
Sedang disebuah perumahan Neti sedang duduk termenung . Menunggu Bayu pulang bersama Caca . Karna sedang periksa kandungan ..
" Wah perawan tua nganggur nih lagian ngapain mba di luar mau jual tampang " kata tetangga Neti yang nyinyir..
Neti tak menjawab karna tak ingin ribut ia lalu masuk kedalam rumah dan menutup pintu
" Cih sombong ngak laku aja belagu " katanya lagi.
" Eh jeng ngak boleh gitu, jangan zalim sama orang . Yang kita takut kan itu ketika dia sakit hati di zalimi dan mengadu sama allah nanti balik ke kita jeng jadi karma lho Lagian tuh neng Neti kan ngak suka bergosip " kata tetangga sebelahnya.
"Iya tahu ngak usah ikut campur deh bu urus urusan sendiri " . kata ibu itu.
" Maaf bu saya cuma mengingatkan , biar ibu ngak kelewat batas ngurusi orang " kata tetangganya lalu masuk.kedalam rumah .
Neti yang mendengar dari balik pintu pun cuma mengeleng gelengkan kepala. Melihat tetangga nya yang rese dan kepo . Dulu mereka hidup tenang . Namun karna perumahan itu laku makin penuh penghuninya.
Tak lama suara mobil terdengar dan Caca langsung membuka pintu.
" Mas mba gimana sehat kan bayinya " tanya Neti.Ketika Bayu dan Caca sudah turun dari mobil.
" Alhamdulilah de sehat jenis kelaminnya kaya mas Bayu " kata Caca tersenyum.
" Alhamdulilah ngak.masalah yang penting sehat " kata Neti senang .
" Nih bawa masuk , mas Bayu beli buat kita makan " kata Bayu yang membeli buah dan martabak asin .
" Wah......yummy ayo masuk...." kata Neti. Yang kini sudah banyak berubah dan hidup bahagia dengan Bayu. Sedangkan kan siska kakaknya tinggal bersama suaminya diluar kota.
Bayu memang keberatan Neti kontrak karna ia ingin Neti menemani Caca agar bisa saling menyayangi Karma Neti aalah adik satu satunya yang harus ia juga.
Bayu sudah bisa melupakan Maya dan Aska dan hidup bahagia dengan Caca Yang kini membuatnya bisa memulai hidup baru dengan harapan hidup bahagia . Tampa mengulang kesalahan lagi.
" Nanti pas tujuh bulan kita belanja mb ca buat beli untuk persiapan melahirkan " kata Neti
" Iya de, kan masih dua bulan lagi . Sekarang jaga makan aja dulu biar bayinya sehat Masalah persiapan melahirkan Mas sudah siapin semuanya ." kata Bayu.
" Ya mas " kata Caca yang terdiam mengingat tadi tak sengaja ia melihat Nur Juga sedang memeriksa kehamilannya
__ADS_1
" Tadi kok aku lihat Nur ya sama siapa ? apa dia hamil juga " bathin Caca.
,**********
Disebuah kamar dua manusia baru saja menyelesaikan pergulatan panasnya karna sudah lama tak bertemu.
" Sayang kemana saja sih tadi malam aku kangen banget " kata nya manja
" Aku tidur di apartemen teman " jawab Evan.
":Trus kapan kita menikah " kata wanita itu Yang tak lain adalah Sinta kekasih Evan .
" Sabar ya , aku sedang menabung , nanti malam kau tidurlah sendiri karna mami menyuruhku pulang " kata Evan.
" Kenapa kau tak mengajak ku , biar aku bisa mengenal keluargga mu lebih dekat " kata Sinta.
" Lain kali saja ya karma mami tekanan darah tingginya lagi naik, Aku takut beliau terkejut melihat calon menantunya yang cantik ini " kata Evan mencium bibir Sinta.
" Baiklah " kata Sinta mengalah..Karna sudah setahun berhubungan dengan Evan belum sekali pun Evan mengenalkan nya pada keluarganya. Karna awalnya Sinta ingin mendekati Evan hanya untuk mencari sensasi saja. Agar lebih terkenal .Namun karna ia merasa nyaman dan punya segalanya membuatnya ingin lebih . Karna perempuan mana yang tak tertarik Dengan pria tampan kaya dan pengusaha yang sedang naik daun. Apalagi bisa memiliki fasilitas yang nyaman Bahkan ia juga membiarkan Evan bebas menidurinya kapan saja. Sinta tak keberatan.
********
Tok ........ tok........ tok
Ceklek .........
" Abang Ryan sudah pulang " kata Maya yang menyambut Ryan dengan senyuman.
" Iya oh ya ini untuk May " kata Ryan . Memberikan paper bag untuk Maya. Dan Maya menerimanya dan melihat isinya.
" Wah terima kasih bang kok abang tahu Maya suka ini " kata Maya senang
" Iya kan abang suami May dan pastinya abang tahu kesukaan May " kata Ryan.. Yang lalu mencium kening Maya.
" Oh ya bang , Maya juga punya sesuatu buat abang ayo kita kedapur " kata Maya yang menarik tangan Ryan mengandengnya ke meja makan.
" Lihat " kata Maya membuka tudung saji
__ADS_1
" Tara ........." kata Maya
" Wah enak apa May yang buat " kata Ryan yang memang lama tok merasakan puding dan salad buah buatan istrinya.
" Iya bang ini special buat abang " kata Maya Yang lalu mengambil mangkuk kecil Dan menyodorkan pada Ryan.
Ryan pun langsung mengambilnya dan melahapnya karna memang itu makanan kesukaannya. Sambil menikmati salad nya Ryan sesekali melihat Maya. Yang tersenyum manis padanya.
"'Abang sayang sama May, trimakasih salad nya ini rasanya luar biasa nikmat " kata Ryan Yang meraih tangan Maya dan menggenggamnya erat
Maya juga tersenyum dan merasa bahagia. Entah mengapa ia merasa nyaman dengan Ryan. Walau ia masih lupa. Namun hati kecilnya mengatakan bahwa ia merasa begitu dekat Dengan pria yang ada didepannya.
Kedua nya pun lalu ngobrol santai menonton disofa .Ryan sengaja pulang cepat agar bisa mencuri star. Agar bisa berdekatan dengan Maya . Agar Maya mengingat semuanya tampa beban. Dan Ryan ingin menghabiskan waktu berduanya. Agar Maya mengingatnya semuanya dengan alami.
" Hahaha........lucu ya bang " kata Maya tergelak.
" Iya......oh ya kalo abang libur Abang akan mengajak Maya ke pantai i dan menginap disana mau kan " kata Ryan. Menatap Maya
" Iya bang May mau kok " kata Maya senang.
" Mudahan Evan tak pulang malam.ini " Bathin Ryan . Yang menyuruh Kim untuk menyelidik kekasih Evan dan menyuruh Kim membuat Evan sibuk dengan kedatangan kekasihnya. Agar ia bisa menghabiskan waktu dengan Maya . Karna Ryan ingin Maya cepat sembuh.
**********
Evan baru saja selesai mandi dan ingin berpakaian ketika Sinta berdiri .di depan nya .
" Aku ikut pulang ya " kata Sinta merengek.
" Besok saja , hari ini aku bicara dulu dengan mami dan papi " kata Evan
" Tapi sayang , aku maunya sekarang " kata Sinta manja lalu memeluk tubuh Evan . Yang masih bertelanjang dada.
" Ayolah sayang , kenapa sih aku janji aku bersikap baik pada Mami dan papi mu " kata Sinta
" Ngak sayang aku janji kita akan makan malam besok . Karna malam ini aku ada urusan dengan papi " kata Evan yang tahu pasti kakaknya sudah bercerita tentang Maya.
Dan sebab itu lah Evan tak mau membawa Sinta yang nanti akan memperkeruh masalahnya. Karna ia ingin meminta pertimbangan pada keluargganya. Untuk memilih Maya atau Sinta.
__ADS_1
" Kenapa sih sayang aku juga ingin mengenal keluargamu " kata Sinta
" Sin dengar jangan seperti ini , aku pusing masih banyak waktu untuk mengenalkan mu pada keluargaku "kata Evan yang jengah dengan rengekan Sinta .