Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 465


__ADS_3

Zia tak menyangka bunda nya itu sudah mendengar semua alasan nya Dan mau mengerti. Karna umur yang terpaut jauh Juga ia belum siap entah kenapa ada rasa takut dihatinya .


" Bunda mengerti nanti biar bunda yang bicara dengan ayah ya nak " kata Ima .Ketika Dela pergi memberi mereka ruang untuk keduanya ngobrol dari hati ke hati


" Ya bun trimakasih " kata Zia Yang ingin seperti Queen sepupunya . Bisa saling mencinta bukan cinta sesaat saja . Yang bisa saling mengerti dan mendukung .


Zia pun tersenyum senang karna kini ia yakin tak akan menyesal Dan akan belajar untuk introspeksi diri lagi dan hati hati Karna Queen sudah menasehati nya dari awal Untuk mencari orang yang sama sama saling mencintai Dan juga saling menghargai satu sama lain .


*********


Jam 3 dini hari pesawat mendarat mulus dibandara . Semuanya lega bisa sampai rumah dengan selamat. Dan semua nya bersiap siap untuk turun karna pilot dan asistennya juga akan istirahat Dan akan kembali terbang jam 8 malam besok Membawa pesawat terbang pulang ke Taiwan.


Para pengawal Ryan sibuk mengangkat barang dan mengantar siapa saja yang sudah lebih dulu masuk Sedangkan Vani dan Didi juga Alex langsung pulang kerumah masing masing


" Mah kak Tan belum turun " teriak Queen yang mengecek saudara saudara nya .


" Ya sayang nanti mamah cek " kata Maya Yang mengandeng sang ibu dan Ryan mengandeng sang mami. Untuk turun dan naik mobil .


" Ibu duluan ya sama mami " kata Maya


" Ya May jangan lupa Tan paling tuh anak kecapean ...." kata Mami


" Kecapean apa mi ?" kata Ryan memainkan mata nya.


" Ya seperti kamu itu tuan Lee ngak tahu waktu kalo butuh " cibir mami lalu masuk kedalam mobil


" Ryan hanya tersenyum . sedangkan Maya kembali ke pesawat lalu mengetuk pintu kabin yang masih tertutup .


" Tan.... tan.... tan... ayo bangun sudah sampe sayang " kata Maya . menggedor gedor pintu.


Ceklek ....


"' Mah ...... " kata Tan kaget dengan bertelanjang dada dan celana kolor


" Kamu ini ya ngak lihat waktu " kata Maya Yang lalu .melihat menantunya polos tampa selimut


" Tan ih... astaga .kamu ya ngak kasihan sama istrimu " Kata Maya yang lalu menutup tubuh Cia dengan selimut tebal .


" Cepat gendong istri mu turun bawa pulang " kata Maya .


" Sebentar mah Tan pasang baju dulu " kata Tan yang memasang baju kaosnya .


sedangkan Maya merapikan baju cia juga membawa tas tas nya untuk turun ..


Sudah semua " kata Ryan yang berdiri di depan kabin .


" Itu kopernya belum ma " kata Tan

__ADS_1


" Ngak usah dirumah kan baju mu banyak Tan Dan Cia bisa pinjam Maira Kalian nanti juga akan pulang kan jadi ngak usah diturunin " kata Maya


" Terserah deh " kata Tan Yang mengendong istrinya yang terbungkus selimut Yang membuat mata Ryan terbelalak.


" Apaan sih pah " kata Tan cemberut .


" Kau ini kenapa menantuku sampai terkapar lemas gitu " kata Ryan mengeleng.


" Ih papah anak sama saja ayo bang turun " kata Maya yang hanya tinggal mereka dan Kim yang tersisa lalu mengunci pintu pesawat .


" Sudah semua Kim " tanya Ryan


" Sudah tuan " kata Kim .


" Ayo pulang " kata Ryan Yang langsung menuju mobil . Dan Maya bersama Ima di tengah dan Tan sudah dibelakang . memangku Cia.


" Lah kok ada lontong bungkus May " sindir Ima


" Ish kamu ma kaya nggak pernah muda aja tahu aja laki kalo ngak puas ngak berhenti " kata Maya cuek .


" Hehehe....... kok tahu " kata Ima terkekeh.


" Lagu Lama kan " kata Maya . Sedangkan Tan hanya diam saja bersandar di kursinya


Sambil menatap istri yang terlelap .di pangkuannya.


" Tan nanti Cia suruh mandi hangat nak kalo bangun , kasihan dia " kata Maya .


" Ya mah " kata Tan.


" Berapa ronde Tan sampai tepar gitu " kata Ima bertanya.


" Ng..... bun cuma ......


" Sudah ngak usah dibahas kaya Kim ngak gitu aja. Seharian dikurung dikamar juga pernah kan " sindir Maya yang membuat Kim menajamkan kuping nya


" Ih kak May kepo deh. " kata ima.


" Lah nanya Tan bukan nya kepo juga ma . Lagian lho kan mau punya mantu ngak usah kepo. Itu urusan dalam negri biar aja bikin cucu buat kalian " kata Maya


" Hahaha ...... iya iya ...tapi masalahnya Mau mantu ngak jadi " kata Ima berbisik pelan karna ia belum bicara dengan Kim .


Yang membuat Maya ternganga dan Menelisik wajah ima penuh tanda tanya.


" Kenapa " bisik Maya pelan


" Zia bilang dia tidak yakin " bisik Ima.

__ADS_1


" Bagus lah akan berat baginya menjalaninya Bila ia sendiri tidak yakin Makanya ia membatalkan nya " kata Maya.


" Ya mungkin itu juga alasannya " kata Ima yang belum tahu pasti keputusan Zia Tapi ia bersyukur anaknya tak berpikir pendek mengambil keputusan.


Ryan dan Kim yang mendengar itu hanya saling pandang Tak mengerti apa yang istri mereka bahas Sedangkan Tan masih memangku Cia dengan tenang sambil memejamkan mata ..


Tak terasa mereka pun sampai Kelvin yang masih membantu menurun kan barang terbelalak Melihat Tan yang turun dengan celana kolor .dengan kaos putih. Membawa Cia yang terbungkus selimut .


" Astaga wah parah ya Tan sampai tepar istrinya digarap " kata Kelvin


" Hush..... kak ipar lho vin " kata Rey Mengingat kan Kelvin .


" Ups iya kakak ipar " kata Kelvin


" Hahaha........ mati kutu nih " kata Ken menyindir Kelvin .


" Tahu ah " kata Kelvin


"' Vin menurut silsilah aku juga kakak ipar lho " kata Ken yang membuat Alan yang mendengar tertawa.


" Wah Vin berat juga ya punya kakak ipar banyak nah hitung aja semua . Ada berapa kakak ipar Kan Kejatahan yang bontot jadi yah harap maklum " kata Alan Yang membantu menurunkan koper.


" Iya om tahu anggap aja Kelvin Masih kelas dua SMA " kata Kelvin yang membuat semua orang tertawa .


" Senang banget nih ya kaya nya " kata Maya berkacak pinggang .


" Ngak mah kita bercanda " kata Ken


" Serius juga ngak papa Ken " kata Kelvin


" Hahaha ... ya ampun adik ipar ngambek " kata Rey


" Sudah ayo masuk istirahat semua Lan Kim Jangan lupa suruh Jay cek ulang pintu gerbang bagi yang jaga malam " kata Ryan . Yang membuat semuanya terdiam


" Ya bos siap " kata Alan dan Kim . Yang menyuruh Jay mengecek pintu gerbang.


Sedangkan yang lain masuk kedalam rumah Dan istirahat di kamar masing masing . Begitu juga Kelvin yang masuk kekamar Maira . Tadinya ia ingin pulang membawa istrinya Namun karna sang istri ingin main bersama Cia terpaksa ia pun Menuruti kemauan istri kecilnya itu. Karna tak mau ribut. Karna selana ini mereka membagi waktu Seminggu dirumah orang tuanya seminggu di rumah mertua nya


" Kak belum tidur " kata Maira yang bangun melihat Kelvin duduk disisi ranjang


" Ini mau tidur sayang Ayo tidur lagi " kata Kelvin memeluk istri kecilnya itu dan mencium nya


" Apa capek " bisik Kelvin


"' Kak Kelvin mau itu " kata Maira menatap wajah suaminya itu.


Kelvin mengangguk dan tersenyum . Maira pun lalu tersenyum dan memeluk erat suaminya sedang Kelvin mulai bermain sesuka hatinya Karna besok ia belum masuk kerja karna istirahat .

__ADS_1


__ADS_2