
Setelah menelpon Amina pun berbaring ditempat tidur ..
"' Mudahan suami ku baik baik saja Ya Rabb " kata Amina sambil mengusap perutnya yang sudah semakin membesar karna hampir tujuh bulan.
" Ya Allah lindungi kami dari orang orang jahat " kata Amina lalu berdoa sebelum tidur Dan memejamkan matanya
Disisi lain enam orang pria tak dikenal masih mengawasi mobil Aska. Dan dua orang anak muda sengaja menawar kan rokok pada para pria. itu. .Tampa rasa curiga. sedikit pun Lalu setelah itu keduanya pergi .
"' Heh....... dasar pria pria bodoh ngapain mereka menunggu mobil kosong " geleng pria itu .
" Maklum mereka kurang jeli , kurasa mereka bekerja pada orang bodoh " kata temannya.
" Ya mungkin saja Ayo kita pergi kita sudah mendapat kan semua fotonya Tinggal kirim saja " kata temannya lalu mereka pun pergi meninggalkan tempat itu. Untuk pulang
Pagi nya Azzam sudah mendapat kiriman dari teman suruhannya Yang mengambil foto orang orang yang mengejar mereka .
" Bang lihat ini " kata Azzam menunjuk kan foto foto itu pada Aska.
" Sudah kuduga mereka orang orang nya Arsyad Ahmet " kata Aska santai.
" Bagaimana abang tahu " kata Azzam menatap Aska.
" Aku sudah lama menyelidikinya " kata Aska. Yang beberapa kali ingin dicelakai
" Kenapa Kak Aska tak mengatakannya pada tuan Ahmet " kata Azzam.
" Aku tak mau pertumpahan darah terjadi Zam mereka adalah saudara " kata Aska
" Saudara macam apa bi Yang ingin membuat keponakannya jadi janda " kata seseorang mengangetkan kan Aska dan Azzam Yang membawa kantung makanan di tangan nya.
" Sayang kenapa bisa tahu kami disini " kata Aska kaget. Karna Aska tak memberi tahu Amina . ia menginap dimana
" Apa Mina harus beri tahu " kata Amina Yang lalu duduk disofa samping memegang pinggang nya.
" Astaga bang bantu tuh kakak ipar Kasihan mana pagi pagi lagi kesini nya " kata Azzam tak tega melihat Amina dan membayangkan Aina seperti itu
" Sayang kenapa kesini , harus nya dikirim saja " kata Aska Yang lalu membantu Amina duduk dan mengusap perutnya.
" Dia rindu sama abi nya " kata Amina
menatap suaminya lekat
" Ya sudah sini abi usap " kata Aska Yang lalu mengusap perut Amina. sementara Azzam tersenyum melihat pemandangan itu .
" Kakak ipar bawa apa ?" kata Azzam yang mendekati bungkusan diatas meja.
__ADS_1
" Makanan sop kaki kambing dan kare juga ada kebab. siapkan lah ." Kata Amina .
" Trimakasih kak wah kebetulan sekali kita belum sarapan Azzam buka ya " kata Azzam yang membuka banyak makanan. Dan lalu menyiapkan nya di meja.
" Terimakasih sayang Harusnya tak perlu begini Kau pasti lelah " kata Aska
" Tidak bi kan olah raga pagi .Mina diantar sopir ayah kesini " kata Amina tersenyum. menatap Aska..
Ayo kalk makan nih piringnya " kata Azzam Yang memberikan piring pada Aska. Lalu Azzam mengisi piringnya sendiri .
Amina lalu mengisi makanan untuk suami nya dan juga dirinya . Sambil memikirkan apa yang ia dengarnya barusan . Sungguh tega paman nya berbuat begitu.. Padahal keluargga ayahanda nya sangat baik pada keluarga pamannya itu..
******
Dirumah sakit Tan baru saja bangun dan melihat Cia tak ada ditempat tidur
" Cia .... Cia....." kata Tan panik.
" Iya tuan aku sedang mandi " kata Cia berteriak dari dalam kamar mandi. Yang membuat Tan lega. Mendengar suara istrinya itu..
Ceklek......
" Ada apa tuan mencari Cia " kata Cia Yang terlihat cantik sehabis mandi
" Aku hanya khawatir " kata Tan yang meremas rambutnya .
" Nanti saja " kata Tan.
" Kalo tuan tak berangkat bekerja trus nanti Kita bayar rumah sakit pake uang siapa kasihan oma " kata Cia merengek.
" Aish kau ini , aku tak kekantor pun uangku masih banyak Dan ngak perlu pusing memikir kan pekerjaan Aku tinggal mengambilnya saja " kata Tan Yang lalu memeluk istrinya.
" Hah....... apa iya, apa tuan menanam pohon uang jadi tak habis habis " kata Cia terkejut .
" Iya .... pohon uangku slalu beranak Seperti bebek bertelur emas " kata Tan Sambil mencium pipi istri kecilnya itu
" Oh ya, pantas saja tuan punya mobil banyak dan rumah besar Lalu pelayan kita banyak Dan makanan kita enak enak " kata Cia Yang bingung Tan bisa menghasilkan uang banyak dan ngak habis habis ..Di tambah ia bisa tinggal dirumah sakit yang mewah.
" Cih kau ini , sini peluk aku " kata Tan Yang ingin dipeluk Lalu Cia pun memeluk Tan
" Apa masih sakit " kata Tan mencium pipi Cia sambil membuka pungung nya Dan masih terlihat bekas memar yang sudah sedikit berkurang .
" Sedikit " kata Cia.
Tan pun memeluk istri kecilnya itu dan mencium nya berulang ulang .
__ADS_1
" Trimakasih tuan slalu menyayangi ku " kata Cia menatap Tan dengan mata berkaca kaca .
" Tak perlu berterimakasih itu sudah tugas ku untuk menjaga mu " kata Tan Yang mengecup bibir mungil Cia yang membuat sesuatu terbangun ditempat Lain
" Aish ..." kata Tan yang merasa celana sesak
" Tuan kenapa ?" kata Cia bingung
" Namun Tan tak menjawab malah mengecup bibir Cia dan ********** dalam. Cia pun membiarkan Tan melakukan nya sepuas nya. Karna ia pun rindu disentuh suaminya itu.
Pagi ini Tan memuaskan hasratnya Lalu keduanya mandi bersama. Setelah itu mereka sarapan bersama Ketika perawat mengantarkan makanan. Untungnya tadi mereka melakukannya lebih pagi Jadi tak ada yang curiga Apa yang mereka lakukan di Kamar.
" Oh ya sayang apa kau punya teman berlama Ling " tanya Tan.
" Iya dia teman ku kemaren ia juga kena pukul Kasihan sekali dia tuan . Mereka juga menjambak nya dan memukul.nya " kata Cia sedih .
" Dia juga dirawat disini , kalo ada yang macam macam lagi padamu segera telpon Chow dan menelpon ku...Ingat itu ya " kata Tan
" Iya suamiku " kata Cia .
" Aku tak mau kau terluka...Tubuh mu ini milik ku Dan aku tak mau ada sedikit saja yang tergores . Dan aku akan membuat perhitungan bagi siapa saja orang yang
membuat nya begini " kata Tan Yang menunjukan bekas bekas luka Cia. Yang membuat Tan geram.
" Iya suami ku " kata Cia Yang lalu menaruh kepalanya di dada Tan.
Bagi Cia Tan adalah malaikatnya. Walau Tan terlihat cuek dan galak Pada orang lain Namun Tan tak pernah bersikap Kasar padanya .Tan berlaku lembut padanya juga oma nya. Yang membuat Cia tak bisa menolak setiap kali pria itu menginginkannya . Bahkan Cia rindu dengan sikap manis suaminya itu..
" Istirahat lah , aku akan kekantor sebentar. Kalo kau butuh apa apa kata saja pada Chow didepan .Atau kau bisa menelpon ku langsung " kata Tan mengecup bibir Cia .
" Ya tuan " kata Cia tersenyum .Lalu Tan pun beranjak dari tempat tidur . Dan mengambil jaket nya yang tergantung lalu pergi menghilang dibalik pintu.
Cia mematung menatap kepergian suaminya Lalu merebahkan badannya . di ranjang sambil menatap setiap sudut kamar.
" Cia ........"
" Ling " kata Cia kaget.
" Maaf aku baru menemui mu aku takut menganggu mu dan Tuan Lee " kata Ling.
" Eh..... apa kau pengenal suami ku " kata Cia kaget . Karna Ling takut pada Tan.
" Kau ini apa kau bodoh Suami mu itu pengusaha yang punya pengaruh di kota kita ini . Dan Lagi dia kaya raya ..Pantas saja kau slama ini tak aneh makan makanan enak rupanya kau menikah dengan nya. Tapi bagaimana bisa kau menikah dengannya " kata Ling menatap Cia.
" Aku dijual ayah ku pada tuan Tan " kata Cia jujur.
__ADS_1
" Astaga ......." kata Ling kaget. dan menutup mulutnya.