Ada Karma Di Dunia

Ada Karma Di Dunia
Bab 349


__ADS_3

Ryan duduk tenang dikursinya sambil memeriksa berkas. Karna ia agak kesiangan datang kekantor .karna masih tak ingin jauh dari Maya. ketika sedang asyik memeriksa file ketika


Brakk...............


Ryan pun terkejut dengan tamu tak diundang.


" Kemana kau bawa Jasmine ku " tanya Evan tampa sopan santun


" Wow ........rupanya tuan Evan Triadi memperlihatkan gigi taringnya " kata Ryan santai.


" Kau belum menjawab pertanyaan ku , kemana kau bawa Jasmine hah...... kata Evan mulai emosi.


Ryan yang melihat Evan yang emosi hanya tersenyum tipis dan mengangkat kedua tangannya


" Apa kau lupa ia istri sah ku , terlepas dia amnesia atau tidak dis masih terikat kau bisa aku laporkan bila kau berani mengusiknya. lagi " kata Ryan santai


" Tapi dia tak mengingatmu akulah yang ia ingat sebagai suaminya " kata Evan.


" Hahaha .........kau lucu tuan Evan kau meninggalkan kekasih modelmu demi mengejar wanita yang bersuami . ck...


apa yang sebenarnya kau cari .Apa kau lupa Maya menolakmu.


" Aku tak perduli di mana dia " kata Evan menatap tajam Ryan.


" Wah.. wah wah......... Evan Triadi rupanya menjadi tamu yang ngak punya sopan santun sungguh luar biasa " kata Alex. yang datang bersama Didi.


" Kau ........kau tak perlu ikut campur ini urusanku " kata Evan sinis.


" Yah ...ngotot dia lex sudah ngaku istri orang ngotot ngak punya sopan santun eh......datang seenaknya tampa bikin janji " kata Didi . Yang membuat Evan menoleh pada Didi.


"'Maklum dia lagi kena cinta buta " ledek Ryan .


" Wah rupanya kalian kompak juga ya bos dan atasan saling mendukung." kata Evan sinis.


" Itu jelas bung, kami tak seperti dirimu yang nyasar sendiri salah tempat " kata Alex yang berpangku tangan.


" Sudah cukup Tuan Lee , aku mau bertanya sekali lagi dimana Jasmin " kata Evan lagi.


" Aku tak tertarik memberitahukan mu Lagi pula kau siapa nya hah .....kau pria yang ditolak cintanya tapi otot bertindak " kata Didi yang ikut emosi.


" Wah punya nyali kalian mau main keroyokan. " Kata Evan sinis.


" Wah brani dia bos ," kata Alex yang terlihat jengkel melihat Evan yang makin ngotot dan tak tahu malu.


" Biarkan saja dia lex sedang stress jadi kita harus maklum " kata Ryan mengejek.

__ADS_1


Evan pun terdiam tak bisa berkutik karna bila ia ngotot tetap akan tak dapat hasil karna tuan Lee tidak pernah bisa ia lawan


" Baik Lah kau menang hari ini tuan Lee tapi aku akan datang lagi kesini besok ku pasti kan kau menyesal tak memberi tahu kan Jasmine dimana " kata Evan.


" Lakukanlah kau pikir aku takut ancaman mu " kata Ryan santai..


" Cih..... lihat saja besok " kata Evan lalu pergi meninggalkan ruangan Ryan.


Ryan hanya mengelengkan kepalanya melihat saingan nya itu.. Pergi dengan kemarahan seperti orang yang tak berakal ..


"'Gila tu orang ya , nekad menghancur.kan diri tahu bini orang masih ngotot " kata Didi jengkel.


" Sudah biarkan saja, .Aku ingin tahu sehebat spa sepak terjang nya yang mencari perkara " kata Ryan Yang baru kali ini ada orang yang sudah salah tapi masih bertindak bodoh. " kata Ryan heran.


" Aku rasa otak nya error dan gila bos " kata Alex yang juga kesal melihatnya


Lalu Ryan mengelengkan kepalanya. Setelah itu ketiga berdiskusi tentang pekerjaan Hingga jam makan siang .


.******


Evan kembali dengan wajah ditekuk .Ada rasa kesal dihatinya Karna tak tahu Maya dimana . Dan ia sudah mengirim orang untuk mengawasi kemana Ryan pergi tapi hasilnya nihil. Dan tak ada petunjuk..


Lalu Evan kembali keruangannya karna harus mengecek semua hasil pekerjaan nya kemaren


" Masuk....." kata Evan


Cek lek


" Ada perlu apa tanya Evan melihat Yuda masuk ruangan nya ..


" Apa yang kau lakukan hingga tuan Lee membatalkan kerja sama kita " kata Yuda menatap tajam Evan.


" Hah ...... apa ia membatalkannya " kata Evan kaget. Tak menyangka secepat itu tuan Lee bertindak.


" Iya ..Tuan Lee menarik semua investasi nya dan menutup jalan akses kita " kata Yuda lagi.


" Akh............ sial .... " kata Evan meraup wajahnya kasar. Dia yang mengacam kenapa Lee yang bertindak..


" Apa itu sudah pasti , ia Membatalkan sepihak. " kata Evan memastikan lagi . Kalo Yuda tak salah bicara.


" Iya bahkan ia langsung bekerja sama dengan pihak asing. Dan baru saja tadi asistennya menghubungiku. " kata Yuda.. Yang membuang nafas kasar karna kerjasama mereka gagal dan parahnya Tuaan Lee mengandeng partner bisnis asing. Yang langsung ia setujui hari ini juga


" Sialan kenapa dia tak bicara dulu pada kita. " kata Evan gusar .


" Bukannya sejak awal dia sudah mengingatkan kita . Bila ada kesalahan dia langsung menarik investasi nya . dan dia tak merasa rugi karna dia sudah biasa berbisnis " kata Yuda.

__ADS_1


" Baiklah kita cari investor lain " kata Evan.


" Huh..... enak saja kau ngomong van apa kau pikir mudah mencari relasi bisnis yang bagus, dapat yang bagus kau sia siakan .Aku yakin pasti semua ini berkaitan dengan Maya kan van. ": kata Yuda.


" Em......entahlah " kata Evan lesu.


" Kau bodoh kenapa nekad . Dia sudah memberi mu peringatan tapi kau malah bermain main . Kau pikir tuan Lee diam saja" kata Yuda yang lalu beranjak dari kursi dan meninggalkan Evan sendiri.


" **** ............sial ..... rupanya ia tak main main dengan ku " kata Evan yang kesal setengah mati karna semua nya hilang dari genggaman .Kerjasamanya gagal dan Maya jelas tak kan bisa ia dekati . lagi.


Sedangkan dikantor Ryan Alex dan Didi sudah menyelesaikan semuanya. Dan mereka tak perlu repot mengurus Evan lagi.


" Awasi dia Lex kalo dia macam macam aku tak kan tinggal diam aku bisa menjebloskan nya dalam penjara " kata Ryan santai. .


" Iya tuan jangan beri kesempatan lagi .Dasar manusia tak punya hati diberi kesempatan malah melonjak Dan tak tahu malu. " kata Didi yang tadi langsung memutuskan kerjasama mereka .


*******


Maya sedang asyik duduk ditaman ketika Desi dan Vani menghampiri nya


" Ya ampun Des Van lho berdua kemana aja sih " kata Maya.


" Lho sudah ingat kita May " kata Vani.


" Sedikit aku ingat waktu kita kuliah ." kata Maya jujur.


" Alhamdulilah syukurlah May kita senang banget nggak pa pa ingat kita sedikit Yang penting ingat kita itu sudah cukup " kata Desi yang langsung memeluk Maya sambil menangis begitu juga Vani . Ketiganya saling berpelukan . Karna bersyukur Maya bisa mengingat mereka.


" Iya aku juga senang kalian mau kesini menengok ku aku kesepian karna Aska belum pulang sama ibu .


" Kau punya empat anak May" kata Vani .


" Hah..... berarti Aska punya 3 adik begitu maksud kalian


" Iya " kata Desi mengangguk begitu juga Vani yang ikut mengiyakan .


" Masya allah pasti mereka lucu lucu " kata


Maya tersenyum senang


" Lalu mereka dimana ?" kata Maya


" Sekarang mereka sedang liburan bersama ibu ke taiwan ," kata Desi.


" Masyaallah ......... pasti mereka sangat pintar " kata Maya lirih yang tak pernah menyangka anak anaknya sudah besar

__ADS_1


__ADS_2