
Dapur menjadi heboh Ketiga Vani dan Desi datang karna memang mereka slalu jadi biang rusuhnya . Yang membuat Maya tergelak dengan tingkah konyol keduanya
Nur dan Ima ikut terkekeh karna melihat canda dan tawa mereka. Apalagi Vani dan Desi kadang membuat lelucon yang tak masuk akal.
" Nur kapan mau brojol nya tuh dede bayi sudah kelihatan belum statusnya " kata Vani yang duduk di sebelah Nur .
" Insyaallah jagoan kak ,mungkin tinggal nunggu harinya saja " kata Nur .tersenyum.
"' Wah bakal puasa tuh Bima ya, lihat lho anteng cuma ngiler " ledek Desi.
" Hahaha ...... di jepit Nur kan bisa " kata Vani memancing .
" Ih jepit apaan , emang bisa gituan pake di jepit segala " kata Nur yang pipinya merona
"' Hahaha..... Kalo ngak di **** aja Nur " goda Ima menimpali Vani
" Mana bisa dia Van, Nur masih polos ngak kaya lho Yang pengelaman kan senior dia kalem orangnya " kata Maya menengahi
" Ngak usah Nur mereka hanya mancing lho doang, Nanti otak lho ikutan kotor tuh di cuci obrolan absurd " kata Desi terkekeh.
" Alah Lho juga Des .. paling juga si Bima diajarin sama bang Alex biar lihai " kata Vani terkekeh.
" Hadeh kalian ini ngak usah dibahas juga kali , mending habisin nih rujak kasihan tuh Sinta gigit jari dengar kalian cerita " Sindir Maya . Yang membuat semuanya tergelak
" Hahahaha..........
Sinta yang mulai mengerti sifat teman temannya hanya tersenyum . Karna Sinta tahu mereka hanya bercanda. Yang membuat mereka semakin akrab. Bi Marni fan Bi inah yang ikut bergabung sambil mengupas buah hanya bisa mengelengkan kepalanya. Ulah Desi dan Vani yang mengoda Nur yang masih polos dan malu malu
Sinta yang tadinya sedih teringat Evan sedikit terhibur. Karma ia bisa tertawa bersama. Dan berharap Evan mau menikahinya dengan baik baik
" Aku Iri melihat mu May punya teman dan saudara yang sayang padamu Tak seperti diriku yang tak punya siapa siapa. Tapi alu bersyukur bisa bertemu kalian " kata Sinta dalam hati .
********
Di kantor Ryan dan Didi sedang serius memeriksa berkas ditemani Kim yang duduk di sofa.
__ADS_1
"' Kim gimana dengan Evan ?" tanya Ryan.
" Sepertinya dia bingung sendiri tuan., Karna sekarang kekasihnya pergi. Dan perusahaan berjalan seperti biasa Masih belum ada kepastian " kata Kim.
" Bagus lah tapi tetap awasi pergerakannya Siapa tahu dia hanya membuat permainan Dan kita harus hati hati " kata Ryan.
" Iya tuan " kata Kim
"' Di apa Lim sudah menghubungimu " kata Ryan
" Untuk pagi tadi sudah tuan tapi untuk siang ini belum " kata Didi.
" Tapi bos tadi aku dapat informasi kalo Sinta kenal Rara. Karna Nasir mengawasi nya ia menemui Sinta di apartemennya " kata Didi.
"' Hah ...... lalu ... " kata Ryan kaget..
"' Nasir sudah menyelidikinya bahwa mereka sepupu. Tapi Sinta dan Rara tidak begitu akrab. tuan. Karna sepertinya Rara ingin memanfaat kan Sinta tapi Sinta menolak " kata Didi.
" Kurasa dia gadis yang baik tuan , karna dia mau menolong nona Maya . Kalo dia orang jahat dia tak pernah berpikir mau menolong orang lain " kata Kim.
" Iya tuan , tuan benar . Rara memang diawasi Diaz karna ia tak.mau terlibat seperti almarhum Cindy " kata Didi.
" Ya semoga semuanya baik baik saja Aku hanya khawatir Evan nekat ketika kita lengah. Dan aku belum sanggup melihat Maya celaka lagi " kata Ryan yang sangat mencintai istrinya
Ryan hanya berharap Maya aman dirumah . Dan menyuruh Ali dan Alan untuk mengawasinya 24 jam .Karna takut Maya keluar pergi dan Evan mengincarnya .Yang membuat Ryan trauma mengingat Maya meninggal
**********
" Plak ................
Sebuah tamparan melayang di pipi Evan ketika sang mami mendengar cerita Irvan.
" Bagaimana bisa kau menculik istri orang hah ......Apa kau ingin membuat mami dan papi malu van " kata Mami emosi.
Yang membuat Bella mengusap punggung sang mami. Yang marah pada adik bungsunya itu.
__ADS_1
" Tapi Evan mencintainya mi, Evan sadar Evan salah tapi Evan sangat mencintai Maya " kata Evan dengan mata berkaca kaca
" Kau tahu itu hasil karma buruk mu mempermainkan perasaan perempuan Hingga kau jatuh cinta dengan orang yang salah. Kau sadar berhadapan dengan siapa. Dia bisa menghancurkan mu kapan saja. Jadi sebelum terlambat minta maaf lah pada tuan Lee " kata mami tegas.
" Tapi mi, aku...."
" Tidak ada tapi tapian , mami malu van kalo Maya sampai ingat kita memperlakukan nya begitu. Pastinya ia marah dan kecewa. Dia wanita baik baik sopan dan terhormat tega sekali kau membohonginya " kata Mami lirih. seraya menatap putra bungsunya itu.
" Maafin Evan mi " kata Evan
" Jangan minta maaf sama mami tapi minta maaflah dengan tuan Lee Karna kau sudah sempat menyembunyikan istri nya " kata mami . Yang mengenal. baik ayah Ryan . semasa sekolah
"':Mami benar van , kau harus minta maaf pada tuan Lee, aku percaya dia akan memaafkan mu Karna tuan Lee orang yang baik .Aku sebagai relasi bisnisnya . Mengenal keluargganya sangat baik juga nona Maya dan anak anaknya . " kata Altaf yang duduk tenang di sebelah Irvan .
" Tapi aku malu bang " kata Evan lemas yang terduduk dilantai Setelah rahasianya terbongkar oleh sang Mami yang menguping pembicaraan nya dengan seseorang yang menjadi kaki tangan Evan.
" Ck...... malu sudah ketahuan kemaren kemaren kau tak tahu malu " kata Yuda.
" Biasa bro belum sadar" kata Irvan
" Entah jin apa yang merasuki mu nak sampai tega menculik istri orang Untungnya tuan Lee masih sabar. Kalo papi yang jadi dia mungkin sudah papi jebloskan kau dalam penjara " kata papi
" Kasihan ...... kasihan...sudah di bilangin masih nekat aja lho bro untung mami tahu coba kalo lho nekat mencelakai tuan Lee alamat habis kita semua " kata Yuda
Siang tadi memang Evan berencana membuat Lee celaka Dengan menyuruh orang mencelakainya Tapi sepertinya tuhan tidak tidur Mami nya yang tak sengaja ke kantor ingin mengantar kan
Makan siang untuk Evan mendengar semuanya Dan akhirnya ia diseret pulang sang mami . Karna tak baik ribut dikantor.
Dan maminya menyuruh semua keluargganya untuk pulang.
" Kau tahu van berencana menghilangkan nyawa orang hukumannya seumur hidup " kata mami sedih.
" Maafkan Evan mi , Evan hilap " kata Evan yang terisak sambil bersimpuh di kaki sang mami. Karna merasa bersalah Mungkin kalo tidak karna maminya ia sudah nekat membunuh orang . yang tak bersalah Hanya demi obsesinya ingin mendapatkan Maya.
" Mami memaaf kan mu tapi setelah kau minta maaf dengan tuan Lee, dia putra teman mami semasa SMP dan ayahnya sangat baik sama mami " kata Mami terisak
__ADS_1
" Iya mi " kata Evan