Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 388


__ADS_3

Ryan pun mengingat waktu Maya melahirkan di villa waktu Ryan mendapat kecelakaan dan sempat lumpuh .Yang membuat Ryan tak bisa berjalan.. Dan terpaksa Maya melahirkan di rumah villa yang mereka sewa.


" Kenapa bang kok abang melamun.?" tanya Maya menatap Ryan.


" Abang hanya ingat waktu dulu May juga melahirkan dirumah Villa waktu kita di desa May ingat ngak " kata Ryan


" Oh ya jadi dulu Maya melahirkan dirumah juga bang kalo Aska. gimana. ?" tanya Maya


" Sama Aska juga di rumah villa pantai Malahan abang memanggil 3 dokter waktu itu kalo ngak salah " kata Ryan .


" Oh ya..... wah Maya belum ingat yang itu bang " kata Maya.


" Ngak pa pa May kapan mau menjenguk Nur ?" tanya Ryan .


" Nanti setelah anak anak pulang dan Maya nanti sama Desi juga Vani dan Ima ya bang.


" Ya sudah mungkin abang bareng Alex juga Didi dan yang lainnya nanti malam " kata Ryan . Yang sudah selesai makan. Lalu Kembali kekamar untuk


" Ya sudah abang berangkat ya " kata Ryan Yang diantar Maya sampai halaman teras .


" Ya bang hati hati " kata Maya .


Maya pun melambaikan tangannya Dan kembali masuk kedalam. Lalu menelpon Desi dan Vani. Yang langsung segera meluncur ketika dihubungi.


" May........ Maya ......" kata Vani dan Desi ketika sudah sampai di rumah utama


" Hei...... Kalian aku disini " kata Maya yang ada didapur sambil makan salad buatan nya sendiri bersama Nia dan Weni.


" Hadeh....bu bos kita pikir dimana " kata Desi. Yang langsung ikut duduk.


" May gimana ceritanya kok bisa Nur brojol dirumah Mana Bima yang menyambut bayinya ." kata Vani yang langsung duduk dan bertanya


" Lah kamu tahu dari mana Van " kata Maya heran.


" Dia tahu dari ibu May tadi telpon ibu pas kita ngantar sekolah " kata Desi


" O ...gitu aku juga belum kesana makanya belum tahu ceritanya panjang pendeknya. Nanti kalo sudah kesana baru jelas " kata Maya


" Ok ya sudah kita numpang makan disini dan ganti baju ya sekalian nanti jemput anak " kata Desi.

__ADS_1


" Ck...... pake izin biasa nya juga betah ngak pake izin " kata Desi.


" Maklum lagi bolong tuh hati " kata Vani terkekeh.


" Hah .... tumben lagi dapat rezeki nih " tanya Maya heran.


" Iya lah nih kita bawakan brownies kesukaan lho May " kata Vani


"' Ya ampun tumben ..... mana lagi masih ada ngak " kata Maya sumringah .


Aish bu bos tahu aja kita punya simpanan " kata Desi yang lalu mengeluarkan buah Alpukat super jumbo buat sahabatnya itu


" Alhamdulilah rezeki anak sholehah " kata Maya langsung mengambil buah alpukat yang mereka beli patungan Namun akhirnya jatuh ke tangan bu bos nya


" Lah kenapa cemberut " kata Maya menatap keduanya heran


" Ngak iklas nih ngasih " kata Maya yang memeluk alpukat 6 buah sebesar kelapa di pangkuannya .


" Iklas kok tapi kita tadi belinya patungan dan cuma itu buah nya . " kata Desi.


" Berarti rezeki gue nih " kata Maya senang Lalu bergegas menyimpannya . Takut dua temannya itu berubah pikiran . Karna dapat alpukat mentega jumbo


" Des.... kita ngak kebagian " rengek Vani


" Tapi aku juga pengen tak pikir makan bareng bateng Tapi malah disimpan di kamar " kata Vani


Weni dan Nia yang melihat itu pun terkekeh


karna baru kali ini Maya menyembunyikan makanan yang mereka beri . Biasa nya Maya cuek dan dimakan bersama sama.


" Hahaha....... mungkin ibu lagi ngidam bu Makanya langsung di simpan Biasa nya kan enggak " kata Nia .


" Hah..... Ngidam jangan bercanda kamu Ni " kata Desi kaget


" Kan baru menduga duga bu " kata Weni.


Yang membuat Desi dan Vani saling pandang. satu sama lain . Tapi tak menutup kemungkinan Maya bisa hamil lagi karna umurnya 28 tahun. Dan masih muda.


*******

__ADS_1


Sedangkan dirumah sakit Neti baru saja datang menemui Rara. Karna lusa Neti akan menikah dan tadi malam Diaz sudah melamarnya kerumah Bayu.. Dan hanya akan ada pernikahan sederhana yang akan di adakan dirumah kakak nya.


" Mb Rara " kata Neti yang membawa rantang makanan karna ia sudah berhenti kerja mulai hari ini atas permintaan Diaz.


" Neti...apa kabar Net, sini itu bawa apa? " kata Rara berusaha duduk Yang lalu di bantu Neti.


" Ini sayur lodeh dan ayam goreng mb sama balado telur takut mba bosan makan makanan rumah sakit " kata Neti yang berniat merawat calon madunya itu karna kasihan .


" Terimakasih Net " kata Rara yang mengingat Neti pada Sinta sepupunya


yang sempat mengingatkannya untuk pulang menemui sang ibu.


" Ya ampun apakah ibu memaafkan ku. Aku sudah banyak berdosa dan meng abai kan nya " kata Rara dalam hati. Yang belum bisa ditemui Diaz karma menurutnya Evan sedang keluar kota.


" Mb Rara kenapa ?" kata Neti heran melihat raut sedih Rara.


" Kau tahu Neti itu karma buruk yang kudapat dari meninggalkan anak dan suamiku yang menyayangiku ku..Dulu Aku hanya berfoya foya dan biasa menghabis kan uang Dan ketika suami ku bangkrut aku tak biasa hidup miskin . Lalu meninggal mereka. Dan merayu suami orang lain ..Agar dia mau dengan ku. Tapi aku tak berhasil . Lalu aku bertemu dengan Diaz dan dia menjadikan ku simpanan nya sampai sekarang. Tapi sayang aku tak bahagia dan malah mendapat penyakit


Kini aku hanya menunggu ajal ku Sungguh aku sangat menyesal Tapi sayang semuanya sudah tak berguna " kata Rara terisak


" Tapi mb sudah berubah pasti mereka masih mau memaafkan mba. Neti bisa membantu mb kalo mau bertemu mereka " kata Neti. Yang juga ingat dulu ia sering menyakiti Maya kakak iparnya bersama sang mami. Dan ibunya kini sudah tak ada dan belum sempat minta maaf dengan Maya .Begitu juga dengan nya.


" Entah lah Net aku rindu ibu ku maukah kau mengantar ku ke apartemen sepupuku besok .Aku ingin bertemu dengan nya " kata Rara lirih


" Ya mb Neti akan mengantar mb Rara " kata Neti.


" Sekarang mb Rara makan dulu ya mb mau pake apa " kata Neti


" Sama balado Nur dan sayur lodeh aja " kata Rara yang lama tak makan makanan itu. Karna ia sering makan makanan cepat saji . Dan restoran mewah.


" Ya mb " kata Neti tersenyum .mengingat sang kakak pergi ikut suaminya .


" Trimakasih Net " kata Rara yang lalu menerima pring dari Neti Lalu makan dengan lahap


" Ayo makan juga Net itu banyak nanti ngak habis kalo mb makan sendiri " kata Rara.


" Iya mba " kata Neti yang lalu mengambil piring dan sendok untuk makan menemani


Rara yang makan dengan lahap .

__ADS_1


" Ya Allah kenapa akau jadi ingat mb Maya ya . Aku banyak salah padanya


" Kata Neti yang belum pernah sama sekali bertemu Mantan kakak iparnya itu.


__ADS_2