Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 480


__ADS_3

Maya yang tahu putri bungsunya itu bar bar langsung memberinya nasehat.


" Sayang kak Cia itu bukan nya diancam Tapi ngak boleh cerita sana kak Tan . Dan kak Cia menurut apa yang dikatakan suaminya. Nah ade juga harus gitu Kalo


di bilangan sama kak Kelvin Jangan membantah sama suami ya sayang ya " kata Maya menasehati Maira


" Ya mah " kata Maira . Yang membuat semua orang tersenyum..


" Ade kan masih kecil ngak pa pa ya sayang harus banyak belajar pada kak Aisyah kak Amina dan kak Fat juga " kata Ryan yang mengelus kepala putrinya bungsu nya itu


" Iya pah , kalo sama keluargga ngak pa pa ya pah " kata Maira


" Ya ngak pa pa tapi kalo didepan umum ade nggak boleh cerita begituan ya " kata Ryan. Yang tahu putrinya itu sangat polos dan lugu.


Kelvin yang tahu istrinya itu sangat polos pun hati hati bersikap karna bersikap kasar dan membentak pun bisa jadi boomerang bagi Kelvin yang takut istri kecilnya itu bisa mengadu pada mertuanya


" Sudah ayo makan lagi Nanti sore kita sudah siap siap ya " kata Maya


" Ya mah " kata semuanya kompak.


Dan keluargga itu pun kembali melanjutkan makan nya yang sempat di warnai candaan dan ledekan juga tawa.


********


Disisi Lain di pinggir Jalan Azzam baru saja mengambil Jas pesanan nya yang akan dipakai nya nanti malam Dan tampa sengaja ketika hendak keluar mobil Azzam terpaku Melihat seorang gadis keluar dari toko roti itu. Yang buru buru ingin menyetop taxi .


"' Aina " panggil Azzam yang membuat Aina menoleh kepada sumber suara .


"' Kak Azzam " kata Aina kaget Lalu mematung menatap pria itu Begitu juga dengan Azzam yang berdiri dipinggir jalan dekat mobilnya


" Apa kau mau pulang biar kak Azzam antar " kata Azzam Yang lama mencari keberadaan Aina .


" Tapi kak " kata Aina


" Ayo masuklah beri tahu alamat mu biar kak Azzam antar " kata Azzam yang lalu membuka pintu mobil untuk Aina.


Aina pun lalu masuk karna ia tahu Azzam pria yang baik. Dan juga seniornya waktu di pondok dulu . Setelah Aina masuk Azzam pun ikut masuk dan menjalankan mobilnya


Mengantar Aina pulang.


***********


Malam dihotel mewah acara resepsi Rey dan Aisyah dimulai . Tamu tamu terlihat baru berdatangan Zia yang bersama Queen dan Maira Menerima tamu untuk beramah tamah..


"' Wow.....keren " kata Roni yang berdiri disebelah Damar.


"' Iyalah orang penting punya hajat " kata Bram yang juga ikut bergabung.


'


" Mar bukan nya itu Zia " kata Roni yang melihat Zia bergabung dengan saudara saudaranya Yang berkumpul bersama. di


tengah para tamu yang datang.


"Iya itu memang Zia " kata Damar .Yang melihat istrinya itu terlihat cantik malam ini begitu juga yang lainnya..

__ADS_1


" Wah gila yang datang benaran orang orang penting dan berpengaruh " kata Zen yang ikut bergabung .


" Iya lah orang kita ini hajat nya putra Tuaan Lee" kata Bram


" Hah ........ siapa Bang " kata Damar kaget karna tahunya Yamg menikah adalah sepupu Zia .


" Tuan Lee pengusaha yang terkenal itu Dan ini putra keduanya Yang presdir group Lee tuan Rayhan Lee " kata Bram


" Astaga pantasan si Ken super sibuk tuh Dia dibawah sana " kata Zen yang melihat Ken bersama Jhon mengawasi dari bawah.


Lalu semua mata pun lalu tertuju pada mempelai pengantin Yang sedang naik ke panggung untuk duduk Dan kedua nya terlihat serasi Begitu juga dengan kedua orang tuannya .


Malam itu para pengusaha yang hadir pun lumayan banyak Membuat Damar cukup terkejut karna ini pertama kalinya ia menghadiri pernikahan para pengusaha dan orang penting. Yang membuat nya senang bisa terlibat langsung.


" Mar ...." kata sang papah ketika melihat Damar berjaga


" Pah mah slamat menikmati " kata Damar tersenyum.


" Kau sangat tampan malam ini nak, oh ya tadi mamah bertemu Zi disana " kata Mamah .


" Iya dia sedang menemani para keluarga nya " kata Damar


" Ya sudah nanti hati hati kalo pulang ya nak , Kami mau makan dulu " kata papah Yang memang baru datang setelah menyalami mempelai pengantin


" Ya pah mah selamat menikmati " kata Damar yang berdiri tak jauh dari Roni ..


" Orang tuamu diundang bro " kata Roni


" Ya bro " kata Damar Sambil mengawasi para tamu yang datang yang sekiranya nya mencurigakan Dan juga memantau setiap orang yang ada di sekeliling mereka


********


" Fat pulang lah sudah malam sayang " kata Ken.


" Dia bersama pulang dengan ku Ken..Kami lagi menunggu mobil dan menyempatkan diri membungkus makanan buat tetangga Fat " kata Queen..


" Hah ..... sudah makam kak biar nanti Ken suruh pelayan saja Kak " kata Ken


" Ya kak ... kami hampir seleksi kok " kata Fatimah yang memang menunggu mobil bergantian menjemput mereka. Karna sopir terbatas


Sedang kan Maya dan Ryan mengantar tuan Ahmet dan istri nya ke kamar Mereka memakai kamar vvip . Begitu juga dengan Lim yang menginap di hotel. Dan Aska juga Amina ikut menemani mertuanya menginap di hotel..


" Zia ...kata Damar melihat istri nya hendak pulang


" Kak Damar Zi duluan ya " kata Zia yang pulang bersama Fatimah dan Queen .. Yang membuat Damar hanya bisa tersenyum menatap istrinya itu Melihat penampilan Zia yang cantik bersama Queen


" Masyaallah cantik cantik banget tuh mar mereka " kata Roni .


" Iyalah " kata Zen yang juga mulai turun memeriksa para tamu yang sudah mulai sepi . Ken yang bicara dengan Jhon dan Alan sudah mulai mengantuk.


" Om Ken pulang ya .." kata Ken pamit .


" Ya jangan lupa pintu gerbang di tutup ya Ken kami bergadang disini " kata Jhon terkekeh


" Ya om " kata Ken yang bersyukur semuanya sudah selesai Dan berjalan lancar .Dan ia juga sangat lelah . karna sudah hampir jam 12 malam.

__ADS_1


" Hei bro kita pulang ya " kata Ken pada Zen Roni dan Bram.


" Ingat jangan bergadang " kata Ken


" Kamu ngak ginap disini Ken " kata Zen


" Ngak kita pulang kok ayo mar pulang " kata Ken .


" Hah ... kemana bang ?" kata Damar


" Ikut saja atau kamu mau tidur disini tuh di pelaminan " kata Ken


" Astaga tega amat bang " kata Damar berdecak kesal.


" Hahahaha...... kapok lho mar pengen sama Zi harus siap mental " kata Zen


" Ya sudah ayo kita duluan " kata Ken


"' Ok hati hati .selamat mimpi indah bro " kata Zen menepuk bahu Ken .


Ken pun tersenyum yang diikuti Damar pergi meninggal kan area ruang ballroom menuju belakang hotel . Untuk pulang menuju rumah utama Lee.


" Kita kemana bang " kata Damar bingung Yang mengikuti Ken sedari tadi


" Pulang tidur lah " kata Ken


" Hah.......disini bang " kata Damar kaget Yang meliihat lorong sepi.


" Mhem..... ayo bantu " kata Ken yang lalu menutup pintu besi tua itu.


" Wah lumayan berat " kata Damar yang lalu membantu Ken mengangkat palang besinya . Setelah selesai Ken dan Damar pun meninggalkan tempat itu. Berjalan menyusuri jalan setapak tak lama mereka pun sampai di paviliun .Yang membuat Damar cukup kaget. Karna ditengah gelapnya malam ada Villa yang cantik


" Astaga ada Villa dibelakang hotel bang " kata Damar


Ken tak menjawab pertanyaan Damar terus berjalan menuju kamarnya.


" Mar itu kamar mu masuk saja " kata Ken . Pada Damar yang bingung Melihat banyak kamar ditempat itu.


" Hah... itu kak" kata Damar bingung


" Ya disitu slamat istirahat " kata Ken Yang lalu masuk kekamarnya .


Damar pun berdiri terpaku sejenak melihat ruangan yang terlihat Asri . Lalu ...


Ceklek......


" Wah cukup besar dan bagus juga cantik dan rapi " kata Damar Yang lalu masuk dan mengunci pintu..


Damar cukup terkejut ketika ia menuju tempat tidur Ada seorang yang berbaring disana dan lalu ia mendekatinya


" Astaga Zi......." kata Damar .Yang memperhatikan siapa wanita itu ..Yang seketika membuat Damar tersenyum .


" Rupanya ini alasan Ken tak memberi nya Kamar dihotel " bathin Damar senang lalu melepaskan pakaiannya ..Dan menyisakan celana pendeknya saja .Lalu naik keatas tempat tidur dan memeluk istrinya.


" Kak " kata Zi yang terbangun Melihat suami nya itu sudah berbaring memeluknya erat dan tersenyum.

__ADS_1


" Tidur lah " kata Damar bahagia lalu memeluk Zia erat karna mengantuk..


__ADS_2