata Maya tertawa senang.
" Jahat lho May , malah ngak belain kita " kata Vani yang masih berwajah masam.
" Sudah ngak usah cemberut nanti malam pesta lho bakalan ngerasain toh lobak garut " kata Maya terkekeh.
" Hah apaan tu ?" kata Desi heran.
" Lobak garut apaan emang May " tanya Vani juga yang bingung.
" Hadeh..... ya nanti lho tahu sendiri deh tuh apaan tunggu aja nanti malam . Kan katanya pengen digenjot nah tuh nanti malam coba rasanya digenjot " kata Maya sambil menaikan kedua alisnya.
" Plak.......
" Auw..... sakit Vani " kata Maya mengaduh.
" Asal lho ya , gah gue sama cowok sombong gitu " kata Vani .
" Lah ngapa Van, kan dia emang gitu orangnya mending dari si Alex tuh laki gue .Yang rada geser otaknya kebelet nikah. Sampe malu gue " kata Desi yang manyun.
" Ha ..ha... ha... ngak usah debat sana luluran tuh bi Maryam sudah bawa pasukan buat luluran kalian .Kan nanti malam pesta . gih sana masuk kamar .Aku mau menyusui Aska dulu. " Kata Maya yang beranjak dari depan pintu kamar Yang ditempati Desi dan Vani.
" Ya May, nanti kesini lagi ya " kata Vani.
" Ok " kata Maya yang lalu pergi meninggal Vani dan Desi yang akan luluran buat mempercantik diri untuk nanti malam.
............................
__ADS_1
Sedangkan Didi baru saja turun membukakan pintu untuk tuan mudanya. Karna Didi langsung kerja setelah tadi menikah.
Ryan pun turun dari mobilnya . Lalu diantar Kim dan jo menuju ruang kerjanya .Karna memang Kim dan jo .Pengawal pribadinya Ryan. Sedang Didi izin ke kantor cabang sebentar. Sebenarnya Minggu mereka libur .Tapi karena ada janji dengan Klein Ryan dan Didi terpaksa masuk kerja.
Didi pun melajukan mobilnya menuju kantor cabang dengan perasaan resah .Entah bagaimana ia menjelaskan semuanya pada kekasihnya yang dipacarinya selama 3 tahun itu.
" Aku harus mampir dulu ke apartemen kania , dan menjelaskannya sebelum ia tahu dari siapapun " kata Didi.
" Brak....
Didi pun menutup pintu mobil .Dan bergegas menuju apartemen kania. Setelah sampai di depan pintu . Didi pun membuka pintu dengan no sandi lalu masuk untuk menemui kania .
Didi hendak mengetuk pintu kamar ketika suara ******* terdengar dari kamar Kania.
Deg ......
Pintu yang tak rapat terkunci didorong Didi sedikit.
" Kania...." kata Didi yang langsung lemas melihat Kania sedang ditunggangi pria lain.
" Kania.....!! teriak Didi yang mendorong pintu hingga terbuka lebar.
" Mas Didi " kata kania terbelalak melihat kekasihnya itu datang tampa memberi kabar.
Pria yang bersama Didi pun bergegas turun dari atas kania dan menutup tubuh nya dengan baju kimono.
" Mas kania bisa jelaskan baik baik " kata Kania yang ketakutan tertangkap basah selingkuh.
" Tak perlu dasar wanita murahan, kupikir kau bisa menjaga dirimu dengan baik .nyatanya kau tak lebih baik dari sampah " kata Didi yang lalu pergi meninggalkan dua manusia yang terkejut karna kepergok.
Brakk........
Didi membanting pintu apartemen dengan keras lalu turun kebawah. Menuju mobilnya dan menghidupkan mesin mobil menuju kantor cabang sambil menangis.
" Kau keterlaluan ka, aku memberikan semua apa yang kau mau tapi apa balasannya " kata Didi lirih .Lalu menghentikan mobilnya sejenak dipinggir jalan.
" Dasar kau wanita murahan kania , wanita matre . kau akan dapat balasan nanti " umpat Didi sambil menyugar rambutnya kasar.
Drt .....drt......drt......
Didi pun mengangkat ponselnya yang bergetar. Ketika terlihat nama bosnya di layar ponsel.
" Di kamu langsung pulang saja , tadi pa Arif sudah menanganinya . Kamu bisa pulang untuk membantu persiapan pesta nanti malam " kata Ryan dari kantornya.
__ADS_1
" Baik bos " kata Didi yang lalu meletakan ponselnya kembali disaku. Setelah bosnya
memutuskan sambungan telponnya.
" Astaga " kata Didi yang ingat dengan Vani. Gadis yang dinikahinya pagi tadi. teman dari istri bosnya itu. Membuat Didi sedikit tenang setelah mengingat apa yang terjadi di apartemen kania.
" Baik kania , aku tak butuh kau lagi ada yang lebih baik dari mu " kata Didi yang lalu menghidupkan mesin .Dan berputar balik untuk menuju rumah utama.
......................
Sedangkan Alex tersenyum senang setelah hari ini ia bisa menikah. Karna selama ini ia slalu sibuk kerja . Dan tak pernah memikirkan wanita selain pekerjaan. Yang membuat sang mami slalu memintanya untuk segera menikah karna umurnya sudah 32 tahun.
" Ok mam, Alex akan bawakan mami cucu kalo pulang besok " guman Alex yang sedang sibuk di ruangannya. Karna akan bertemu Klein bersama bosnya sebentar lagi.
" Tok ...tok.....tok.....
" Masuk " kata Alex
" Tuan Alex sudah siap ayo berangkat , tuan Lee sudah menunggu " kata Jo asisten Kim. Pengawal pribadi Ryan.
" Baik aku segera kesana " kata Alex Yang lalu merapikan berkasnya dan bergegas untuk rapat. Karna ingin cepat pulang bertemu sang istri.
..............................
" Kenapa lama ?" kata Ryan menatap Alex yang baru datang
" Maaf bos tadi hampir ketinggalan berkas jadi berbalik untuk mengambilnya" kata Alex.
" Bukan nya sudah ku ingatkan " kata Ryan datar.
" Maaf bos , saya lupa karna biasanya minggu libur dan saya pikir libur kerja " kata Alex member alasan.
" Baiklah ayo berangkat, aku juga pengen libur tapi terpaksa kerja karna kalian lamban " omel Ryan .sambil melangkah berjalan menuju mobil.
" Maaf bos " kata Alex .yang menunduk dan mengikuti bosnya itu dari belakang.
Mereka berempat pun menaiki dua mobil yang berbeda. Ryan dengan dua pengawalnya sedan Alex seorang diri.
Sedangkan di rumah utama tuan Lee.Maya sedang sibuk.Menyiapkan tempat Acara pesta. Walau tak terlalu mewah tapi pesta ini dibuat untuk semua orang yang tinggal dirumah utama Lee. Untuk Acara pernikahan syukuran dua asisten suaminya. Yang menikah tadi pagi. Juga untuk makan bersama dengan para pelayan dan karyawannya.
Monggo yang mau hadir he...he...he....
__ADS_1
Reader siap siap kondangan yuk.