
Ada rasa lega dihati Maya.Ketika bisa pulang kerumah.Walau masih dihantui rasa tak nyaman Mengingat penikahannya.Tapi paling tidak Maya tenang tidak tinggal dirumah mertuanya.Yang membuatnya tertekan takut dan cemas.
Ada asa penyesalan terdalam dihati Maya .Menikah dengan Bayu. Dulu Maya berpikir Bayu sangat mencintainya dan bisa menghargainya.Tapi kenyataannya membuat Maya tertekan dan sakit hati.kini ia harus membuat matanya lebar lebar.Bahwa Bayu bukan pria yang baik.
Bagaimana tidak.perjuangannya untuk mengangkat karier Bayu dan menafkahi rumah tangganya.Hanya sia sia.Tak pernah dianggap.Bahkan Maya hanya mendapat penderitaan cacian dan makian saja.
Kata kata manis Bayu hanya bualan semata.Bahkan Bayu tak perduli sama sekali padanya dan juga egois dan pemaksa.Maya masih bersyukur mempunyai teman teman yang baik seperti Desi dan Vani yang slalu ada selama Maya kesusahan.
" May Ayo kekantin " tegur Dita.
" Ah iya Dit" kata Maya yang kaget karna melamun memikirkan nasip nya.
" Kamu baik baik saja kan May" tanya Selly.
" Iya ayo kekantin " kata Maya yang beranjak dari tempat duduknya.
Mereka bertiga pun berjalan menuju kantin.Selama bekerja Maya sedikit terhibur. Karna bisa melupakan tentang masalah pribadinya.Ketiganya duduk di meja kosong yang tak jauh dari jendela gedung.Hingga bisa melihat jelas pemandangan di bawah.
" May, katanya lho punya teman di bagian desain " tanya Selly yang duduk didepan Maya sambil memegang ponselnya.
" Iya kenapa ?" tanya Maya menatap Selly
" Lah paling mau tanya si Rudi yang Desain grafisnya May" kata Selly.
" Hah ....tapi temanku bagian desain model Sel" kata May.
" Iya May tapi tetap satu bagian ,disana gajinya lumayan besar dan tiap ada event mereka bisa keluar traveling" kata Selly.
" Emang gitu Sel ?" tanya Maya pada Selly
" Iya May ,tapi gue cuma nanya apa temanmu kenal sama tuh cowok " kata Selly.
" Yah nanti pas pulang aku tanyain deh" kata Maya tersenyum.
" Emang lho sudah jadian Sel? tanya Dita penasaran.
" Belum sih baru kenalan dua minggu yang lalu " kata Selly santai.
Ketika asyik ngobrol.pelayan kantin pun datang untuk mengantar makanan ketiganya.
" Ini ya mba, ada lagi " kata mba pelayan.
" Sudah mba Lastri trimakasih ya " kata Maya ketika pesanan nya. Sudah ditaruh dimeja.
__ADS_1
" Ok permisi slamat menikmati " kara pelayan kantin ramah.
" Trimakasih mba Lastri " kata Dita dan Selly barengan.
Lalu ketiganya pun makan dengan makanan pesanan masing masing. Untuk mengisi perut di waktu siang buat mengembalikan tenaga yang terkuras.
" May suami mu kerja dimana ? " tanya Dita sambil menatap Maya
" Dia pengacara Dit, cuma kami lagi renggang sekarang "jawab Maya
" Lah kok bisa ,emang ada masalah ?" tanya Selly.
" Ya begitulah, Lho Dit suamimu kerja apa " Kata Selly.
" Dia karyawan BUMN Sel " kata Dita santai.
" Emang kenapa Sel?" Dita balik bertanya pada Selly.
" Ngak aja , cuma nanya doang kok" jawab Selly.
"'Ngak usah buru buru married Sel, santai aja kalo sudah waktunya pasti nikah " kata Maya
" Itu pasti.May, hidup perlu dinikmati " Kata Dita.
Setelah makan ketiganya pun kembali ke bekerja. Karna menjelang akhir tahun. Laporan tutup buku sudah mulai menguras tenaga untuk di cek ulang .
................................
Sedang disisi lain. Bayu gelisah memikirkan Laras.Yang bolak balik menelpon ketika ada meeting.Bayu pun mematikan ponselnya untuk fokus mengikuti Rapat. Karna Bagaimana pun ia tak ingin melakukan kesalahan dengan kehilangan perkerjaan.
Rapat berjalan lancar. Apalagi ada relasi bisnis Burhan bos Bayu. Yang kedatangan Bang Ryan mantan bos kantor lamanya. Yang memberikan pengelaman dan ilmu selama menjadi pengacara. Sehingga membuatnya sukses dan terkenal.
Ada sesal dihati Bayu yang kehilangan job dikantor lama.Karna disana Gaji nya cukup besar dan fasilitas kantor cukup bagus dan ada tunjungan karyawan.Tapi karna kelalaian dan Kesalahannya.Ia harus dipindahkan dan di tukar dengan karyawan yang lebih profesional.
" Bay lihat " kata Renaldy .Yang melihat seorang pria tampan sedang naik keatas podium.
Bayu pun melihat kearah yang dilihat Renaldy. Yang melihat seorang pria yang masih muda dan tampan.
" Astaga Dia yang bernama Bang Ryan , gila masih mudah bro " kata Wawan.
" Umurnya 31 tahun , tapi wajahnya Baby face dan juga berkantong tebal " kata Kevin yang duduk disebelah Bayu. teman sesama pengacara.
" Gila tuh ,pantas saja jobnya banyak banget gantengnya kelewatan " celetuk seseorang di belakang Bayu dan Renaldy.
__ADS_1
" Iya lah maka nya banyak wanita yang mengejar ngajarnya.Mana duitnya ngak habis habis " jawab Kevin.
Bisik bisik itu pun terdengar ramai. Karna memang Pria yang sedang berdiri dihadapan mereka sangat tampan dan kiyut, bahkan kaya.
" Umurnya nya boleh tua tapi Wajahnya anak kuliahan bro" celutuk Renaldy.
" kita yang 26 tahun aja kalah saing kalo masalah cewek " kata Wawan
Sedang Bayu hanya diam saja mendengarkan semua bisik bisik temannya.
Yang membicarakan Ryan pemilik Ryan group firma hukum itu.
Tepuk tangan terdengar riuh. Setelah Ryan turun. Banyak orang yang mendekatinya untuk mengucapkan slamat sekedar berbasa basi. Sedang kan Bayu dan teman temannya.Hanya melihat dari kejauhan. Karna Ryan langsung pulang setelah memberikan pengarahan.
" Pantas sih Gea klepek klepek sama bang Ryan. Sampai banyak cowok ditolak berharap dapat tuh orang" Kata Renaldy yang dulu pernah mendekati asisten Ryan itu.
" Jelas lah, Tampan mapan, kaya terkenal dan di puja puja banyak wanita.Bahkan yang mau jadi simpanan saja antri" kata Kevin.
" Gila , pesonanya bikin kita ketar ketir bro " Kata Wawan.Yang mengakui pesona Ryan mentan bos mereka.
" Iya nyesel gue nurutin lho berdua bikin karier hancur, kalo ngak masih disana kerja " Kata Bayu yang terlihat lemas.
" Cih....Lho juga lalai Bay, keasyikan mesum makanya ingat waktu kalo lagi bercinta" cibir Wawan.
" Halah ngak usah di bahas, gue sudah tobat bro.terserah kalian deh gue sekarang ngak mau ikutan lagi .Bakal ditendang bini kalo ketahuan " kata Renaldy.
" Halah dy, Gaya mu baru nyadar sekarang playboy cap tikus, dulu aja sana sini keenakan" kata Wawan.
" Sudah ngak usah ribut , buat pengalaman dan pembelajaran " kata Bayu. yang merasa tercubit.Karna pengaruh teman temannya yang brengsek ia ikut terseret.
Dan kini ia merasakan imbas dari perbuatannya sendiri. Yang bermain api dan terbakar dengan sendirinya.Hingga harus pusing memikirkan jalan keluarnya.
" Ya sudah ayo balik kekantor " kata Renaldy.
" Yuk ...kerjain gue lagi numpuk juga dikantor " Kata Bayu yang memang beberapa hari ini. Pusing sendiri dengan masalahnya.
" Besok lho ikut sidang Bay " kata Wawan.
" Iya lah , ngak dapat duit gue kalo ngak ikut." kata Bayu yang memang dompetnya menipis akhir akhir ini.karna untuk mengurus Laras.
Bang Ryan Yang ganteng juga baby face.....
__ADS_1