Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 226 Bicara Dari hati ke hati.


__ADS_3

Nur duduk di ruang tamu. Seorang diri setelah Amel pulang .Keduanya tadi sempat memasak lagi. Dan membawakan Amel separuh dari masakan mereka .Untuk Amel di kostan


" Ya ampun Aby kemana ya de ?" Kata Nur sambil mengusap perutnya . Mengingat keduanya ingin cek up hari ini.


" Mudahan ngak terjadi apa apa " kata Nur Yang masih setia menunggu suaminya itu pulang . Lalu masuk kekamar setelah suara Azan Magrib terdengar. Dan sholat seorang diri. Di kamar sambil menunggu Bima pulang.


Selesai melipat sajadah .Nur pun ke ruang tamu .Dan mengintip dari kaca jendela . Siapa tahu suaminya pulang. Benar saja suara motor memasuki halaman rumah. Dan Nur bergegas membuka pintu.


" Assalamualaikum " kata Bima yang melihat istrinya itu membuka pintu.Yang sedang memarkir kan motornya diteras.


" Walaikum salam " jawab Nur yang lalu mengambil tangan sang suami sang menciumnya.


" Sedang menunggu Aby ?" tanya Bima mengusap kepala Nur yang mencium tangannya dengan takzim.


" Iya by , Nur pikir kita ngak jadi cek up " kata Nur.


" Astagfirullah maaf kan Aby. Cek up besok aja ya .karna Aby capek " kata Bima yang masuk kedalam rumah .Diikuti Nur dari belakang


" Ya by ngak apa apa " kata Nur.


" Aby sudah makan , sudah sholat ?" tanya Nur pada Bima yang masuk kamar lalu melepaskan kemejanya.


" Aby sudah sholat tadi di masjid pas lewat ..Cuma belum makan " kata Bima.


" Nur sudah masak by, ayo kita makan sekarang " kata Nur.


" Baiklah ayo , tapi sebentar Aby ganti baju kaos dulu " kata Bima.


Nur pun lalu mengambilkan baju kaos sang suami. Dan menunduk ketika Bima berganti baju. Sedang Bima hanya tersenyum melihat istrinya itu malu . Melihatnya berganti baju.


" Kenapa malu, sudah lihat semua ini dan juga merasakannya " kata Bima. Yang makin membuat wajah Nur merona merah jambu.


" Aby....." kata Nur. Lalu bergegas keluar kamar Dan menuju dapur. Untuk menyiapkan piring dan gelas.


" Hehehe...... .Nur... Nur " kata Bima terkekeh. Melihat ekspresi sang istri .


Lalu Bima pun menuju dapur. Dan melihat Nur sedang menyiapkan nasi di piring yang kosong,


" Kaya nya enak nih " kata Bima yang mendekati Nur. Lalu memeluk tubuh Nur yang membuat Nur gelagapan.


" Aby " kata Nur yang berbalik .


Cup........


Sebuah kecupan mendarat di bibir Nur .Yang membuat Nur kaget. Lalu menunduk.

__ADS_1


" Kenapa ngak perlu malu sama aby " kata Bima yang lalu mengangkat dagu istrinya itu.


" Trimakasih sudah masak buat Aby " kata Bima tersenyum.


" Nur baru belajar by, Maaf kalo nanti rasanya tidak enak " kata Nur .Yang tersenyum diperlakukan manis suaminya itu.


" Ini sudah cukup. buat Aby nur " kata Bima.


Yang lalu menarik kursi untuk istrinya . Duduk untuk makan bersama.


Keduanya pun makan dengan tenang. Setelah selesai Nur mencuci piring bekas makan . Lalu bersama sama masuk kamar .


" Aby mau bicara sesuatu sama Nur ,tapi kita sholat isya dulu ya .Nanti baru Aby cerita " kata Bima yang mengenggam tangan Nur .


" Ya by. Nur berwudhu dulu ya buat siap siap " kata Nur yang lalu melangkah ke kamar mandi. Untuk berwdhu.


..................................


Setelah sholat isya berjamaah . Bima pun menceritakan semua tentang tawaran kerja . Abang iparnya itu pada istrinya. Dan mereka akan pindah kesana dan kuliah disana.


" Masyaallah by . itu rezeki aby .Terus kapan kita berangkat " kata Nur yang ingin ikut kemanapun suaminya pergi.


" Insyaallah dua minggu lagi Biar semuanya beres dulu . Dan abang juga mulai besok akan kekantor untuk belajar kerja setelah pulang kuliah " kata Bima.


" Besok biar Aby bicara sama Andra dan Amin dulu. Siapa tahu mereka mau menempati rumah ini. Karna sayang kontraknya masih panjang " kata Bima.


" Iya by " kata Nur yang lalu merangkul tangan suaminya dan bersandar di bahu Bima .


Bima pun membiarkannya lalu mendekap Nur dan mencium pucuk kepala istrinya itu berkali kali.


Setelah itu keduanya pun naik ketempat tidur dan tidur dan posisi saling berpelukan.Karna Nur sudah mulai bisa mencintai Bima Begitu juga sebaliknya dengan Bima.


......................................


" Hah .......gila lho Bim, benaran lho sama Nur bakal pindah kesana. Gila pasti gajinya gede oey . Dan lagi lho bisa hidup tenang karna ada Nur yang ikut serta " kata Andra.


" Makanya aku mau bicara sama kalian tuh rumah kan kontraknya mash panjang. Bagaimana kalo kalian tempati setelah bayar kost habis " kata Bima menawarkan


" Tidak........" kata Andra yang lansung dipotong Amin.


" Hah.......aku mau Bim, ngak pa pa tinggal sendiri ketimbang bayar kost biar irit " kata Amin.


" Yah aku juga mau kan kita bisa berangkat bareng " kata Andra.


" Lah tadi katanya tidak " kata Amin.

__ADS_1


" Maksudnya tidak menolak min, tapi lho potong tuh omongan " kata Bima terkekeh.


" Iya nih asal sambar aja....." kata Andra.


" Trus kapan berangkat nya " tanya Andra .Seraya menatap Bima.


" Dua minggu lagi , Aku masih mengurus semua kepindahan dan belajar kerja Mungkin nanti sepulang kuliah aku ke kantor abang ku dulu " kata Bima.


" Bim , boleh minta tolong ngak tanyain abang lho. Ada kerjaan ngak buatku . Ya ngak pa pa cleaning servis. Yang penting bisa kerja paruh waktu. Buat tambah tambah . Lho kan tahu emak lagi sakit sakitan. Jadi aku butuh uang " kata Andra yang takut putus kuliah .Karna sudah dua hari ini ia puasa. Karna sang bapa belum mengirimkan uang. Untuk makan walau ia kuliah dengan beasiswa.


" Iya Bim bantu kita aku juga lagi bingung nih kalo buat ngirit makan ngak masalah yang penting kuliah kita bisa kelar " kata Amin Yang terlihat lesu.


" Ya nanti ku tanyakan . kalo ada. Besok kalian bisa pake motor ku untuk transportasinya. karna tak mungkin kubawa " kata Bima.


" Alhamdulilah " kata Amin dan Andra mengangkat kedua tangan bersyukur.


" Trimakasih Bim. Kami ngak bakal lupa jasa jasa lho sama kita . " kata Andra.


" Iya Bim. Mudahan lho sama Nur samawa slalu dan berlimpah rezeki " kata Amiin.


" Aamiin " kata Bima dan Andra bersamaan. Mengamini ucapan Amin.


" Ya sudah yuk ke kelas. Sebentar lagi makul mulai nih " kata Bima yang melihat Jam ditangannya.


Ketiganya pun lalu melangkah kekelas. Setelah mata kuliah terakhir selesai .Bima langsung kekantor Ryan dengan motornya.


Sedangkan Nur pulang diantar Amel. Yang sekalian diskusi tugas .Untuk beberapa hari kedepan.


" Yah Nur .....jadi ngak punya teman dong aku disini " kata Amel.


" Kan ada Mala . Biar cupu toh dia juga baik " kata Nur. Yang memang mereka dekat dengan Mala. Tapi kadang Mala lebih banyak di perpustakaan.


" Yah bakal jadi kutu buku dong." kata Amel.


" Malah bagus cepat kelar tuh kuliah. Apalagi dia juga dapat beasiswa mel" kata Nur.


" Yah nasip . tapi kamu ngak lupa sama aku kan Nur selama disana. Apalagi kalo sudah sukses. Yang kudengar di sana gajinya besar Nur .Trus Bima kerja apa ?" tanya Amel


" Aku ngak tahu mel, yang kutahu kerja kantoran. itu saja mel " kata Nur.


" Yah lho beruntung Nur, dapat laki kaya Bima. Gue yang pengen lho yang dapat .Apes deh gue " kata Amel


" Mentang mentang sama sama anak pondok kompak " kata Amel


" Hah......anak pondok " Kata Nur kaget.

__ADS_1


__ADS_2