Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 251 Mencari Saksi.


__ADS_3

**Hai Reader makasih dukungan banyak like dan vote ya biar author rajin up. Beri komen juga biar ada masukan dari kalian apa mau selesai atau lanjut ....Salam.buat kalian semua semoga sehat slalu *🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Pa Ali dan Alan pun saling tatap . Begitu juga Bima dan Maya .


"'Saya melihat memang tapi tak terlalu jelas. karna kami dibelakang " kata Pa Ali.


" Apa semua meninggal pa " tanya Bima.


" Iya benar sebab itulah kami mencari saksi. Yang melihat kejadian naas itu. " kata salah satu polisi. Sambil memperhatikan mobil yang penyok


" Saya tak melihat jelas pa, memang truk menyalip kami dan sempat menyenggol hingga mobil kami penyok. Tapi untuk jelas pasti nya tidak tahu " jawab pa Ali.


" Berarti diantara kalian semua tidak melihat " kata polisi itu penuh selidik.


" Tidak pa karna kami asyik ngobrol " kata Alan yang ikut bicara.


" Apa sopirnya juga meninggal.pa ? " tanya Bima.


" Iya baru saja. Ketika masuk ambulan . Yang satu ketika dalam perjalanan. " kata Polisi itu.


Memangnya harus ada saksi pa ?"tanya Bima Yang mendekati pa Ali


" Iya karna korban yang mobil ditabrak minta menuntut truk yang menabrak." kata Polisi itu.


" Inalilahi " kata Pa Ali dan Alan .


" Bagaimana bisa pa kan sudah meninggal semua " kata Ali.


" Entah lah kami masih memprosesnya " kata polisi .


Aska yang mendengarkan semuanya hanya terdiam. Karna ia memang melihat jelas mobil itu ditabrak dan terseret sampai remuk. Namun satu hal yang janggal. Truk itu tak menabrak mobil Tapi mobil yang sengaja menghalangi jalan truk hingga menyenggol mobil yang di bawa pa Ali.


" Tapi kalo korban tewas masa menuntut orang meninggal sih pa " kata Ali heran.


" Korban yang mau meninggal sempat menyebut nama Maya " kata polisi


" Hah......... "


Semua orang pun kaget mendengar perkataan polisi itu . Maya yang disebut hanya diam. Namun tidak pagi Ali dan Alan.


" Siapa indentitasnya pa ?" tanya Alan bertanya


" Yang perempuan bernama Cindy dan yang pria jimmy dan Diaz .


" Inalilahi wainalilahi rojiun " kata Ali dan Alan bersamaan .


Tapi cukup membuat Maya kaget. yang duduk bersama bi Marni.

__ADS_1


" Apa kalian mengenal mereka ? " kata polisi menatap Ali dan Alan.


" ,Tak terlalu pak tapi yang wanita adalah model terkenal . Dan dua pria temannya pengusaha pa " kata Ali menjelaskan.


" Oh kalo begitu kalian pasti kenal juga yang menurut nya bernama Radit .


Deg........


Bima dan Nur saling pandang. Ada yang janggal memang .tapi kenapa seperti kebetulan


Alan dan Ali saling pandang .lalu Alan mengerutkan dahinya.


"Kalo itu Kami kurang kenal pa. " kata Alan mempertegas. Karna tak mau terseret Masalah. Karna kemaren mereka baru saja berusaha dengan Radit.


" Oh ya kalo begitu ,ya sudah trimakasih informasinya " kata polisi itu. Lali sekilas menatap Maya dan Nur yang diam . Juga bi Marni juga Nia.


Setelah polisi itu pergi Alan pun menatap pa Ali . Lalu kedua pun saling mengangguk.


" Ayo nona kita berangkat , sepertinya sudah lancar " kata pa Ali.


" Ya ayo kita melanjutkan perjalanan lagi " kata bi Marni


" Ayo ....bi "


Setelah merapi kan karpet . Semuanya masuk mobil di posisi masing masing . Lalu mobil kembali melaju menuju kampung halaman Maya. Dan mereka sampai menjelang ashar.


..............................


"Ayo pada ngumpul makan habis ini kita sholat " kata bu Lastri


" iya ini keburu ngak enak lho, .Bim panggil pa Ali dan Alan " kata Maya.


" Iya kak " kata Bima Lalu mereka pun berkumpul bersama makan lesehan dengan ikan bakar dan juga ikan goreng sama lalapan hasil kebun sendiri.


" Wah nyonya ibu makanannya mengunggah selera kata Mumun.


" Iyalah mun kan masih segar " kata Nia.


" Ayo makan jangan di lihatin aja " kata Maya. yang menyodorkan piring. pada Mumun dan Nia


Sedangkan anak anak Maya sibuk memilh sendiri .Apa yang mereka suka.Dan Maya membiarkan mereka bebas berkumpul sambil ngobrol.


Aska yang duduk di dekat pa Ali pun makan dengan lahap.


" Den Aska apa waktu kecelakaan ngak lihat jelas juga kan kejadiannya" kata pa Ali Yang mengajak ngobrol tuan muda kecilnya


" Aska lihat kok pa. Bukan truk yang menabrak mobil itu Tapi mobil itu sengaja ingin menghalangi jalan kita dan menabrak truk .Tapi karna ngak seimbang mereka ditabrak dan diseret truk besar itu " kata Aska menjelaskan.

__ADS_1


" Shut ......." kata pa Ali yang langsung menaruh telunjuknya di mulut .Takut yang lain mendengar


" Den Aska jangan bilang siapa siapa ya bahaya. Karna tadi mereka bawa bawa nama Mamah aden. Kayanya mereka mau niat jahat deh Tapi Allah tahu niat mereka " kata pa Ali berbisik.


" Begitu ya pa " kata Aska mengangguk.


" Makanya tadi pas polisi tanya pa Ali bilang ngak tahu. Biar kita tidak terseret masalah mereka "'Kata .pa Ali.


" Tapi kasihan sopir truk nya pa " kata Aska.


" Masalah itu biar om Jhon yang mengurus buat menyantuni " kata Pa Ali. Yang sudah tahu Aska memang melihat jelas. Karna tuan mudanya itu slalu menatap kedepan. Namun pa Ali tak mau menyeret Aska jadi saksi. Karna akan cukup berat bila diintrogasi dan ditekan polisi yang juga butuh saksi. Dan pa ALi akan menceritakan semuanya. Setelah besok mereka pulang. kepada tuan mudanya.


.................................


Malam terasa dingin . Nur yang baru selesai sholat isya langsung naik keatas ranjang .Ia cukup senang bisa mengunjungi sang mertua .Walau dikampung rumah mertuanya itu cukup luas dan asri .juga bersih dan nyaman. Bahkan hawanya sangat sejuk.


Kret.........pintu pun terbuka.


" Sudah sholat by " kata Bima .Yang baru masuk.Dan menutup pintu nya lagi dan menguncinya.


" Sudah by ., mana anak anak " tanya Nur . Karna tadi Bima mengajak trio krucil ke surau .Bersama pa Ali dan Alan.


" Mereka sudah masuk kamar. Pada ngantuk kekenyangan " kata Bima Yang lalu melepas baju koko nya. Dan menggantung nya.


" Nur senang lihat aby pakai baju koko " kata Nur yang melihat sang suami memasang kaosnya.


" Oh ya. tapi senang ngak kalo ngak pake baju " goda Bima mendekati istrinya itu yang sudah melepas hijabnya.


" Aby ......." kata Nur membuang muka karna malu.


" Kenapa malu sama aby sudah merasakan juga " kata Bima yang semakin dekat . Hingga wajah kedua tak berjarak .Dan Nur dapat merasakan Nafas suaminya itu.


" By............


" Apa.........." kata Bima menatap manik mata Nur. dalam.


" Nur pun lalu menangkup wajah suaminya dan mengusap lembut pipi Bima .


" Apa aby tampan .sampai membuat istri aby terpesona " kata Bima pelan.


" Sangat tampan by. yang akan menjadi suami Nur juga diakhirat nanti " kata Nur.


" Nur juga bidadari aby yang paling cantik di dunia dan akherat " kata Bima . Yang lalu mencium bibir mungil Nur yang terasa manis .


Entah apa yang terjadi hanya mereka yang tahu. Tanya kan saja pada angin malam.


..

__ADS_1


__ADS_2