
Ada rasa kecewa di hati Bayu tahu Maya sudah menikah lagi. Namun ia tak menampik bahwa Maya beruntung dinikahi oleh Ryan bukan sebagai wanita pemuas nafsu saja. Dan Ryan pun menerima anak Maya tampa tahu siapa ayahnya.
" Maafkan kak Bayu May sudah menyakiti perasaanmu, tapi kak Bayu berharap kau bahagia ." Guman Bayu yang berjalan lemas masuk ke dalam kantornya.
" Ada apa lagi " kata Renaldy menatap Bayu yang terlihat lemas.
" Mhem.......kini aku kalah dy, aku tak bisa lagi berharap apapun " kata Bayu lirih.
" Ya sudah lupakan dia Bay, kau harus bisa mengikhlaskannya. Dan carilah kehidupanmu sendiri agar kau bisa bahagia " kata Renaldy.
" Aku minta maaf dulu mengajarkan yang tidak baik padamu , tapi sekarang kita harus memperbaikinya Bay .Perjalanan kita masih panjang" kata Renaldy lagi.
" Aku sudah memaafkan semuanya dy, aku yang salah tak sadar diri ketika terbuai rayuan Laras " kata Bayu.
" Ya sudah ayo kerja lagi, semangat lah biar bisa menabung membeli rumah dan mencari istri baru " kata Renaldy tersenyum.
" Ya dy " kata Bayu yang kembali mulai bekerja.
Sedang tempat lain disofa seorang wanita sedang terkulai lemah setelah pergumulan panasnya.
" Ini bayaran mu " kata seorang pria meletakan sebuah cek di atas nakas .Lalu memakai pakaian nya kembali setelah itu langsung berlalu. meninggalkan wanita cantik itu diatas ranjang.
" Lumayan , aku bisa membeli tas baru keluaran terbaru dan menemui Lee." ucap wanita itu lalu beranjak dari ranjang menuju kamar mandi.
Selesai mandi pun ia berdandan rapi. Ia pun tersenyum penuh arti memakai pakaian seksi ia lalu pergi menuju gedung perkantoran dengan mobil mewahnya.
..........................
Ryan baru saja selesai rapat dan masuk ruangannya .Lalu duduk dikursi kebesarannya.
" Lim , Lex urus semua proyek itu dan awasi sepak terjang Jimmy .Aku tak mau ada kesalahan " kata Ryan.
" Baik bos " kata keduanya bersamaan.
" Oh ya Di , nanti kita menemui pa Jack dulu untuk melihat hasilnya " kata Ryan pada Didi yang berdiri disebelah Alex.
" Dan kau Lim, kapan kembali ke Amerika." tanya Ryan menatap Lim.
" Besok lusa bos, setelah penanda tanganan proyek itu siangnya saya langsung berangkat." kata Lim.
" Baiklah, aku harap semuanya berjalan lancar " kata Ryan menghela nafas kasar
" Hai sayang apa kabar? lama kita tak bertemu " kata seorang wanita yang datang dan masuk ruangan Ryan tampa permisi.Melewati ketiga asisten Ryan begitu saja . cuek dan tak sopan.
__ADS_1
" Mau apa kau kesini Cin , kata Ryan dengan Raut wajah masam.
" Astaga sayang apa kau masih marah padaku, lupakan masa lalu kita mulai lagi dari awal " kata Wanita cantik yang tak lain Cindy mantan kekasih Ryan.
" Aku sudah melupakan masa lalu kita , jadi jangan pernah datang kesini lagi " kata Ryan.Yang duduk tenang dikursinya.
" Ya ampun apa kau masih marah sayang " Kata Cindy yang lalu merangkul Ryan .Namun Ryan menepiskan tangan Cindy menjauh.
" Jangan menyentuhku Cin, pergilah " kata Ryan yang mengusirnya.
" Ryan kenapa kau begitu kasar padaku ? " Kata Cindy yang manja berusaha mendekati Ryan dan Ryan terus menghindar.
" Astaga rupanya kau tidak tahu malu nona, kau merusak mood ku " kata Lim . Yang melihat kelakuan Cindy yang manja menarik perhatian Ryan.
" Kau , sayang lihatlah mereka merendahkan ku " kata Cindy manja yang memang berusaha menarik perhatian Ryan.
" Nona bos kami tidak tertarik denganmu, bagaimana kalo kau dengan ku saja kita indehoy di hotel dekat sini " kata Alex yang risih sengaja menyindir Cindy.
" Kau jaga mulutmu, aku tak tertarik dengan kalian " kata Cindy yang emosi .
" Ryan lihat anak buah mu , kenapa kau diam saja seharusnya mereka kau pecat " kata Cindy yang kesal.
"Keluarlah dari kantorku Cin, aku sudah memperingatkan mu untuk tidak datang kesini. Apalagi mengusikku " kata Ryan yang mulai kesal.
Visual Cindy.
" Pret....... sayang sayang tahi kucing " cibir Didi jengkel.
" Hai brani sekali kau bicara begitu " bentak Cindy pada Didi.
" Lah memang kenyataan, seharusnya nona sadar bos Ryan sudah menolak anda berkali kali tapi masih gatel aja datang kesini " kata Didi jengkel.
" Cih , kau cuma karyawan disini aku calon nyonya mu " kata Cindy sombong.
" Astaga nona mimpi jangan terlalu tinggi , tuan muda sudah punya istri dan tak tertarik denganmu " kata Didi
Duarr. .......
Cindy terbelalak mendengar bahwa Ryan sudah punya istri , begitu juga Alex yang belum tahu bosnya sudah mempunyai istri.
" Ryan dia bohong kan ,kau belum menikah kan. makanya belum ada pemberitaan " kata Cindy yang meminta Ryan menjawab pertanyaannya.ipzwk
__ADS_1
" Dia benar aku sudah menikah dan punya anak, jadi pergilah. Aku tak mau melihatmu lagi " jawab Ryan cuek.
" Ryan aku masih mencintaimu , itu tidak benar kau hanya membual kan " kata Cindy yang langsung memeluk Ryan.
Namun Ryan melepaskan pelukan Cindy.Karna ia tak ingin lagi tertipu dua kali atas pengkhianatan Cindy.
" Pergilah Cin, aku tak tertarik airmata buaya mu " kata Ryan yang menghindari Cindy yang mencoba memeluknya.
" Kau tega Ryan aku hanya ingin mengejar cita citaku, tapi kenapa kau mengkhianati cintaku " kata Cindy yang memasang wajah sendu biar Ryan merasa iba.
Namun Ryan cuek tak perduli lalu hendak melangkah pergi .
" Ryan maafkan aku sayang " kata Cindy yang menahan tubuh Ryan dan memeluknya dari belakang
" Cih ular berbisa " cibir Lim
" Pergi dari sini Cin, aku tak tertarik pada mu " Kata Ryan cuek .Menghempaskan tangan Cindy.
" Di ayo pulang " kata Ryan yang malas melihat wajah Cindy.
" Nah lho kasihan, sana pergi cari ular kadut yang masih ijo " kata Didi sambil melewati Cindy.
" Kurang ajar kamu, jaga mulutmu .apa pengen disumpal " kata Cindy marah.
" Cih sumpal saja mulutmu dengan ******** jimmy tuh biar puas " kata Didi mengejek Cindy.
" Dasar mulut ember , bujang lapuk " kata Cindy memaki Didi jengkel.
" Lah mending dari pada kamu hobby makan ular kadut om om girang " kata Didi jengkel dan berlalu mengejar Ryan yang sudah berjalan menuju lift.
" Sialan kamu di , awas kamu Ryan suatu saat kau akan menyesal menolak ku " kata Cindy kesal
" Yah kabur buruannya, mending gue nih nganggur " kata Alex menyindir.
" Ogah gue ular kadut mu tak berduit " kata Cindy yang berlalu sambil cemberut.
" Hahaha......bagaimana denganku " Kata Lim mengejek. Sambil memperlihatkan gagang sapu.
" Cih sama saja " kata Cindy yang lalu melangkah pergi.
" Cih jual.mahal, padahal murahan. cuma modal tampang seksi.tapi ngak punya modal cibir Alex yang jengkel.
" Cih .. dasar perempuan penggoda sekarang merasa laku pilih pilih, pas kena psikopat baru tahu rasa Bakal rusak tuh liang ******** nya " kata Lim jengkel. Yang mengingat Cindy dulu jadi model murahan.Yang dulu sempat mengodanya.
__ADS_1