
Maya bangun seperti biasa. Dan menyiapkan sarapan .Evan Yang datang subuh langsung menuju dapur . Karna dia tahu Maya pasti sudah menyiapkan sarapan .
" Hai sayang lagi apa " kata Evan yang melihat Maya sedang sibuk memasak
Maya menoleh melihat Evan yang bersandar sambil berpangku tangan melihatnya memasak.
" Buat sarapan kak, tumben kak Evan pulang pagi " kata Maya.
" Sibuk mencari uang demi kamu sayang " kata Evan sambil menarik kursi.
" Mencari uang atau lembur dengan kekasih simpanan" kata Ryan yang muncul dan lansung duduk berhadapan dengan Evan
" Wah rupanya tuan Lee mengawasi ku," kata Evan santai.
" Untuk apa ....kau kira aku tak punya pekerjaan " jawab Ryan tenang.
Maya yang mendengarnya berdebat .Hanya mendengarkan saja. Lalu menata Makanan buat sarapan dan menyiapkan piring untuk keduanya. Lalu ia mengisi nasi goreng untuk Ryan lebih dulu .Dan meletakkannya dihadapan Ryan dengan menu komplit.
" Kenapa dia lebih dulu " kata Evan tak suka .
" Kau iri kenapa kau tak menikahi kekasih mu , dia istriku " kata Ryan menatap tajam Evan.
" Hei aku suaminya juga Aku juga yang menyelamatkan nya " Jawab Evan.
" Sudah jangan ribut , kalian makan lah kan kalian harus bekerja.
" Iya sayang , oh ya jangan lupa nanti aku jemput ya " kata Ryan .Mengingat kan Maya.
" Ya bang " kata Maya yang lalu duduk untuk ikut sarapan.
" Kenapa kau mengajaknya pergi . Memangnya kalian mau kemana ?" tanya Evan penuh selidik
" Apa urusanmu. Bukanya kemaren kau juga sudah membawanya ke rumahmu Lalu kenapa melarang ku " kata Ryan.
" Astaga tuan Lee, dia milik ku, bukannya kau bisa mencari wanita lain . Kenapa masih mengharapkan Jasmine " kata Evan.
" Seharusnya aku yang menanyakan itu padamu. Bagaimana kalo kita pertemuan Jasmine dan Sinta . Mana yang kau pilih " kata Ryan
" Kau ......
" Apa......Maya istriku kau memanfaatkan nya saat kondisinya tidak baik. Padahal dia sudah menolak mu " kata Ryan .
" Astaga... seharusnya kau sadar tuan Lee bukannya kau juga sedang selingkuh dengan Rara " kata Evan. tak mau kalah.
__ADS_1
" Ih kaloan ini apaan sih kok jadi ribut Kak Evan bang sudah ayo makan " kata Maya yang bingung mendengar keduanya berdebat. Dan juga tak mengerti apa yang mereka bicarakan. Yang membuat kepala Maya pusing. mendengarkannya.
" Dia yang duluan, oh ya mine bagaimana kalo mine ikut kak Evan aja kekantor " kata Evan.
" Ngak bisa , dia hari ini ada janji denganku" kata Ryan. ketus.
" Sudah jangan ribut , maaf kak Evan kemaren kan mine sudah pergi sama kaka sekarang biar giliran mine sama abang " kata " kata Maya.
" Tuh kau dengar kan Kami sudah sepakat " kata Ryan .Yang membuat Evan hanya diam tak bisa bicara. lagi
" Baiklah besok mine sama kak Evan ya jalan jalan nya " kata Evan tak mau kalah.
" Terserah " kata Ryan. yang tak mau berdebat karna ia akan mengawasi Maya lewat Kim dan jeff.
Setelah sarapan kedua nya pergi berangkat kerja . Maya mencium tangan Evan Begitu juga dengan Ryan .
" Hati hati ya kak , bang " kata Maya yang lalu melambaikan tangan pada dua pria itu .Setelah keduanya pergi .Maya kembali ke apartemen. dan membersihkan bekas makan mereka.
" Aneh juga ya kalo punya dua suami, apa iya aku punya dua suami .Tapi aku merasa hanya punya satu suami..Lalu kenapa ada dua " kata Maya bingung sendiri. Sambil membereskan dapur dan tak lama bi Suti datang. Untuk bersih bersih.
" Non jasmine biar saya saja , kok malah dapurnya sudah bersih " kata bi Suti.
" Sekalian bi, kan tadi habis sarapan. Oh ya bi Suti sudah sarapan " tanya Maya.
" Sudah non " kata bi Suti.
" Iya non " kata bi suti .Yang lalu melanjutkan bersih bersihnya .
***********
Sedangkan Sinta gelisah mondar mandir menunggu seseorang menelponnya.Karns ia ingin mencari tahu tentang Jasmine.
" Aku tak mau jadi istri kedua Evan. Aku harus mencari tahu tentang Jasmine dan mengatakan kami sudah bersama cukup lama agar ia meninggalkan Evan " kata Sinta.
" Tapi bagaimana kalo dia tidak mau " kata Sinta bingung.
" Aku harus bicara baik baik agar ia mengerti apalagi kalo aku hamil " kata Sinta. yang lalu bersiap siap untuk pergi menemui orang suruhannya.
Sedangkan Maya sedang bersiap siap untuk pergi. Karna Ryan sudah menelponnya .Dan Ryan sedang dalam perjalanan untuk menjemput nya. Karna mereka akan pergi ke suatu tempat Yang seperti Ryan katakan.
" Bi Suti saya pergi dulu ya, nanti kalo kak Evan pulang jangan lupa bilang kak Evan saya pergi .itupun kalo dia pulang tapi kalo ngak ya sudah " kata Maya.
" Iya non , apa ngak makan dulu , kan bi Suti sudah masak banyak. " kata bi Suti .
__ADS_1
" Kalo kak Evan ngak pulang, makanannya bawa pulang semua aja. Dari pada nanti dibuang sayang. ya bi " kata Maya.
" Hah tapi non , kan ini banyak " kata bi suti
" Ngak pa pa buat keluargga bi suti dirumah " kata Maya lagi.
" Ya non trimakasih " kata bi Suti Yang membuat bi Suti melongo mendengar pesan Maya.
" Ya ampun kok nona Jasmine baik banget masa di suruh bawa pulang semuanya. Mana makanannya enak enak. Mana belum disentuh.lagi " kata bi suti bingung..
Padahal baru saja matang. Ikan guraminya sambal . ca jamur dan ada ayam goreng juga sayur asem . ditambah balado telur.
"Alhamdulilah berarti rezeki anak sholehah " kata bi Suti . Yang lalu bersemangat menyelesaikan acara memasaknya.
Sedangkan Maya sudah turun ke bawah .Karna Ryan sudah menunggunya.. Dan ketika Maya sudah terlihat .Jhon pun bergegas membukakan pintu mobil.
" Silahkan masuk nona " kata Jhon
" Trimakasih pa " kata Maya ramah pada Jhon yang hari ini menjadi sopir Ryan.
" Sama sama nona " kata Jhon Dan menutup pintu setelah Maya masuk.
" Sudah siap " kata Ryan yang tersenyum melihat Maya terlihat cantik .
" Siap bang kita mau kemana ?" tanya Maya.
" Ke suatu tempat yang pasti mine suka " kata Ryan.
" Ayo jalan Jhon " kata Ryan yang lalu merangkul Maya . Yang membuat Maya tersenyum.
Lalu mobil pun melaju kerumah utama Lee Dan ketika Mobil sampai di halaman Ryan turun lebih dulu Dan menyambut Maya dengan tersenyum .Yang membuat Maya heran dan juga merasa tak asing. Melihat mansion yang terlihat megah dari luar.
Maya di gandeng masuk keruang utama. Lalu menuju taman belakang yang sudah disiapkan Meja makan yang dihias cantik .Untuk menyambut Maya . Untuk makan siang.spesial.
" Ya ampun cantik sekali bang " kata Maya Yang lalu melihat sekeliling taman. Yang membuatnya merasa mengenal tempat itu. Namun Maya hanya diam. takut ia salah tempat
" Apa kau suka ?" tanya Ryan.
" Sangat suka bang " kata Maya tersenyum. lalu Ryan menarik kursi untuk Maya dan mempersilahkan Maya duduk . Setelah itu Ryan pun ikut duduk Sambil bertepuk tangan
Prok.....prok.....prok .
" Ryan pun bertepuk tangan memberi kode .Pada orang orang yang akan menyiap kan makan siang spesial mereka berdua.
__ADS_1
Aska Tan Rey dan Queen datang membawakan semua hidangan dan mereka berempat menatanya dengan rapi di atas Meja.
" Hai ..... kalian .....!!!" kata Maya ternganga melihat empat orang anak yang memakai baju koki Yang menyiapkan hidangan.