
Setelah menebus vitamin untuk Maya
Ryan pun langsung mengandeng istrinya itu. pulang Karna Maya terlihat kesal.
"Ada apa " tanya Ryan menatap istrinya itu yang hanya diam saja.Ketika keduanya sudah masuk mobil.
" Ngak ada apa apa bang " kata Maya
" Kenapa terlihat kesal gitu wajahnya, apa abang punya salah " kata Ryan merangkul bahu Maya dan menyadarkannya di bahu Ryan. Lalu mengelus rambut Maya.
" Apa abang senang bila perempuan tersenyum manis " kata Maya menatap Ryan.
" Hahaha.......apa istriku yang cantik ini cemburu " kata Ryan mengoda Maya.
" Abang......." kata Maya mencebikkan bibirnya.
" Kenapa hah.......kok hari ini baper, biasanya ngak gini " kata Ryan tersenyum .Senang bisa tahu istrinya itu cemburu. Karna biasanya Maya hanya cuek saja.
" Abang jangan senyum gitu lagi , May ngak suka " kata Maya manyun. Yang terlihat mengemaskan bagi Ryan.
" Hahaha .....baiklah , abang ngak tersenyum lagi . Hanya sama istri abang saja ya " kata Ryan yang mencium pucuk rambut Maya berkali kali. Karna Maya manyun melihat para wanita dirumah sakit tersenyum mengoda suaminya itu. Dan Ryan juga membalasnya dengan senyuman. Itu yang membuat Maya Kesal. Dan itu disadari oleh Ryan.
Kim yang mendengar obrolan tuan mudanya itu hanya diam. Karna tak biasanya nona mudanya itu bersikap begitu.
" Kita langsung pulang atau mau beli makanan dulu " kata Ryan sambil mengusap bahu kanan Maya.
" Astagfirulah .....bang Maya kupa mau beli martabak buat Bima dan Aska apa sudah lewat tempat yang biasa " tanya Maya
" Kita harus memutar nona kalo memang mau beli " kata Kim langsung menghentikan mobilnya.
" Putar balik Kim " perintah Ryan.
" Baik tuan " kata Kim . Yang lalu memutar balik mobil. kembali menuju tukang martabak yang enak langganan Maya.
" Jadi mau beli " tanya Ryan seraya mengusap kepala Maya
"Iya bang Es krim juga buat Aska " kata Maya yang ingat Aska memesan es krim.
" Baik lah " kata Ryan.
" Bukannya dekat yang jualan martabak dekat kedai es krim tuan " kata Kim.
" Kau yakin kim" tanya Ryan.
" Iya tuan , sepertinya saya pernah melihat." kata Kim
" Iya bang ada kok , Maya pernah lihat " kata Maya.
" Ya sudah, kita belikan saja beberapa boks buat Aska " kata Ryan.
Lalu tak lama kemudian Kim menghentikan mobil nya. Yang tak jauh dari gerobak martabak Dan turun dari untuk membuka pintu mobil .
__ADS_1
" Silakan nona , tuan " kata Kim .
" Trimakasih Kim " kata Maya yang lalu turun dari mobil bersama Ryan.
Lalu keduanya pun mendekati gerobak martabak yang masih sepi karna baru buka menjelang malam magrib.
" Mang yang pesan antri ya ?" tanya Maya pada penjual martabak.
" Oh neng Maya ya ini baru buka kok ,cuma ini buat mba nya. Mau pesan berapa ?" tanya penjual martabak pada Maya yang berdiri di samping Ryan.
" Sepuluh bang , kaya biasa " kata Maya..
" Siap neng tunggu dan duduk dulu " kata penjual martabak yang memberikan kursi untuk Ryan dan Maya.
" Ngak usah bang kita tinggal dulu , mau beli es krim di toko itu tuh " kata Maya pada si penjual martabak.
" Oh iya neng , monggo martabaknya spesial semua kan " tanya penjual martabak itu ramah.
" Iya bang " kata Maya. Sedangkan Ryan hanya tersenyum saja. Lalu mengandeng tangan istrinya menuju kedai es krim.
Kedua nya pun masuk ke kedai es krim .Di sana banyak para pasangan yang duduk menikmati es krim.
" Abang mau es krim tapi makan disini " kata Maya yang ingin makan es krim.
" Boleh " kata Ryan yang ingin mencoba.
" Apa kita panggil Kim.juga " kata Maya.
" Kasihan bang nunggu kan lama , tuh ada mashola juga. kita bisa sholat magrib disini Suruh kesini aja nanti gampang martabaknya masih lama " kata Maya.
" Astaga istriku ini terlalu baik jadi orang. Masa dia jadi nyamuk lihatin kita makan es krim " kata Ryan.
" Dari pada gigit jari mending makan disini bareng kita bang " kata Maya.
" Baiklah " kata Ryan yang menuruti kemauan istrinya itu.
Lalu Maya memesan sesuai yang Ryan inginkan juga dirinya. Dan tak lupa juga Maya memesan buat Aska.Sekitar 7 boks sekalian buat stok di kulkas.
Sedangkan Ryan agak menjauh menelpon Kim. Untuk ikut bergabung makam es kim.Sebenarnya Kim ingin menolak.Tapi karna bos nya itu memaksa .Terpaksa Kim pun mau. Karna ia juga belum pernah makan es krim yang menurutnya seperti anak kecil.
" Sini Kim pesan sendiri " kata Maya yang menyuruh Kim memesan menurut seleranya.
" Ini bang kita duduk disana ya " kata Maya menujuk tempat duduk kosong.
Tempat duduk makan es krim gelato.
" Ayo " kata Ryan sambil membawa mangkok es Krim nya. Lalu duduk berhadapan dengan Maya dan menikmati es krim gelato yang cukup lezat.
Sedangkan Kim bingung harus memilih yang mana . Karna semua terlihat enak dan menggiurkan.
__ADS_1
" Apa ini boleh mengambil sendiri mba " tanya Kim pada pelayan yang menunggunya.
" Iya mas, silakan mau memilih sendiri atau mau diambilkan " tawar pelayan toko es krim.
" Oh kalo begitu saya ambil sendiri saja " kata Kim yang ingin mencicipi yang ia suka.Karna ini pertama kalinya ia masuk kedai es krim gelato.
" Silakan Mas " kata pelayan itu mempersilahkan Kim.
Dan Kim pun mulai memilih apa yang ia inginkan.Dan memenuhi mangkok yang ia pegang.
" Silahkan siapa yang mau guys ".
Setelah selesai Kim pun lalu bergabung dengan dua majikannya .Yang duduk santai menikmati es krim nya.
" Kim nanti habis ini kita sholat ya " kata Ryan seraya menoleh Kim.
" Iya tuan muda." kata Kim. Sambil menikmati es krim nya.
" Bagaimana Kim, enak. ngak ?" tanya Maya.
" Ini enak nona, saya baru pertama kali mencobanya " kata Kim jujur.
" Iya Kim ini memang enak, ini juga pertama kalinya makan disini dan lumayan rasanya " Kata Ryan sambil menatap Maya.
" Hehehe.... abang suka Maya juga" kata Maya tersenyum.
"'Iya Abang suka , pesan aja tambah untuk stok " kata Ryan.
" Sudah bang Maya sudah pesan 7 boks buat Aska " kata Maya.
" Bos boleh pesan juga ngak buat ngemil nanti malam " kata Kim.
" Ih seperti anak kecil aja deh " kata Ryan mengerucut kan bibirnya.
" Pesan aja Kim nanti sekalian dibayar " kata Maya. Yang masih menyuap es krimnya.
" Serius non trimakasih non " kata Kim
" Eh jangan enak saja " kata Ryan.
" Ih abang ngak pa pa lagi, kok pelit amat sih kan pake ATM Maya." kata Maya.
" Iya tapi kan uang abang juga , biar Kim bayar sendiri. " kata Ryan.
" Yah bos kan katanya di traktir nona muda. " kata Kim tersenyum. Yang berharap bisa dapat es krim gratis.
"Iya Kim , pesan aja " kata Maya.
Lalu Kim pun langsung memesan.Bersamaan dengan Maya membayar total semua yang dibeli. Lalu ketiga nya pun sholat sebentar, setelah itu Maya membayar semua martabak Dan Kim membawa martabak masuk mobil. Dengan perasaan senang . Seperti orang yang sedang jatuh cinta .Karna bisa makan es krim beraneka rasa.
__ADS_1