
Semua orang pun melihat Queen yang mengantuk di pelukan sang Papah. Yang membuat Ryan lalu memeluknya erat
" Waduh tuh tuan putri tidur benaran" kata Didi yang melihat Queen terlelap ..
Ryan pun membopong ratu kecilnya itu masuk ke kamar. Sedangkan Ken tersenyum melihat Queen terlihat cantik . Yang disenggol oleh Rey..
" Em....... kamu suka " tanya Rey.
" Ah tidak " jawab Ken tersipu malu. Namun dalam hatinya . berbalik dengan perkataan nya. Karna mana mungkin ia bisa memiliki gadis cantik itu.
......................................
Subuh Maya sudah membangunkan anak anaknya untuk sholat. karna nanti siang mereka sudah harus pulang . Dan besok sudah masuk sekolah seperti biasanya.
" Mah capek " rengek Queen setelah sholat berbaring lagi karna kemaren mereka bermain pasir cukup lama.
" Pantas saja ade sampai tidur sambil dipangku papah. " kata Aska yang lalu memeluk sang adik.
" Mau di pijitin mamah " kata Maya yang duduk disisi tempat tidur memijit kaki Queen.
" Kayanya enak mah. Tapi besok aja sepulang sekolah ya mah, seperti mamah itu lho .sambil luluran " kata Queen yang masih betah rebahan. Di temani sang abang.
Sedang Rey dan Tan sudah bermain kepinggir pantai diawasi Mumun dan Alan .
" Den jangan dekat ombak " kata Mumun berteriak.
" iya mba " kata Rey . Sambil membuat lukisan diatas pasir . Dan hilang di hapus ombak .
" Yah hilang deh......." kata Rey Manyun.
" Buat lagi kak " kata Tan.
" Iya nih bikin lagi ah " kata Rey yang kembali melukis diatas pasir. Sedang Ryan mengawasi anak anaknya dari Villa
" Mereka sudah semakin besar saja tuan " kata bi Marni yang mengantar susu hangat .
" Iya bi , tahun depan Tan akan pergi juga Aska. Dan Rey mungkin akan kesepian " kata Ryan yang kini sudah merasa semakin tua.
" Iya tuan.ya sudah tuan slamat menikmati " kata bi Marni meletakkan susu dan roti lalu beranjak pergi
"'Trimakasih bi " kata Ryan
" Sama sama tuan " kata bi Marni .Lalu pergi meninggal Ryan.
__ADS_1
Waktu berjalan begitu cepat Ryan masih memandangi pantai. .Seakan kemaren di sini ia menemani Maya melahirkan Aska. Tapi tak lama lagi mereka semua pergi dan hanya ia dan Maya yang tinggal dirumah.
" Bang ...." kata Maya yang lalu berdiri disamping suaminya.
" Hai sayang " kata Ryan yang lalu merangkul Maya
" Abang memikirkan apa ?" tanya Maya.
" Hanya masa tua kita , yang mungkin akan terasa sepi bila anak anak besok pergi " kata Ryan
" Iya ya bang, mereka semakin tumbuh besar dan ngak terasa sudah mau sekolah dasar. padahal May baru saja merasa melahirkan mereka " kata Maya tersenyum.
" Queen dimana ?" tanya Ryan.
" Masih dikamarnya bang ditemani Aska " kata Maya.
" Apa dia juga akan kesekolah asrama ?" tanya Ryan.
" Entah lah bang dia bilang mau masuk pondok saja katanya " kata Maya.
Yang membuat Ryan tersenyum . Karna putrinya itu memang manja dan sedikit usil tapi dia terlihat Kalem dan anggun. Dan juga Queen sangat pintar dalam hafalan.
" Biarkan dia memilih kita hanya membimbingnya " kata Ryan yang tak mau terlalu memaksa putrinya . Untuk menjadi pebisnis. Kalau ia anak perempuan Satu satunya.
.............................
Setelah makan siap semuanya. Bersiap untuk pulang. Kembali kerumah utama .
" Yah besok sekolah lagi deh " kata Queen yang duduk di sebelah Tan
" Iya lah kan sudah kewajiban " jawab Tan
" Bisa ngak kita ngak sekolah dan dirumah aja pas malas " kata Queen. manyun.
" Bisa home schooling mau " tanya Maya yang lalu masuk mobil.
" Tapi nanti ngak punya teman de " kata Aska.
" Yah cari yang cepat bang , kan bisa .Lagian teman teman Queen rada rada usil " kata Queen.
" Ya asal ade diam ngak bakal di usiln kok" kata Rey.
" Tahu ah .....Queen pengen yang akselerasi aja besok biar cepat selesai. .." kata Queen.
__ADS_1
" Tapi harus pintar de " kata Aska
" Ngak masalah..Queen bisa kok " kata Queen yang menyandarkan kepalanya di bahu sang mamah Sedangkan Aska dan papahnya di depan.
" Terserah ade mau sekolah yang bagaimana . Yang penting ade sekolah " kata Maya yang tak mau ribet untuk harus masuk sekolah asrama atau umum.
" Semua sudah masuk " tanya Ryan sambil menoleh ke belakang.
" Sudah bang lengkap " kata Maya yang duduk berempat di kursi tengah. Sedang Tan mulai mengantuk. Karna lelah bermain .
" Mau tidur kak sini sama mamah tukaran sama kak Rey " kata Maya
" Ya mah " kata Tan yang lalu pindah ke sebelah Maya. yang lalu menaruh kepala Tan di pangkuannya.
Mobil pun berjalan .Kembali pulang kerumah Karna besok rutinitas sekolah seperti biasa mereka jalani. Dan Maya akan kesepian bila anak anaknya sudah sekolah . Paling ia hanya ngobrol dengan sang ibu atau Ima dengan anak keduanya. adik Ken putra kim.
.................................
Sedang di sebuah rumah Bayu baru saja menikahi caca sebagai istrinya. Dengan akad yang sederhana. dengan penghulu desa yang dekat perumahan. Dan besok senin .Surat suratnya akan diurus. Karna caca tinggal bersama mereka. Dan takut terjadi fitnah akhirinya Bayu memilih menikahi Caca yang kini berbadan dua berusia 1 bulan..
" Alhamdulilah selesai juga " kata Neti terharu melihat mas nya itu menikah. Namun cukup bahagia .kini Masnya itu sudah mempunyai istri lagi . Karna sudah lama menduda
" Selamat ya mas mba caca " kata Neti
" Trimakasih de " kata Bayu tersenyum . Karna kini ia tak sendiri lagi dan sudah mempunyai seorang istri.
" Trimakasih Net " kata Caca terharu lalu berpelukan. Walau caca lebih muda dari Neti tapi ia tetap harus dipanggil mba. karna sekarang caca kakak iparnya
" Sekarang sudah sah kita bisa tenang " bisik Neti pelan pada caca
" Trimakasih Net , caca ngak tahu harus kemana lagi..Kini kalian satu satunya keluargga yang ku punya " kata Caca dengan mata berkaca kaca..
" Sudah .jangan menangis nanti dede bayi . nya sedih. " kata Neti .tersenyum.
" Trimakasih net " kata Caca yang kini merasa tenang walau ngak kuliah lagi tapi ia sudah punya suami yang mapan yang mau menerimanya apa adanya.
Dan caca berjanji akan belajar jadi istri yang baik . Dan juga akan belajar mengurus suaminya. walau umur mereka terpaut jauh hampir 10 tahun lebih. Tapi paling tidak ada orang yang menjadi ayah dari bayinya. Yang tak ia ketahui siapa orang yang meniduri nya malam itu. .
" Ayo kita pulang " kata Bayu
" Iya mas " kata caca yang lalu naik kemobil .Dan ketiganya pun pulang kerumah Tampa adanya pesta pernikahan .Tapi hanya akad sederhana. Namun sakral. dan hikmat. Dan besok mereka akan ke panti untuk berbagi rezeki dengan anak anak yatim piatu.Karna Bayu tak punya orang tua lagi. Dan caca juga sudah diusir keluarganya. Dan di coret dari kartu keluargga. Namun hidup tetap berjalan. Sebesar apapun dosa kita selama kita bertaubat pasti Allah akan mengampuni.Dan masih ada harapan di masa depan. Dari pada kita mati dengan berbuat maksiat. Dan mati dengan penuh dosa. Akan lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. karna kebaikan akhir nya datang menghampiri . Orang yang mau bertaubat dan memperbaiki diri.
.
__ADS_1