
Maira tertawa lepas ketika tadi memergoki sang kakak. Yang mengerjainya.
" Wah pasti nanti marah marah tuh " kata Maira tertawa sambil menuju kabin nya
" Kok kelihatan senang banget sayang " kata Maya yang melihat putrinya tertawa tergelak.
" Itu mah kak Tan main kuda kudaan " kata Maira terkekeh.
"' Hah.....ih ngapain dilihat " kata Vani yang ikut nongol dibelakang Maya.
" Ngak sengaja tan, pintu nya ngak dikunci jadi ngak sengaja ke tengok tan "" kata Maira yang membuat Maya mengelengkan kepalanya .
" Astaga ...de kan pamali lihat kakak lagi gituan de ..Kan ade juga malu kan kalo lagi dilihat pas begituan ." kata Maya
" Maaf mah ngak sengaja kan pas tadi kak Tan ngerjain ade juga " kata Maira
" Ya sudah jangan diulang ya " kata Maya Yang tak mau putri nya itu dapat masalah dari sang kakak.
" Ya mah " kata Maira yang terdiam . Karna tahu bakal runyam bila sang kakak marah
Lalu langsung menemui Kelvin diruang kabin belakang
"Kak.... nanti kalo kak Tan marah gimana pas tadi Maira lihat mereka main kuda kudaan.." kata Maira yamg takut kakaknya marah padanya
" Nanti kak Kelvin yang bilang sini duduk sama kakak. " kata Kelvin yang menatap wajah sendu yang istri.
" Ngak pa pa sudah jangan dipikirin maaf tadi kak Kelvin yang salah biar nanti kak Kelvin yang jelasin .ya " kata Kelvin Sedangkan Leon dan Leo ketiduran. Vino dan Ken juga ikut tidur Karna ngantuk .
Sedangkan Tan sedang tidur nyenyak Setelah tadi bergumul panas dan Cia bergegas mandi mumpung suaminya itu tertidur .Lalu setelah selesai Cia mencari Maira .Yang kebetulan ingin masuk kabin nya Setelah menemui Kelvin
" Maira " kata Cia....
" Hei kak sudah selesai " kata Maira .
" Sudah yuk kita kesana " kata Cia.
__ADS_1
" Kemana kak disini aja atau kita dikamar Maira aja kak Biar nanti bisa langsung tidur " kata Maira
" Iya juga ya " kata Cia yang lalu mengikuti Maira masuk ke kabin lalu keduanya curhat.
" Apa kak Tan marah tadi kak Maaf Maira nggak sengaja lihat " kata Maira .
" Ngak papa....kak Cia bilang kan nggak sengaja ngak bakal marah kok " kata Cia Yang lalu curhat tentang masa lalunya.
Keduanya pun saling bercerita sampai akhirnya terlelap dengan sendirinya.
Sedangkan di jakarta tuan Connor mengamuk karna Perusahaannya bangkrut dan kalah tender berkali kali
" Lihat semua karna Andrew perusahaan jadi bangkrut. Selama aku hidup dengan Sania dan Tian tak pernah sampai begini Apa kau tak bisa mengajarinya dengan baik hah....." kata tuan Connor emosi Kini dia sadar ia sudah pilih kasih.
Padahal dulu ia pikir Menyayanginya Andrew bisa membuatnya sukses Sampai ia harus menjauhkan Tian sekolah keluar negri rupanya Tian bisa hidup nyaman di luar sana Tampa membawa sepersen pun uang darinya Sampai hari ini Tan tak pernah kembali padanya Walau pun diancam tak dapat warisan Tan benar benar tak perduli Begitu juga istri sahnya yang pergi yang membuat nya hancur juga memilih bercerai Ketimbang bertahan demi harta . Dan harta sang mertua pun ikut ludes untuk menutupi semua kerugian. perusahaan nya . William tak menyangka membuang istri sah nya dan Tian Menjadikannya sengsara Dan kehilangan putra nya itu kini membuat nya menyesal.
" Kenapa kau menyalahkan ku kau sendiri yang memanjakan nya kau juga pilih kasih Dan aku sudah mengingatkan mu kalo Tian anak mu juga. Tapi kau tak menggubris nya . Aku sudah iklas Sania jadi istrimu dan berharap kau berbuat adil . Tapi kau tak menggubrisnya . Tapi kenapa sekarang kau menyalahkan ku ..Setelah kau sendiri menyakiti nya hiks ..hiks.... hiks ..." tangis wanita paruh baya itu.
William pun terdiam. Karna apa yang istrinya kata kan benar .Dia tak bersikap adil . pada istri dan anak nya . Padahal ia sudah berkali kali mendengar nasehat istrinya Tapi William tak perduli kita ketika semua nya pergi ia baru menyadari berartinya anak dan istrinya. Ia masih ingat ketika terakhir bertemu Tian yang tak perduli dengannya Dan juga bersikap cuek.
" Lalu aku harus bagaimana ?" kata William lirih yang terduduk lemah di lantai.
" Lalu apa yang ingin kau lakukan " kata William. menatap putranya itu.
" Papi harus pilih salah satu Menjual rumah ini atau rumah kita yang disana
kita bisa membangun kost kost di tanah yang mami beli " kata Andrew.
William menggeleng. " kalo papi menjual rumah ini Tian tak akan mendapatkan apa apa. Sedang kan kau dan mami mu punya rumah . Aku tak bisa memaafkan diriku bila rumah ini terjual .." kata William
" Berarti rumah mami saja yang dijual kita bisa buka usaha lagi dan mami bisa bikin toko kelontong " kata Andrew . Yang memang tak tahu harus berbuat apalagi untuk menolong sang papi Andrew kuliah jurusan desain dan gajinya belum seberapa Hanya cukup untuk makan dan bertahan.
Tapi itu lebih baik ketimbang mengemis
***********
__ADS_1
Sedangkan di pesawat terlihat sepi karna semua tidur dan belum bangun..Hanya Ryan dan Lim yang asyik sedang bermain catur.
" Apa menantu mu bersikap baik ?" tanya Lim .
" Menantu yang mana ?" kata Ryan santai .
" Tian " kata Lim
" Ada apa dengan nya Apa ada sesuatu yang ia sembunyikan ?" kata Ryan menatap Lim .
" Apa kau tak tahu siapa dia ?" kata Lim sambil membuang Nafas kasarnya
" Putra William Connor " kata Ryan
" Putra Sania Alpa Aberto " kata Lim
" Sania.... sania yang gadis mungil di SMA yang cengeng itu " kara Ryan kaget
" Iya dia adik kelas kita yang suka dibully Cindy dikampus
" Astaga ......lalu bagaimana ? aku tak tahu banyak tentang anak itu Tapi ia cukup baik " kata Ryan santai.
" Ya Connor punya dua istri dan Sania istri sah nya Tapi Ia tak pernah dianggap Dan Sania bertahan demi Tian Sekarang mereka sudah bercerai .Dan .perusahan Connor bangkrut setelah Tian dan Sania pergi " kata Lim.
" Maksudnya ia dapat upah dari Karma buruk yang ia kumpulkan " kata Ryan
" Ya begitulah " kata Lim
" Anak itu baik . Dia tak banyak bersuara sikap nya juga santun .Tak masalah bagi ku dia tak punya apa apa Yang penting ia bisa menyayangi Queen .Dan menjaganya itu sudah cukup . Dan untuk masalah perkerjaan dia juga lumayan pintar .Aku tak.meragukannya Lim .." kata Ryan.
" Yah .... aku mengerti .Tapi aku hanya takut Connor mencelakai anak mu bos . karna ia tak pernah setuju Tian menikah dengan Queen Dan mengangap Queen yang merusak Tian. ." kata Lim .
" Untuk masalah itu Queen sudah tahu" kata Ryan santai
" Iya jujur saja tadinya aku berharap Queen bersama Leon Tapi rupanya ....
__ADS_1
Yah ..." kata Lim Lesu .
" What .... maksudnya ....?" kata Ryan kaget .