Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 56 Temu kangen.


__ADS_3

Maya duduk bersandar memangku bayinya. Yang belum di beri ia nama. Maya masih bingung .Nama apa yang ingin ia berikan pada bayi imut itu.Kini ia sudang tenang bisa melihat anaknya itu lahir dengan selamat dan diberi kemudahan.


" Trimakasih sayang kau slalu sehat walau kita dalam kesusahan dulu " kata Maya lirih melihat buah hatinya itu dengan cinta.


" May apa dia bangun " kata ibu yang baru masuk kamar Maya.


" Ngak bu , tadi cuma menggeliat. Dan Maya ingin mengendongnya " kata Maya.


Ibu pun tersenyum. melihat cucunya yang masih merah itu. Hatinya cukup senang karna Maya melahirkan dengan normal .Dan mudah tampa ada masalah apapun.


" May, Apa nak Ryan mau mengasuh anakmu bila nanti kalian menikah nak" tanya ibu pada Maya.


Maya pun menatap sang ibu. Maya tahu bahwa semua orang takkan mudah menerima anaknya. Apalagi orang lain Tapi Maya yakin Ryan orang yang tulus. Karna buktinya Ryan rela mengeluarkan uang banyak untuk Maya melahirkan.


" Bang Ryan oang yang baik bu, walau banyak sisi kelamnya. tapi dia sudah berjanji untuk ikut menjaga anak Maya. Ibu tahu bang Ryan juga membayar mahal untuk Maya melahirkan. Bagaimana mungkin ia mengabaikan bayi mungil ini " kata Maya tersenyum pada ibunya


" Syukurlah kalo dia mau menerimamu apa adanya.Ibu tak akan khawatir lagi " Kata ibu lega.


" Iya bu , doakan Maya slalu bahagia " kata Maya pelan.


" Aamiin nak, mudahan kau slalu bahagia dan untuk selamanya " kata ibu.Yang membuat Maya terharu mendengarnya.


Maya pun tersenyum. Lalu menatap bayi mungil di gendongannya.



" Dia sangat lucu bu " kata Maya tersenyum.


" Kan masih imut jelas dia sangat lucu dan mengemaskan " kata ibu Risma yang ikut menatap cucunya di gendongan Maya.


" Ya sudah ibu kedapur dulu ya May, bantu bi Marni masak buat makan siang " kata ibu


" Ya bu " kata Maya.


Ibu pun lalu keluar dari kamar menuju dapur. Sedangkan Maya masih memangku anaknya dengan rasa bahagia.


" Semoga bang Ryan bisa menyayangimu nak, dan menjadi ayah yang baik " guman Maya .Lalu mencium kening putranya dengan pelan.


...............................


Maya menatap laut dari jendela kamarnya.

__ADS_1


Ia merasa bersyukur masih ada pria yang baik dan tulus menerima dirinya. Maya tak perduli dengan masa lalu Ryan. Karna dia tahu Ryan baik dan jujur padanya. Itu lah kenapa Maya mau menerima seorang Ryan apa adanya.Walau Ryan mantan seorang player. Tapi Ryan terbuka dan berterus terang tentang masa lalu kehidupannya.Tidak seperti Bayu. Yang tak pernah mau berterus terang dan jujur padanya.


" Apa yang kau lamun kan " kata suara bariton yang memeluk Maya dari belakang.


Maya pun menoleh " bang , kapan abang pulang " tanya Maya yang terkejut dengan kehadiran Ryan.


" Baru saja" kata Ryan yang membalik tubuh Maya dan memeluknya.


" Aku merindukanmu " kata Ryan yang mencium kening Maya.


" Maya juga " kata Maya .Yang lalu memeluk erat tubuh pria didepannya. Karna sebulan lebih ia merindukan pria itu.


......................................


Hari kian cepat berlalu. Sudah seminggu berlalu.Maya sudah bisa beraktivitas seperti biasanya. karna badannya sudah mulai sehat dan fit.


" Non Maya ini jamunya, sudah merasa enakan kan " kata Bi Marni. Yang rutin membuat jamu untuk Maya. Yang akan menjadi calon nyonya majikannya itu.


" Sudah bi Maya cocok meminumnya " kata Maya tersenyum.


" Itu harus non, biar cepat pulih dan menikah " bisik bi Marni.


" Sepertinya tuan muda sudah ngak sabar tuh pengen unboking " kata bi Marni tersenyum mengoda


" Dih biasa aja non, kan bibi juga pengelaman sudah dua kali nikah dan janda ditinggal.mati "Kata bi Marni yang memang ditinggal suaminya karna sakit.


" Dih kan beda bi , Maya.....


" Kalian lagi ngobrolin apa " kata Ryan yang tiba tiba muncul.


" Ah ngak bang cuma ngasih resep masakan " Kata Maya yang berbohong.Karna tak mungkin ia memberi tahu urusan rahasia perempuan pada calon suaminya itu.


" Yakin kenapa nih pipi sampe merah " kata Ryan yang menoel pipi Maya.


" Itu tuan muda , mba Maya lagi Malu karna tadi mau bibi suruh minta uang belanja " kata Bi Marni yang membantu kebohongan Maya.


" Astaga kenapa malu , tinggal ngomong pasti abang kasih " kata Ryan tersenyum.


" Ayo temani abang jalan jalan " kata Ryan Yang lalu mengandeng tangan Maya


Menuju teras untuk jalan jalan disore hari.

__ADS_1


" Eh tunggu bang " kata Maya.


" Bi sambil lihat ibu dan bayi Aska ya " kata Maya berpesan ketika hendak menemani Ryan jalan jalan.


" Iya non " kata bi Marni tersenyum.Melihat pasangan itu terlihat mesra.


Lalu Ryan pun pergi menjauh bersama Maya. Bi Marni pun langsung masuk kedalam untuk mengecek bu Risma dan cucunya. Bayi Aska nama yang disemat kan Ryan pada anak Maya .Agar bisa menjadi pria yang hebat dan tangguh.juga baik.


" Aska masih tidur bi " kata bu Risma. Ketika bi Marni datang.


" Anak pintar, pasti besok tumbuh jadi anak yang tampan dan sholeh " kata bi Marni.


" Aamiin trimakasih bi Marni doanya" kata bu Risma.


" Maya kemana bi ?" tanya bu Risma


" Lagi menemani tuan muda bu , jalan jalan mumpung teduh " kata bi Marni.


" Oh begitu ya bi, trimakasih sudah mau direpotkan anak saya bi " kata bu Risma tersenyum.


" Ah bu Risma ini merendah , Maya itu gadis yang baik. Makanya tuan muda suka dan menerima mba Maya apa adanya. Cuma sayang belum halal " Kata bi Marni tersenyum.


" Iya bi mudahan setelah habis sidang semuanya berjalan lancar " kata bu Risma yang memang berharap Maya cepat menikah lagi. karna tak ingin terjadi fitnah di belakang hari.


" Iya bu, kita doakan saja " kata bi Marni. Yang juga senang bila Maya menjadi istri Ryan karna ramah dan baik. Tidak seperti kebanyakan wanita yang pernah di bawa Ryan sebelumnya .


Sedang di tempat lain Gea sudah memasukan berkas pengadilan dan berunding tentang persidangan yang akan dipercepat. Karna Maya ingin perceraiannya cepat selesai.


" Lho gila ya Ge, ini baru sebulan setelah melahirkan kok kamu sudah maju meminta sidang " kata Bayu yang bertemu Gea dikantornya ketika mengantar berkas ke pa Burhan.


" Kenapa lho yang sewot , kan ini permintaan Maya " kata Gea


" Aku hanya ingin bertemu anakku , tolong pertemukan aku pada Maya " kata Bayu yang masih kekeh tak ingin bercerai.


" Sudah ku bilang berkali kali kan Bay, Maya tak mau bertemu dengan mu kecuali di waktu persidangan." kata Gea yang juga ngotot.


" Sudah sudah Bay, jangan ribut kau mau dipecat tuh pa Burhan lagi kesini " kata Renaldy yang menengahi keduanya.


Bayu pun langsung diam. Karna akan susah baginya mencari kerja ditempat lain . kalo ia dipecat. Karna ia sudah betah bekerja ditempat itu.


__ADS_1


Ryan sedang mengedong bayi Aska.


__ADS_2