Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 23 Omelan Desi


__ADS_3

Maya menceritakan kisah rumah tangganya pada Vani .Setelah puas menangis. Dan Vani mendengarkan kisah tragis nasip cinta sahabatnya itu. Dengan perasaan gusar.


" Gila ya tuh orang sudah tah berguna bagi istrinya berbuat kasar, Dan parahnya lagi ibunya ikut mendukung" kata Vani jengkel Yang mendengar semua kisah Maya.


" Sudah May kau tidak perlu takut,ada gue sama Desi yang bakal bantuin lho " kata Vani.


Yang lalu memeluk Maya.


" Tapi ibu di kampung belum tahu Van " kata Maya khawatir


" Untuk sementara lho ngak usah cerita dulu May, fokus sama kehamilan mu saja.Nanti kita pikirkan jalan keluar yang terbaik" Kata Vani menyemangati Maya.


" Iya Van trimakasih sudah mau menolongku" Kata Maya.


" Sama sama May, dulu kau juga sering menolongku " kata Vani


" Apa Desi tahu Van ,aku disini?" tanya Maya.


" Malah dia yang bawa kamu kesini May, Desi panik takut kamu mati. karna over dosis.Lagian kamu nekad aja May mana lagi Hamil dosa tahu" omel Vani pada Maya.


" Maaf Van, aku ngak sadar apa yang dilakuin Van. Karna aku ingin tidur tenang " kata Maya.


" Huh.......tapi ngak minum obat tidur sebanyak itu juga kali May ,Untung tuh bayi anteng ngak kenapa napa. coba kalo koit " kita berdua Desi bakal repot " kata Vani.


" Maaf Van, sudah ngerepotin kalian " kata Maya lirih.


" Ngak usah dipikir sekarang lho istirahat ya " gue mau makan nih " kata Vani yang tadi sempat membeli dua nasi bungkus dikantin. Ketika Maya masih belum sadarkan diri.


"Lho mau makan ngak, biar gue suapin " kata Vani menawarkan.


Maya mengeleng pelan.karna ia tak berselera makan.Setelah apa yang barusan ia alami.


" Tapi nanti harus makan ya May, biar tuh bayi diperut ngak lapar " kata Vani.


" Nanti Desi kesini sekalian bawa baju ganti buat lho" kata Vani yang sambil makan.


" Ya Van, Tapi kenapa ngak pulang aja " kata Maya sambil melihat sahabatnya itu makan.


" Lho rawat inap sehari,,karna tadi dokter bilang nggak parah. Coba tadi tuh pil masuk semua ke perut bisa seminggu lho disini May" kata Vani yang lalu beranjak dari duduknya mengambil air mineral di kresek.


" Maaf " kata Maya lagi.yang mencoba untuk tiduran .


Vani hanya menatap sahabatnya dengan perasaan iba. Mengingat Maya sangat baik tapi sayang nasip nya tak beruntung. Mendapat kan lelaki yang tak berguna dan penipu seperti Bayu.


............................


Malam harinya Desi bergantian menjaga Maya. sedang kan Vani pulang ke kosan karna besok ia ada kerjaan.

__ADS_1


" Lho bodoh amat sih May, pake mau bunuh diri segala. Tuh laki lho ya ngak pantas di kasih hati.Kamu pikir kamu mati dia sedih May, malah senang banget dia .paling depan orang aja sedih .Di belakang lho pasti jingkrak jingkrak sama selingkuhannya " omel Desi pada Maya


Maya hanya diam mendengar omelan sahabatnya itu.


" Awas aja ketemu gue ,gue gebukin sampai babak belur " kata Desi emosi.


" Sudah Des, Maaf kalo buat kamu repot begini.Tadinya aku cuma mau tidur tenang aja.karna sedih jadi ngak sadar apa yang kulakukan " kata Maya lirih.


" Ya ampun May untungnya siang tadi gue pulang. kalo ngak sudah jadi mayat lho " kata Desi.


" Yah tinggal dikubur Des" kata Maya manyun.


" Ih lho ini gue serius May" kata Desi.


" Tahu Desi , aku salah aku merasa hidupku tak berguna Des " kata Maya lirih.


" Ya ampun May, lho masih punya gue, Vani ibu dan Bima. Ngak usah mikirin tuh si lelaki tak berguna yang slalu nyusahin lho.Lupain dia lho bakal.tenang hidup tanpa beban" nasehat Desi. Yang ikut miris pada nasip Maya.


" Iya Des " kata Maya.


" Lagian banyak orang yang lebih susah dari lho May, jadi fokus aja sama dirimu .Jangan memikirkan si brengsek itu lagi " Kata Desi.


" Buktinya dia ngak pernah nyariin lho , dan tak pernah perduli " kata Desi lagi .


" Iya Des tapi bagaimana kalo dia membawaku pulang lagi dan memaksaku." Kata Maya takut.


" Dan lho harus telp gue kalo dia macam macam" kata Desi lagi.


" Iya Des " kata Maya mengangguk yang tak tahu harus berkata apa. Pada sahabatnya itu.


Lalu keduanya pun berbaring diatas ranjang brankar. Karna cukup besar. dari pada tidur disofa .Karna besok akan kembali kerja.


Pagi Maya dan Desi sudah pulang kerumah.Dan langsung bekerja karna Maya sudah merasa baikan.Setelah bisa tidur nyenyak.Semalaman dirumah sakit.


...........................


Disisi lain Bayu mengomel karna sang mami membiarkan Maya pergi.


" Harus nya mami tak mengizinkan Maya pergi mi, Bayu ngak tahu dimana Maya tinggal dan no Bayu di blokir.


" Salah kamu sendiri punya istri ngak diurusin" kata mami sewot.


" Mami slama ini mami tak pernah membayar uang kuliah Bayu, mami hanya tahu menghambur hambur kan uang .Mami harusnya bersyukur selama Bayu tak menafkahinya. Maya banyak membantu kita mi ." Kata Bayu menjelaskan.


" Memang kamu tak pernah menafkahinya Bay?" tanya mami.


" Iya mi, karna harus bayar buat ujian pengacara dan S2 Bayu .Bayu mana punya banyak uang " kata Bayu menjelaskan

__ADS_1


Jleb.....


Mami Ani pun terdiam.Dia pikir selama ini Maya belanja pakai uang Bayu. Dan tak tahunya anaknya kini yang tak berguna.Tak mampu dan Belum bisa menafkahi istrinya sendiri.


" Bayu berangkat mi " kata Bayu yang terlihat lemas berangkat kekantor.Tampa sarapan dan tampa Maya.


Lalu menuju kantornya untuk bekerja seperti biasanya.Dikantor Bayu pun mulai fokus pada pekerjaanya.


" Bay, kok serius amat " tegur Renaldy.


" Gue pengen serius kerja dy, buat rumah tangga gue" kata Bayu yang pusing akhir akhir ini karna banyak masalah akibat ulahnya sendiri.


" Trus gimana Laras " kata Renaldy melirik Bayu


" gue akan tanggung jawab dy, sampai anak itu lahir. karna gue dan Maya belum punya anak jadi biar Maya yang merawatnya." kata Bayu.


" Emang. Maya mau ngerawat tuh anak lho sama Laras" kata Renaldy.


" Entahlah dy, gue lagi mikir gimana baiknya saja ,ngak mungkin gue nyuruh Laras buat ngegugurin kan " kata Bayu.


Huh ......Bayu membuang nafas kasar.


" Gue takut Maya bakal minta cerai Bay, tahu lho menghamili si Laras.


" Itu yang lagi gue pikirin dy, gue ngak mau kehilangan Maya lebih baik gue lepasin Laras " kata Bayu lirih.


Lalu keduanya pun terdiam. untuk berpikir. Efek pergaulan yang salah membuat Bayu kini sedikit sadar. Bahwa ia salah sudah menyakiti Maya.


" Woi .ayo cepat kumpul kita kedatangan bang Ryan " kata Wawan yang baru masuk keruang kerjanya.


" Lho emang bang Ryan sidak " tanya Renaldy heran.karna mereka memang berkerja di.cabang kantor yang lama.


" Mau ngasih pengarahan katanya.Tapi gue penasaran sama tampangnya yang katanya keren dan ganteng itu " kata Wawan


" Iya gue juga " kata Renaldy.


" Ya sudah kita lihat saja nanti " kata Bayu yang ikut berdiri untuk siap siap ke aula.


Memang selama ini mereka tak pernah melihat sosok bos besarnya itu.Yang mereka tahu nama besarnya saja .Bahwa Ryan adalah pengacara sukses sekaligus seorang pengusaha. ternama



Visual. Desi sahabat Maya.



Visual Vani teman kuliah Maya.

__ADS_1


__ADS_2