Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 125 Ngobrol.


__ADS_3

Ryan pun ikut berenang untuk menemani Aska .Sedangkan Maya hanya duduk melihat 3 pria beda usia itu sedang berenang.


Aska paling heboh karna memakai pelampung. Sambil mengoda papahnya.


" Pah Aska gedong " kata Aska


" Ya sini " kata Ryan yang lalu meraih tubuh Aska dan mengendongnya.


Sedang Maya menatap ketiga.nya Sambil sesekali mencomot martabak. Dan mengunyahnya pelan di temani susu hamil hangat.


" May, kamu belum cek up lagi " kata Ibu yang ikut duduk didekat Maya yang datang dari dapur.


" Minggu besok bu " tanya Maya menatap raut wajah ibunya.


" Apa mau lahiran Cesar atau normal " tanya Bu Risma.


" Lihat nanti bobotnya bu, Maya ingin nya normal kaya dulu lagi bu " kata Maya.


" Ya syukur lah lalo bisa normal , ibu akan temani May disini kalo sudah menginjak 7 bulan " kata bu Risma.


" Iya bu , Maya senang ibu bisa nemani Maya lahiran " kata Maya. Seperti dulu Aska lahir.


Lalu bu Risma pun bertanya tentang Desi dan juga Vani. juga bercerita tentang kerabat mereka dikampung. Maya ngobrol lama bersama sang ibu. sampai Ryan meminta untuk diambilkan handuk mandinya.


.................................


Malamnya setelah sholat bersama dengan imam Bima. Keluarga itu pun makan bersama .Ada rasa haru bagi Maya yang lama tak bertemu adiknya itu. Apalagi sekarang bisa berkumpul bersama.


"Kak Maya lahiran nya dirumah sakit atau dirumah bang " tanya Bima pada Ryan.


" Mungkin dirumah , biar nanti kamarnya disiapkan khusus." kata Ryan


" Aska oleh lihat pah " kata Aska bertanya.


" Hah.....anak kecil ngak boleh lihat, nanti lihat ade Aska aja kalo sudah lahir " kata Bima.


" Iya lihat ade mau " kata Aska.


" Abang Aska sudah mau punya adik jadi harus rajin sholat ya nak, biar bisa ajarin adik-adik Aska sholat.


" Ya nanti Aska di panggil abang mah " tanya Aska.


" Iyalah di panggil abang , masa di panggi dede Aska " goda Bima terkekeh.

__ADS_1


" Hahaha.......semua yang mendengarkan ikut tertawa. Termasuk bi Marni yang sedang membawa buah untuk teman ngobrol.


" Nanti abang Aska bisa jaga adik adik. kan adiknya kembar ada dua " kata Ryan.


" Ya pah, boleh cium." kata Aska.


" Boleh sayang, kan Adiknya belum bisa jalan . Jadi boleh di cium Aska " jawab Ryan Yang tahu anak sambungnya itu. Sekarang sudah mulai banyak pertayaan.


" Ye.......Aska sayang adik " kata nya berceloteh senang .Lalu mendekati sang papah minta dipeluk


Ryan pun langsung meraih Aska dalam pelukannya. Anak yang menjadi harapan tersendiri baginya


Maya . yang duduk disebelah Ryan. tersenyum. Lalu membelai rambut Aska dan menciumnya berkali kali .Karna bagaimana pun Aska adalah harapannya untuk bisa menjaga adik adik nya kelak. Dan juga dirinya ketika Ryan tak ada.


" Sudah ngatuk, ayo bobo ditemani papah " kata Ryan .


Aska pun mengangguk. Ryan pun berdiri sambil mengendong putranya itu.


" Sayang, abang antar Aska dulu ya apa mau ikut " tanya Ryan.


" Ya bang Maya juga mau ngecek kamar Aska. karna biasa nya berantakan " kata Maya yang ikut berdiri.


" Bu , Bim abang antar Aska bobo dulu ya , sudah capek nih dia main seharian " kata Ryan yang mengendong putranya itu.


" Iya bang , slamat malam dah Aska besok lagi ya " kata Bima tersenyum kepada keponakannya itu.


" Maya duluan ya bu, Bim jangan lupa habis kan tuh martabak " kata Maya.


" Beres kak " kata Bima tersenyum. Karna jarang jarang ia bisa makan enak apalagi di asrama sangat ketat . Makan pun dijatah. kecuali jajan sendiri.


" Bu, Bima rasa betah tinggal disini bu ngak pengen pulang " kata Bima mengoda sang ibu.


" Aih memangnya kamu ngak sekolah, ingat kakak mu dulu sekolah penuh perjuangan, sekarang kamu harus banyak bersyukur. Lupa kalo kita hidup sudah dulu " kata ibu mengingatkan Bima


" Iya bu, Bima cuma bercanda bu, lagian Bima kan mau ngabisin liburan disini. dari pada dikampung. Enak semua fasilitas semua ada. Kak Maya beruntung banget bisa dapat bang Ryan. Kayanya duitnya banyak " kata Bima senang.


" Tapi ingat Bim, eling dan tahu diri. Mumpung abang sama kakakmu bisa bantu. Belajar yang rajin dan juga bersyukur kita sudah melewati hari hari yang sulit " kata bu Risma yang ingat waktu kerja dipabrik dan setelah Maya menikah .Mulai berhenti bekerja . Dan bisa menikmati masa tuanya dengan tenang.


" Ya bu, mudahan kak Maya slalu sehat bersama bang Ryan yang sudah baik sama kita ,juga paman di kampung. " kata Bima.


" Maka dari itu, kita harus bersyukur Bim. Kakak mu juga baru menapaki hidupnya. Ibu berharap semuanya baik baik saja " kata bu Risma yang berdoa untuk putrinya. Agar rumah tangganya bahagia. Tak seperti dengan Bayu dulu.


" Ya bu, Bima slalu bersyukur bisa hidup seperti ini. dan tinggal dirumah mewah. Kalo teman teman Bima tahu wah bakal heboh " kata Bima yang ingat teman temannya di Asrama pesantren modern.

__ADS_1


" Ngak usah cerita dan sesumbar le, bisa mengudang rasa benci dan iri orang lain. Apalagi orang didesa. Ibu saja tak mau bercerita sama istri pak le mu itu .Takut dia bercerita kemana mana " kata bu Risma.


" Iya lah bulek memang gitu , dapat kiriman oleh oleh aja hebohnya sekampung " kata Bima tertawa.


" Apalagi diajak kesini wah bisa bahaya bu , bakal pingsan duluan " kata Bima terkekeh.


Bu Risma hanya tersenyum mendengar cerita Bima. Memang adik iparnya itu rada kepo dan rempong .Jadi bu Risma tak pernah mau bercerita banyak tentang kehidupan Maya sekarang. Yang takut anaknya itu dalam bahaya.


" Ya sudah, ayo kekamar " kata Ibu .Sambil beranjak dari sofa.


" Buahnya boleh dibawa ya bu buat Bima nyemil sambil nonton tv " kata Bima.


" Ya terserah " kata bu Risma yang lalu berjalan duluan menuju kamar.


Sedang Bima menyusul sambil membawa makanan yang ia suka. Untuk dimakan dikamar.


.


..................................


Sedangkan disebuah club malam seorang wanita sedang menunggu seseorang. Dan setelah orang itu muncul ia pun tersenyum kecut karna membuatnya lama menunggu.


" Lama banget La bukankan sudah pulang dari kemaren " kata wanita itu yang tak lain Mey ying.


" Ada urusan penting apa ? " tanya Lola.


" Aku ingin kau mendekati Lee bukannya dia teman dekatmu dulu " kata Mey ying.


" Untuk apa , ada apa hubungannya denganku?" tanya Lola.


" Kalo kau berutung kau bisa jadi istri Lee,dan menyingkirkan wanita itu " kata Mey ying


" Siapa ?" kata Lola bertanya.


" Siapa lagi istrinya Lee " kata Mey ying.


" Hah apa dia sudah menikah ?" tanya Lola mengerutkan dahinya.


" Sudah ku duga kau pasti tidak tahu, Lee menyembunyikan penikahannya." kata Mey.


" Lantas kau tahu dari mana ?" tanya Lola heran.


" Apa kau tidak tahu kami masih kerabat, aku menikah dengan Gee" kata Mey ying.

__ADS_1


" Heh.......luar biasa, kau berhasil juga mengodanya tapi tak berhasil mengoda Lee kan " kata Lola mencibir yang tahu Mey ying menyukai Lee sejak lama tapi Malas Gee yang terperangkap.


__ADS_2