Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 284 Makan Malam Bersama


__ADS_3

Sore hari didapur sedang sibuk. Karna para pelayan sedang menyiapkan makan malam Sedangkan sebagian Maya pesan dari luar .Di restoran langganan Keluargga . Yang sudah biasa Maya Pesan . Sedangkan untuk hidangan kudapan Maya memesan pada Vani sekalian lewat . Karna nanti malam para suami mereka ikut menyambut keluargga Lim yang pertama kali berkunjung ke rumah mereka.


"'Hai cantik mamah mana ?" tanya Desi pada Queen yang baru keluar dari kamarnya. Yang sudah mandi dan rapi.


" Mamah di kamar sama papah, Kelvin mana tan?" tanya Queen .


" Mungkin kekamar bang Aska ,sana temuin " kata Desi yang berlaku menuju dapur Karna tak mungkin menganggu sahabatnya itu bila sedang bersama suaminya.


"'Hore......." teriak Queen senang sambil melompat lompat ke kamar abangnya


" Tuh anak makin cantik aja, apa bisa Kelvin menaklukkan nya " bathin Desi. Yang berharap anak sahabatnya itu jadi menantunya. Paling tidak salah satunya.


Lalu Desi pun menuju dapur untuk menemui bi Marni. Karna ia membawa pesanan Maya.Yang tadi memesan cake cake dan roti untuk tamu lewat ponselnya.


Sedang kan Maya baru saja selesai sholat bersama sang suami. Dan melipat rukuh dan sajadahnya.


"'Bang baru kali ini ya bang Lim membawa istri dan anak anaknya ?" tanya Maya.


" Iya karna anak anak ya sudah besar. Mungkin dulu repot karna semua anaknya sangat aktif " kata Ryan.


" Ya ngak juga bang, anak anak abang juga aktif tapi masih bisa diatur untuk pergi pergi " kata Maya.


" Ngak beda sayang . Kalo istri abang lemah lembut, kalo istri Lim cukup cerewet " kata Ryan .


" Hah ......bagaimana abang bisa tahu" kata Maya mengerutkan dahinya.


" Lim yang cerita , karna anak anak nya super aktif dan juga periang. tapi sekarang sudah bisa dikendalikan. Karna dulu istrinya ngak punya keluargga . Jadi tak ada yang membantu mengurusnya" kata Ryan .


" Oh begitu, berarti istrinya Lim asli sini ya bang ?" tanya Maya .


" Iya tapi ia sebatang kara. Orang tuanya sudah meninggal semua. Jadi Lim cukup kerepotan. Karna Lim juga sudah tak punya orang tua dan saudara. Mereka sama sama anak tunggal. " jawab Ryan bercerita.


":Kasihan juga ya bang. Oh ya bang kaya nya Desi dan Alex sudah datang nih . Maya kebelakang dulu ya " kata Maya.


" Eh tunggu " kata Ryan yang lalu mencium istrinya itu.


" Ih abang ....Maya kira mau ngapain ? " kata Maya yang lalu melangkah menuju pintu keluar meninggal Ryan yang sedang mengecek ponselnya.


Maya lalu menuju dapur. Dan disana sudah ada Desi bersama Vani yang membantu menata makanan.

__ADS_1


" Hei.....kalian sudah datang ya ku pikir sehabis magrib " kata Maya.


" Yah mepet dong, orang anak-anak sudah pada pengen main ya berangkat aja Dari pada ribut dirumah lagian cake nya sudah diantar tuh. sama karyawan tokonya " kata Vani


" Bagus lah , kan anak anak bisa main dulu . Dan lagian kita bisa ngobrol " kata Maya.


" Iya lah May , masa di kamar aja. Eh ngomong ngomong laki lho sudah pulang kan " kata Vani.


" Itu jelas Van, lihat aja rambutnya basah " kata " Desi menyindir.


" Heh...... tahu aja lho Des ngintip ya " kata Maya bercanda


" Tahu lah , orang Queen ngomong ada papahnya dikamar .ya jelas ......" kata Desi tersenyum.


" Terus aja .....Des .... makin kesini makin pintar aja lho nyindir Maya " Kata Vani.


" Iya lah dia kan suhunya , jadi ngak aneh betah dikamar Untungnya anak anak mu pengertian May . Ngak kaya anak gue " kata Desi.


" Bukan ngak pengertian Des, lho mainnya ngak lihat waktu, kan gue lihat waktu jam jam anak anak main jadi ada kesempatan " kata Maya jujur .


" Cie.....cie..... ngaku nih ye. pantasan tuh sih bos gercep kalo pulang cepat . Punya jadwal meeting dirumah dia " ledek Vani .


Membuat yang mendengar semua tertawa. karna candaan ketiganya. Yang sedang menata kue kue ke atas piring piring yang disediakan bi Marni.


...............................


Selesai sholat magrib .Semua berkumpul di ruang tengah .Sambil menikmati makanan yang disediakan


" Aska Rey Tan sini . ini kenalkan Leo dan Leon putra om Lim. Ajak mereka bermain ya " kata Ryan yang memperkenalkan putra putra nya


" Iya pah " kata Aska.


Sedang Leo dan Leon tersenyum ketika Aska menyalami mereka . Dan ...


" Pah , nih Kelvin juga mau kenalan sama Via " kata Queen yang baru datang dari belakang


" Ya sini kenalan ayo " kata Alex yang memperkenalkan anak anak mereka.


Membuat ruangan tengah menjadi ramai . Leon sekilas menatap Queen. Yang sedang bersama Tan dan juga kelvin .Setelah berkenalan mereka sibuk bermain bersama.

__ADS_1


" Leo , Leon bergabunglah .mereka anak anak teman papi. Lihat lah tuan muda Aska dan Rey juga Tan mau bergabung . Kesana lah " kata Lim menyuruh Leo dan Leon .


Lalu keduanya pun bergabung, walau ada kendala bahasa namun Aska membantu mereka untuk menerjemahkan nya.


Sedang para wanita duduk dekat ruang makan yang ngobrol dengan Istri Lim .


" Sepertinya aku pernah melihat mu Mis, tapi lupa dimana ya ? karna sangat familiar " kata Maya. Yang mencoba mengingat nya.


" Emang kamu kenal May " kata Desi yang juga pernah sekilas mengingat Mischa istri Lim . Karna dulu memang familiar dengan wajah itu. tapi mereka lupa. Sedangkan Mischa terlihat santai. Karna dia juga tak terlalu ingat dengan masa lalunya.


Setelah ngobrol sebentar Mereka makan bersama. Menikmati apa saja yang tersedia di meja makan. Untuk ikatan persaudaraan. Dan Lim terlihat sangat senang. Karna bisa berkumpul dengan teman temannya juga keluargganya Yang diterima baik oleh semua orang . Bahkan para pengawal dan pelayan Ryan Ikut menikmati makan malam bersama.


" May kaya nya dia lupa sama kita tapi aku ingat dia dulu kan mantan pacar manajer kita waktu di cafe " bisik Desi pelan.


" Astaga ....iya Des aku baru ngeh....sekarang . Iya dia gadis yang sedikit judes itu kan " kata Maya pelan .


" Iya ....tapi kok bisa dia dapat Lim " bisik Desi.


" Entah lah aku juga ngak tahu " kata Maya santai karna tak ingin mengingat masa lalu.


Sedangkan Mischa pun mencoba mengingat Maya dan Desi. Yang juga pernah merasa mengingat kedua wanita itu.


Disisi Lain Leo dan Leon sedang memperhatikan Via dan Queen yang sedang asyik makan dekat Kelvin dan ken.


" Dia cantik " bisik Leo pada Leon.


" Siapa ?" tanya Leon melirik Leo.


" Nona Queen Lee " bisik Leo


" Aku lebih dulu bertemu dengannya di taman" kata Leon.


" Ngak masalah ...kita lihat mana yang dia pilih " kata Leo melirik Leon dengan tersenyum penuh arti.


Membuat wajah Leon berubah. Karna tahu kakaknya itu banyak punya pengemar. disekolah.


" Ok...bro " kata Leon .kelak kalo sudah dewasa akan ku jadi kan dia milikku " bathin Leon . Yang lalu kembali menyantap makanannya.


.

__ADS_1


__ADS_2